URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ AQIDAH
       *****************************************************
       #Post#: 678--------------------------------------------------
       Hukum Gerakan yang Sia-sia dalam Shalat
   DIR By: Host
       Date: August 25, 2024, 7:13 pm
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
       BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
       AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
       [center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
       ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
       [center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
       fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar ibn Abdul Aziz)
       ---------------------------------------------------------
       [size=13pt]&#10043; Hukum Gerakan yang Sia-sia dalam Shalat
       Juni 8, 2009 oleh Wira Mandiri Bachrun &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [size=9pt]&#9701;&#8593;&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2009/06/08/hukum-gerakan-yang-sia-sia-dalam-shalat/
       Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz ibn Abdullah ibn Baaz rahimahullah
       Pertanyaan: Banyak orang melakukan gerakan yang sia-sia di dalam
       shalatnya, adakah batasan tertentu tentang bergerak yang
       membatalkan shalat? Apakah batasan tiga kali gerakan
       berturut-turut ada dasarnya? Apa nasehat Anda kepada orang yang
       sering melakukan gerakan yang sia-sia di dalam shalat?
       Jawaban: Wajib bagi seorang mukmin dan mukminah untuk
       thuma’ninah (tenang dan tidak tergesa-gesa) di dalam shalat,
       karena thuma’ninah termasuk rukun shalat berdasarkan riwayat
       yang terdapat di dalam Ash Shahihain, bahwa Beliau
       [i]shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan orang yang tidak
       thuma’ninah di dalam shalatnya untuk mengulangi
       shalatnya.&#61482; Disyariatkan setiap muslim dan muslimah
       khusyu’ di dalam shalat, konsentrasi, dan menghadirkan seluruh
       perhatian dan hatinya di hadapan Allah subhanahu wata’ala, hal
       ini berdasarkan firman Allah subhanahu wata’ala,[/i]
       [right]&#1602;&#1614;&#1583;&#1618;
       &#1571;&#1614;&#1601;&#1618;&#1604;&#1614;&#1581;&#1614;
       &#1575;&#1604;&#1618;&#1605;&#1615;&#1572;&#1618;&#1605;&#1616;&#1606;&#1615;&#1608;&#1606;&#1614;
       *
       &#1575;&#1604;&#1614;&#1617;&#1584;&#1616;&#1610;&#1606;&#1614;
       &#1607;&#1615;&#1605;&#1618; &#1601;&#1616;&#1610;
       &#1589;&#1614;&#1604;&#1575;&#1578;&#1616;&#1607;&#1616;&#1605;&#1618;
       &#1582;&#1614;&#1575;&#1588;&#1616;&#1593;&#1615;&#1608;&#1606;&#1614;[/right]
       “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu)
       orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya.” (Al Mu’minun: 1-2)
       Dan dimakruhkan melakukan gerakan sia-sia terhadap pakaiannya,
       jenggotnya, atau lainnya. Jika banyak melakukan itu dan
       berturut-turut, maka sejauh yang kami ketahui, bahwa itu
       diharamkan menurut syariat, dan itu berarti membatalkan shalat.
       Tidak ada batasan tertentu dalam hal ini. Pendapat yang
       membatasinya dengan tiga kali gerakan adalah pendapat yang lemah
       karena tidak ada dasarnya. Maka yang dijadikan landasan adalah
       gerakan sia-sia yang banyak –dalam keyakinan orang yang shalat
       itu sendiri-.
       Jika orang yang shalat itu berkeyakinan bahwa gerakannya yang
       sia-sia banyak dan berturut-turut, maka hendaklah ia mengulangi
       shalatnya jika itu shalat fardhu, di samping itu, hendaklah ia
       bertaubat dari perbuatan tersebut. Nasehatku untuk setiap muslim
       dan muslimah, hendaknya mereka memelihara pelaksanaan shalat
       disertai kekhusyu’an di dalamnya, serta meninggalkan gerakan
       yang sia-sia dalam pelaksanaannya walaupun sedikit, karena
       agungnya perkara shalat dan karena shalat itu merupakan tiang
       agama Islam serta rukun Islam terbesar setelah syahadatain.
       Lagipula, pada hari kiamat nanti, yang pertama kali dihisab
       (dihitung) dari seorang hamba adalah shalatnya. Semoga Allah
       subhanahu wata’ala menunjuki kaum muslimin kepada jalan yang
       diridhai-Nya. &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       [size=9pt]&#7434;&#7424;&#7458;&#7424;&#7435;&#7452;&#7437;&#7452;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#7435;&#668;&#7424;&#618;&#640;&#7424;&#628;
       &#665;&#7424;&#7424;&#640;&#7424;&#7435;&#7424;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#42800;&#618;&#618;&#7435;&#7452;&#7437;
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]
       (Dinukil untuk blog
  HTML https://ulamasunnah.wordpress.com
       dari
       Fatwa-fatwa Ulama Kontemporer Bagian 2, Pustaka Al Qabail)
       Terkait
       Kapankah Anak Diajari Agama?
       Maret 31, 2008
       dalam "Anak Muslim"
       Nasehat bagi Muslim Pengguna Internet
       Februari 5, 2008
       dalam "Fatwa"
       Indeks Artikel 1
       Februari 1, 2008
       dalam "Aqidah"
       Ditulis dalam Aqidah | Dengan kaitkata sia-sia dalam shalat |
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Admin Blog Ulama Sunnah
       Wira Bachrun Al Bankawy
       Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
       Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
       e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       *****************************************************
       Page 1 of 1