URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ ADAB DAN AKHLAK
       *****************************************************
       #Post#: 911--------------------------------------------------
       Hukum Memuji Diri Sendiri
   DIR By: Host
       Date: August 26, 2024, 6:31 am
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
       BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
       AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
       [center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
       ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
       [center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
       fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar bin Abdul Aziz)
       ---------------------------------------------------------
       &#10043; Hukum Memuji Diri Sendiri
       Februari 12, 2008 oleh Wira Mandiri Bachrun &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [size=10pt]&#9701;&#8593;&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
       Oleh: Asy Syaikh Muhammad ibn Shalih Al Utsaimin
       Di dalam kitab beliau Al-Manahil Lafzhiyyah, Syaikh Muhammad bin
       Shalih Al-Utsaimin pernah ditanya, “Apa hukum memuji diri
       sendiri?” (pertanyaan no 44). Beliau menjawab:
       Memuji diri sendiri, jika yang dimaksud adalah Al-tahadduts
       (menyebut-nyebut) nikmat Allah ‘azza wa jalla atau agar orang
       lain menteladani dirinya, hal ini tidak apa-apa. Namun apabila
       yang dimaksud adalah men-tazkiyah (memberikan rekomendasi) diri
       dan berbangga dengan amalnya atas Rabb ‘azza wa jalla, hal ini
       tidak boleh karena itu merupakan sikap kesombongan. Allah ta’ala
       berfirman,
       “Mereka merasa telah memberi nikmat kepadamu dengan keislaman
       mereka. Katakanlah: “Janganlah kamu merasa telah memberi nikmat
       kepadaku dengan keislamanmu, sebenarnya Allah, Dialah yang
       melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjuki kamu kepada
       keimanan jika kamu adalah orang-orang yang benar” (Al-Hujurat:
       17)
       Jika yang dimaksud sekedar kabar, maka tidak apa-apa, tetapi
       yang utama adalah menghindarinya. Jadi, dalam masalah memuji
       diri sendiri terjadi dalam empat kondisi:
       Pertama, itu dimaksudkan untuk tahadduts (menyebut-nyebut)
       nikmat Allah yang diberikan kepadanya, yaitu perlindungan berupa
       iman dan keteguhan.
       Kedua, itu dimaksudkan untuk memotivasi orang-orang sebaya dan
       teman-temannya dengan sesuatu yang ia miliki.
       Dua kondisi di atas adalah sesuatu yang terpuji sebab keduanya
       termasuk niat yang baik.
       Ketiga, itu dimaksudkan untuk berbangga-bangga dan sombong atas
       Allah karena keimanan dan keteguhannya dan ini tidak boleh
       seperti dalam ayat yang telah kami sebutkan.
       Keempat, itu dimaksudkan hanya sekedar kabar keimanan dan
       keteguhan dirinya dan ini boleh, akan tetapi yang utama adalah
       meninggalkannya.(*) &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Admin Blog Ulama Sunnah
       Wira Bachrun Al Bankawy
       Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
       Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
       e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       (Disalin untuk blog ulamasunnah dari Kitab Al Manahil Lafzhiyah
       karya Syaikh Ibnu Utsaimin).
       Baca artikel terkait:
       Bolehkah Berdoa Meminta Panjang Umur?
       Nasehat Ulama bagi Seseorang yang Baru Masuk Islam
       Merubah Nama Seseorang setelah Dia Menerima Islam
       Bagaimana Cara Menguatkan Iman?
       Beri peringkat:1 Votes
       Bagikan ini:
       RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
       Terkait
       Hukuman yang Keras bagi Orang yang Tidak Konsisten (1)
       April 13, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Jauhilah Sikap Hasad (1)
       Februari 17, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Menjual Alat Musik Setelah Taubat
       Februari 23, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Ditulis dalam Adab dan Akhlak | Dengan kaitkata Adab dan Akhlaq,
       Fatwa, narsis, narsisme
       *****************************************************
       Page 1 of 1