DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ AQIDAH
*****************************************************
#Post#: 789--------------------------------------------------
Mengapa Umat Islam selalu Ditindas?
DIR By: Host
Date: August 25, 2024, 11:08 pm
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
[center]◥↑✻'ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI,
ARTIKEL DAN FATWA ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
[center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-1/'ulama-sunnah/msg1037/#msg1037][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/kategori/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Penjelasan 'Ulama[size=15pt]
◎ [font=arial black]Mengapa Umat Islam selalu
Ditindas?[/font]
Januari 8, 2009 oleh: Wira Mandiri Bachrun.
Disalin kembali (Abdillah Ahmad) [size=10pt]Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2009/01/08/mengapa-umat-islam-selalu-ditindas/[size=11pt]
[size=10pt]Oleh: Asy-Syaikh Muhammad Nashirudin Al Albani
Segala puji hanyalah milik Allah, kami memuji-Nya dan memohon
ampunan-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari keburukan
diri-diri kami dan dari kejelekan amalan perbuatan kami.
Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang
menyesatkannya dan barangsiapa disesatkan tidak ada yang bisa
menunjukinya. Dan saya bersaksi bahwa tidak ada yang berhak
diibadahi selain Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya dan saya
bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.
[right]يَا
أَيُّهَا
الَّذِينَ
آمَنُوا
اتَّقُوا
اللَّهَ
حَقَّ
تُقَاتِهِ
وَلا
تَمُوتُنَّ
إِلا
وَأَنْتُمْ
مُسْلِمُونَ[/right]
“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah
sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu
mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (Ali Imran: 102)
[right][size=18pt]يَا
أَيُّهَا
النَّاسُ
اتَّقُوا
رَبَّكُمُ
الَّذِي
خَلَقَكُمْ
مِنْ
نَفْسٍ
وَاحِدَةٍ
وَخَلَقَ
مِنْهَا
زَوْجَهَا
وَبَثَّ
مِنْهُمَا
رِجَالا
كَثِيرًا
وَنِسَاءً
وَاتَّقُوا
اللَّهَ
الَّذِي
تَسَاءَلُونَ
بِهِ
وَالأرْحَامَ
إِنَّ
اللَّهَ
كَانَ
عَلَيْكُمْ
رَقِيبًا[/right]
“Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah
menciptakan kamu dari yang satu, dan daripadanya Allah
menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah
memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan
bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya
kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan
silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi
kamu.” (An Nisa: 1)
[right][size=18pt]يَا
أَيُّهَا
الَّذِينَ
آمَنُوا
اتَّقُوا
اللَّهَ
وَقُولُوا
قَوْلا
سَدِيدًا
(٧٠)
يُصْلِحْ
لَكُمْ
أَعْمَالَكُمْ
وَيَغْفِرْ
لَكُمْ
ذُنُوبَكُمْ
وَمَنْ
يُطِعِ
اللَّهَ
وَرَسُولَهُ
فَقَدْ
فَازَ
فَوْزًا
عَظِيمًا[/right]
“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan
katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki
bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan
barangsiapa menta’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia
telah mendapat kemenangan yang besar.” (Al Ahzab: 71)
[size=12pt]Amma ba’du,
Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kalamullah dan
sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shallallahu
‘Alaihi Wasallam dan seburuk-buruk perkara adalah yang
diada-adakan dan setiap yang diada-adakan adalah bid’ah dan
setiap bid’ah adalah kesesatan dan setiap kesesatan tempatnya di
neraka.
Al Imam Abu Daud telah meriwayatkan di dalam kitabnya As-Sunan
dan juga Al Imam Ahmad di dalam musnadnya dan begitu pula para
ulama selain mereka, dengan dua sanad yang saling menguatkan
satu dengan yang lainnya, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam, bahwasanya beliau bersabda:
[right]إِذَا
تَبَايَعْتُمْ
بِالْعِينَةِ,
وَأَخَذْتُمْ
أَذْنَابَ
اَلْبَقَرِ,
وَرَضِيتُمْ
بِالزَّرْعِ,
وَتَرَكْتُمْ
اَلْجِهَادَ,
سَلَّطَ
اَللَّهُ
عَلَيْكُمْ
ذُلًّا لَا
يَنْزِعُهُ
حَتَّى
تَرْجِعُوا
إِلَى
دِينِكُمْ[/right]
“Apabila kalian telah berjual-beli dengan ‘inah dan kalian telah
mengambil ekor-ekor kerbau dan kalian telah mencintai pertanian
dan kalian telah meninggalkan jihad di jalan Allah, Allah
timpakan kepada kalian kehinaan yang tidak akan diangkat sampai
kalian kembali kepada agama kalian.”
Di dalam hadits shahih ini terdapat keterangan akan solusi dan
obat akan kondisi yang sedang meliputi umat Islam (sekarang
ini), berupa kehinaan yang menguasai mereka seluruhnya, kecuali
sejumlah kecil dari umat ini yang senantiasa berpegang teguh
dengan urwatul wutsqa (tali yang kuat) yang tidak akan putus.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah menjelaskan di
dalam hadits ini penyakit yang apabila menjangkiti umat Islam,
maka Allah akan hinakan mereka.
Kemudian beliau menjelaskan kepada mereka obatnya dan jalan
untuk selamat dari penyakit ini. Beliau berkata di awal
haditsnya;
[right][size=18pt]إِذَا
تَبَايَعْتُمْ
بِالْعِينَةِ[/right]
“Apabila kalian telah berjual-beli dengan cara ‘inah.”
Jual-beli dengan cara ‘inah, kami tidak akan berbicara
tentangnya di sini melainkan singkat saja, yaitu salah satu
bentuk transaksi ribawi yang kebanyakan manusia di zaman
sekarang terfitnah dengannya. Sistem jual-beli ini disebutkan
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah sekedar sebagai
contoh -dan bukan membatasi- dari banyak hal yang apabila umat
ini terjatuh ke dalamnya mereka berhak mendapatkan kehinaan dari
Allah atau oleh karenanya Allah hinakan mereka. Beliau
menyebutkan beberapa contoh pada nash hadits di atas:
Yang pertama: Jual-beli dengan cara ‘inah, kemudian beliau
menyebutkan yang berikutnya, beliau berkata;
[right][size=18pt]وَأَخَذْتُمْ
أَذْنَابَ
اَلْبَقَرِ,
وَرَضِيتُمْ
بِالزَّرْعِ[/right]
“Dan kalian mengambil ekor-ekor kerbau, dan kalian telah cinta
kepada pertanian.”
Dan ini adalah ungkapan akan rakusnya umat Islam dalam
mengumpulkan dunia dan akan perhatian mereka yang besar terhadap
kemewahan-kemewahannya. Itulah yang memalingkan mereka dari
menegakkan kewajiban-kewajiban syariat yang banyak, dan dalam
hal ini beliau menyebutkan sebuah contoh, kata beliau
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pada kelanjutan hadits;
[right][size=18pt],
وَتَرَكْتُمْ
اَلْجِهَادَ[/right]
“Dan kalian telah meninggalkan jihad di jalan Allah.”
[right][size=18pt]إِذَا
تَبَايَعْتُمْ
بِالْعِينَةِ[/right]
“Apabila kalian telah jual-beli dengan cara ‘inah.”
Maksudnya; Kalian telah jatuh ke dalam sistem-sistem transaksi
yang haram, diantaranya ‘inah.
[right][size=18pt]وَأَخَذْتُمْ
أَذْنَابَ
اَلْبَقَرِ,
وَرَضِيتُمْ
بِالزَّرْعِ[/right]
“Dan kalian telah mengambil ekor-ekor kerbau, dan kalian telah
mencintai pertanian,”
Maksudnya; Kalian telah berpaling dari menunaikan
kewajiban-kewajiban agama kalian kepada memperhatikan
urusan-urusan duniawi, dan mencari harta dengan cara apa pun dan
yang demikian ini telah menjadikan kalian meninggalkan jihad di
jalan Allah. Apa kiranya hukuman terhadap umat ini ketika mereka
terjatuh ke dalam perkara-perkara yang tidak satu pun darinya
disyariatkan Rabb kita 'Azza wa Jalla!? Berkata Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memperingatkan:
[right][size=18pt]سَلَّطَ
اَللَّهُ
عَلَيْكُمْ
ذُلًّا لَا
يَنْزِعُهُ
حَتَّى
تَرْجِعُوا
إِلَى
دِينِكُمْ[/right]
“Allah akan timpakan kepada kalian kehinaan yang tidak Dia
angkat kehinaan tersebut sampai kalian kembali kepada agama
kalian.”
Dan kehinaan yang menyelimuti umat Islam sekarang ini adalah
perkara yang telah dimaklumi oleh setiap orang yang berakal. Dan
dari sini perkara ini membutuhkan penjelasan yang banyak. Dan
cukup bagi kita sekedar mengingatkan apa yang telah menimpa umat
Islam berupa penjajahan Yahudi terhadap negeri Palestina, belum
ditambah dengan negeri-negeri di Syam selain Palestina. Yang
mana hal ini menyebabkan tiada henti-hentinya fitnah demi fitnah
datang silih berganti. Dan tiada henti-hentinya pemerintah non
muslim atau pemerintah muslim secara geografi berbuat kerusakan
di sana. Semua itu merupakan kehinaan yang Allah Tabaaraka Wa
Ta’ala timpakan kepada umat Islam, dan yang demikian ini bukan
merupakan tindak kedzaliman dari Allah, sekali-kali bukan!
Karena sesungguhnya Rabb kita Jalla Wa ‘Ala tidak mendzalimi
seorang pun dari manusia, akan tetapi mereka sendiri lah yang
berbuat dzalim. Rabb kita –'Azza Wa Jalla- berfirman;
[right][size=18pt]فَبِظُلْمٍ
مِنَ
الَّذِينَ
هَادُوا
حَرَّمْنَا
عَلَيْهِمْ
طَيِّبَاتٍ
أُحِلَّتْ
لَهُمْ[/right]
“Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan
atas mereka (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya)
dihalalkan bagi mereka.” (An Nisa: 160)
Maka tatkala Dia menimpakan kehinaan kepada kita adalah
dikarenakan kedzaliman kita.
Kedzaliman itu adalah kedzaliman yang jelas yang terdapat pada
banyak aspek kehidupan. Dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam telah memberikan untuk kita dalam hal ini tiga contoh:
jual beli dengan cara-cara yang diharamkan Allah, berlomba-lomba
di dalam kemewahan dunia dan meninggalkan jihad di jalan Allah.
Maka akibat dari ini semua Allah timpakan kepada kita kehinaan
yang menyelimuti ini dalam gambaran seolah-olah dia adalah
sebuah jasad dan jasmani di negeri kita yang tercinta Palestina.
Apabila hal ini adalah kehinaan, maka apa jalan keluar darinya?
dan bagaimana cara menyelamatkan diri darinya?
Obat mujarab untuk keluar dari kehinaan dan kerendahan:
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, nabi yang
sifatnya diterangkan oleh Rabb kita di dalam Al Qur’an di dalam
firman-Nya:
[right][size=18pt]بِالْمُؤْمِنِينَ
رَءُوفٌ
رَحِيمٌ[/right]
“Amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mu’min.”
(At Taubah: 128)
Beliau bersabda pada kelanjutan hadits di atas:
[right][size=18pt]سَلَّطَ
اَللَّهُ
عَلَيْكُمْ
ذُلًّا لَا
يَنْزِعُهُ
حَتَّى
تَرْجِعُوا
إِلَى
دِينِكُمْ[/right]
“Allah akan timpakan kepada kalian kehinaan yang tidak akan
diangkat dari kalian sampai kalian kembali kepada agama kalian.”
Inilah obatnya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah
menerangkan sifat obat ini dengan demikan gamblangnya di penutup
hadits di atas, kata beliau: “Sampai kalian kembali kepada agama
kalian.”
Ketika saya bawakan kepada kalian hadits ini dan mengomentarinya
dengan komentar-komentar dari saya, sesungguhnya dalam hal ini
saya tidak menyampaikan kepada kalian suatu yang baru. Karena
umat Islam seluruhnya meskipun ada perbedaan di antara mereka
dalam urusan keyakinan-keyakinan dan dalam urusan furu’ –menurut
istilah mereka-, semua mereka sepakat bahwa sebab kehinaan yang
menimpa umat Islam adalah karena mereka telah meninggalkan agama
mereka. Dan setiap mereka mengatakan: sesungguhnya obatnya
adalah kembali kepada ajaran agama. Ini semua adalah perkara
yang biasa dikenal oleh mereka semua. Akan tetapi satu hal yang
ingin saya ingatkan, dan hal ini bisa jadi baru bagi sebagian
orang, tapi ini merupakan kebenaran seperti yang kalian ucapkan.
Perkara ini adalah: kenapa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam menjelaskan sifat obat bagi umat Islam yang terhinakan
disebabkan perbuatan mereka melanggar aturan-aturan agama
mereka, bahwa obat itu adalah dengan kembali kepada ajaran agama
mereka!?
Ajaran agama apa yang dimaksud di sini –inilah inti dari
ceramahku di sini-, ajaran agama seperti apa yang dimaksud
sebagai obat bagi umat Islam di dalam nas hadits di atas. Dan
umat Islam seperti yang telah saya jelaskan setiap mereka
mengatakan: wajib bagi umat Islam beramal dengan ajaran agama
mereka. Akan tetapi apa yang dimaksud dengan ajaran agama di
sini!?
Sesungguhnya sangat disayangkan bahwa ajaran agama Islam telah
mengalami banyak tafsiran pada masa yang panjang semenjak zaman
salafusshalih Rhadiyallahu ‘Anhum, bukan hanya dalam perkara
fikih yang mereka katakan sebagai perkara furu’ saja melainkan
hal ini juga merambah sampai perkara-perkara akidah. Dan setiap
kita mengetahui hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
yang mengabarkan akan perpecahan umat menjadi tujuh puluh tiga
golongan, beliau bersabda:
“Yahudi terpecah menjadi tujuh puluh satu golongan dan Nashara
terpecah menjadi tujuh puluh dua golongan dan umatku akan
terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, semua mereka di
neraka kecuali satu. Para shahabat bertanya: siapa mereka wahai
Rasulullah [i]Shallallahu ‘Alaihi Wasallam!? Beliau menjawab:
mereka adalah jama’ah.” Inilah riwayat yang benar dan di sana
ada riwayat lain di dalam sanadnya ada kelemahan, akan tetapi
ada yang menguatkan, yaitu sabda beliau Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam: “Mereka adalah orang-orang yang mengikutiku dan para
shahabatku.”[/i]
Pada dasarnya riwayat (yang terakhir) ini tidak ada padanya
suatu yang baru apabila ditinjau dari riwayat yang pertama
selain menambah kejelasan dan kerapian. Rasulullah Shallallahu
‘Alaihi Wasallam ketika menerangkan sifat golongan yang selamat
berkata: “mereka adalah jama’ah.” Riwayat ini beliau tafsirkan
pada riwayat yang ke dua bahwa jama’ah ini adalah ajaran
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan para shahabatnya.
Pada hadits ini Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
mengabarkan kepada kita bahwa kaum muslimin akan terpecah belah
menjadi tujuh puluh tiga kelompok. Dan kelompok-kelompok ini
semuanya tersesat kecuali satu dan sifat mereka adalah yang
mengikuti ajaran Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan
para shahabatnya. Dan kita sekarang ini hidup di tengah-tengah
perpecahan yang sangat banyak sekali yang telah kita warisi
sepanjang tahun-tahun yang tidak sebentar. Dan setiap dari
kelompok-kelompok ini tidak satu pun dari mereka yang menyatakan
berlepas dari Islam, tidak satu pun dari mereka mengatakan:
agama kami bukan Islam. Bahkan setiap mereka mengatakan: agama
kami Islam. Bersamaan dengan itu setiap mereka mengatakan: obat
bagi umat ini adalah dengan berpegang kepada ajaran agama.
Kalau begitu: ajaran ini yang umat Islam terpecah belah
tentangnya hingga menjadi tujuh puluh tiga kelompok, atau mereka
terpecah belah dalam memahaminya dengan perpecahan yang demikian
sengitnya, apabila Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah
menjadikan obatnya adalah kembali kepada ajaran agama,
(pertanyaannya) pemahaman siapa yang kita pakai untuk memahami
agama ini sehingga ia menjadi obat seperti yang disabdakan
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam;
[right][size=18pt]سَلَّطَ
اَللَّهُ
عَلَيْكُمْ
ذُلًّا لَا
يَنْزِعُهُ
حَتَّى
تَرْجِعُوا
إِلَى
دِينِكُمْ[/right]
“Allah akan timpakan kepada kalian kehinaan yang tidak akan Dia
angkat sampai kalian kembali kepada ajaran agama kalian.”
Saya tidak akan membawa kalian jauh-jauh dalam memberikan
contoh, sementara dihadapan kita ada contoh pertama yang
disampaikan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pada awal
hadits, ketika beliau bersabda: “Apabila kalian telah jual beli
dengan cara ‘inah.” Jual beli ‘inah, madzhab-madzhab yang ada
berbeda pendapat tentangnya, di antara mereka ada yang
membolehkannya dan di antara mereka ada yang mengharamkannya.
Dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pada hadits ini
menjadikannya di antara sebab umat Islam jatuh sakit dan sebab
yang menjadikan mereka berhak mendapat kehinaan, yaitu mereka
melaksanakan praktek jual beli dengan cara ‘inah. Jadi, dengan
manhaj apa dan dengan pemahaman agama apa, kita wajib memahami
agama ini sehingga ia menjadi sebuah agama dan menjadi sebab
keluarnya kita dari kehinaan yang menyelimuti kita!?
Sesungguhnya jual beli ‘inah yang disebutkan Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pada penjabaran hadits ini telah
dianggap boleh oleh sebagian muslimin. Saya tidak mengatakan
orang-orang jahil atau awamnya, melainkan yang saya maksud
adalah orang-orang khusus dan sebagian penulis pada masa yang
lampau dan ahli hadits. Mereka menyebutkan bahwa jual beli ‘inah
adalah jual beli yang halal dan termasuk ke dalam keumuman
firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:
[right][size=18pt]وَأَحَلَّ
اللَّهُ
الْبَيْعَ
وَحَرَّمَ
الرِّبَا[/right]
“Dan Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” (2:
275)
Akan tetapi hadist ini menerangkan kepada kita bahwa jual beli
dengan cara ‘inah tidak disyariatkan bahkan diharamkan oleh
karena itu ia dijadikan sebab dari sebab-sebab berhaknya umat
Islam mendapatkan kehinaan.
Kalau begitu makna hadits ini adalah tidak boleh jual beli
dengan cara ‘inah. Maka apabila kita ingin kembali kepada agama
kita agar Allah Subhanahu Wa Ta’ala muliakan kita dan Dia
mengangkat kehinaan yang menyelimuti kita, kita menganggap jual
beli dengan cara ‘inah boleh atau haram!? Mesti kita
mengharamkannya. Dan pengharaman ini terdapat di dalam hadits.
Akan tetapi penghalalannya datang pada sebagian riwayat dan
sebagian pendapat ulama.
Kalau begitu ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
berkata di akhir hadits:
[right][size=18pt]حَتَّى
تَرْجِعُوا
إِلَى
دِينِكُمْ[/right]
“Sampai kalian kembali kepada agama kalian.”
Yang dimaksud adalah agama yang terdapat di dalam Al Qur’an dan
rinciannya diterangkan di dalam hadits Rasulullah Shallallahu
‘Alaihi Wasallam. Agama yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala
firmankan;
[right][size=18pt]إِنَّ
الدِّينَ
عِنْدَ
اللَّهِ
الإسْلامُ[/right]
“Sesungguhnya agama di sisi Allah adalah Islam.” (Ali Imran: 19)
dan dalam firman-Nya:
[right][size=18pt]الْيَوْمَ
أَكْمَلْتُ
لَكُمْ
دِينَكُمْ[/right]
“Pada hari ini Aku sempurnakan untuk kalian agama kalian.” (Al
Maa’idah: 3)
dan di dalam firman-Nya:
[right][size=18pt]وَمَنْ
يَبْتَغِ
غَيْرَ
الإسْلامِ
دِينًا
فَلَنْ
يُقْبَلَ
مِنْهُ[/right]
“Barangsiapa mencari selain Islam sebagai agamanya maka tidak
akan diterima darinya.” (3: 85)
sampai pada akhir ayat.
Kalau begitu agama yang akan menjadi obat adalah Islam (berserah
diri), akan tetapi Islam sendiri telah mengalami banyak
penafsiran dalam perkara akidah (pokok) terlebih lagi dalam hal
furu’ (cabang).
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ꞁ[size=8pt]3
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100<br
/>Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/
***
Terkait Artikel (Palestine):
- Fatwa tentang Krisis Libanon, Irak, dan Palestina (Bag. I)
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-103/msg800/#msg800
- Fatwa tentang Krisis Libanon, Irak, Afghanistan, dan Palestina
(Bag. II)
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-104/msg801/#msg801
- Bingkisan Untuk Kaum Muslimin Palestina – Nasehat Emas dari
Do'a Mujaddid Besar Masa Ini
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-99/msg788/#msg788
- Wasiat Syaikh ibn Baaz untuk Muslimin Palestina
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-102/msg795/#msg795
- Krisis Palestina bukan Konflik Agama?
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-101/msg793/#msg793
- Mengapa Umat Islam selalu Ditindas?
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-100/msg789/#msg789
- Apakah Saudi Arabia Loyalis Amerika dan Apa Hakekat ‘Hizbullah
Lebanon’?
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-96/msg785/#msg785
- Sikap dan Kewajiban Umat Islam terhadap Tragedi Palestina
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-94/msg781/#msg781
- Tragedi (Palestina) Ini Merupakan Pertanda Datangnya Kebaikan
bagi Kaum Muslimin
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-93/msg780/#msg780
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
(Dinukil dengan penambahan tulisan arab untuk ayat dan hadits
dari redaksi ulamasunnah dari:
HTML http://mimbarislami.or.id/?module=artikel&opt=default&action=detail&arid=154<br
/>yang diterjemahkan dari:
http: //www.sahab.net/home/index.php?threads_id=154)
Terkait
Pakaian yang Diharamkan Syariat (I)
April 21, 2008
dalam "Adab dan Akhlak"
Semangat Salaf Dalam Thalabul Ilmi (Bag I)
Februari 22, 2011
dalam "Ilmu"
Cara Mudah Memahami Ushuluts Tsalatsah 4 – Mengenal Agama Islam
dengan Dalil-Dalilnya
Mei 7, 2009
dalam "Aqidah"
Ditulis dalam Aqidah, Manhaj |
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ulamasunnah.wordpress.com atau www iscm.createaforum.com
(
HTML https://bit.ly/forumiscm).
Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari C↑iscm Muslim
Reading Forum yang disalin kembali dari blog ulamasunnah. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Admin Blog Ulama Sunnah
Wira Bachrun Al Bankawy
Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-1/'ulama-sunnah/msg1037/#msg1037][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/kategori/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
*****************************************************
Page 1 of 1