DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ AQIDAH
*****************************************************
#Post#: 694--------------------------------------------------
AQ-56 Meninggalkan Apa-apa yang Tidak Berguna
DIR By: Host
Date: August 25, 2024, 7:23 pm
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
[center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
[center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar bin Abdul Aziz)
---------------------------------------------------------
✻ Meninggalkan Apa-apa yang Tidak Berguna
April 15, 2009 oleh Wira Mandiri Bachrun Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
[size=10pt]◥↑ᴡᴡᴡ
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
Oleh: Asy Syaikh Muhammad ibn Shalih Al Utsaimin
عَنْ أَبِي
هُرَيْرَةَ
رَضِيَ
اللهُ
عَنْهُ
قَالَ :
قَالَ
رَسُوْلُ
اللهِ صلى
الله عليه
وسلم: مِنْ
حُسْنِ
إِسْلاَمِ
الْمَرْءِ
تَرْكُهُ
مَا لاَ
يَعْنِيْهِ
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Di antara
kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan apa-apa yang tidak
berguna baginya.” (Hadits hasan, riwayat At Tirmidzi dan
selainnya)[1]
Penjelasan:
Hadits ini adalah prinsip dasar dalam tata kesopanan dan
bimbingan yang selamat, yaitu seseorang hendaknya meninggalkan
apa yang tidak ada kepentingannya dan tidak ada hubungan dengan
dirinya. Ini di antara baiknya nilai keislamannya. Ini pun akan
membuatnya lega karena jika ia tidak terbebani dengan hal itu,
maka ia merasa lega, tidak diragukan lagi hal itu lebih
menentramkannya.
Dari hadits ini dapat dipetik faedah:
1. Sesungguhnya kadar keislaman manusia berbeda-beda. Di
antaranya ada yang baik, ada yang baik, ada pula yang tidak
demikian.[2] Berdasarkan sabdanya, “Di antara kebaikan Islam
seseorang.”
2. Seseorang sepantasnya meninggalkan apa-apa yang tidak ada
urusan dengannya, baik dalam urusan agama, maupun dalam urusan
dunia, karena dengan demikian waktunya lebih terjaga, agamanya
lebih selamat, dan kealpaan yang diperbuat pun lebih ringan.
Tetapi jika ia turut campur dalam urusan orang lain yang tidak
ada kepentingan padanya, maka ia akan merasa lelah. Namun jika
dia berpaling darinya dan hanya menyibukkan dengan hal-hal yang
berguna baginya, maka hal itu akan membuatnya tenang dan
tentram.
3. Seseorang sepantasnya tidak menyia-nyiakan apa-apa yang
berguna baginya, yaitu perkara-perkara yang berkaitan dengannya
baik dalam urusan agama maupun urusan dunia, bahkan ia harus
memperhatikan dan menyibukkan diri dengan hal tersebut dan
melakukan apa-apa yang lebih dekat kepada pencapaian tujuan.
Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Admin Blog Ulama Sunnah
Wira Bachrun Al Bankawy
Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
Catatan:
[1] Shahih. Dikeluarkan oleh At Tirmidzi di dalam Az Zuhd/2317
Ibnu Majah di dalam Al Fitan/3976. Dishahihkan oleh Asy Syaikh
Al Albani dalam Shahih Ibnu Majah -3211)
[2] Saya (pentakhrij, yaitu Hani Al Hajj) katakan, “Saya
memandang bahwa yang benar untuk dikatakan bahwa keislaman
seseorang itu berbeda-beda, di antaranya ada yang baik dan ada
pula yang lebih baik.
(Dinukil untuk situs www.ulamasunnah.wordpress.com dari Syarah
Arbain An Nawawiyah karya Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al
Utsaimin–edisi Revisi, Pustaka Ar Rayyan, Solo)
Beri peringkat:Rate This
Bagikan ini:
RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
Terkait
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Keduabelas: Meninggalkan
Apa-apa yang Tidak Berguna
Juli 3, 2009
dalam "Aqidah"
Penjelasan Hadits Arbain Kedua: Penjelasan tentang Islam, Iman,
dan Ihsan (1)
Juni 14, 2009
dalam "Aqidah"
Cara Mudah Memahami Ushuluts Tsalatsah 4 – Mengenal Agama Islam
dengan Dalil-Dalilnya
Mei 7, 2009
dalam "Aqidah"
Ditulis dalam Aqidah |
*****************************************************
Page 1 of 1