URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ AQIDAH
       *****************************************************
       #Post#: 769--------------------------------------------------
       Seputar Kata ‘Insyaa Allah’ (Jika Allah menghendaki)
   DIR By: Host
       Date: August 25, 2024, 10:49 pm
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
       BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
       AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
       [center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
       ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
       [center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
       fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar bin Abdul Aziz)
       ---------------------------------------------------------
       &#10043; Seputar Kata ‘Insyaa Allah’ (Jika Allah menghendaki)
       Februari 12, 2009 oleh Wira Mandiri Bachrun &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [size=10pt]&#9701;&#8593;&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
       Oleh: Asy Syaikh Muhammad ibn Shalih Al Utsaimin
       Pertanyaan:
       Perkara apa saja yang harus dikaitkan dengan masyi’ah (kehendak
       Allah)? Dan perkara apa saja yang tidak harus dikaitkan dengan
       masyi’ah (kehendak Allah)?
       Jawab:
       Segala sesuatu yang berkaitan dengan masa yang akan datang
       sebaiknya dikaitkan dengan kehendak Allah Allah, karena Allah
       berfirman:
       &#1608;&#1614;&#1604;&#1575;
       &#1578;&#1614;&#1602;&#1615;&#1608;&#1604;&#1614;&#1606;&#1617;&#1614;
       &#1604;&#1616;&#1588;&#1614;&#1610;&#1618;&#1569;&#1613;
       &#1573;&#1616;&#1606;&#1617;&#1616;&#1610;
       &#1601;&#1614;&#1575;&#1593;&#1616;&#1604;&#1612;
       &#1584;&#1614;&#1604;&#1616;&#1603;&#1614;
       &#1594;&#1614;&#1583;&#1575;&#1611; *
       &#1573;&#1616;&#1604;&#1575; &#1571;&#1614;&#1606;&#1618;
       &#1610;&#1614;&#1588;&#1614;&#1575;&#1569;&#1614;
       &#1575;&#1604;&#1604;&#1617;&#1614;&#1607;&#1615;
       Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu:
       “Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, kecuali
       (dengan menyebut): “Insya Allah” (Al Kahfi: 23-24)
       Adapun sesuatu yang telah terjadi tidak perlu dikaitkan dengan
       kehendak Allah kecuali jika maksudnya untuk ta’lil (menyatakan
       sebab).
       Misalnya ada yang berkata bahwa bulan Ramadhan tahun ini telah
       dimulai pada malam Ahad insya Allah. Maka sebenarnya kita tidak
       perlu mengucapkan insya Allah, karena Ramadhan telah berlalu dan
       sudah diketahui
       Jika seorang berkata, “Aku mengenakan pakaianku insya Allah”
       sedangkan dia memang memakainya, maka sebaiknya tidak perlu
       mengucapkan insya Allah, karena itu sesuatu yang telah berlalu
       dan selesai, kecuali jika tunjuannya adalah untuk beralasan atau
       dia memakainya atas kehendak Allah, maka ini tidak apa-apa.
       Apabila seseorang berkata ketika telah selesai shalat, “Saya
       sudah shalat insya Allah,” jika dia memaksudkan tindakan
       shalatnya, maka ini tidak perlu karena dia telah
       melaksanakannya, tetapi jika yang dia maksudkan adalah shalat
       yang makbul, maka boleh saja dia mengatakan ‘insya Allah’,
       karena dia tidak tahu apakah shalatnya diterima atau tidak
       diterima. &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Admin Blog Ulama Sunnah
       Wira Bachrun Al Bankawy
       Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
       Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
       e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       (Diterjemahkan untuk blog
  HTML http://www.ulamasunnah.wordpress.com
       dari Fatawa  Arkanil Islam, soal nomor 35)
       Beri peringkat:1 Votes
       Bagikan ini:
       RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
       Terkait
       Menggugat Demokrasi – Mendirikan Negara Islam?
       Juni 3, 2008
       dalam "Manhaj"
       Penjelasan Hadits Arbain Kedua: Penjelasan tentang Islam, Iman,
       dan Ihsan (5)
       Juni 14, 2009
       dalam "Aqidah"
       Surat Terbuka dari Ummu Abdillah Al Wadi’iyah
       Maret 5, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Ditulis dalam Aqidah |
       *****************************************************
       Page 1 of 1