URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ MUSLIMAH
       *****************************************************
       #Post#: 749--------------------------------------------------
       Hukum Orang yang Mengolok-Olok Akhwat Berjilbab Syar'i
   DIR By: Host
       Date: August 25, 2024, 10:14 pm
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
       BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
       AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
       [center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
       ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
       [center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
       fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar bin Abdul Aziz)
       ---------------------------------------------------------
       &#10043; Hukum Orang yang Mengolok-Olok Akhwat Berjilbab Syar'i
       Februari 24, 2009 oleh Wira Mandiri Bachrun &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [size=10pt]&#9701;&#8593;&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
       Oleh: Al Lajnah Ad Daimah
       Soal:
       Apa hukum orang yang mengolok-olok muslimah yang mengenakan
       hijab syar’I dan mensifati mereka dengan ucapan bahwa mereka itu
       kuntilanak, kemah berjalan, dan ucapan yang mengolok-olok
       lainnya (di negeri kita para akhwat kadang dipanggil ninja,
       gulungan kain berjalan, dll –pent.)?
       Jawab:
       Barangsiapa yang mengolok-olok seorang muslim, perempuan maupun
       laki-laki, karena berpegang teguhnya dia dengan syariat Islam,
       maka dia (yang mengolok-olok) adalah kafir. Sama saja baik itu
       dalam perkara berhijabnya seorang wanita dengan hijab yang
       syar’I atau dalam perkara lainnya.
       Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan: Beliau
       berkata,
       “Ketika Perang Tabuk, seorang laki-laki berkata di tempat
       kumpul-kumpul mereka,
       ‘Tidaklah aku pernah melihat seperti para qurro’
       (pembaca-pembaca) kita ini yang paling dusta lisannya, paling
       buncit perutnya (paling rakus dalam makan), paling penakut
       ketika bertemu musuh’
       Maka salah seorang berkata,
       ‘Dusta engkau! Engkau adalah seorang munafiq! Sungguh aku akan
       melaporkan hal ini kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi
       wasallam.’ “
       Perkara ini lalu sampai kepada Rasulullah shallallahu alaihi
       wasallam, maka turunlah ayat Al Qur’an.
       Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata,
       “Aku melihat orang tadi (yang mengolok-olok –pent) bergelantung
       di tali kekang tunggangan Rasululllah shallallahu ‘alaihi
       wasallam, tersandung oleh batu. Dia berkata,
       ‘Wahai Rasululllah, sesungguhnya kami ini hanya bersenda-gurau
       dan bermain-main saja.’
       Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kemudian membaca,
       &#1571;&#1614;&#1576;&#1616;&#1575;&#1604;&#1604;&#1617;&#1614;&#1607;&#1616;
       &#1608;&#1614;&#1570;&#1610;&#1614;&#1575;&#1578;&#1616;&#1607;&#1616;
       &#1608;&#1614;&#1585;&#1614;&#1587;&#1615;&#1608;&#1604;&#1616;&#1607;&#1616;
       &#1603;&#1615;&#1606;&#1618;&#1578;&#1615;&#1605;&#1618;
       &#1578;&#1614;&#1587;&#1618;&#1578;&#1614;&#1607;&#1618;&#1586;&#1616;&#1574;&#1615;&#1608;&#1606;&#1614;
       (&#1638;&#1637;)&#1604;&#1575;
       &#1578;&#1614;&#1593;&#1618;&#1578;&#1614;&#1584;&#1616;&#1585;&#1615;&#1608;&#1575;
       &#1602;&#1614;&#1583;&#1618;
       &#1603;&#1614;&#1601;&#1614;&#1585;&#1618;&#1578;&#1615;&#1605;&#1618;
       &#1576;&#1614;&#1593;&#1618;&#1583;&#1614;
       &#1573;&#1616;&#1610;&#1605;&#1614;&#1575;&#1606;&#1616;&#1603;&#1615;&#1605;&#1618;
       &#1573;&#1616;&#1606;&#1618;
       &#1606;&#1614;&#1593;&#1618;&#1601;&#1615;
       &#1593;&#1614;&#1606;&#1618;
       &#1591;&#1614;&#1575;&#1574;&#1616;&#1601;&#1614;&#1577;&#1613;
       &#1605;&#1616;&#1606;&#1618;&#1603;&#1615;&#1605;&#1618;
       &#1606;&#1615;&#1593;&#1614;&#1584;&#1616;&#1617;&#1576;&#1618;
       &#1591;&#1614;&#1575;&#1574;&#1616;&#1601;&#1614;&#1577;&#1611;
       &#1576;&#1616;&#1571;&#1614;&#1606;&#1617;&#1614;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618;
       &#1603;&#1614;&#1575;&#1606;&#1615;&#1608;&#1575;
       &#1605;&#1615;&#1580;&#1618;&#1585;&#1616;&#1605;&#1616;&#1610;&#1606;&#1614;
       (&#1638;&#1638;)
       “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu
       berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir
       sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan kamu, niscaya
       Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah
       orang-orang yang selalu berbuat dosa.” (At Taubah: 65-66)
       Maka olokan dia terhadap kaum mukminin dihukumi sama dengan
       mengolok-olok Allah, ayat-ayat-Nya serta Rasul-Nya.
       Tertanda: Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Ilmiyah wal Ifta
       (Komite Tetap untuk Pembahasan Ilmiyah dan Fatwa – Kerajaan
       Saudi Arabia) &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Admin Blog Ulama Sunnah
       Wira Bachrun Al Bankawy
       Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
       Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
       e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       Ketua: Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz
       Anggota: Abdullah bin Qu’ud
       Anggota: Abdullah Al Ghudayan
       Anggota: Abdurrazzaq Afifi
       (Diterjemahkan untuk blog www.ulamasunnah.wordpress.com dari
       Fatawa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Ilmiyah wal Ifta [Komite
       Tetap untuk Pembahasan Ilmiyah dan Fatwa – Kerajaan Saudi
       Arabia]. Fatwa kedua dari soal nomor 4127)
       Baca juga:
       Pembatal Keislaman (4): Berhukum dengan selain Hukum Allah
       Pembatal Keislaman (3): Tidak Mengkafirkan Orang Kafir
       Pembatal Keislaman (2): Menjadikan Perantara antara dia dan
       Allah dalam Peribadahan
       Pembatal Keislaman (1): Syirik dalam Ibadah kepada Allah
       Beri peringkat:Rate This
       Bagikan ini:
       RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
       Terkait
       Pembatal Keislaman (6): Mengolok-olok Perkara Agama
       November 20, 2008
       dalam "Aqidah"
       Indeks Artikel 1
       Februari 1, 2008
       dalam "Aqidah"
       10 Pembatal Keislaman
       November 26, 2008
       dalam "Aqidah"
       Ditulis dalam Aqidah | Dengan kaitkata akhwat, akhwat berjilbab
       lebar, aktivis islam, mengolok jilbab, muslimahx |
       *****************************************************
       Page 1 of 1