URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ ADAB DAN AKHLAK
       *****************************************************
       #Post#: 724--------------------------------------------------
       AA-5 Menawarkan Wanita Kepada Orang Yang Baik
   DIR By: Host
       Date: August 25, 2024, 7:39 pm
       ---------------------------------------------------------
       Menawarkan Wanita Kepada Orang Yang Baik
       Februari 18, 2008 oleh Wira Mandiri Bachrun
       Oleh: Ummu Salamah As Salafiyah
       Imam Bukhari membuat bab dalam Shahihnya “Bab : Seseorang
       menawarkan putrinya atau saudara perempuannya kepada laki-laki
       yang baik.”
       Beliau berkata, Telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin
       Abdillah, dia berkata, Telah menceritakan kepada kami Ibrahim
       bin Saad dari Shalih bin Kisan dari Ibnu Syihab, dia mengatakan,
       Telah mengkabarkan kepadaku Salim bin Abdillah bahwasanya
       Abdullah bin Umar menyampaikan hadits tentang Umar Ibnul
       Khaththab, ketika Hafshah menjanda karena meninggalnya suaminya
       Khunais bin Hudzafah As Sahmi, salah seorang sahabat Rasulullah
       Shallallaahu ‘alaih wa Sallam yang meninggal di Madinah.
       Umar ibnul Khaththab bertutur : “Aku mendatangi Utsman bin Affan
       untuk menawarkan Hafshah kepadanya. Utsman berkata, “Aku akan
       melihat perkaraku.” Umar berkata, “Aku pun menunggu beberapa
       malam. Kemudian Utsman menjumpaiku seraya berkata, “Tampak
       bagiku sepertinya aku tidak akan menikah dulu pada hari-hariku
       ini.” Umar berkata, “Lalu aku menjumpai Abu Bakr dengan
       menyatakan, “Kalau engkau mau, aku nikahkan engkau dengan
       Hafshah bintu Umar.” Maka Abu Bakar diam tidak memberikan
       jawaban apapun. Aku mendapatkan diriku lebih marah kepada Abu
       Bakar daripada kepada Utsman. Aku diam beberapa malam menunggu,
       ternyata Rasulullah melamar Hafshah, maka aku nikahkan Hafshah
       dengan Rasulullah. Lalu Abu Bakar As Shiddiq menjumpaiku dengan
       berkata, “Mungkin engkau akan marah kepadaku ketika engkau
       tawarkan Hafshah aku tidak menjawab apa yang engkau tawarkan
       kecuali karena aku tahu bahwasanya Rasulullah menyebut-nyebut
       Hafshah dan aku tidak suka menyebarkan rahasia beliau.
       Seandainya Rasulullah meninggalkan keinginan untuk menikahi
       Hafshah, maka aku akan menerima Hafshah.”
       Imam Bukhari juga meriwayatkan dalam Shahihnya (No 5107) dari
       hadits Ummu Habibah, dia berkata, “Ya Rasulullah, nikahilah
       saudara perempuanku, putrinya Abu Sufyan.” Maka Rasulullah
       berkata, “Apakah engkau menyukai hal itu?” Aku katakan, “Iya.
       Bukan maksudku ingin menjauh darimu. Namun aku suka agar saudara
       perempuanku menyertaiku dalam kebaikan.” Nabi Shallallaahu
       ‘alaih wasallam bersabda, “Yang demikian itu tidak halal
       bagiku.” Maka aku katakan, “Ya Rasulullah, demi Allah kami
       berbicara bahwasanya engkau ingin menikahi Durrah bintu Abi
       Salamah” Rasulullah bertanya, “Putrinya Ummu Salamah?” Aku
       katakan, “Ya.” Beliau bersabda, “Demi Allah, seandaimya pun
       Durrah itu tidak dalam pemeliharaanku, maka dia tidak halal
       bagiku karena dia putra saudaraku sepersusuan. Aku dan Abu
       Salamah pernah disusui oleh Tsuwaibah. Janganlah kalian tawarkan
       kepadaku putri-putri kalian dan saudara-saudara perempuan
       kalian.”
       Imam Muslim meriwayatkan dalam shahihnya (No. 1446) dari Ali
       Radiyallahu ‘anhu, dia mengatakan, “Wahai Rasulullah, mengapa
       engkau memilih wanita dari kalangan Quraisy dan meninggalkan
       wanita kita?” Kata Rasulullah, “Apakah di sisi kalian ada wanita
       yang bisa aku nikahi?” Aku katakan, “Ya, putrinya Hamzah.”
       Rasulullah bersabda, “Ia tidak halal bagiku karena ia putri
       saudara sepersusuan.”
       Sumber : Persembahan Untukmu Duhai Muslimah, Penulis : Ummu
       Salamah As Salafiyah, Penerbit : Al Haura.
       Dicopy dari:
  HTML http://www.menikahsunnah.wordpress.com
       Beri peringkat:Rate This
       Bagikan ini:
       RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
       Terkait
       Wahai Para Muslimah, Bisakah Kalian Meniru Beliau?
       Februari 17, 2008
       dalam "Muslimah"
       Menolak Nikah Paksa
       Februari 19, 2008
       dalam "Muslimah"
       Pacaran sebelum Menikah
       Februari 29, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Ditulis dalam Adab dan Akhlak, Muslimah | Dengan kaitkata adab
       akhlak, artikel islami, Keluarga & Pernikahan, moral islam,
       nikah paksa, pemaksaan, wanita muslimah |
       *****************************************************
       Page 1 of 1