URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ MUSLIMAH
       *****************************************************
       #Post#: 897--------------------------------------------------
       Sikap Muslim Terhadap Perayaan Hari Ibu
   DIR By: Host
       Date: August 26, 2024, 1:47 am
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
       BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
       AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
       [center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
       ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
       [center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
       fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar bin Abdul Aziz)
       ---------------------------------------------------------
       &#10043; Sikap Muslim Terhadap Perayaan Hari Ibu
       Februari 17, 2008 oleh Wira Mandiri Bachrun &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [size=10pt]&#9701;&#8593;&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
       Oleh: Syaikh Muhammad ibn Shalih Al Utsaimin
       Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin Rahimahullah ditanya
       tentang hukum perayaan Hari Ibu. Beliau Menjawab:
       Sesungguhnya setiap perayaan yang menyelisihi perayaan-perayaan
       yang disyari’atkan adalah perayaan bid’ah yang tidak dikenal
       pada masa Salafush Shalih dan terkadang berasal dari kalangan
       non Islam, sehingga disamping bid’ah terdapat penyerupaan dengan
       gaya hidup musuh-musuh Allah Subhanahu Wata’ala.
       Perayaan-perayaan yang disyari’atkan dan dikenal dalam Islam
       adalah Idul Fithri, Idul Adha, Idul Usbu’ (hari Jum’at) dan
       tidak dikenal dalam Islam selain ketiga perayaan tersebut.
       Setiap pesta perayaan selain ketiga perayaan tersebut (Idul
       Fitri, Idul Adha, Hari Jum’at -red) maka sia-sia dan batal demi
       syari’at Allah, berdasarkan sabda Nabi Sholallahu ‘Alaihi
       Wasallam (yang artinya), “Barangsiapa yang membuat perkara baru
       dalam urusan kami, sesuatu yang bukan berasal darinya maka
       tertolak”. Yakni sia-sia dan tidak diterima disisi Allah
       Subhanahu Wata’ala, dan dalam lafadz yang lain, “Barangsiapa
       beramal tanpa ada tuntunan dari kami maka tertolak.”
       Apabila telah jelas perkaranya maka tidak boleh mengadakan
       perayaan Hari Ibu seperti dalam pertanyaan di atas, tidak boleh
       pula menampakkan keceriaan dan kebahagiaan di hari tersebut
       layaknya perayaan sebuah hari raya seperti pemberian hadiah dan
       semisalnya. Wajib atas setiap muslim untuk merasa mulia dan
       bangga dengan agamanya dan mencukupkan diri di atas ketetapan
       Allah dan Rasul-Nya di dalam agama yang lurus yan telah diridhai
       Allah Subhanahu Wata’ala untuk hamba-hamba-Nya, maka tidak boleh
       seorang muslim menambah atau menguranginya.
       Dan seyogyanya setiap muslim tidak menjadi pengekor kepada
       setiap propaganda namun semestinya dia menempa kepribadiannya
       dengan kandungan syari’at Allah Subhanahu Wata’ala sehingga
       menjadi contoh dan teladan bukan sebagai pengekor, karena
       syari’at Allah -wal hamdulillah- sempurna dari berbagai sisinya
       sebagaimana firman Allah subhanahu Wata’ala (yang artinya),
       “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian dan
       telah Kucukupkan kepada kalian nikmat-Ku, dan telah Kuridhai
       Islam sebagai agama kalian” (Al Maidah:3)
       Seorang IBU tidak cukup diperlakukan dengan baik, penuh hormat
       dalam setahun sekali saja, akan tetapi justru anak-anaknya yang
       berkewajiban untuk menjaga, memberikan perhatian dan taat
       kepadanya pada selain maksiat kepada Allah di setiap waktu dan
       tempat. (Majmu’ Fatawa 2/301). &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Admin Blog Ulama Sunnah
       Wira Bachrun Al Bankawy
       Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
       Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
       e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       dinukil dari artikel dengan judul
       “Fatwa-fatwa Natalan dan Hari-hari Raya Non Muslim”
       Sumber: majalah As Salaam
       no IV Th II 2006M/1426H
       halaman 13-14
       (Sumber:
  HTML http://www.ghuroba.blogsome.com
       , semoga ALLAH membalas
       kebaikan adminnya).
       Beri peringkat:1 Votes
       Bagikan ini:
       RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
       Terkait
       Sikap Muslim Terhadap Perayaan Hari Ibu
       Februari 5, 2008
       dalam "Fatwa"
       Merayakan Ulang Tahun Anak
       Februari 25, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Indeks Artikel 1
       Februari 1, 2008
       dalam "Aqidah"
       Ditulis dalam Aqidah | Dengan kaitkata Fatwa, hari ibu, Hari
       Raya, islam memuliakan wanita, Muslimah, tasyabbuh, wanita |
       *****************************************************
       Page 1 of 1