URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ MUAMALAH
       *****************************************************
       #Post#: 924--------------------------------------------------
       32 Cara Berbakti kepada Orangtua
   DIR By: Host
       Date: August 26, 2024, 6:37 am
       ---------------------------------------------------------
       32 Cara Berbakti kepada Orangtua
       Februari 16, 2008 oleh Wira Mandiri Bachrun
       Oleh: Asy Syaikh Muhammad Jamil Zainu
       1. Berbicaralah kamu kepada kedua orang tuamu dengan adab dan
       janganlah mengucapkan “Ah” kepada mereka, jangan hardik mereka,
       berucaplah kepada mereka dengan ucapan yang mulia.
       2. Selalu taati mereka berdua di dalam perkara selain maksiat,
       dan tidak ada ketaatan kepada makhluk di dalam bermaksiat kepada
       sang Khalik.
       3. Lemah lembutlah kepada kedua orangtuamu, janganlah bermuka
       masam serta memandang mereka dengan pandangan yang sinis.
       4. Jagalah nama baik, kemuliaan, serta harta mereka. Janganlah
       engkau mengambil sesuatu tanpa seizin mereka.
       5. Kerjakanlah perkara-perkara yang dapat meringankan beban
       mereka meskipun tanpa diperintah. Seperti melayani mereka,
       belanja ke warung, dan pekerjaan rumah lainnya, serta
       bersungguh-sungguhlah dalam menuntut ilmu.
       6. Bermusyawarahlah dengan mereka berdua dalam seluruh
       kegiatanmu. Dan berikanlah alasan jika engkau terpaksa
       menyelisihi pendapat mereka.
       7. Penuhi panggilan mereka dengan segera dan disertai wajah yang
       berseri dan menjawab, “Ya ibu, ya ayah”. Janganlah memanggil
       dengan, “Ya papa, ya mama”, karena itu panggilan orang asing
       (orang-orang barat maksudnya –pent.).
       8. Muliakan teman serta kerabat mereka ketika kedua orang tuamu
       masih hidup, begitu pula setelah mereka telah wafat.
       9. Janganlah engkau bantah dan engkau salahkan mereka berdua.
       Santun dan beradablah ketika menjelaskan yang benar kepada
       mereka.
       10. Janganlah berbuat kasar kepada mereka berdua, jangan pula
       engkau angkat suaramu kepada mereka. Diamlah ketika mereka
       sedang berbicara, beradablah ketika bersama mereka. Janganlah
       engkau berteriak kepada salah seorang saudaramu sebagai bentuk
       penghormatan kepada mereka berdua.
       11. Bersegeralah menemui keduanya jika mereka mengunjungimu, dan
       ciumlah kepala mereka.
       12. Bantulah ibumu di rumah. Dan jangan pula engkau menunda
       membantu pekerjaan ibumu.
       13. Janganlah engkau pergi jika mereka berdua tidak mengizinkan
       meskipun itu untuk perkara yang penting. Apabila kondisinya
       darurat maka berikanlah alasan ini kepada mereka dan janganlah
       putus komunikasi dengan mereka.
       14. Janganlah masuk menemui mereka tanpa izin terlebih dahulu,
       apalagi di waktu tidur dan istirahat mereka.
       15. Jika engkau kecanduan merokok, maka janganlah merokok di
       hadapan mereka.
       16. Jangan makan dulu sebelum mereka makan, muliakanlah mereka
       dalam (menyajikan) makanan dan minuman.
       17. Janganlah engkau berdusta kepada mereka dan jangan mencela
       mereka jika mereka mengerjakan perbuatan yang tidak engkau
       sukai.
       18. Jangan engkau utamakan istri dan anakmu di atas mereka.
       Mintalah keridhaan mereka berdua sebelum melakukan sesuatu
       karena ridha Allah tergantung ridha orang tua. Begitu juga
       kemurkaan Allah tergantung kemurkaan mereka berdua.
       19. Jangan engkau duduk di tempat yang lebih tinggi dari mereka.
       Jangan engkau julurkan kakimu di hadapan mereka karena sombong.
       20. Jangan engkau menyombongkan kedudukanmu di hadapan bapakmu
       meskipun engkau seorang pejabat besar. Hati-hati, jangan sampai
       engkau mengingkari kebaikan-kebaikan mereka berdua atau
       menyakiti mereka walaupun dengan hanya satu kalimat.
       21. Jangan pelit dalam memberikan nafkah kepada kedua orang tua
       sampai mereka mengeluh. Ini merupakan aib bagimu. Engkau juga
       akan melihat ini terjadi pada anakmu. Sebagaimana engkau
       memperlakukan orang tuamu, begitu pula engkau akan diperlakukan
       sebagai orang tua.
       22. Banyaklah berkunjung kepada kedua orang tua, dan
       persembahkan hadiah bagi mereka. Berterimakasihlah atas
       perawatan mereka serta atas kesulitan yang mereka hadapi.
       Hendaknya engkau mengambil pelajaran dari kesulitanmu serta
       deritamu ketika mendidik anak-anakmu.
       23. Orang yang paling berhak untuk dimuliakan adalah ibumu,
       kemudian bapakmu. Dan ketahuilah bahwa surga itu di telapak kaki
       ibu-ibu kalian.
       24. Berhati-hati dari durhaka kepada kedua orang tua serta dari
       kemurkaan mereka. Engkau akan celaka dunia akhirat. Anak-anakmu
       nanti akan memperlakukanmu sama seperti engkau memperlakukan
       kedua orangtuamu.
       25. Jika engkau meminta sesuatu kepada kedua orang tuamu,
       mintalah dengan lembut dan berterima kasihlah jika mereka
       memberikannya. Dan maafkanlah mereka jika mereka tidak
       memberimu. Janganlah banyak meminta kepada mereka karena hal itu
       akan memberatkan mereka berdua.
       26. Jika engkau mampu mencukupi rezeki mereka maka cukupilah,
       dan bahagiakanlah kedua orangtuamu.
       27. Sesungguhnya orang tuamu punya hak atas dirimu. Begitu pula
       pasanganmu (suami/istri) memiliki hak atas dirimu. Maka
       penuhilah haknya masing-masing. Berusahalah untuk menyatukan hak
       tersebut apabila saling berbenturan. Berikanlah hadiah bagi
       tiap-tiap pihak secara diam-diam.
       28. Jika kedua orang tuamu bermusuhan dengan istrimu maka
       jadilah engkau sebagai penengah. Dan pahamkan kepada istrimu
       bahwa engkau berada di pihaknya jika dia benar, namun engkau
       terpaksa melakukannya karena menginginkan ridha kedua orang
       tuamu.
       29. Jika engkau berselisih dengan kedua orang tuamu di dalam
       masalah pernikahan atau perceraian, maka hendaknya kalian
       berhukum kepada syari’at karena syari’atlah sebaik-baiknya
       pertolongan bagi kalian.
       30. Doa kedua orang itu mustajab baik dalam kebaikan maupun doa
       kejelekan. Maka berhati-hatilah dari doa kejelekan mereka atas
       dirimu.
       31. Beradablah yang baik kepada orang-orang. Siapa yang mencela
       orang lain maka orang tersebut akan kembali mencelanya.
       Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
       “Termasuk dosa besar adalah seseorang mencela kedua orang tuanya
       dengan cara dia mencela bapaknya orang lain, maka orang tersebut
       balas mencela bapaknya. Dia mencela ibu seseorang, maka orang
       tersebut balas mencela ibunya.” (Muttafaqun ‘alaihi).
       32. Kunjungilah mereka disaat mereka hidup dan ziarahilah ketika
       mereka telah wafat. Bershadaqahlah atas nama mereka dan
       banyaklah berdoa bagi mereka berdua dengan mengucapkan,
       “Wahai Rabb-ku ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Waha
       Rabb-ku, rahmatilah mereka berdua sebagaimana mereka telah
       merawatku ketika kecil”. (*)
       Diterjemahkan dari Kitab Kaifa Nurabbi Auladana. Silakan dicopy
       dengan mencantumkan url:
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com
       Baca artikel terkait:
       Hukum Bayi Tabung
       Bagaimana Asy-Syaikh Muqbil Mendidik Putri Beliau?
       Sikap Muslim Terhadap Perayaan Hari Ibu
       Bolehkah Berdoa Meminta Panjang Umur?
       Beri peringkat:9 Votes
       Bagikan ini:
       RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
       Terkait
       Jawaban Terhadap Syubhat yang Dilontarkan oleh Para Mahasiswa
       yang Belajar Di Tempat Kuliah Ikhtilathiyah (Campur Baur Pria
       dan Wanita)
       Maret 1, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Inilah Hakekat Sabar
       Februari 17, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Ucapkanlah Jazakallahu Khairan
       Juni 24, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Ditulis dalam Adab dan Akhlak, Muamalah | Dengan kaitkata Adab
       dan Akhlaq, bakti anak, berbakti kepada orangtua, birrul
       walidain, doa untuk ibu bapak |
       *****************************************************
       Page 1 of 1