URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ ADAB DAN AKHLAK
       *****************************************************
       #Post#: 928--------------------------------------------------
       Membawa Mushaf Tertutup kedalam WC
   DIR By: Host
       Date: August 26, 2024, 6:39 am
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
       BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
       AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
       [center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
       ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
       [center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
       fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar bin Abdul Aziz)
       ---------------------------------------------------------
       &#10043; Membawa Mushaf Tertutup kedalam WC
       Februari 12, 2008 oleh Wira Mandiri Bachrun &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [size=10pt]&#9701;&#8593;&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
       Pertanyaan:
       Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
       Ana pernah baca di suatu buku terjemahan fatwa-fatwa Syeikh Al
       Albani. Di sana dituliskan tentang membawa mushaf Al Quran ke
       dalam WC, dengan keadaan tertutup di dalam saku, di mana beliau
       membolehkannya apabila terjaga dalam keadaan tertutup. Bagaimana
       sebenarnya hukum dalam permasalahan ini? (ana sebelumnya
       beranggapan tidak boleh membawa ayat Al Quran dalam keadaan
       bagaimana pun).
       Jawab:
       Waalaikumus salaam warohmatullahi wabarokatuh
       Apa yang antum nukilkan dari Syekh Al-Albani rahimahullah Ta’ala
       yang menyebutkan bahwa beliau membolehkan membawa mushaf kedalam
       WC bila dalam keadaan tertutup dan terjaga adalah penukilan yang
       benar dari Beliau rahimahullah Ta’ala.
       Dan memang terjadi perselisihan dikalangan para ulama tentang
       hukum membawa mushaf ke dalam WC:
       1) Pendapat yang tidak membolehkan terkecuali dalam keadaan
       terpaksa, seperti bila dikhawatirkan dicuri dan yang semisalnya.
       Dan pendapat ini yang dikuatkan oleh Syelh Bin Baaz rahimahullah
       dalam fatwanya dan Syekh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin
       rahimahullah dalam dalam kumpulan fatwanya dan juga dalam
       As-syarhul mumti’, jil:1 ,ketika membahas tentang adab istinja,
       demikian pula Syekh Al- Fauzan rahimahullah dalam kumpulan fatwa
       beliau.Mereka beralasan karena mushaf adalah syi’ar agama ini
       ,dan Allah berfirman:
       “Demikianlah (perintah Allah). dan barangsiapa mengagungkan
       syi’ar-syi’ar Allah, Maka Sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan
       hati.” (QS.Al-Hajj:32)
       2) Pendapat yang membolehkan, apabila mushaf tersebut terjaga
       dan tersimpan dengan baik dalam sakunya, tidak ditampakkan. Dan
       pendapat inilah yang dikuatkan oleh Syekh Al-Albani rahimahullah
       Ta’ala, sebagaimana yang beliau fatwakan dalam salah satu kaset
       yang terkumpul dalam silsilah Al-Huda wan-Nuur.
       Dan beliau memiliki dua alasan:
       Pertama:
       Asal hukumnya adalah boleh,dan tidak ada dalil yang melarangnya.
       Kedua:
       Mengqiyaskan membawa mushaf tersebut dengan apa yang dihafal
       oleh seorang muslim berupa ayat-ayat al-qur’an, yang tentunya
       tersimpan dalam hatinya. Maka tidak ada perbedaan diantara
       keduanya,selama mushaf tersebut terjaga dan tersimpan dengan
       baik dan tidak dibuka.
       Adapun ayat tersebut dapat dijadikan sebagai dalil apabila
       mushaf tersebut dibuka di dalam WC.
       Dan pendapat terakhir inilah yang ana pilih, wallahu a’lam.
       Namun apabila memungkinkan bagi seseorang untuk tidak membawa
       mushafnya ke dalam WC, tanpa ada kesulitan baginya,maka tentunya
       yang demikian lebih afdhal,sebagai bentuk khuruj (keluar) dari
       perselisihan dikalangan para Ulama.
       Faedah:
       1. Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah Ta’ala membedakan antara
       mushaf dengan sesuatu yang di dalamnya terdapat nama Allah,dan
       semisalnya. Beliau memakruhkan membawa mushaf,dan tidak
       memakruhkan selainnya, dengan syarat tersimpan dan tidak
       dinampakkan.
       2. Termasuk pula dalam hal ini, diperbolehkannya memasukkan
       sesuatu yang di dalamnya terdapat ayat-ayat alqur’an ataukah
       mushaf, seperti bila terdapat dalam HP, atau mushaf digital, dan
       semisalnya, dengan syarat tidak dinampakkan.
       Wallahu a’lam bis-showab.
       – Al Ustadz Abu Karimah Askary – &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Admin Blog Ulama Sunnah
       Wira Bachrun Al Bankawy
       Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
       Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
       e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       Sumber: Darussalaf Offlen.
       Beri peringkat:Rate This
       Bagikan ini:
       RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
       Terkait
       Kertas Bertuliskan Ayat Al-Qur’an
       Februari 12, 2008
       dalam "Aqidah"
       Bagaimana Perlakuan Kita terhadap Al Qur’an yang Rusak atau
       Salah Cetak?
       April 20, 2009
       dalam "Aqidah"
       Menghafal Al-Qur`an, Pentingkah itu?
       Februari 12, 2008
       dalam "Fatwa"
       Ditulis dalam Adab dan Akhlak | Dengan kaitkata Al Quran, Fatwa,
       mushaf |
       *****************************************************
       Page 1 of 1