URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       C↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ AQIDAH
       *****************************************************
       #Post#: 941--------------------------------------------------
       Kertas Bertuliskan Ayat Al-Qur’an
   DIR By: Host
       Date: August 26, 2024, 6:52 am
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
       BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
       AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
       [center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
       ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
       [center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
       fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar ibn Abdul Aziz)
       ---------------------------------------------------------
       [size=13pt]&#10043; Kertas Bertuliskan Ayat Al-Qur’an
       Februari 12, 2008 oleh Wira Mandiri Bachrun &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [size=9pt]&#9701;&#8593;&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2008/02/12/kertas-bertuliskan-ayat-al-qur%e2%80%99an/
       Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz ibn Abdullah ibn Baaz rahimahullah
       Tanya:&#1616; Sebagian orang menuliskan ayat Al-Qur`an atau
       ucapan bismillahir rahmanir rahim di kartu undangan pernikahan
       atau yang lainnya. Padahal kartu ini bisa saja dibuang di tempat
       sampah setelah dibaca, terinjak, atau menjadi mainan anak kecil.
       Lalu apa nasihat anda dalam hal ini?
       Jawab: Fadhilatusy Syaikh Abdul Aziz ibn Abdullah bin Baz
       [i]rahimahullah menjawab: “Si penulis telah melakukan perkara
       yang disyariatkan yakni menuliskan ucapan tasmiyah (bismillah).
       Bila ia menyebutkan ayat Al-Qur'an yang sesuai di kartu/surat
       undangan tersebut maka tidak menjadi masalah. Orang yang
       menerima kartu/surat undangan tersebut wajib untuk
       memuliakannya, karena di dalamnya ada ayat-ayat Allah subhanahu
       wata’ala. Jangan dibuang di tempat sampah atau di tempat hina
       lainnya. Kalau sampai kartu/surat undangan bertuliskan ayat
       Al-Qur'an itu ia hinakan maka ia berdosa. Adapun si penulisnya
       tidaklah berdosa.[/i]
       Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sendiri memerintahkan
       sahabatnya untuk menuliskan ‘Bismillahir rahmanir rahim’ pada
       surat-surat yang beliau kirimkan. Dan terkadang beliau
       memerintahkan untuk menulis beberapa ayat Al-Qur'an dalam surat
       tersebut.
       Dengan demikian, orang yang menulis hendaklah menuliskan
       tasmiyah sesuai dengan yang disyariatkan, dan ia menyebutkan
       beberapa ayat berikut hadits-hadits ketika dibutuhkan. Sedangkan
       orang yang menghinakan tulisan tersebut atau surat tersebut, ia
       berdosa. Semestinya ia menjaganya, atau bila ingin membuangnya
       (karena sudah tidak terpakai) hendaknya ia bakar atau dipendam.
       Bila dibuang begitu saja di tempat sampah, menjadi mainan
       anak-anak, menjadi pembungkus barang atau yang semisalnya, ini
       tidaklah diperbolehkan.
       Sebagian orang menjadikan surat kabar dan lembaran (yang di
       dalamnya ada ucapan basmalah atau ayat-ayat Al-Qur'an) sebagai
       alas untuk makanan atau pembungkus barang yang dibawa ke rumah.
       Semua ini tidak diperbolehkan karena ada unsur penghinaan
       terhadap surat kabar/majalah/lembaran tersebut sementara di
       dalamnya tertulis ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits-hadits
       Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Semestinya lembaran
       tersebut disimpan di perpustakaannya, atau di tempat mana saja,
       dibakar atau dipendam di tempat yang baik. Demikian pula mushaf
       Al-Qur'an bila telah sobek tidak bisa lagi digunakan, maka
       mushaf tersebut dipendam di tanah yang bersih atau dibakar,
       sebagaimana dahulu ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu’anhu1
       membakar mushaf-mushaf yang tidak lagi diperlukan.
       Kebanyakan manusia tidak memerhatikan perkara ini, sehingga
       harus diberi peringatan. Sekali lagi untuk diingat, lembaran dan
       surat-surat (yang ada ayat Al-Qur'an) yang tidak lagi
       dibutuhkan, hendaknya dipendam dalam tanah yang bersih atau
       dibakar. Tidak boleh digunakan sebagai pembungkus barang atau
       yang lainnya, dijadikan alas makan, atau dibuang di tempat
       sampah. Semuanya ini merupakan kemungkaran yang harus dicegah.
       Apakah boleh disobek-sobek? Maka jawabannya, kalau cuma disobek
       dikhawatirkan masih tertinggal nama Allah atau nama Ar-Rahman
       atau nama-nama Allah subhanahu wata’ala yang lain, ataupun
       tertinggal beberapa potong ayat yang tidak ikut tersobek.
       Apakah boleh debu bekas pembakarannya dibiarkan saja
       diterbangkan oleh angin? Jawabannya, hal itu tidaklah menjadi
       masalah. Wallahul musta’an.” (Fatawa Nurun ‘ala Darb, hal.
       389-391) &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       &#7434;&#7424;&#7458;&#7424;&#7435;&#7452;&#7437;&#7452;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#7435;&#668;&#7424;&#618;&#640;&#7424;&#628;
       &#665;&#7424;&#7424;&#640;&#7424;&#7435;&#7424;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#42800;&#618;&#618;&#7435;&#7452;&#7437;
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]
       Dicopy dari:
  HTML http://asysyariah.com/print.php?id_online=469
       Terkait
       Membentengi Diri dari Sihir
       September 12, 2008
       dalam "Aqidah"
       Fatwa-fatwa Ulama Terakhir tentang sesatnya Jama’ah Tabligh
       Juni 30, 2008
       dalam "Manhaj"
       Faedah Shalawat Untuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan
       Hukum Menyingkat Tulisan Shalawat
       Februari 29, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Ditulis dalam Aqidah | Dengan kaitkata Al Qur'an, Fatwa,
       undangan nikah |
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Admin Blog Ulama Sunnah
       Wira Bachrun Al Bankawy
       Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
       Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
       e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       *****************************************************
       Page 1 of 1