URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ MUSLIMAH
       *****************************************************
       #Post#: 896--------------------------------------------------
       Dari Ibnu Taimiyyah untuk Sang Bunda
   DIR By: Host
       Date: August 26, 2024, 1:46 am
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
       BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
       AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
       [center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
       ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
       [center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
       fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar bin Abdul Aziz)
       ---------------------------------------------------------
       &#10043; Dari Ibnu Taimiyyah untuk Sang Bunda
       Februari 17, 2008 oleh Wira Mandiri Bachrun &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [size=10pt]&#9701;&#8593;&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
       Bismillahirrahmanirrahim
       Dari Ahmad bin Taymiyyah kepada ibunda yang kami sayangi dan
       kami hormati, semoga Allah memberkahi usianya, memberikan beliau
       keselamatan dan kelapangan, serta menjadikan beliau sebagai
       salah satu hamba-Nya yang terbaik.
       Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
       Kami memuji Allah, Zat yang paling berhak untuk dipuji. Tiada
       yang berhak diibadahi melainkan hanya Dia. Shalawat serta salam
       semoga tercurah kepada Nabi terakhir dan imamnya orang-orang
       shalih, Muhammad, hamba dan utusan-Nya.
       Sungguh karunia Allah telah datang dengan melimpah,
       pertolongannya pun tiada pernah berakhir. Ananda pun bertahmid
       memuji-Nya, meminta-Nya untuk menambah kemurahan-Nya. Kemurahan
       Allah tidak akan berpaling darimu wahai ibuku yang berbahagia.
       Sungguh bunda, keberadaan ananda di Mesir adalah adalah karena
       perkara yang penting, bila tugas (dakwah) ini ditinggalkan, maka
       akan timbul penyimpangan dan kerusakan bagi agama dan dunia
       kita.
       Bunda… Berada jauh dari bunda bukanlah jalan yang ingin ananda
       pilih. Jikalau burung dapat membawa kita, ananda pasti akan
       datang kepadamu. Namun bunda, ketidakhadiran ananda di sisi
       bunda ada sebabnya. Dan bila bunda melihat keadaan kaum
       Muslimin, bunda pun pasti akan memilihkan bagi ananda tempat
       yang sama sebagaimana ananda berada sekarang.
       Sungguh bunda, ananda selalu berdoa kepada Allah untuk menunjuki
       kita kepada pilihan yang tepat, dan ananda selalu berdoa bagi
       kebaikan bunda. Ananda juga memohon kepada Allah untuk
       memberkahi kita dan seluruh kaum muslimin, dengan rahmat yang
       meliputi keselamatan dan kemanfaatan.
       Allah telah bukakan bagi ananda gerbang keberkahan, ampunan,
       serta hidayah melalui jalan yang tiada ananda kira sebelumnya.
       Dalam keadaan selalu ingin pulang ke pangkuanmu wahai ibunda,
       ananda pun beristikharah. Ananda tidak bisa membayangkan jika
       Allah tetapkan pilihan bagi diri ananda untuk menyukai perkara
       duniawi atau hanya merasa cukup dengan amalan ibadah yang lebih
       sedikit agar bisa dekat dengan dirimu, bunda. Di sini, di Mesir
       masih banyak perkara yang tidak bisa ananda tinggalkan, karena
       takut akan bahayanya, secara umum maupun secara pribadi, dan
       sungguh saksi-saksi itu melihat apa yang tidak dilihat oleh
       orang yang hadir.
       Ananda ingin bunda banyak berdoa kepada Allah. Mintalah agar Dia
       memberikan hidayah kepada kita dan memilihkan jalan yang terbaik
       bagi kita. Karena Allahlah Yang Maha Mengetahui, sedangkan kita
       tidak. Dialah yang mampu, adapun diri kita adalah lemah.
       Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
       “Merupakan sebuah kebahagian bahwa anak Adam melakukan
       istikharah dan senang dengan apa yang Allah takdirkan bagi
       dirinya. Dan merupakan kesesengsaraan jika seorang anak Adam
       meninggalkan istikharah dan berkeluh kesah dengan takdir Allah.”
       Sungguh, seorang pedagang dalam perjalanannya mungkin takut
       kehilangan uang, oleh karena itu dia menetap di sebuah tempat
       agar dia bisa berjalan lagi. Permasalahan yang sedang kami
       hadapi di sini begitu besar untuk dijabarkan, akan tetapi tiada
       daya dan upaya melainkan hanya melalui Allah.
       Dan akhirnya, tolong sampaikan salam ananda untuk semua
       keluarga, tua dan muda, para tetangga, sahabat-sahabat, serta
       karib kerabat kita.
       Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
       Walhamdulillah, washalatu wassalamu ‘ala Muhammad, wa ‘ala
       ahlihi wa ashhabihi. &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Admin Blog Ulama Sunnah
       Wira Bachrun Al Bankawy
       Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
       Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
       e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       (Diterjemahkan oleh Redaksi Ulama Sunnah dari
  HTML http://www.abdurrahman.org
       )
       Catatan:
       Ini adalah surat Ibnu Taimiyyah kepada ibu beliau di Damaskus.
       Beliau saat itu sedang berada di Mesir untuk berdakwah. Surat
       ini adalah ekspresi kerinduan beliau kepada sang ibu, namun
       Allah telah pilihkan kepada beliau untuk terus berdakwah di
       Mesir melalui istikharah beliau. Beliau kelihatannya dekat
       sekali ya dengan ibunya?
       Beri peringkat:3 Votes
       Bagikan ini:
       RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
       Terkait
       10 Prinsip Meraih Ilmu
       Januari 27, 2011
       dalam "Ilmu"
       Penerapan Dua Kalimat Syahadat
       Februari 9, 2009
       dalam "Aqidah"
       Khusyu’ dalam Shalat
       Mei 11, 2009
       dalam "Fiqh Ibadah"
       Ditulis dalam Aqidah | Dengan kaitkata adab, akhlaq, Ibnu
       Taimiah, majelis ulama, Mutiara Kehidupan, syaikhul islam, ulama
       |
       *****************************************************
       Page 1 of 1