DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ AQIDAH
*****************************************************
#Post#: 867--------------------------------------------------
Kesyirikan Kaum Musyrikin Zaman Jahiliyah
DIR By: Host
Date: August 26, 2024, 1:31 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
[center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
[center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar bin Abdul Aziz)
---------------------------------------------------------
✻ Kesyirikan Kaum Musyrikin Zaman Jahiliyah
Februari 21, 2008 oleh Wira Mandiri Bachrun Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
[size=10pt]◥↑ᴡᴡᴡ
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
Oleh: Asy Syaikh Muhammad ibn Shalih Al Utsaimin
Berkaitan dengan kesyirikan kaum musyrikin yang Nabi diutus
kepada mereka ketika itu adalah bahwa kesyirikan yang mereka
lakukan bukan dalam sisi kerububiyahan, karena Al Qur’an Al
Karim menyatakan bahwa mereka melakukan kesyirikan dalam sisi
ibadah saja.
Adapun dalam sisi rububiyah mereka beriman bahwa Allah yang bisa
mencipta, mengabulkan do’a orang-orang yang tertindas, yang bisa
menghilangkan kesusahan dan yang lainnya yang masuk dalam makna
rububiyah.
Akan tetapi mereka melakukan kesyirikan dalam sisi ibadah dengan
beribadah kepada selain Allah. Ini adalah kesyirikan yang bisa
mengeluarkan seseorang dari agama ini. Karena tauhid secara
bahasa artinya mengesakan. Allah ta’ala memiliki beberapa hak
yang wajib diesakan. Hak-hak tersebut terbagi menjadi 3 bagian:
1. Hak dalam kekuasaan (Mulk).
2. Hak dalam ibadah.
3. Hak dalam asma’ wa shifat.
Oleh karena ini maka para ulama’ membagi tauhid menjadi 3
bagian: Tauhid Rububiyah, Tauhid Asma’ wa Shifat, dan Tauhid
Ibadah(Uluhiyah).
Tauhid Rububiyah
Artinya mengesakan Allah dalam hal mencipta dan memerintah,
sebagaimana firman-Nya (yang artinya),
“Ketahuilah milik-Nya lah segenap makhluk dan perintah”(Al ‘Araf
:53).
Maka segenap makhluk dan perintah (pengaturan) itu berkaitan
dengan rububiyah dan itu khusus bagi Allah. Maka tidak ada yang
mencipta selain Allah dan tidak ada yang mengatur selain Allah.
Tauhid Asma’ wa Shifat
Artinya mengesakan Allah dengan nama-nama-Nya dan
sifat-sifat-Nya, yaitu seorang hamba beriman dengan nama-nama
dan sifat-sifat-Nya yang Allah tetapkan bagi diri-Nya dalam
kitab-Nya atau apa yang ditetapkan oleh Rasul-Nya Sholallahu
‘Alaihi Wassallam (dalam sunnahnya) menurut bentuk yang sesuai
dengan Allah, tanpa menetapkan adanya yang seperti Allah. Karena
menetapkan adanya sekutu bagi Allah adalah kesyirikan.
Tauhid Ibadah (Uluhiyah)
Artinya mengesakan Allah dalam ibadah. Dengan arti Engkau
beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan agama ini untuk-Nya
berdasarkan firman Allah(yang artinya),
“Katakanlah sesungguhnya aku diperintah untuk beribadah kepada
Allah dan mengikhlaskan agama ini untukNya”(Az Zumar 11).
Kaum Musyrikin jatuh dalam kesyirikan dalam sisi ini yaitu sisi
ibadah. Mereka beribadah kepada Allah, tetapi juga beribadah
kepada selain Allah. Allah nyatakan (yang artinya),
“Beribadahlah kalian kepada Allah dan jangan menyekutukanNya
dengan sesuatu apapun”(An Nisa : 36).
Dan Allah juga menyatakan (yang artinya),
“Sesungguhnya siapa yang menyekutukan Allah, maka Allah haramkan
surga baginya dan tempat kembalinya mereka adalah neraka dan
orang-orang Zhalim tidak akan mendapatkan penolong”(Al Ma’idah
72).
“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa orang yang
menyekutukannya dan akan mengampuni dosa selain itu bagi siapa
yang dikehandaki”(An Nisa : 48).
“Dan Rabb kalian telah berfirman : berdoalah padaku pasti aku
kabulkan bagi kalian. Sesungguhnya orang-orang yang enggan
beribadah kepadaKu akan masuk kedalam Jahannam dalam keadaan
terhina”(Ghafir : 60).
Dan firman Allah dalam surat Al Ikhlas(!) (yang artinya):
“katakanlah : Hai orang orang kafir aku tidak menyembah apa yang
kalian sembah. Dan kalian tidak menyembah apa yang aku sembah.
Dan aku tidak menyembah apa yang kamu sembah. Bagi kalian agama
kalian dan bagiku agamaku”(Al Kafirun : 1-7).
Saya sebut dengan surat Al Ikhlas, yaitu ikhlas secara amal,
walaupun namanya surat AL Kafirun. Tapi dia secara hakikat
adalah surat Al Ikhlas secara amal, sebagaimana surat Qul
Huwalllahu Ahad adalah surat Al Ikhlas dalam sisi amal dan
aqidah. Hanya kepada Allah kita meminta taufiq. Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Admin Blog Ulama Sunnah
Wira Bachrun Al Bankawy
Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
Majmu’ Fatawa, Ibnu Utsaimin 1/17-19
yang dinukil dalam bulletin Islamy Al Minhaj Edisi 3 tahun 1
Copy dari:
HTML http://www.ghuroba.blogsome.com
Beri peringkat:1 Votes
Bagikan ini:
RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
Terkait
Kesyirikan Sekarang Lebih Parah daripada Kesyirikan Kaum
Musyrikin di Masa Rasulullah!
Februari 17, 2008
dalam "Aqidah"
Pembatal Keislaman (3): Tidak Mengkafirkan Orang Kafir
November 17, 2008
dalam "Aqidah"
7 Point Penting seputar Makna Lailaha illallah
Maret 5, 2009
dalam "Aqidah"
Ditulis dalam Aqidah | Dengan kaitkata Aqidah, Artikel, artikel
islami, syaikh ibnu utsaimin, tauhid |
*****************************************************
Page 1 of 1