URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ ILMU
       *****************************************************
       #Post#: 715--------------------------------------------------
       Menghafal Al-Qur'an, Pentingkah itu?
   DIR By: Host
       Date: August 25, 2024, 7:35 pm
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
       BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
       AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
       [center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
       ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
       [center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
       fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar bin Abdul Aziz)
       ---------------------------------------------------------
       &#10043; Menghafal Al-Qur'an, Pentingkah itu?
       Februari 12, 2008 oleh Wira Mandiri Bachrun &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [size=10pt]&#9701;&#8593;&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
       Oleh: Asy-Syaikh Yahya ibn Ali Al-Hajuri
       Soal:
       Sebagian para da`i mengatakan, “Sesungguhnya menghafal Al-Qur`an
       bukan perkara yang penting, karena yang penting adalah memahami,
       merenungkan dan mengamalkan yang apa menjadi tuntutan
       Al-Qur`an,” dan dia berdalil dalam pendapatnya itu dengan
       perbuatan Ibnu Umar radhiyallahu `Anhu bahwasanya beliau
       menghafal Surat Al-Baqarah selama 9 tahun karena beliau sibuk
       dengan tafsirnya, makna-maknanya dan mengamalkan kandungan surat
       tersebut. Maka benarkah pendapat ini dan shohihkah atsar Ibnu
       Umar tersebut? Jazakumullahu Khairan.
       Jawab:
       Pertama, perkataan dia, “Bukan perkara penting” adalah tidak
       benar Allah Ta`ala berfirman:
       &#64831;&#1576;&#1604;&#1618; &#1607;&#1615;&#1608;&#1614;
       &#1570;&#1614;&#1610;&#1614;&#1575;&#1578;&#1612;
       &#1576;&#1614;&#1610;&#1617;&#1616;&#1606;&#1614;&#1575;&#1578;&#1612;
       &#1601;&#1616;&#1610;
       &#1589;&#1615;&#1583;&#1615;&#1608;&#1585;&#1616;
       &#1575;&#1604;&#1617;&#1614;&#1584;&#1616;&#1610;&#1606;&#1614;
       &#1571;&#1615;&#1608;&#1578;&#1615;&#1608;&#1575;
       &#1575;&#1604;&#1618;&#1593;&#1616;&#1604;&#1618;&#1605;&#1614;&#64830;
       [&#1575;&#1604;&#1593;&#1606;&#1603;&#1576;&#1608;&#1578;:49]
       “Bahkan sesungguhnya Al-Qur`an adalah ayat-ayat yang nyata di
       dalam dada orang-orang yang diberi ilmu.” (Al-Ankabut:49)
       Maka benar, Allah telah memuji para Ulama karena sesungguhnya
       mereka menghafal ayat-ayat yang nyata. Dan demikian pula para
       qurro` ketika mereka terbunuh, bukankah para shahabat Nabi
       merasa khawatir akan sirnanya Al-Qur’an sehingga mereka
       diperintahkan untuk mengumpulkan mushaf.
       Dan Umar berkata “Saya mendapatkan pembunuhan telah menimpa para
       qurro`”( ) (Hadist Anas radhiyallahu `anhu Al-Bukhari (4987) dan
       ucapan tersebut dari Hudzaifah Ibnul Yaman radhiyallahu`anhu).
       Mereka yang dibunuh adalah 70 orang dari para qurro`. Para
       shabat merasa khawatir dan merasakan hilangnya ilmu. Ketika itu
       Umar bin Khattob radhiyallahu `anhu memerintahkan orang untuk
       mengumpulkan lembaran-lembaran yang ada dijadikan dalam satu
       mushaf setelah beliau meninggal dunia mushaf tersebut ditangan
       Hafsoh Radliyallahu ‘anha (beliau mengisyaratkan kepada hadist
       Zaid bin Tsabit dalam Al-Bukahri (4986)).
       Kemudian setelah itu Ustman bin Affan radhiyallahu `anhu
       memerintahkan untuk mengumpulkan lembaran-lembaran tersebut dari
       Hafsoh radhiyallahu `anha dari seluruh tempat dan beliau
       memerintahkan Zaid bin Tsabit dan sebagian shahabat untuk
       mengumpulkan mushaf. Ini semua adalah termasuk perkara yang
       menunjukkan pentingya menghafal Al-Quran dan sesungguhnya ini
       adalah ilmu, maka hendaknya bersungguh-sungguh untuk meraihnya
       dan tidaklah akan meninggalkan kebaikan ini bagi mereka yang
       diberi taufiq
       Salah satu dalil yang menunjukkan pentingya hafalan adalah
       hadist dalam shohihain dari Abdillah bin ‘Amr bin ‘Ash,
       “Sesungguhnya Nabi shallallahu `alaihi wa aalihi wa sallam
       bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu ini sekaligus
       dengan mencabutnya dari dada-dada manusia” (Al-Bukhari 100 dan
       Muslim 2673) Maksudnya apabila ilmu tercabut dari dada penghafal
       dan hilang perkara ini (hafalan) maka hilanglah ilmu.
       Ar Rahabi rahimahullah berkata:
       &#1608;&#1575;&#1593;&#1600;&#1600;&#1600;&#1604;&#1605;
       &#1576;&#1571;&#1606; &#1575;&#1604;&#1573;&#1585;&#1579;
       &#1606;&#1608;&#1593;&#1575;&#1606; &#1607;&#1600;&#1605;&#1575;
       &#1601;&#1575;&#1604;&#1601;&#1600;&#1600;&#1600;&#1585;&#1590;
       &#1601;&#1610; &#1606;&#1589;
       &#1575;&#1604;&#1603;&#1578;&#1575;&#1576;
       &#1587;&#1600;&#1578;&#1607;
       &#1606;&#1589;&#1601; &#1608;&#1585;&#1576;&#1593;
       &#1579;&#1605; &#1606;&#1589;&#1601;
       &#1575;&#1604;&#1600;&#1600;&#1600;&#1600;&#1585;&#1576;&#1593;
       &#1608;&#1575;&#1604;&#1579;&#1604;&#1579;&#1575;&#1606;
       &#1608;&#1607;&#1600;&#1605;&#1600;&#1600;&#1600;&#1575;
       &#1575;&#1604;&#1578;&#1605;&#1600;&#1600;&#1600;&#1575;&#1605;
       &#1601;&#1600;&#1600;&#1585;&#1590;
       &#1608;&#1578;&#1593;&#1589;&#1610;&#1576;
       &#1593;&#1600;&#1600;&#1604;&#1609; &#1605;&#1575;
       &#1602;&#1615;&#1587;&#1605;&#1614;&#1575;
       &#1604;&#1575; &#1601;&#1600;&#1600;&#1600;&#1585;&#1590;
       &#1601;&#1610; &#1575;&#1604;&#1573;&#1585;&#1579;
       &#1587;&#1608;&#1575;&#1607;&#1575;
       &#1575;&#1604;&#1576;&#1578;&#1607;
       &#1608;&#1575;&#1604;&#1579;&#1604;&#1579;
       &#1608;&#1575;&#1604;&#1587;&#1583;&#1587; &#1576;&#1606;&#1589;
       &#1575;&#1604;&#1588;&#1600;&#1600;&#1600;&#1600;&#1585;&#1593;
       &#1601;&#1575;&#1581;&#1600;&#1601;&#1592;
       &#1601;&#1600;&#1603;&#1604; &#1581;&#1600;&#1575;&#1601;&#1592;
       &#1573;&#1605;&#1600;&#1600;&#1600;&#1575;&#1605;
       Dan ketahuilah bahwa warisan ada dua
       Furudh dan ta’shib sesuai dengan bagiannya
       Adapun furudh di nash kitab ada enam
       Tidak ada furudh dalam warisan selainnya
       Setengah dan seperempat kemudian setengahnya seperempat
       Sepertiga dan seperenam dengan nash syariat
       Dua pertiga dan keduanya penyempurna
       Maka hafalkanlah karena setiap penghafal adalah Imam
       Maka Allah menjaga agama ini dengan pengahafal-penghafal kitab
       Allah. Dan termasuk perkara pertama yang hendaknya dihafal
       adalah Kitab Allah Ta`ala, Allah berfirman:
       &#64831;&#1603;&#1616;&#1578;&#1614;&#1575;&#1576;&#1612;
       &#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&#1586;&#1614;&#1604;&#1618;&#1606;&#1614;&#1575;&#1607;&#1615;
       &#1573;&#1616;&#1604;&#1614;&#1610;&#1618;&#1603;&#1614;
       &#1605;&#1615;&#1576;&#1614;&#1575;&#1585;&#1614;&#1603;&#1612;
       &#1604;&#1616;&#1610;&#1614;&#1583;&#1617;&#1614;&#1576;&#1617;&#1614;&#1585;&#1615;&#1608;&#1575;
       &#1570;&#1614;&#1610;&#1614;&#1575;&#1578;&#1616;&#1607;&#1616;
       &#1608;&#1614;&#1604;&#1616;&#1610;&#1614;&#1578;&#1614;&#1584;&#1614;&#1603;&#1617;&#1614;&#1585;&#1614;
       &#1571;&#1615;&#1608;&#1604;&#1615;&#1608;
       &#1575;&#1604;&#1618;&#1571;&#1614;&#1604;&#1618;&#1576;&#1614;&#1575;&#1576;&#1616;&#64830;
       [&#1589;:29]
       “Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh
       dengan berkah” (Shaad:29)
       &#64831;
       &#1571;&#1614;&#1608;&#1614;&#1604;&#1614;&#1605;&#1618;
       &#1610;&#1614;&#1603;&#1618;&#1601;&#1616;&#1607;&#1616;&#1605;&#1618;
       &#1571;&#1614;&#1606;&#1617;&#1614;&#1575;
       &#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&#1586;&#1614;&#1604;&#1618;&#1606;&#1614;&#1575;
       &#1593;&#1614;&#1604;&#1614;&#1610;&#1618;&#1603;&#1614;
       &#1575;&#1604;&#1618;&#1603;&#1616;&#1578;&#1614;&#1575;&#1576;&#1614;
       &#1610;&#1615;&#1578;&#1618;&#1604;&#1614;&#1609;
       &#1593;&#1614;&#1604;&#1614;&#1610;&#1618;&#1607;&#1616;&#1605;&#1618;
       &#64830;
       [&#1575;&#1604;&#1593;&#1606;&#1603;&#1576;&#1608;&#1578;:51]
       “Dan apakah tidak cukup bagi mereka bahwasanya kami telah
       menurunkan kepadamu Alkitab sedang dia dibacakan kepada mereka.”
       (Al-Ankabut:51)
       Kamu bisa berhujjah (argumen) dengan Al-Qur’an pada setiap apa
       yang kamu kehendaki dari ilmu syariat ini jika Allah
       memahamkanmu dalam Al-Qur’an dan apabila Allah memahamkanmu
       terhadap agama-Nya. Dan lihatlah buku-buku Syaihkhul Islam dan
       buku-buku murid beliau Ibnul Qayyim dan yang semisalnya dari
       Ahlu Sunnah bagaimana kamu lihat, mereka memperhatikan Al-Qur`an
       dari sisi pengambilan dalil, menghafal, membaca, memikirkan dari
       sisi tajwid dan lain sebagainya. &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Admin Blog Ulama Sunnah
       Wira Bachrun Al Bankawy
       Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
       Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
       e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       (Al As’ilah Al Indonisiah, 26 Jumadist Tsaniyah 1424 H)
       Sumber: Fatwa-fatwa Syaikh Yahya Al Hajuri atas pertanyaan manca
       negara,
  HTML http://www.thullabul-ilmiy.or.id/blog/?p=99
       Beri peringkat:1 Votes
       Bagikan ini:
       RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
       Terkait
       Fatwa Ulama Tentang ‘Nasyid Islami’
       Juni 6, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       10 Prinsip Meraih Ilmu
       Januari 27, 2011
       dalam "Ilmu"
       Hukum Mencium Mushaf (Al Qur’an)
       Februari 23, 2008
       dalam "Adab dan Akhlak"
       Ditulis dalam Tidak Dikategorikan | Dengan kaitkata Fatwa,
       Menuntut Ilmu |
       *****************************************************
       Page 1 of 1