DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ AQIDAH
*****************************************************
#Post#: 693--------------------------------------------------
AQ-55 Bagaimana Perlakuan Kita terhadap Al Qur’an yang Rusak
atau Salah Cetak?
DIR By: Host
Date: August 25, 2024, 7:23 pm
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
[center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
[center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar bin Abdul Aziz)
---------------------------------------------------------
✻ Bagaimana Perlakuan Kita terhadap Al Qur’an yang Rusak
atau Salah Cetak?
April 20, 2009 oleh Wira Mandiri Bachrun Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
[size=10pt]◥↑ᴡᴡᴡ
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
Oleh: Al Lajnah Ad Daa'imah
Soal:
Saya memiliki mushaf Al Qur’an yang lembaran kertasnya
terkoyak-koyak, maka apa yang harus aku lakukan? Apakah aku
boleh menanamnya dalam tanah atau tidak?
Jawab:
Boleh bagi anda untuk menanamnya di tanah masjid mana saja, dan
boleh juga untuk engkau bakar mengikuti perbuatan Utsman
Radhiyallahu ‘anhu. (Fatwa no 968)
Ketua: Ibrahim bin Muhammad Alu Syaikh
Wakil Ketua: Abdur Razzaaq ‘Afify
Anggota: Abdullah bin Ghodyan
Soal:
Bagaimana cara menjaga terhadap adanya sobekan dari mushaf dan
kitab-kitab yang terdapat padanya ayat-ayat Al Qur’an?
Jawab:
Sobekan dari Mushaf Al Qur’an dan kitab-kitab serta
kertas-kertas yang terdapat didalamnya ayat-ayat Al Qur’an
hendaknya ditanam/diqubur ditempat yang baik yang jauh dari
tempat lewatnya manusia, tempat pembuangan sampah / kotoran atau
kertas tersebut dibakar dalam rangka menjaga dari penghinaan
berdasarkan perbuatan Utsman Radhiyallahu ‘anhu. (Fatwa no 4660)
Dewan Riset dan Penelitian Ilmiyyah dan Fatwa
Ketua: Abdul Aziz in Abdillah bin Baaz
Wakil Ketua: Abdur Razzaaq ‘Afify
Anggota: Abdullah bin Ghadyaan
Anggota: Abdullah bin Qu’ud
Soal:
Apakah boleh membakar mushaf-mushaf yang rusak atau didapati
padanya kesalahan tulis/cetak kemudian menguburkannya?
Jawab:
Apabila telah usang kertas-kertas mushaf dan telah sobek dari
kebanyakan bacaannya misalnya atau sudah tidak baik lagi untuk
dipergunakan atau rusak karena adanya kesalahan-kesalahan dari
kurangnya perhatian orang yang menulisnya atau mencetaknya dan
tidak memungkinkan untuk diperbaiki maka boleh menguburnya tanpa
dibakar dulu dan boleh membakarnya kemudian menguburnya ditempat
yang jauh dari kotoran-kotoran dan tempat lewatnya kaki-kaki
manusia dalam rangka menjaga dari penghinaan dan menjaga
Al-Qur’an dari adanya kekaburan/kesamaran atau perubahan atau
perbedaan yang disebabkan tersebarnya mushaf yang terdapat
adanya kesalahan dalam penulisannya atau cetakannya.
Sungguh telah disebutkan pada bab pengumpulan Al-Qur’an di
Shohih Al Bukhari bahwasannya Utsman Radhiyallahu ‘anhu
memerintahkan empat orang pilihan dari qurra’ (para
pembaca/penghafal) Al Qur’an dari kalangan para shahabat untuk
menulis mushaf dari mushaf yang pernah dikumpulkan atas perintah
abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu. Maka ketika mereka telah
menyelesaikan penyusunannya maka Utsman mengirim kepada setiap
wilayah mushaf yang mereka telah tulis. Kemudian beliau
memerintahkan mushaf-mushaf Al Qur’an yang selain itu untuk
dibakar, dan tidak ada seorangpun dari shahabat
Radhiyallahu’anhum yang mengingkari hal tersebut, kecuali
diriwayatkan bahwa Ibnu Mas’ud mengingkarinya akan tetapi yang
beliau ingkari adalah membatasi manusia hanya pada mushaf yang
dikirim oleh Utsman ke daerah-daerah tersebut, bukan mengingkari
perbuatan membakar mushaf (yang tidak dipakai). (Fatwa No. 176)
Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Admin Blog Ulama Sunnah
Wira Bachrun Al Bankawy
Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
(Diterjemahkan oleh Ust. Abu Abdillah M.Rifa’i. Dari kitab
Fatawa Lajnah Ad Daaimah lilbuhuts al Ilmiyyah wal Ifta’ jilid 4
(Bag. Tafsir) hal 138 -142, sumber: Darussalaf Offline update 1
April 2009)
Link artikel:
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2009/04/20/bagaimana-perlakuan-kita-terhadap-al-quran-yang-rusak-atau-salah-cetak/
Beri peringkat:1 Votes
Bagikan ini:
RedditSurat elektronikFacebookTwitterCetakPress-kan Ini
Terkait
Menghafal Al-Qur`an, Pentingkah itu?
Februari 12, 2008
dalam "Fatwa"
Kertas Bertuliskan Ayat Al-Qur’an
Februari 12, 2008
dalam "Aqidah"
Membawa Mushaf Tertutup ke Dalam WC
Februari 12, 2008
dalam "Adab dan Akhlak"
Ditulis dalam Aqidah | Dengan kaitkata Al Quran |
*****************************************************
Page 1 of 1