URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ ILMU
       *****************************************************
       #Post#: 936--------------------------------------------------
       Mendahulukan Belajar Ilmu Syar’i
   DIR By: Host
       Date: August 26, 2024, 6:49 am
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
       BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
       AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
       [center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
       ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
       [center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
       fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar bin Abdul Aziz)
       ---------------------------------------------------------
       &#10043; Mendahulukan Belajar Ilmu Syar’i
       Februari 12, 2008 oleh Wira Mandiri Bachrun &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [size=10pt]&#9701;&#8593;&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
       Oleh: Asy-Syaikh Muqbil ibn Hadi Al-Wadi’i rahimahullah
       Tanya:
       Apakah dalam belajar kita hanya mencukupkan diri dengan
       mempelajari ilmu syar’i (ilmu agama), tidak belajar ilmu dunia?
       Jawab:
       Asy-Syaikhul Muhaddits Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullahu
       menjawab:
       “Ilmu yang wajib untuk kita pelajari dan kita dahulukan adalah
       ilmu syar’i. Ilmu inilah yang Allah Subhanahu wa Ta’ala wajibkan
       atas anda. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
       &#1591;&#1614;&#1604;&#1614;&#1576;&#1615;
       &#1575;&#1604;&#1618;&#1593;&#1616;&#1604;&#1618;&#1605;&#1616;
       &#1601;&#1614;&#1585;&#1616;&#1610;&#1618;&#1590;&#1614;&#1577;&#1612;
       &#1593;&#1614;&#1604;&#1614;&#1609;
       &#1603;&#1615;&#1604;&#1617;&#1616;
       &#1605;&#1615;&#1587;&#1618;&#1604;&#1616;&#1605;&#1613;
       “Menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim.”
       Bila anda ingin mengerjakan shalat sebagaimana shalat Rasulullah
       Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka pelajari ilmunya sebelum
       anda mempelajari kimia, fisika, dan selainnya. Bila ingin
       berhaji, anda harus mengetahui bagaimana manasik haji yang
       ditunaikan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Demikian
       pula dalam masalah akidah dan pembayaran zakat.
       Bila ingin melakukan transaksi jual beli, semestinya anda
       pelajari hukum jual beli sebelum anda mempelajari kimia, fisika
       dan selainnya. Setelah anda pelajari perkara yang memberikan
       manfaat kepada anda dan anda mengenal akidah yang benar, tidak
       apa-apa bagi anda mempelajari ilmu yang mubah yang anda
       inginkan.
       Akan tetapi bila anda diberi taufiq, dikokohkan oleh Allah
       Subhanahu wa Ta’ala dan dijadikan anda cinta terhadap ilmu yang
       bermanfaat, ilmu Al-Qur`an dan As-Sunnah, maka teruslah
       mempelajarinya, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
       bersabda:
       &#1605;&#1614;&#1606;&#1618;
       &#1610;&#1615;&#1585;&#1616;&#1583;&#1616;
       &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;&#1615; &#1576;&#1616;&#1607;&#1616;
       &#1582;&#1614;&#1610;&#1618;&#1585;&#1611;&#1575;
       &#1610;&#1615;&#1601;&#1614;&#1602;&#1617;&#1616;&#1607;&#1618;&#1607;&#1615;
       &#1601;&#1616;&#1610;
       &#1575;&#1604;&#1583;&#1617;&#1616;&#1610;&#1618;&#1606;&#1616;
       “Siapa yang Allah inginkan kebaikan baginya maka Allah faqihkan
       (pahamkan) dia dalam agama.”
       Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
       &#1601;&#1614;&#1571;&#1614;&#1593;&#1618;&#1585;&#1616;&#1590;&#1618;
       &#1593;&#1614;&#1606;&#1618; &#1605;&#1614;&#1606;&#1618;
       &#1578;&#1614;&#1608;&#1614;&#1604;&#1617;&#1614;&#1609;
       &#1593;&#1614;&#1606;&#1618;
       &#1584;&#1616;&#1603;&#1618;&#1585;&#1616;&#1606;&#1614;&#1575;
       &#1608;&#1614;&#1604;&#1614;&#1605;&#1618;
       &#1610;&#1615;&#1585;&#1616;&#1583;&#1618;
       &#1573;&#1616;&#1604;&#1575;&#1617;&#1614;
       &#1575;&#1604;&#1581;&#1618;&#1610;&#1614;&#1575;&#1614;&#1577;&#1614;
       &#1575;&#1604;&#1583;&#1617;&#1615;&#1606;&#1618;&#1610;&#1614;&#1575;.
       &#1584;&#1614;&#1604;&#1616;&#1603;&#1614;
       &#1605;&#1614;&#1576;&#1618;&#1604;&#1614;&#1594;&#1615;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618;
       &#1605;&#1616;&#1606;&#1614;
       &#1575;&#1604;&#1618;&#1593;&#1616;&#1604;&#1618;&#1605;&#1616;
       “Berpalinglah engkau dari orang yang enggan berzikir kepada Kami
       dan ia tidak menginginkan kecuali kehidupan dunia. Yang demikian
       itu merupakan kadar ilmu yang mereka capai.” (An-Najm: 29-30)
       &#1610;&#1614;&#1593;&#1618;&#1604;&#1614;&#1605;&#1615;&#1608;&#1618;&#1606;&#1614;
       &#1592;&#1614;&#1575;&#1607;&#1616;&#1585;&#1611;&#1575;
       &#1605;&#1616;&#1606;&#1614;
       &#1575;&#1604;&#1618;&#1581;&#1614;&#1610;&#1614;&#1575;&#1577;&#1616;
       &#1575;&#1604;&#1583;&#1617;&#1615;&#1606;&#1618;&#1610;&#1614;&#1575;
       &#1608;&#1614;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618;
       &#1593;&#1614;&#1606;&#1616;
       &#1575;&#1618;&#1604;&#1570;&#1582;&#1616;&#1585;&#1614;&#1577;&#1616;
       &#1607;&#1615;&#1605;&#1618;
       &#1594;&#1614;&#1575;&#1601;&#1616;&#1604;&#1615;&#1608;&#1618;&#1606;&#1614;
       “Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia
       sementara mereka lalai dari akhirat.” (Ar-Rum: 7)
       Bila seseorang telah mempelajari ilmu yang wajib baginya,
       kemudian setelah itu ia ingin belajar kedokteran, teknik, atau
       ilmu lainnya maka tidak mengapa. Kita sedikitpun tidak
       mengharamkan atas manusia apa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala
       halalkan untuk mereka. Akan tetapi sepantasnya ia mengetahui
       bahwa kaum muslimin lebih butuh kepada orang yang dapat
       mengajari mereka agama yang murni sebagaimana yang dibawa oleh
       Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka lebih butuh
       kepada orang yang alim tentang agama ini daripada kebutuhan
       mereka terhadap ahli teknik, dokter, pilot, dan sebagainya.
       Dengan keberadaan ulama, kaum muslimin diajari tentang syariat
       Allah Subhanahu wa Ta’ala, tentang apa yang sepantasnya
       dilakukan oleh seorang dokter, dan seterusnya. Sebaliknya jika
       tidak ada yang mengajarkan kebenaran (agama) kepada kaum
       muslimin, mereka tidak dapat membedakan mana orang yang alim dan
       mana ahli nujum. Mereka tidak tahu apa yang sepantasnya
       dilakukan oleh ahli teknik. Mereka tidak dapat membedakan antara
       komunis dengan seorang muslim.
       Dengan demikian, wahai saudaraku, rakyat yang bodoh ini butuh
       kepada ulama untuk menerangkan syariat Allah Subhanahu wa Ta’ala
       kepada mereka dan mengajari mereka kepada Kitabullah dan Sunnah
       Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (Ijabatus Sa`il ‘ala
       Ahammil Masa`il, hal. 300-301) &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Admin Blog Ulama Sunnah
       Wira Bachrun Al Bankawy
       Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
       Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
       e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       Dicopy dari:
  HTML http://www.asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&id_online=457
       Beri peringkat:Rate This
       Bagikan ini:
       RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
       Terkait
       Surat Terbuka dari Ummu Abdillah Al Wadi’iyah
       Maret 5, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Bagaimana Asy-Syaikh Muqbil Mendidik Putri Beliau?
       Februari 5, 2008
       dalam "Mutiara Kehidupan"
       Menggugat Demokrasi – Dengan Ikut Pemilu Berarti Memilih Bahaya
       Yang Paling Ringan!
       Juni 3, 2008
       dalam "Manhaj"
       Ditulis dalam Ilmu | Dengan kaitkata belajar, Fatwa, Menuntut
       Ilmu, muqbil |
       *****************************************************
       Page 1 of 1