URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       C↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ MANHAJ
       *****************************************************
       #Post#: 783--------------------------------------------------
       Fatwa Terbaru Lajnah Daimah tentang Krisis Gaza
   DIR By: Host
       Date: August 25, 2024, 10:59 pm
       ---------------------------------------------------------
       Fatwa Terbaru Lajnah Daimah tentang Krisis Gaza
       Januari 1, 2009 oleh Wira Mandiri Bachrun
       Oleh: Al Lajnah Ad Da’imah Lil Buhuts Ilmiyah wal Ifta’
       الحمد لله
       رب
       العالمين ،
       والصلاة
       والسلام
       على أشرف
       الأنبياء
       والمرسلين
       ؛ نبينا
       محمد وعلى
       آله وصحبه
       ؛ ومن
       تبعهم
       بإحسان إلى
       يوم الدين .
       وبعد
       Segala puji hanyalah milik Allah Rabb semesta alam. Shalawat
       serta salam semoga senantiasa tercurah kepada nabi dan rasul
       yang paling mulia, nabi kita Muhammad dan kepada keluarga
       beliau, para shahabat, serta umatnya yang setia mengikutinya
       sampai akhir zaman. Wa ba’da;
       Sesungguhnya Al Lajnah Ad Da’imah Lil Buhuts Al ‘Ilmiyah wal
       Ifta’ (Dewan Tetap Untuk Penelitian Ilmiyah dan Fatwa) di
       Kerajaan Saudi Arabia mengikuti (perkembangan yang terjadi)
       dengan penuh kegalauan dan kesedihan akan apa yang telah terjadi
       dan sedang terjadi yang menimpa saudara-saudara kita muslimin
       Palestina dan lebih khusus lagi di Jalur Gaza, dari angkara
       murka dan terbunuhnya anak-anak, kaum wanita dan orang-orang
       yang sudah renta, dan pelanggaran-pelanggaran terhadap
       kehormatan, rumah-rumah serta bangunan-bangunan yang dihancurkan
       dan pengusiran penduduk. Tidak diragukan lagi ini adalah
       kejahatan dan kezhaliman terhadap penduduk Palestina.
       Dan dalam menghadapi peristiwa yang menyakitkan ini wajib atas
       umat Islam berdiri satu barisan bersama saudara-saudara mereka
       di Palestina dan bahu membahu dengan mereka, ikut membela dan
       membantu mereka, serta bersungguh-sungguh dalam menepis
       kezhaliman yang menimpa mereka dengan sebab dan sarana apa pun
       yang mungkin dilakukan sebagai wujud dari persaudaraan seagama
       dan seikatan iman. Allah Ta’ala berfirman:
       إِنَّمَا
       الْمُؤْمِنُونَ
       إِخْوَةٌ
       “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara”. (Al
       Hujurat: 10)
       Dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
       وَالْمُؤْمِنُونَ
       وَالْمُؤْمِنَاتُ
       بَعْضُهُمْ
       أَوْلِيَاء
       بَعْض
       “Orang-orang mukmin laki-laki dan orang-orang mukmin perempuan
       sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian yang lain”.
       (At-Taubah: 71)
       Dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
       المؤمن
       للمؤمن
       كالبنيان
       يشد بعضه
       بعضًا ،
       وشبك بين
       أصابعه
       “Seorang mukmin bagi mukmin yang lain adalah seperti sebuah
       bangunan yang saling menopang, lalu beliau menautkan antar
       jari-jemari (kedua tangannya)”. (Muttafaqun ‘Alaihi)
       Dan beliau juga bersabda:
       مثل
       المؤمنين
       في توادهم
       وتراحمهم
       وتعاطفهم
       مثل الجسد
       الواحد إذا
       اشتكى منه
       عضو تداعى
       له سائر
       الجسد
       بالحمى
       والسهر
       “Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal kasih sayang,
       kecintaan dan kelemah-lembutan diantara mereka adalah bagaikan
       satu tubuh, apabila ada satu anggotanya yang sakit maka seluruh
       tubuh juga merasakan sakit dan tidak bisa tidur”. (Muttafaqun
       ‘Alaihi)
       Dan beliau juga bersabda:
       المسلم أخو
       المسلم لا
       يظلمه ولا
       يخذله ولا
       يسلمه ولا
       يح
       “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, dia tidak
       menzhalimi saudaranya, tidak menipunya, tidak memperdayanya dan
       tidak meremehkannya”. (HR. Muslim)
       Dan pembelaan bentuknya umum mencakup banyak aspek sesuai
       kemampuan sambil tetap memperhatikan keadaan, apakah dalam
       bentuk benda atau suatu yang abstrak dan apakah dari muslimin
       awam (non pemerintah –ed) berupa harta, makanan, obat-obatan,
       pakaian, dan yang lain sebagainya. Atau dari pihak pemerintah
       Arab dan negeri-negeri Islam dengan mempermudah sampainya
       bantuan-bantuan kepada mereka dan mengambil posisi di belakang
       mereka dan membela kepentingan-kepentingan mereka di
       pertemuan-pertemuan, konferensi-konferensi, dan
       musyawarah-musyawarah antar negara dan dalam negeri. Semua itu
       termasuk ke dalam bekerjasama di atas kebajikan dan ketakwaan
       yang diperintahkan di dalam firman-Nya:
       وَتَعَاوَنُواْ
       عَلَى
       الْبَرِّ
       وَالتَّقْوَى
       “Dan bekerjasamalah kalian di atas kebajikan dan ketakwaan”. (Al
       Ma’idah: 2)
       Dan termasuk dalam hal ini juga, menyampaikan nasihat kepada
       mereka dan menunjuki mereka kepada setiap kebaikan bagi mereka.
       Dan di antara bantuan yang paling besar adalah mendoakan mereka
       pada setiap waktu agar cobaan ini diangkat dari mereka dan agar
       bencana ini disingkap dari mereka, serta mendoakan mereka agar
       Allah memulihkan keadaan mereka dan membimbing amalan dan ucapan
       mereka.
       Dan sesungguhnya kami mewasiatkan kepada saudara-saudara kami
       kaum muslimin di Palestina untuk bertakwa kepada Allah Ta’ala
       dan bertaubat kepada-Nya, sebagaimana kami mewasiatkan mereka
       agar bersatu di atas kebenaran dan meninggalkan perpecahan dan
       pertikaian, serta menutup celah bagi pihak musuh yang
       memanfaatkan kesempatan dan akan terus memanfaatkan (kondisi
       ini) dengan melakukan tindak kesewenang-wenangan dan pelecehan.
       Dan kami menganjurkan kepada semua saudara-saudara kami untuk
       menempuh sebab-sebab agar terangkatnya kesewenang-wenangan
       terhadap negeri mereka sambil tetap menjaga keikhlasan dalam
       berbuat karena Allah Ta’ala dan mencari keridha’an-Nya dan
       mengambil bantuan dengan kesabaran dan shalat dan musyawarah
       dengan para ulama dan orang-orang yang berakal dan bijak di
       setiap urusan mereka, karena itu semua potensial kepada taufik
       dan benarnya langkah.
       Sebagaimana kami juga mengajak kepada orang-orang yang berakal
       di setiap negeri dan masyarakat dunia seluruhnya untuk melihat
       kepada bencana ini dengan kacamata orang yang berakal dan sikap
       yang adil untuk memberikan kepada masyarakat Palestina hak-hak
       mereka dan mengangkat kezhaliman dari mereka agar mereka hidup
       dengan kehidupan yang mulia. Sekaligus kami juga berterima kasih
       kepada setiap pihak yang berlomba-lomba dalam membela dan
       membantu mereka dari negara-negara dan individu.
       Kami mohon kepada Allah dengan nama-nama-Nya yang husna dan
       sifat-sifat-Nya yang tinggi untuk menyingkap kesedihan dari umat
       ini dan memuliakan agama-Nya dan meninggikan kalimat-Nya dan
       memenangkan para wali-Nya dan menghinakan musuh-musuh-Nya dan
       menjadikan tipu daya mereka bumerang bagi mereka dan menjaga
       umat Islam dari kejahata-kejahatan mereka, sesungguhnya Dialah
       Penolong kita dalam hal ini dan Dzat Yang Maha Berkuasa.
       Dan shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi
       kita Muhammad dan kepada keluarga serta shahabatnya dan umatnya
       yang mengikuti beliau dengan baik sampai hari kiamat.
       Diterjemahkan dari
  HTML http://www.sahab.net/home/index.php?threads_id=152
       (dipublish di
       sahib pada tanggal 1 Januari 2009), dinukil blog ulamasunnah
       dari:
  HTML http://mimbarislami.or.id/?module=artikel&action=detail&arid=151<br
       />dengan sedikit editan ejaan dan penambahan naskah Al Qur’an
       dan
       Hadits
       Beri peringkat:2 Votes
       Bagikan ini:
       RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
       Terkait
       Perbedaan antara Muslimin dengan Ahmadiyah
       Februari 5, 2008
       dalam "Aliran Sesat"
       Agama Baru Ahmadiyah
       Februari 5, 2008
       dalam "Aliran Sesat"
       Hukum Orang yang Mengolok-Olok Akhwat Berjilbab Syar’i
       Februari 24, 2009
       dalam "Aqidah"
       Ditulis dalam Manhaj |
       *****************************************************
       Page 1 of 1