URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ AQIDAH
       *****************************************************
       #Post#: 914--------------------------------------------------
       Bagaimana Cara Menguatkan Iman?
   DIR By: Host
       Date: August 26, 2024, 6:32 am
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
       BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
       AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
       [center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
       ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
       [center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
       fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar bin Abdul Aziz)
       ---------------------------------------------------------
       &#10043; Bagaimana Cara Menguatkan Iman?
       Februari 12, 2008 oleh Wira Mandiri Bachrun &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [size=10pt]&#9701;&#8593;&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
       Oleh: Asy Syaikh Muhammad ibn Shalih Al Utsaimin
       Soal:
       “Bagaimana seseorang mampu menjadikan imannya kuat padahal ia
       tidak terpengaruh oleh ayat-ayat Al-Qur’an yang dibacanya
       kecuali sedikit?”
       Pertanyaan ini dijawab oleh Syaikh Muhammad bin Shalih
       Al-Utsaimin:
       Ringkas kata, di sini nampak bahwa orang yang mengatakan
       perkataan ini beriman kepada hari akhir dan membenarkannya,
       padahal dalam hatinya ada sedikit sifat keras kepala. Pada zaman
       kita sekarang orang yang mempunyai sifat keras kepala seperti
       ini sangat banyak. Yang menjadi sebabnya adalah sikap menjauhkan
       diri dari memperhambakan dan merendahkan diri secara sempurna
       kepada Allah.
       Sekiranya manusia mau memperhatikan Al-Qur’an dan
       merenungkannya, niscaya hatinya akan lembut dan khusyu’ karena
       Allah berfirman (yang artinya):
       “Sekiranya Kami menurunkan Al-Qur’an ini kepada sebuah gunung,
       pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah di sebabkan
       takut kepada Allah…”(QS. Al-Hasyr (59): 21).
       Di antara sebab-sebab manusia menjadi bersifat keras kepala
       adalah karena glamornya kehidupan dunia masa kini dan terfitnah
       oleh keglamoran ini serta banyaknya kesulitan-kesulitan hidup di
       dunia. Oleh karena itu, Anda menemukan orang-orang kecil yang
       tidak memiliki akses kepadanya, mereka justru menjadi orang yang
       khusyu’ dan lebih banyak menangis daripada orang-orang yang
       terpandang. Hal ini dapat kita saksikan dan kalian pun dapat
       menyaksikan orang seperti ini sekarang di lantai-lantai Masjidil
       Haram.
       Anda dapat menemukan remaja-remaja berumur 18 tahun dan yang
       sebaya dengannya menangis ketika membaca ayat-ayat Al-Qur’an
       yang berisikan ancaman dan kabar gembira.
       Tangis mereka labih keras daripada tangis orang-orang dewasa,
       karena hati mereka lebih lembut. Hal ini disebabkan mereka belum
       banyak tergantung kepada dunia dan belum pula terjepit oleh
       berbagai berbagai kesulitan yang besar atau yang kecil. Oleh
       karena itu, kita melihat mereka jauh lebih khusyu’ dan hatinya
       lebih lembut dari pada mereka yang memperoleh akses dunia dan
       mendapatkan kesempatan mengolah dunia, sehingga hati mereka
       galau dan pikiran mereka bercabang-cabang ke sana ke mari.
       Maka dari itu, nasehat kepada saudara adalah hendaknya hatinya
       dan pikirannya terfokus pada agama saja, (memiliki)k einginan
       kuat untuk membaca Al-Qur’an dengan penuh renungan dan perlahan-
       lahan. Hendaknya ia juga berkemauan keras untuk menelaah
       hadits-hadits yang membuat kabar gembira dan ancaman agar
       hatinya menjadi lunak. &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Admin Blog Ulama Sunnah
       Wira Bachrun Al Bankawy
       Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
       Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
       e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       Maroji’:
       Di jawab oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam kitab
       Majmu’ Duruus wa Fataawa Al-Haraam Al-Makii, juz 3, hal. 380.
       Sumber: BULETIN DAKWAH AT-TASHFIYYAH, Surabaya Edisi: 17 / Rajab
       / 1425 H. Dicopy dari
  HTML http://www.darussalaf.or.if
       (v.offline).
       Beri peringkat:Rate This
       Bagikan ini:
       RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
       Terkait
       Penjelasan Hadits Arbain Kedua: Penjelasan tentang Islam, Iman,
       dan Ihsan (3)
       Juni 14, 2009
       dalam "Aqidah"
       Penjelasan Hadits Arbain Kedua: Penjelasan tentang Islam, Iman,
       dan Ihsan (4)
       Juni 14, 2009
       dalam "Aqidah"
       Penjelasan Hadits Arbain Kedua: Penjelasan tentang Islam, Iman,
       dan Ihsan (2)
       Juni 14, 2009
       dalam "Aqidah"
       Ditulis dalam Aqidah | Dengan kaitkata Aqidah, Artikel, artikel
       islami, iman, manajemen qolbu, syaikh ibnu utsaimin |
       *****************************************************
       Page 1 of 1