URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ ADAB DAN AKHLAK
       *****************************************************
       #Post#: 890--------------------------------------------------
       Jauhilah Sikap Hasad (1)
   DIR By: Host
       Date: August 26, 2024, 1:43 am
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
       BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
       AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
       [center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
       ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
       [center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
       fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar bin Abdul Aziz)
       ---------------------------------------------------------
       &#10043; Jauhilah Sikap Hasad (1)
       Februari 17, 2008 oleh Wira Mandiri Bachrun &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [size=10pt]&#9701;&#8593;&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
       Oleh: Asy Syaikh Muhammad ibn Shalih Al Utsaimin
       Hasad adalah seseorang membenci nikmat ALLAH subhanahu wa ta’ala
       kepada seseorang, misalnya anda tidak menyukai ALLAH subhanahu
       wa ta’ala memberi kepada orang ini nikmat berupa harta, anak,
       istri, ilmu, tekun beribadah atau nikmat-nikmat yang lain dan
       sama saja kamu berangan-angan supaya nikmat itu hilang atau
       tidak.
       Meskipun sebagian ulama’ mengatakan bahwa hasad adalah seseorang
       berangan-angan supaya kenikmatan ALLAH subhanahu wa ta’ala yang
       ada pada seseorang hilang, namun yang seperti ini lebih buruk
       dan lebih parah. Dan kalau tidak demikian, maka hanya sekedar
       kebencian seseorang terhadap kenikmatan ALLAH kepada orang lain
       sudah tergolong hasad.
       Hasad adalah salah satu perangai orang-orang Yahudi sehingga
       siapa saja yang mempunyai sifat hasad maka dia telah meniru gaya
       hidup mereka wal iyyadzubillah, ALLAH subhanahu wa ta’ala
       berfirman,
       &#1608;&#1614;&#1583;&#1617;&#1614;
       &#1603;&#1614;&#1579;&#1616;&#1610;&#1585;&#1612;
       &#1605;&#1616;&#1606;&#1618;
       &#1571;&#1614;&#1607;&#1618;&#1604;&#1616;
       &#1575;&#1604;&#1618;&#1603;&#1616;&#1578;&#1614;&#1575;&#1576;&#1616;
       &#1604;&#1614;&#1608;&#1618;
       &#1610;&#1614;&#1585;&#1615;&#1583;&#1617;&#1615;&#1608;&#1606;&#1614;&#1603;&#1615;&#1605;&#1618;
       &#1605;&#1616;&#1606;&#1618;
       &#1576;&#1614;&#1593;&#1618;&#1583;&#1616;
       &#1573;&#1616;&#1610;&#1605;&#1614;&#1575;&#1606;&#1616;&#1603;&#1615;&#1605;&#1618;
       &#1603;&#1615;&#1601;&#1617;&#1614;&#1575;&#1585;&#1611;&#1575;
       &#1581;&#1614;&#1587;&#1614;&#1583;&#1611;&#1575;
       &#1605;&#1616;&#1606;&#1618;
       &#1593;&#1616;&#1606;&#1618;&#1583;&#1616;
       &#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&#1601;&#1615;&#1587;&#1616;&#1607;&#1616;&#1605;&#1618;
       “Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat
       mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena
       dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri”. (QS
       Al-Baqarah:109).
       Dan ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,
       &#1571;&#1614;&#1605;&#1618;
       &#1610;&#1614;&#1581;&#1618;&#1587;&#1615;&#1583;&#1615;&#1608;&#1606;&#1614;
       &#1575;&#1604;&#1606;&#1617;&#1614;&#1575;&#1587;&#1614;
       &#1593;&#1614;&#1604;&#1614;&#1609; &#1605;&#1614;&#1575;
       &#1570;&#1614;&#1578;&#1614;&#1575;&#1607;&#1615;&#1605;&#1615;
       &#1575;&#1604;&#1604;&#1617;&#1614;&#1607;&#1615;
       &#1605;&#1616;&#1606;&#1618;
       &#1601;&#1614;&#1590;&#1618;&#1604;&#1616;&#1607;&#1616;
       &#1601;&#1614;&#1602;&#1614;&#1583;&#1618;
       &#1570;&#1614;&#1578;&#1614;&#1610;&#1618;&#1606;&#1614;&#1575;
       &#1570;&#1614;&#1604;&#1614;
       &#1573;&#1616;&#1576;&#1618;&#1585;&#1614;&#1575;&#1607;&#1616;&#1610;&#1605;&#1614;
       &#1575;&#1604;&#1618;&#1603;&#1616;&#1578;&#1614;&#1575;&#1576;&#1614;
       &#1608;&#1614;&#1575;&#1604;&#1618;&#1581;&#1616;&#1603;&#1618;&#1605;&#1614;&#1577;&#1614;
       &#1608;&#1614;&#1570;&#1614;&#1578;&#1614;&#1610;&#1618;&#1606;&#1614;&#1575;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618;
       &#1605;&#1615;&#1604;&#1618;&#1603;&#1611;&#1575;
       &#1593;&#1614;&#1592;&#1616;&#1610;&#1605;&#1611;&#1575;
       “ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran
       karunia yang ALLAH telah berikan kepadanya? sesungguhnya Kami
       telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan
       Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar”. (QS
       An-Nisa:53).
       Tidak ada perbedaan antara kebencianmu terhadap apa yang
       dikaruniakan oleh ALLAH subhanahu wa ta’ala kepada orang lain
       supaya nikmat itu berpindah kepadamu atau supaya hilang dari
       saudaramu walaupun tidak berpindah kepadamu. (Bersambung)
       &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Admin Blog Ulama Sunnah
       Wira Bachrun Al Bankawy
       Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
       Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
       e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       (Diterjemahkan dari Syarh Riyadhis Shalihin karya Asy-Syaikh
       Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, untuk
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com
       )
       Beri peringkat:Rate This
       Bagikan ini:
       RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
       Terkait
       Jauhilah Sikap Hasad (2)
       Februari 17, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Taubat dari Hasad dan Dengki
       Mei 1, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Jauhilah Sikap Hasad (3)
       Februari 17, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Ditulis dalam Adab dan Akhlak, Muamalah | Dengan kaitkata Adab
       dan Akhlaq, Artikel, artikel islami, dengki, hasad, hati bersih,
       iri, manajemen qolbu |
       *****************************************************
       Page 1 of 1