DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ AQIDAH
*****************************************************
#Post#: 803--------------------------------------------------
Kedudukan Jesus Kristus Dalam Islam (3) – Ketinggian Yesus di
dalam Islam
DIR By: Host
Date: August 25, 2024, 11:39 pm
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
[center]◥↑✻'ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI,
ARTIKEL DAN FATWA ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
[center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-1/'ulama-sunnah/msg1037/#msg1037][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/kategori/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Kedudukan Jesus Kristus Dalam Islam (3)[size=15pt]
◎ [font=arial black]Ketinggian Yesus di dalam Islam[/font]
Desember 23, 2008 oleh: Wira Mandiri Bachrun.
Disalin kembali (Abdillah Ahmad) [size=10pt]Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2008/12/23/kedudukan-jesus-kristus-dalam-islam-3-%e2%80%93-ketinggian-yesus-di-dalam-islam/[size=11pt]
[size=10pt]Oleh: Asy Syaikh Dr. Rabi’ ibn Hadi Al Madkhali
Sesungguhnya nabi yang mulia ini mempunyai kedudukan yang tinggi
di dalam Islam yang tidak diketahui atau pura-pura tidak
diketahui oleh umat Yahudi dan Kristiani di dalam realitas,
keyakinan dan tulisan-tulisan mereka.
Islam melakukan hal tersebut dan menetapkannya dengan ketetapan
yang paling utama, paling mulia dan paling obyektif di dalam
banyak ayat yang mulia. Akal yang sehat akan menerima ketetapan
Islam saja dan akan menolak apa yang ditetapkan oleh orang-orang
Yahudi berupa tuduhan dan celaan terhadap beliau, serta apa yang
ditetapkan oleh orang-orang Kristen berupa perbuatan melampaui
batas dan menuhankan beliau; terkadang mengatakan sebagai anak
Allah, terkadang menyebutkan sebagai Allah atau satu di antara
yang tiga (trinitas) dan terkadang meremehkan dan menghinakan
beliau, yang menunjukkan atas kebingungan dan kesesatan agama
dan akal mereka.
Sungguh Allah telah menceritakan dengan kisah yang indah nan
mempesona tentang ‘Isa (Yesus) dan ibu beliau dari awal
kehidupan beliau berdua diikuti dengan kisah tentang fase-fase
kehidupan beliau berdua dengan sangat jelas dan penuh dengan
penghormatan. Maka orang-orang yang beriman dari para pengikut
Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengimani hal tersebut dan
menghormati dan memuliakan beliau dengan penghormatan dan
pemuliaan yang sesungguhnya sebagaimana mereka menghormati dan
beriman kepada para nabi dan rasul lainnya.
Lebih dari itu, Islam bahkan menetapkan bahwa beriman kepada
mereka adalah merupakan satu rukun yang besar dari rukun-rukun
Islam. Barangsiapa menghina salah seorang dari mereka, maka dia
telah kafir dan keluar dari agama Islam. Maka bagaimana dengan
orang yang mendustakan mereka atau salah seorang dari mereka?
Sungguh Allah telah menyanjung ‘Isa dan ibunya yaitu Maryam
(Maria) yang suci dalam banyak surat dari Al Qur’an. Kami akan
sebutkan sebagiannya, di antaranya Allah subhanahu wata’ala
berfirman di dalam surat Ali ‘Imran:
[right][size=18pt]إِنَّ
اللَّهَ
اصْطَفَى
آدَمَ
وَنُوحًا
وَآلَ
إِبْرَاهِيمَ
وَآلَ
عِمْرَانَ
عَلَى
الْعَالَمِينَ
*ذُرِّيَّةً
بَعْضُهَا
مِنْ
بَعْضٍ
وَاللَّهُ
سَمِيعٌ
عَلِيمٌ
*إِذْ
قَالَتِ
امْرَأَةُ
عِمْرَانَ
رَبِّ
إِنِّي
نَذَرْتُ
لَكَ مَا
فِي
بَطْنِي
مُحَرَّرًا
فَتَقَبَّلْ
مِنِّي
إِنَّكَ
أَنْتَ
السَّمِيعُ
الْعَلِيمُ
*فَلَمَّا
وَضَعَتْهَا
قَالَتْ
رَبِّ
إِنِّي
وَضَعْتُهَا
أُنْثَى
وَاللَّهُ
أَعْلَمُ
بِمَا
وَضَعَتْ
وَلَيْسَ
الذَّكَرُ
كَالأنْثَى
وَإِنِّي
سَمَّيْتُهَا
مَرْيَمَ
وَإِنِّي
أُعِيذُهَا
بِكَ
وَذُرِّيَّتَهَا
مِنَ
الشَّيْطَانِ
الرَّجِيمِ
*فَتَقَبَّلَهَا
رَبُّهَا
بِقَبُولٍ
حَسَنٍ
وَأَنْبَتَهَا
نَبَاتًا
حَسَنًا
وَكَفَّلَهَا
زَكَرِيَّا
كُلَّمَا
دَخَلَ
عَلَيْهَا
زَكَرِيَّا
الْمِحْرَابَ
وَجَدَ
عِنْدَهَا
رِزْقًا
قَالَ يَا
مَرْيَمُ
أَنَّى
لَكِ هَذَا
قَالَتْ
هُوَ مِنْ
عِنْدِ
اللَّهِ
إِنَّ
اللَّهَ
يَرْزُقُ
مَنْ
يَشَاءُ
بِغَيْرِ
حِسَابٍ
*هُنَالِكَ
دَعَا
زَكَرِيَّا
رَبَّهُ
قَالَ
رَبِّ هَبْ
لِي مِنْ
لَدُنْكَ
ذُرِّيَّةً
طَيِّبَةً
إِنَّكَ
سَمِيعُ
الدُّعَاءِ[/right]
“Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim
dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat (di masa mereka
masing-masing), (sebagai) satu keturunan yang sebagiannya
(turunan) dari yang lain. dan Allah Maha mendengar lagi Maha
mengetahui. (Ingatlah), ketika isteri ‘Imran berkata: “Ya
Tuhanku, Sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang
dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di
Baitul Maqdis). karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku.
Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha
Mengetahui”. Maka tatkala isteri ‘Imran melahirkan anaknya,
diapun berkata: “Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya
seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang
dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak
perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai Dia Maryam dan aku
mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada
(pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk.” Maka
Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang
baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah
menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk untuk
menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya
berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?”
Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya
Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa
hisab. Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya
berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak
yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (Ali Imran:
33-38)
[size=11pt]Maka Allah memulai kisah Maryam dengan ikatan yang
besar yaitu dengan orang-orang yang dipilih oleh Allah melebihi
segala umat (di masa mereka masing-masing). Di antara mereka
adalah keluarga ‘Imran nenek moyang Maryam. Ikatan ini adalah
untuk menjelaskan bahwa Maryam berasal dari keluarga yang mulia
dan berasal dari keturunan para nabi pilihan. Ibunya adalah
wanita yang saleh.
Di antara bentuk kesalehannya adalah dia bernazar kepada Allah
(agar) anak yang dalam kandungannya menjadi hamba yang saleh dan
berkhidmat di baitul Maqdis. Dia berkeinginan agar anaknya
laki-laki, ternyata yang dilahirkan adalah anak perempuan. Maka
diapun mengembalikan urusannya kepada Allah dengan mengemukakan
alasan kepada-Nya memintakan perlindungan untuk putri dari
keturunannya dari syaitan yang terkutuk maka Allah mengabulkan
doanya, menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik
dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan menjadikan nabi
yang mulia dan penyayang yaitu Zakariya ‘alaihissalam sebagai
pemeliharanya. Ini adalah penjagaan yang agung dan sebutan yang
mulia untuk ibunda ‘Isa.
Allah menambahkan keutamaan dan kemuliaan kepada Maryam. Hal itu
disebutkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan firmannya:
[right][size=18pt]وَإِذْ
قَالَتِ
الْمَلائِكَةُ
يَا
مَرْيَمُ
إِنَّ
اللَّهَ
اصْطَفَاكِ
وَطَهَّرَكِ
وَاصْطَفَاكِ
عَلَى
نِسَاءِ
الْعَالَمِينَ
*يَا
مَرْيَمُ
اقْنُتِي
لِرَبِّكِ
وَاسْجُدِي
وَارْكَعِي
مَعَ
الرَّاكِعِينَ
* ذَلِكَ
مِنْ
أَنْبَاءِ
الْغَيْبِ
نُوحِيهِ
إِلَيْكَ
وَمَا
كُنْتَ
لَدَيْهِمْ
إِذْ
يُلْقُونَ
أَقْلامَهُمْ
أَيُّهُمْ
يَكْفُلُ
مَرْيَمَ
وَمَا
كُنْتَ
لَدَيْهِمْ
إِذْ
يَخْتَصِمُونَ[/right]
“Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam,
Sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan
melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan
kamu). Hai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu, sujud dan ruku’lah
bersama orang-orang yang ruku’. Yang demikian itu adalah
sebagian dari berita-berita ghaib yang Kami wahyukan kepada kamu
(ya Muhammad); Padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika
mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa
di antara mereka yang akan memelihara Maryam. dan kamu tidak
hadir di sisi mereka ketika mereka bersengketa.” (Ali Imran:
42-44)
Maka Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam -nabi yang tidak bisa
membaca tulisan- juga kaum beliau tidaklah mengetahui tentang
berita agung dan benar mengenai seluruh para nabi; tidak juga
tentang Maryam dan ibunya, Zakariya dan orang yang bersengketa
di dalam memelihara Maryam. Juga tentang kemenangan Zakariya
untuk memelihara Maryam setelah diadakan undian dengan anak-anak
panah. Juga tentang penghormatan yang diberikan Zakariya
kepadanya, serta tentang datangnya rizki dari Allah untuk Maryam
sebagai bentuk pemuliaan terhadapnya yang mendorong Zakariya
-dalam keadaan usia tua dan mandul istrinya- untuk memohon
keturunan yang baik dari Allah; Muhammad Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam dan kaum beliau tidak mengetahui hal ini.
Dan tidak mungkin Anda dapati perkataan yang tinggi dengan
keagungan, kefasihan, susunan yang baik dan penyampaian yang
menarik seperti ini di dalam Injil dan lainnya. Hal ini
menunjukkan tentang kebenaran Muhammad Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam. Beliau adalah benar-benar utusan Allah, tiadalah yang
diucapkan itu menurut kemauan hawa nafsunya; ucapannya tidak
lain kecuali wahyu yang diwahyukan kepada beliau dari Rabb
semesta alam.
Kemudian Allah melanjutkan kisah Maryam yang suci dan puteranya
yaitu ‘Isa hamba dan rasul Allah Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala
nabiyyina wa saairi al-anbiya’ wa sallama tasliman katsira
dengan firmannya:
[right][size=18pt]إِذْ
قَالَتِ
الْمَلائِكَةُ
يَا
مَرْيَمُ
إِنَّ
اللَّهَ
يُبَشِّرُكِ
بِكَلِمَةٍ
مِنْهُ
اسْمُهُ
الْمَسِيحُ
عِيسَى
ابْنُ
مَرْيَمَ
وَجِيهًا
فِي
الدُّنْيَا
وَالآخِرَةِ
وَمِنَ
الْمُقَرَّبِينَ
*وَيُكَلِّمُ
النَّاسَ
فِي
الْمَهْدِ
وَكَهْلا
وَمِنَ
الصَّالِحِينَ
*قَالَتْ
رَبِّ
أَنَّى
يَكُونُ
لِي وَلَدٌ
وَلَمْ
يَمْسَسْنِي
بَشَرٌ
قَالَ
كَذَلِكِ
اللَّهُ
يَخْلُقُ
مَا
يَشَاءُ
إِذَا
قَضَى
أَمْرًا
فَإِنَّمَا
يَقُولُ
لَهُ كُنْ
فَيَكُونُ
*وَيُعَلِّمُهُ
الْكِتَابَ
وَالْحِكْمَةَ
وَالتَّوْرَاةَ
وَالإنْجِيلَ
*وَرَسُولا
إِلَى
بَنِي
إِسْرَائِيلَ
أَنِّي
قَدْ
جِئْتُكُمْ
بِآيَةٍ
مِنْ
رَبِّكُمْ
أَنِّي
أَخْلُقُ
لَكُمْ
مِنَ
الطِّينِ
كَهَيْئَةِ
الطَّيْرِ
فَأَنْفُخُ
فِيهِ
فَيَكُونُ
طَيْرًا
بِإِذْنِ
اللَّهِ
وَأُبْرِئُ
الأكْمَهَ
وَالأبْرَصَ
وَأُحْيِي
الْمَوْتَى
بِإِذْنِ
اللَّهِ
وَأُنَبِّئُكُمْ
بِمَا
تَأْكُلُونَ
وَمَا
تَدَّخِرُونَ
فِي
بُيُوتِكُمْ
إِنَّ فِي
ذَلِكَ
لآيَةً
لَكُمْ
إِنْ
كُنْتُمْ
مُؤْمِنِينَ
*
وَمُصَدِّقًا
لِمَا
بَيْنَ
يَدَيَّ
مِنَ
التَّوْرَاةِ
وَلأحِلَّ
لَكُمْ
بَعْضَ
الَّذِي
حُرِّمَ
عَلَيْكُمْ
وَجِئْتُكُمْ
بِآيَةٍ
مِنْ
رَبِّكُمْ
فَاتَّقُوا
اللَّهَ
وَأَطِيعُونِ
*إِنَّ
اللَّهَ
رَبِّي
وَرَبُّكُمْ
فَاعْبُدُوهُ
هَذَا
صِرَاطٌ
مُسْتَقِيمٌ[/right]
(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, seungguhnya
Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang
diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya
Al masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di
akhirat dan Termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).
Dan Dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah
dewasa dan Dia adalah Termasuk orang-orang yang saleh.” Maryam
berkata: “Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, Padahal
aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun.” Allah
berfirman (dengan perantaraan Jibril): “Demikianlah Allah
menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. apabila Allah berkehendak
menetapkan sesuatu, Maka Allah hanya cukup berkata kepadanya:
“Jadilah”, lalu jadilah Dia. Dan Allah akan mengajarkan
kepadanya Al Kitab, hikmah, Taurat dan Injil. Dan (sebagai)
Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka):
“Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu
tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, Yaitu aku membuat untuk kamu dari
tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, Maka ia menjadi
seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang
yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak;
dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku
kabarkan kepadamu apa yang kamu Makan dan apa yang kamu simpan
di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu
tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh
beriman. Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang
datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang
telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa
suatu tanda (mukjizat) daripada Tuhanmu. karena itu bertakwalah
kepada Allah dan taatlah kepadaku. Sesungguhnya Allah, Tuhanku
dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.”
(Ali Imran: 45-51)
Inilah kisah tentang awal urusan ‘Isa ‘alaihissalam, cara Allah
menciptakannya, tentang risalahnya kepada bani Isra’il,
kemuliaan yang diberikan Allah kepadanya berupa karakteristik
agung yang menunjukkan kebenaran risalahnya dan juga tentang
berlepasnya dia dan ibunya dari tuduhan keji orang-orang Yahudi.
Apabila merupakan ketentuan Allah yang berlaku di kalangan
makhluk dari kalangan manusia dan binatang; bahwa sempurnanya
reproduksi adalah melalui jalan dua orang tua laki-laki dan
perempuan, maka sesungguhnya telah mendahului yang demikian
bahwasanya Allah telah menciptakan Adam dari tanah dengan tanpa
dua orang tua dan telah menciptakan ibunya manusia yaitu Hawa
dari tulang rusuk Adam.
Itu semua adalah merupakan ayat-ayat Allah yang agung dan tidak
ada sesuatu pun yang bisa melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah
di bumi dan di langit. Demikian pula di zaman ini dari umur
manusia, Allah berkehendak untuk memperlihatkan satu ayat baru
dari ayat-ayat yang menunjukkan kebesaran kekuasaan-Nya; yaitu
menciptakan ‘Isa ‘alaihissalam dari seorang perempuan tanpa
laki-laki. Sungguh Maryam ‘alaihissalam merasa heran dengan
perkara yang aneh dan berita yang asing ini. Maka malaikat
Jibril berkata kepadanya:
[right][size=18pt]كَذَلِكِ
اللَّهُ
يَخْلُقُ
مَا
يَشَاءُ
إِذَا
قَضَى
أَمْرًا
فَإِنَّمَا
يَقُولُ
لَهُ كُنْ
فَيَكُونُ[/right]
“Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. apabila
Allah berkehendak menetapkan sesuatu, Maka Allah hanya cukup
berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah Dia.”
Maka setiap makhluk yang besar maupun yang kecil; ‘arsy, kursi,
langit, bumi, gunung, lautan dengan isinya, makrocosmos berupa
matahari, bulan dan bintang semuanya terjadi dengan keinginan
dan kehendak Allah serta dengan firman-Nya: kun (jadilah). Maka
Maha Suci Rabb yang Maha Agung, Maha Mampu, Maha Berkuasa tidak
ada sesuatupun yang bisa mengalahkan dan mengungguli
kekuasaan-Nya serta tidak ada sedikitpun sekuru dalam
kekuasaan-Nya. Apa yang Dia kehendaki pasti terjadi dan apa yang
tidak Dia kehendaki tidak akan terjadi.
Sesungguhnya kemuliaan yang diberikan Allah kepada ‘Isa
‘alaihissalam berupa ilmu, hikmah, risalah dan ayat-ayat yang
agung adalah merupakan kemuliaan yang diberikan kepada seluruh
para nabi dan rasul, sedangkan keadaan ‘Isa dicipta dengan
firman Allah: kun (jadilah) dari seorang perempuan saja adalah
termasuk ayat-ayat-Nya yang menunjukkan akan kemampuan-Nya yang
telah didahului dengan perkara yang lebih besar lagi yaitu
diciptakannya Adam ‘alaihissalam tanpa laki-laki dan perempuan
dan diciptakannya Hawa dari tulang rusuk Adam tanpa adanya
Perempuan.
Semua itu menunjukkan atas Maha Besarnya Allah dan Maha
Mampu-Nya menurut kaum mu’minin yang berakal serta mendorong
mereka untuk bersyukur kepada Allah, mencintai, mengagungkan,
mensucikan, dan mengikhlaskan ibadah serta agama hanya untuk-Nya
saja. Orang yang paling tahu tentang masalah ini, yang
melaksanakan, dan mendakwahkannya adalah para nabi yang mulia
yang ditokohi oleh ulul ‘azmi di antaranya adalah ‘Isa -‘alaihim
jami’an afdhalu ash-shalawat wa atammu at-taslim- sebagaimana
dijelaskan di dalam Al-Qur’an dan (dijelaskan juga) sebelumnya
di dalam wahyu yang terjaga sebelum adanya perubahan dari
nash-nash Injil; ‘Isa telah menerangkan bahwa dia adalah hamba
Allah yang diciptakan dan dipelihara, dan sesungguhnya Allah
adalah Rabb-nya, sayyidnya, Penciptanya, Rabb seluruh makhluk,
Sayyid dan Penguasa mereka. Pertama kali ‘Isa menetapkan ini
semua kemudian menyeru mereka untuk beribadah kepada Rabb yang
Maha Agung, Sayyid, Pencipta segala sesuatu dan Penguasa segala
sesuatu. ‘Isa ‘alaihissalam berkata:
[right][size=18pt]إِنَّ
اللَّهَ
رَبِّي
وَرَبُّكُمْ
فَاعْبُدُوهُ
هَذَا
صِرَاطٌ
مُسْتَقِيمٌ[/right]
“Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah
Dia. Inilah jalan yang lurus.”
Sebelumnya dia mengatakan:
[right][size=18pt]فَاتَّقُوا
اللَّهَ
وَأَطِيعُونِ[/right]
“Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.”
Maka Allah sajalah yang ditakuti dan disegani, dan para nabi, di
antaranya ‘Isa menyeru kepada hal ini, mereka ditolong oleh
Allah dengan ayat-ayat berupa mu’jizat yang jelas dan
bukti-bukti tentang kebenaran mereka. Maka tidak ada kewajiban
bagi manusia setelah keterangan ini kecuali harus menyambut
dakwah para rasul dan mentaati apa yang mereka sampaikan dari
Allah berupa wahyu yang berisi perintah untuk mentauhidkan Allah
dan mengikhlaskan ibadah hanya untuk-Nya.
Pelajaran yang diambil dari nash-nash ini adalah bahwa ‘Isa
‘alaihissalam dan para nabi lainnya memiliki kedudukan yang
agung di dalam Islam. Dalam nash-nash tersebut juga terdapat
pelajaran tentang penciptaan ‘Isa dan ibunya yang berada di atas
puncak kesucian dan berasal dari keluarga yang sangat kokoh di
dalam Islam dan kesucian. Di dalam nash-nash tersebut juga
disebutkan tentang risalah, ayat-ayat dan dakwah beliau untuk
beriman dengan rububiyyah Allah, beribadah, takut, dan bertakwa
kepada-Nya. Sebagaimana Allah menceritakan tentang Adam dan
seluruh para rasul, perjalanan hidup, akhlak dan dakwah mereka
-‘alaihissalam-; merupakan berita yang benar tidak ada padanya
takhayul dan ghuluw (melampaui batas). Muhammad shallallahu
‘alaihi wasallam dan para pengikut beliau beriman, mencintai,
menghormati, dan memuliakan para nabi -di antaranya adalah ‘Isa
‘alaihissalam- dari dalam relung hati mereka. Dan menganggapnya
sebagai pokok ajaran agama mereka.
[right][size=18pt]آمَنَ
الرَّسُولُ
بِمَا
أُنْزِلَ
إِلَيْهِ
مِنْ
رَبِّهِ
وَالْمُؤْمِنُونَ
كُلٌّ
آمَنَ
بِاللَّهِ
وَمَلائِكَتِهِ
وَكُتُبِهِ
وَرُسُلِهِ
لا
نُفَرِّقُ
بَيْنَ
أَحَدٍ
مِنْ
رُسُلِهِ
وَقَالُوا
سَمِعْنَا
وَأَطَعْنَا
غُفْرَانَكَ
رَبَّنَا
وَإِلَيْكَ
الْمَصِيرُ[/right]
Rasul telah beriman kepada Al Qur'an yang diturunkan kepadanya
dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya
beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan
rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): “Kami tidak
membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari
rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan Kami
taat.” (mereka berdoa): “Ampunilah Kami Ya Tuhan Kami dan kepada
Engkaulah tempat kembali.” (Al Baqarah: 285)
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[size=10pt]Bersambung ke bagian (4)
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/kedudukan-jesus-kristus-dalam-islam-(4)-editing/msg1134/#msg1134
Insyaa Allah- Ꞁ[size=8pt]3
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100<br
/>Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/
***
Kedudukan Jesus Kristus Dalam Islam (1) – Pengantar Redaksi
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-107/
Kedudukan Jesus Kristus Dalam Islam (2) – Muqaddimah Penulis
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-106/
Kedudukan Jesus Kristus Dalam Islam (3) – Ketinggian Yesus di
dalam Islam
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-105/
Kedudukan Jesus Kristus Dalam Islam (4) – (Editing)
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/kedudukan-jesus-kristus-dalam-islam-(4)-editing/msg1134/#msg1134
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
-bersambung ke bagian 4-
(Silakan disebarluaskan untuk kepentingan dakwah Islam kepada
umat manusia seluruhnya dengan mencantumkan URL:
HTML http://www.ulamasunnah.wordpress.com
).
Terkait
Kedudukan Jesus Kristus Dalam Islam (1) – Pengantar Redaksi
Desember 22, 2008
dalam "Aqidah"
Kedudukan Jesus Kristus Dalam Islam (2) – Muqaddimah Penulis
Desember 22, 2008
dalam "Aqidah"
Indeks Artikel 1
Februari 1, 2008
dalam "Aqidah"
Ditulis dalam Aqidah | Dengan kaitkata answering christian,
dialog islam kristen, islam katolik, islam kristen, islam
nasrani, jesus dalam islam, jesus in islam, yesus dalam Islam |
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ulamasunnah.wordpress.com atau www iscm.createaforum.com
(
HTML https://bit.ly/forumiscm).
Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari C↑iscm Muslim
Reading Forum yang disalin kembali dari blog ulamasunnah. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Admin Blog Ulama Sunnah
Wira Bachrun Al Bankawy
Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-1/'ulama-sunnah/msg1037/#msg1037][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/kategori/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
*****************************************************
Page 1 of 1