DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ KISAH DAN BIOGRAFI
*****************************************************
#Post#: 655--------------------------------------------------
Biografi Asy Syaikh Abdullah Al Bukhari
DIR By: Host
Date: August 25, 2024, 6:46 pm
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
[center]◥↑✻'ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI,
ARTIKEL DAN FATWA ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
[center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-1/'ulama-sunnah/msg1037/#msg1037][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/kategori/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Biografi Asy Syaikh Abdullah Al Bukhari
Juni 16, 2009 oleh: Wira Mandiri Bachrun. Disalin kembali
(Abdillah Ahmad) [size=10pt]Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2009/06/16/biografi-asy-syaikh-abdullah-al-bukhari/[size=11pt]
[size=12pt]Berikut biografi Asy-Syaikh Abdullah Al Bukhari, yang
insya Allah akan hadir di tengah-tengah kita kedua kalinya, di
kota Bantul, Yogyakarta tahun 2009 ini.
Nama:
‘Abdullâh ibn ‘Abdirrahîm ibn Husain ibn Mahműd As-Sa’di
kemudian Al-Bukhâri Al-Madîni. As-Sa’di adalah nisbah kepada
Bani Sa’d yang berasal dari Ath-Thâ`if. Beliau dilahirkan di
Madinah di desa Bâbut Tamâr.
Ayahnya:
Adapun tentang ayah beliau, yaitu Asy-Syaikh ‘Abdurrahîm ibn
Husain Al-Bukhâri rahimahullah, tumbuh dalam kondisi yatim.
Telah hafal Al-Qur`an semenjak kecil. Belajar di Madrasah
Al-‘Ulűm Asy-Syar’iyyah. Beliau sangat berprestasi. Di tengah
aktivitasnya, beliau juga sangat aktif dan bersemangat
menghadiri halaqah-halaqah ilmu di Masjid Nabawi dan mengambil
ilmu dari para ‘ulama pada waktu itu.
Kemudian beliau pindah ke kota Riyâdh, bekerja sebagai staff
Al-Malik (Raja) ‘Abdul ‘Aziz rahimahullah. Setelah itu beliau
bekerja pada bidang lain, dan pada awal tahun 1374 H bergabung
pada Hai`ât Al-Amri bil Ma’rűf. Pimpinan umumnya waktu itu
adalah Asy-Syaikh Al-‘Allâmah ‘Umar ibn Hasan âlu Asy-Syaikh.
Asy-Syaikh ‘Abdurrahîm Al-Bukhâri mendapat ijazah dan
rekomendasi yang ditandatangani oleh Asy-Syaikh ‘Umar ibn Hasan
âlu Asy-Syaikh atas kebaikan prilaku dan tugas beliau. Ijazah
tersebut bernomor 2396/Kh/M tertanggal 25/9/1377 H.
Kemudian Asy-Syaikh ‘Abdurrahîm pindah ke Madinah, bertugas di
Al-Mahkamah Asy-Syar’iyyah Al-Kubrâ pada tanggal 13-2-1380 H.
Pimpinan mahkamah pada waktu itu adalah Asy-Syaikh Al-‘Allâmah
‘Abdul ‘Azîz ibn Shâlih rahimahullah, beliau sekaligus imam dan
khathib Masjid Nabawi. Asy-Syaikh ‘Abdurrahîm juga mendapat
ijazah dari pimpinan mahkamah tertanggal 21/9/1392 H. ditegaskan
dalam ijazah tersebut : “Selama bertugas menjadi teladan dalam
kesungguhan dan semangat kerja. Senantiasa menjalankan tugas
dengan sangat baik.”
Kemudian pada tanggal 1-4-1388 H, beliau pindah ke Universitas
Islam Madinah, dengan Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Azîz ibn Bâz
rahimahullah sebagai rektornya. Beliau juga mendapat ijazah dari
Asy-Syaikh Al-Imâm ‘Abdul ‘Azîz ibn Bâz, bahwa “Bersifat dengan
prilaku dan akhlaq yang baik, dan sangat bersungguh-sungguh
dalam menjalankan tugas.” Ijazah tersebut bernomor 338
tertanggal 27/31392 H. Beliau terus bertugas di Universitas
Islam Madinah sampai pensiun pada 1-7-1407 H.
Asy-Syaikh ‘Abdurrahîm Al-Bukhâri adalah seorang yang sangat
rajin beribadah, bersemangat dalam ilmu, sangat mencintai dan
menghormati para ‘ulama, konsisten berpegang kepada sunnah, dan
sangat menentang bid’ah dan para pengusungnya. Beliau juga
menjaling hubungan sangat baik dan erat dengan sejumlah ‘ulama
besar Ahlus Sunnah, di antaranya Samâhatul Imâm Al-‘Allâmah
Al-Mufassir Muhammad Al-Amîn Asy-Syinqhîthi (penulis tafsir
Adhwâ`ul Bayân) rahimahullah, Samâhatul Imâm Syaikhul Islâm
‘Abdul ‘Azîz ibn ‘Abdillâh ibn Bâz rahimahullah, beliau juga
sering berhubungan dengan Asy-Syaikh Al-‘Allâmah Al-Faqîh
‘Abdurrahmân As-Sa’di –bahkan Asy-Syaikh Sa’di menghadiahkan
kepada beliau sejumlah kitab yang padanya ada tulisan tangan
beliau. Kitab-kitab tersebut masih tersimpan- , di antaranya
juga: Al-‘Allâmah Al-Muhaddits Hammâd Al-Anshâri, Al-‘Allâmah
Al-Muhaddits ‘Abdul Muhsin Al-‘Abbâd, Al-‘Allâmah Al-Mujâhid
Muhammad Amân Al-Jâmi, Al-‘Allâmah Rabî’ ibn Hâdi Al-Madkhali,
Al-‘Allâmah ‘Umar ibn Muhammad Fallâtah, dan masih banyak lagi.
Asy-Syaikh ‘Abdurrahîm Al-Bukhâri wafat pada 23 Dzulhijjah 1422
H, di dekat salah satu pintu masuk Masjid Nabawi, menjelang
maghrib, dan ketika itu beliau sedang bershaum. Meninggalkan 13
anak.
Menuntut Ilmu
Asy-Syaikh ‘Abdullâh ibn ‘Abdirrahîm hafizhahullâh tumbuh di
bawah asuhan dan bimibngan kedua orang tuanya yang sangat
antusias dan memiliki perhatian yang sangat besar terhadap ilmu,
serta upaya mendidik anak-anak dengan pendidikan yang selamat
dan lurus.
Beliau mulai menghafal Al-Qur`an semejak tahun-tahun pertama
ketika beliau duduk di madrasah ibtida`iyyah di Masjid Al-Imâm
Al-Bukhâri (ayah beliau sebagai penanggung jawab di masjid
tersebut).
Beliau dikarunai kecintaan terhadap ilmu hadits sejak kecil.
Karena itu beliau sangat bersemangat untuk mengumpulkan dan
membaca kitab-kitab tentang ilmu hadits, bertanya tentang
perkara yang sulit, dan menghafalnya.
Beliau juga sangat bersemangat untuk mempelajari kitab-kitab
aqidah, karena beliau melihat kebutuhan umat yang sangat besar
terhadapnya. Itu semua beliau lakukan dengan cara senantiasa
rutin dan bermulâzamah di Masjid Nabawi.
Guru-gurunya antara lain:
Dalam bidang Al-Qur`an dan Tajwid,
- Asy-Syaikh Muhammad Ramadhân Ad-Dahlawi v
- [size=10pt]Asy-Syaikh Al-Mudaqqiq Sayyid Lâsyîn Abul Faraj
hafizhahullâh, banyak menimba ilmu dari beliau, terutama dalam
penarapan tilawah dan praktek langsung dalam bidang tajwid.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Ahmad ‘Abdul Karîm rahimahullah.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Muhammad Al-Marisi rahimahullah (juru
tulis di Universitas Islam Madinah dan imam di Masjid Al-Imâm
Al-Bukhâri) Banyak mengambil ilmu tajwid dari beliau. Juga
belajar secara khusus risalah yang berjudul Al-Burhân fî
Tajwîdil Qur`an, karya Ash-Shâdiq Qamhari. Juga belajar ilmu
khath, baik teori maupun praktek. Demikian juga belajar ilmu
nahwu dengan mempelajari kitab Al-Âjurrűmiyyah.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Mu’ammar Bakri ibn ‘Abdil Majîd
Ath-Tharâbîsyi. Mendapat ijazah dari beliau dalam bidang
Al-Qur`an. Juga mendapat ijazah umum atas semua riwayat beliau
yang didapat dari gurunya Asy-Syaikh Muhammad ibn Salîm
Al-Hulwâni.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Ahmad Al-Qâdhi hafizhahullâh. Secara
khusus mengambil ilmu dalam bidang tajwid, dan mempelajari kitab
Haqqut Tilâwah karya Husni Syaikh ‘Utsmân.
[size=11pt]Dalam berbagai disiplin ilmu lainnya:
- [size=10pt]Al-‘Allâmah An-Nâshih Ash-Shâdiq Ar-Rabbâni
Asy-Syaikh Muhammad Amân ibn ‘Ali Al-Jâmi rahimahullah.
Bermulâzamah kepada beliau selama 10 tahun. Mendapatkan ijazah
dari beliau atas berbagai kitab yang dipelajari dari beliau
dalam berbagai disiplin ilmu, sebagaimana tertulis dalam ijazah
yang sangat menjadi kebanggaan Asy-Syaikh Al-Bukhâri.
Kitab-kitab yang dipelajari dari beliau, antara lain:
[li]Al-Ushűluts Tsalâtsah karya Syaikhul Islâm Muhammad ibn
‘Abdil Wahhâb
- Al-Qawâ’idul Arba’ karya Syaikhul Islâm Muhammad ibn ‘Abdil
Wahhâb
- Kitâbut Tauhid karya Syaikhul Islâm Muhammad ibn ‘Abdil Wahhâb
- Fathul Majîd karya Asy-Syaikh ‘Abdurrahmân ibn Hasan, cucu
Syaikhul Islam Muhammad ibn ‘Abdil Wahhâb.
- Qurratu ‘Uyűnil Muhawwidîn karya Asy-Syaikh ‘Abdurrahmân ibn
Hasan, cucu Syaikhul Islâm Muhammad ibn ‘Abdil Wahhâb
- Tajrîdut Tauhid karya Al-Maqrîzi
- Al-‘Aqidah Al-Wâsithiyyah, karya Syaikhul Islâm Ibnu
Taimiyyah.
- Al-Hamawiyyah, karya Syaikhul Islâm Ibnu Taimiyyah.
- At-Tadműriyyah, karya Syaikhul Islâm Ibnu Taimiyyah.
- Syarh Al-‘Aqîdah Ath-Thahâwiyyah, karya Ibnu Abil ‘Izz
Al-Hanafi.
- Al-Qawâ’idul Mutslâ, karya Asy-Syaikh Al-‘Utsaimîn.
- Qathrun Nadâ,
- Al-âjurrűmiyyah,
- Nailul Authâr (beberapa bab), karya Asy-Syaukâni.
- Zâdul Ma’âd, karya Ibnul Qayyim.
- Kitâbush Shiyâm dari kitab Shahîhul Bukhâri.
- ‘Umdatul Ahkâm, karya Abdul Ghanî Al-Maqdisi.
- dan masih banyak lagi, mayoritasnya di Masjid Nabawi, sebagian
lagi di masjid dekat rumah Asy-Syaikh Al-Jâmi, sebagiannya lagi
di Masjid Ash-Shâni’ di desa Al-Mashâni’
[/li]
- [size=10pt]Asy-Syaikh Al-‘Allâmah Al-Fâdhil ‘Abdul Muhsin ibn
Hamd Al-‘Abbâd hafizhahullâh. Bermulazamâh kepada beliau selama
16 tahun. Kitab-kitab yang dipelajari dari beliau antara lain:
[li]Jilid terakhir kitab Shahîh Muslim
- Shahîh Al-Bukhâri
- Sunan An-Nasâ'i
- Sunan Abî Dâwűd
- Sebagian besar Jâmi’ At-Tirmidzi
- Al-Lu`lu` wal Marjân (belum sampai tamat)
- ‘Aqidah Ibni Abî Zaid Al-Qairâwani
Asy-Syaikh Al-Bukhâri bercerita, “Pada musim haji tahun 1420 H
saya membaca di hadapan beliau satu juz Kitâbul Hajj dari kitab
Syarhus Sunnah karya Al-Imâm Al-Baghawi rahimahullah. Kemudian
pada musim haji tahun 1421 H saya membaca di hadapan beliau
kitab Fatwâ Arkânil Islâm karya Asy-Syaikh Al-Utsaimîn. … .”
[/li]
- [size=10pt]Asy-Syaikh Al-‘Allâmah Al-Muhaddits Al-Mu'arrikh
‘Umar ibn Muhammad Fallâtah rahimahullah. Menghadiri pelajaran
syarh terhadap kitab Shahîh Muslim, Al-Muwattha', dan syarh
tentang sirah nabawiyyah.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah Al-Faqîh Asy-Syaikh ‘Athiyyah ibn
Muhammad Sâlim rahimahullah.
Menghadiri pelajaran syarh terhadap kitab Mudzakkirah
Asy-Syinqithi fî Ushűlil Fiqh, dan sebagian pelajaran kitab
Ar-Rahbiyyah, yang membahas tentang ilmu fara`idh, dan pelajaran
kitab Syarh Al-Waraqât. Semua pelajaran tersebut di Masjid
Nabawi.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Al-‘Allâmah An-Nâshih ‘Ali ibn Muhammad
ibn Sinân rahimahullah. Mempelajari kitab Alfiyyah Ibni Mâlik,
Irsyâdhul Fuhűl karya Asy-Syaukâni, dan Ar-Raudh Al-Murabbâ’
fiqh hanbali.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah Al-Muhaddits Al-Mujâhid An-Nâqid
Asy-Syaikh Rabî’ ibn Hâdi Al-Madkhali hafizhâhullâh. Belajar
kepada beliau di masjid dekat rumah beliau ketika itu, yaitu di
kampung Al-Azhari, beberapa pelajaran antara lain pelajaran
Muqaddimah Shahîh Muslim, At-Taqyîd wal îdhah karya Al-Hâfizh
Al-‘Irâqi, I’lâmul Muwaqqi’în karya Ibnul Qayyim, dan Ikhtishâr
‘Ulűmil Hadîts karya Ibnu Katsîr.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah Al-Mu`arrikh Al-Lughawi An-Nassâbah
Shafiyyurrahmân Al-Mubârakfűri rahimahullah. Duduk bersama
beliau selama kurang lebih dua tahun. Membaca di hadapan beliau
beberapa bagian yang mencukupi dari Al-Kutubus Sittah
–sebagaimana tertulis dalam ijazah- dan mendapatkan ijazah
Al-Kutubus Sittah dari beliau (yaitu kitab : Shahîh Al-Bukhâri,
Shahîh Muslim, Sunan Abî Dâwűd, Sunan At-Tirmidzi, Sunan
An-Nasâ`i, Sunan Ibni Mâjah), dan juga ijazah atas semua riwayat
beliau yang bersambung dengan kitab Al-Hâfizh Asy-Syaukâni
Ithâful Al-Akâbir bi Isnâdid Dafâtir.
Juga membaca di hadapan beliau sebagian besar kitab Jâmi’
At-Tirmidzi, dan beberapa kitab dalam bidang lughah, terkhusu
Nahwu dan Sharaf, dan kitab-kitab yang tersebar di negeri India,
di antara kitab Syarh Mi`ah ‘âmil. Juga membaca di hadapan
beliau beberapa kitab aqidah, seperti Ushűlus Sunnah karya
Al-Imâm Ahmad ibn Hanbal, dll. Pelajaran-pelajaran tersebut
mayoritas di Masjid Nabawi dalam majelis khusus.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah Al-Muhaddits Al-Faqîh Asy-Syaikh Ahmad
ibn Yahyâ An-Najmi rahimahullah. Menghadiri majelis pembacaan
kitab Sunnan Abî Dâwűd di rumah kediaman Asy-Syaikh Muhammad ibn
Hâdi Al-Madkhali. Kemudian beliau (Asy-Syaikh An-Najmi)
memberikan ijazah umum atas semua riwayatnya, dengan nama
Inâlatuth Thâlibîn bi Asâdîd Kutubil Muhadditsîn.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah An-Nabîh Asy-Syaikh ‘Alî ibn Nâshir
Al-Faqîhi hafizhahullâh. Membaca di hadapan beliau sejumlah
besar kitab aqidah, antara lain kitab Sharîhus Sunnah karya Ibnu
Jarîr Ath-Thabari, kitab Sulâlatur Risâlah fî Dzammir Rawâfidh
min Ahlidh Dhalâl karya Mulâ ‘Ali Al-Qâri, pada musim haji tahun
1421 H.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Al-Jalîl ‘Ubaid ibn ‘Abdillâh Al-Jâbiri
hafizhahullâh. Membaca di hadapan beliau kitab Mudzakkirah
Asy-Syinqîthi fî Ushűlil Fiqh, As-Sailil Jarrâh (jilid I) karya
Al-‘Allâmah Asy-Syaukâni rahimahullah.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Al-Lughawi Al-Bâri’ ‘Abdurrahmân ibn
‘Auf Al-Kűni. Mempelajari kitab Malhatul I’rab karya Al-‘Allâmah
Al-Harîri, dan juga mengikuti majelis pelajaran nahwu lainnya.
- [size=10pt]Para masyâikh ahlus sunnah lainnya yang mengajar
beliau di Fakultas Hadits di Universitas Islam Madinah juga
termasuk guru-guru beliau.
Hubungan dengan Asy-Syaikh Al-‘Allâmah ‘Abdul ‘Azîz ibn Bâz
rahimahullah dan Asy-Syaikh Al-‘Allâmah Muhammad ibn Shâlih
Al-‘Utsaimîn rahimahullah:
Beliau berdua adalah ‘ulama besar Ahlus Sunnah wal Jama’ah masa
ini. Tokoh besar salafiyyun masa ini yang sangat terhormat dan
disegani. Ketokohan dan kapasitas keilmuan dan keshalihan beliau
berdua diakui secara internasional, baik oleh kawan maupun
lawan.
Beliau berdua merupakan guru besar Asy-Syaikh ‘Abdullâh
Al-Bukhâri.
Asy-Syaikh Al-Imâm ‘Abdul ‘Azîz ibn Bâz rahimahullah
Menghadiri majelis beliau di masjid di daerah Ath-Tha`if, pada
musim panas tahun 1408 H, membahas kitab Bulűghul Marâm karya
Al-Hâfizh Ibnu Hajar. Kemudian hadir pula di majelis pembacaan
kitab Tuhfatul Ahwadzi Syarh Jâmi’it Tirmidzi di kediaman beliau
di Ath-Tha`if. Sering hadir dalam majelis-majelis beliau dan
menyampaikan berbagai pertanyaan kepada beliau.
Asy-Syaikh Al-Bukhâri menuturkan: “Aku ingat, suatu waktu ketika
aku bertanya kepada beliau tentang belajar di Universitas Islam
Madinah. Maka beliau memberikan motivasi dan dorongan kepadaku.
Kemudian aku tanya lagi tentang Fakultas Hadits, maka beliau pun
makin memberikan motivasi kepadaku.”
Asy-Syaikh Al-Faqîh Muhammad ibn Shâlih Al-‘Utsaimîn
rahimahullah
Menghadiri pelajaran-pelajaran beliau di Masjidil Haram pada
sepuluh terakhir Ramadhân tahun 1407 H, ketika itu beliau
mensyarh Hadits Jibril yang sangat panjang. Menghadiri pelajaran
beliau di ‘Unaizah pada musim panas tahun 1408 H dan 1409 H.
Demikian juga senantiasa hadir dalam pelajaran beliau di Masjid
Nabawi.
Hubungan dengan Asy-Syaikh Al-‘Allâmah Al-Muhaddits An-Nâqid
Muhammad Nâshiruddîn Al-Albâni rahimahullah.
Ketika beliau rahimahullah berziarah ke Madinah pada tahun 1408
H, maka kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh Asy-Syaikh
Al-Bukhâri untuk senantiasa menghadiri seluruh majelis-majelis
beliau. Majelis-majelis umum dan sebagian dari majelis khusus.
Asy-Syaikh Al-Bukhâri menuturkan kenangan manisnya bersama
Asy-Syaikh Al-Albâni: “Aku merasa mulia ketika aku berkesempatan
untuk menyendiri bersama beliau. Ketika itu beliau sedang berada
di luar masjid hendak menuju tempat tinggalnya. Maka aku
menyampaikan pertanyaan-pertanyaan kepada beliau, sambil beliau
memegang tanganku dan menyilangkan jari-jari tangan kanan beliau
dengan jari-jari tangan kiriku. Kemudian beliau menanyaiku,
bahwa siapa namaku dan belajarku.”
[size=11pt]Karir Ilmiah
- [size=10pt]Lulus dari Fakultas Hadits Al-Jâmi’ah Al-Islâmiyyah
(Universitas Islam) Madinah pada tahun ajaran 1410 -1411 H
dengan peringkat: Sangat baik.
- [size=10pt]Guru/Pengajar Ad-Dirâsât Al-Islâmiyyah (Studi Ilmu
Islam) di madrasah Ibtida`iyyah dan Tsanawiyyah selama 6 tahun,
di bawah Departemen Pendidikan dan Pengajaran.
- [size=10pt]Tahun 1417 H melanjutkan jenjang Magister (S2) di
Universitas Ummul Qurâ Makkah Al-Mukarramah, Fakultas Da’wah dan
Ushűlud Dîn Jurusan Al-Kitâb was Sunnah. Lulus dengan predikat
cumlaod.
- [size=10pt]Menulis tesis magister dengan judul Marwiyyât Abî
‘Ubaidah ibn ‘Abdillâh ibn Mas’űd ‘an Abîhi Jam’an wa Dirâsatan.
Diuji pada 21-8-1420 H, dan berhasil meraih cumload dengan
anjuran untuk mencetak tesis tersebut.
- [size=10pt]Tahun 1418 H pindah dari Departemen Pendidikan dan
Pengajaran ke Universitas Islam Madinah, kembali ke Fakultas
Hadits jurusan Fiqhus Sunnah wa Mashâdiruhâ.
- [size=10pt]Berhasil meraih gelar doktor pada tahun 1426 H
dengan tesis tahqîq (penelitian) atas kitab Takmilatu Syarh
At-Tirmidzi karya Al-Hâfizh Al-‘Irâqi, mulai awal kitab
ar-radhâ’ sampai pada penghujung kitab Idzâ Aflasa lirrajuli
Gharîm. Dengan prestasi cumlaude pada level utama.
- [size=10pt]Sekarang sebagai Ustâdz Musâ’id pada Fakultas
Hadits jurusan Fiqhus Sunnah wa Mashâdiruhâ.
[size=11pt]Karya-karya Tulis:
Tidak diragukan, bahwa ikut berperan aktif dalam mengumpulkan
ilmu dan menyebarkannya merupakan perkara yang sangat penting
dan mulia. Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah memberikan nikmat dan
taufiqnya kepada Asy-Syaikh Al-Bukhâri untuk juga memiliki andil
yang besar pada sisi ini. Beliau memiliki banyak karya tulis
ilmiah yang beliau tekuni sejak lama. Tidak lain adalah dalam
rangka ikut berperan aktif menyebarkan ilmu yang bersumber dari
Al-Qur'an dan As-Sunnah di atas manhaj salaf.
Di antara karya tulis beliau:
- Marwiyyât Abî ‘Ubaidah ibn ‘Abdillâh ibn Mas’űd ‘an Abîhi
Jam’an wa Dirâsatan (karya tulis), dicetak oleh penerbit Dâr
Adhwâ’is Salaf Al-Mishiryyah.
- Takmilatu Syarh At-Tirmidzi karya Al-Hâfizh Al-‘Irâqi
(tahqîq). Belum dicetak.
- Manârus Sabîl bi Takhrîji Juz`i Ibni Dîzîl (tahqîq) dicetak
oleh penerbit Al-Ghurabâ` Madinah pada tahun 1413 H. dicetak
ulang lagi pada tahun ini 1429 H oleh penerbit Dâr Al-Imâm Ahmad
Mesir.
- Ithâful Nubalâ` bi Adillati Tahrîm Ityânil Mahal Al-Makrűh
minan Nisâ' (karya tulis) dicetak pada tahun 1414 H, oleh
penerbit Dârul Ghurabâ` Madinah, dicetak ulang pada tahun 1428 H
oleh penerbit Dârul Minhâj, Mesir.
- Riyâdhul Jannah bi Takhrîji Ushűlis Sunnah libni Abî Zamanin
(tahqîq dan takhrîj) dicetak tahun 1414 H oleh penerbit Dârul
Ghurabâ`, dicetak ulang oleh Dâr Adhwâ`is Salaf, Mesir pada
tahun ini 1429 H.
- Tuhfatul Ikhwân bi Takhrîji Majlisi min Amâli Ibni Bisyrân
(takhrîj dan tahqîq) masih tulisan tangan belum dicetak.
- At-Tanbîh wal Irsyâd litajâwuzât Mahműd Al-Haddâd (karya
tulis), fotocopy, publikasi tahun 1414 H.
- Al-Fathul Rabbâni fir Radd ‘alâ Abil Hasan As-Sulaimâni (karya
tulis) dicetak tahun 1424 H oleh penerbit Dârul âtsâr, Yaman,
dan dicetak pula pada tahun 1425 H oleh penerbit Dâr Mâjid
‘Asîrî, Jeddah – Saudi.
- At-Taudhîhul Abhar li Tadzkirati Ibnil Mulaqqin fî ‘Ilmil
Atsar karya Al-Hâfizh As-Sakhâwi (tahqîq) dicetak oleh Dâr
Adhwâ`is Salaf, Riyadh – Saudi tahun 1418 H, dan tahun ini
dicetak lagi oleh penerbit Dâr Al-Imâm Ahmad, Mesir.
- Al-Maqâlat Asy-Syar’iyyah/kumpulan pertama, (karya tulis),
dengan pengantar dari Al-‘Allâmah Asy-Syaikh Ahmad An-Najmi
rahimahullah dan Al-‘Allâmah Asy-Syaikh Zaid Al-Madkhali
hafizhahullâh, dicetak oleh Dârul Madînah Al-‘Amaliyyah, Imarat
pada tahun 1428 H, dan dicetak pula oleh Dâr Adhwâ`is Salaf,
Mesir pada tahun yang sama.
- Al-Maqâlat Asy-Syar’iyyah/kumpulan kedua (karya tulis),
dicetak oleh Dâr Adhwâ`is Salaf, Mesir pada tahun 1429 H.
- Al-Ajwibah Al-Madaniyyah ‘an Al-As`ilatil Haditsiyyah (karya
tulis) dicetak pada tahun 1429 H oleh penerbit Dârul Istiqamah,
Mesir.
- Mushthalahâtul Muhadditsîn fî Kitâbatil Hadîts wa Dhabthihi wa
Ishlâhihi (pembasan ilmiah) telah diuji oleh Universitas Al-Imâm
Muhammad ibn Su’űd. Diangkat oleh universitas dan akan
ditampilkan dalam beberapa edisi majalah universitas. Semoga
Allah memudahkan penerbitannya.
- Su`âlât Al-Imâm Abî Zur’ah Ad-Dimasyqi li Al-Imâm Ahmad ibn
Hanbal fi Kitâbihi (at-Târîkh), Jam’an wa Dirâsatan (karya
tulis), pembahasan ilmiah telah diuji oleh Lembaga Riset Ilmiah
Universitas Islam Madinah. Kemudian akan dicetak oleh Dârul
Istiqâmah, Mesir. Semoga Allah memudahkan penerbitannya.
- Tamâmul Minnah bi Syarh Ushűlis Sunnah li Al-Imâm Al-Humaidi
(transkrip atas pelajaran) – (karya tulis), dicetak oleh Dârul
Istiqâmah, Mesir tahun 1429 H.
- At-Ta’liqât Ar-Radhiyyah ‘alâ Al-Manzhűmah Al-Baiqűniyyah
(karya tulis), akan dicetak oleh Dârul Istiqâmah, Mesir. Semoga
Allah memudahkan penerbitannya.
- Kemudian Dârul Istiqâmah juga meminta naskah transkrip atas
transkrip 2 kaset syarh kitab Al-Műqizhah karya Adz-Dzahabi.
Semoga Allah memudahkan penerbitannya.
- At-Ta’liqât Ar-Radhiyyah ‘alâ Al-‘Aqîdah Al-Wâsithiyyah karya
Syaikhul Islâm Ibnu Taimiyyah. Syarh yang telah ditranskrip,
tahun 1424 H. Naskahnya diminta oleh Dârul Falâh untuk dicetak.
Saat ini masih dalam proses murâja’ah.
- Dan masih banyak lagi selain yang tersebut di atas. Semoga
Allah membantu dan memudahkan.
[size=11pt]Kitab-kitab yang diajarkan:
Kitab-kitab yang diajarkan oleh Asy-Syaikh Al-Bukhâri
hafizhahullâh dalam berbagai pelajaran beliau, antara lain:
- Haqqut Tilâwah, dalam bidang ilmu tajwid. Karya Husni Syaikh
‘Utsmân.
- Al-Burhân fi Tajwîdil Qur'an, karya Ash-Shâdiq Al-Qamhâwi.
- Al-Ushűlts Tsalâtsah.
- Al-Qawâ’idul Arba’ah.
- Kitâbut Tauhîd (ketiga kitab ini karya Al-Imâm Muhammad ibn
‘Abdil Wahhâb v).
- Fathul Majîd Syarh Kitâbit Tauhîd.
- Sullamul Wushűl, karya Al-‘Allâmah Hâfizh Hakami.
- Ushűlus Sunnah, karya Al-Humaidi.
- As-Sunnah, karya Al-Muzani.
- Sharîhus Sunnah, karya Ibnu Jarîr Ath-Thabari.
- As-Sunnah, karya ‘Abdullah ibn Al-Imâm Ahmad.
- Al-Imân, karya Abű ‘Ubaid Al-Qâsim ibn Sallâm.
- Kitâbut Tauhîd dari kitab Shahîh Al-Bukhâri.
- Kitâbul Imân dari kitab Shahîh Al-Bukhâri.
- Al-Wâsithiyyah, karya Syaikhul Islâm Ibnu Taimiyyah.
- Kitâbur Riqâq dari kitab Shahîh Al-Bukhâri.
- Al-Manzhűmah Al-Baiqűniyyah.
- Ikhtishâr ‘Ulűmil Hadîts, karya Ibnu Katsîr.
- At-Taudhîhul Abhar li Tadzkirati Ibnil Mulaqqin fî ‘Ilmil
Atsar karya Al-Hâfizh As-Sakhâwi.
- Al-Műqizhah karya Adz-Dzahabi.
- Al-Muqni’ fî ‘Ulűmil Hadîts karya Ibnul Mulaqqin.
- Irsyâd Thullâbil Haqâ`iq, karya Al-Hâfizh An-Nawawi.
- Muqaddimah Shahîh Muslim ibn Al-Hajjâj.
- Nukhbatul Fikar fî Mushthalahi Ahlil Atsar, karya Al-Hâfizh
Ibni Hajar.
- Mukhtashar Shahîhil Bukhâri, karya Az-Zubaidi.
- Al-Adabul Mufrad karya Al-Imâm Al-Bukhâri.
- 'Umdatul Ahkâm Al-Kubrâ karya Al-Hâfizh Al-Maqdisi.
- ’Umdatul Ahkâm Ash-Sughrâ karya Al-Hâfizh Al-Maqdisi.
- Bulűghul Marâm min Adillatil Ahkâm karya Al-Hâfizh Ibnu Hajr.
- Al-Anjam Az-Zâhirât ‘ala Hill Alfâzhil Waraqât, karya
Al-Mâridîni Asy-Syâfi’i.
- Al-Arba’în An-Nawawiyyah.
- Minhâjus Sâlikîn, karya Al-‘Allâmah As-Sa’di.
- Bahjatul Qulűbil Abrâr, karya Al-‘Allâmah As-Sa’di.
- Al-Muharrar fîl Hadîts, karya Al-Hâfizh Ibnu ‘Abdil Hâdi.
- Ar-Risâlah At-Tabűkiyyah, karya Al-Imâm Ibnul Qayyim.
- Al-Wâbilush Shayyib min Al-Kallimith Thayyib, karya Al-Imâm
Ibnul Qayyim.
- Ad-Durűsul Muhimmah li ‘âmmatil Ummah, karya Al-‘Allâmah
‘Abdul ‘Aziz ibn Baz.
- Dhawâbithul Jarh wat Ta’dîl, karya ‘Abdul ‘Azîz ‘Abdul Lathîf.
- Ar-Raf’u wat Takmîl fil Jarh wat Ta’dîl, karya Al-Kanawi
Al-Hindi.
- Thuruq Takhruju Hadîts Rasűlillâh .
- Al-Jâmi’ li Akhlâqir Râwi wa âdâbis Sâmi’, karya Al-Hâfizh
Al-Khathîb Al-Baghdâdi.
- Al-Âjurrűmiyyah.
- Dan masih banyak lagi lainnya.
[size=11pt]Para ‘Ulama Senior yang memberikan Ijazah
Para ‘ulama kibâr (senior) Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang
memberikan ijazah kepada Asy-Syaikh ‘Abdullâh Al-Bukhâri, antara
lain :
- [size=10pt]Asy-Syaikh Bakri Ath-Tharâbîsyi.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah An-Nâshih Ash-Shâdiq Ar-Rabbâni
Asy-Syaikh Muhammad Amân ibn ‘Ali Al-Jâmi rahimahullah.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah Al-Mu`arrikh Al-Lughawi An-Nassâbah
Shafiyyurrahmân Al-Mubârakfűri rahimahullah.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah Al-Muhaddits Al-Faqîh Asy-Syaikh Ahmad
ibn Yahyâ An-Najmi rahimahullah.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Al-‘Allâmah Al-Muhaddits Abű Muhammad
Badî’uddîn Asy-Syahur Rasyîd As-Sindi Asy-Syarîf rahimahullah.
Ijazah “Munjidul Mustajîz li Riwâyatis Sunnah wal Kitâbil ‘Azîz”
tertanggal 15 Rajab 1416 H.
Dan masih banyak lagi. Ada pula para ‘ulama yang mengirimkan
ijazah kepada beliau, tanpa beliau minta.
[size=11pt]Pujian dan Tazkiyyah Al-‘Allâmah Al-Muhaddits
Al-Mujâhid Al-Wâlid Asy-Syaikh Rabî’ ibn Hâdi Al-Madkhali
hafizhahullâh. Asy-Syaikh Rabî’ ditanya: “Bagaimana pendapat
engkau menghadiri pelajaran-pelajaran yang disampaikan oleh
Asy-Syaikh ‘Abdullâh Al-Bukhâri?”
Beliau hafizhahullâh menjawab: “Saya menasehatkan kepada kaum
muda di Madinah untuk menghadiri pelajaran-pelajaran yang
disampaikan oleh Al-Akh ‘Abdullâh Al-Bukhâri, karena
sesungguhnya dia adalah termasuk orang-orang terbaik di kalangan
Ahlus Sunnah, dan termasuk orang-orang yang senantiasa
membelanya dalam setiap kesempatan sepengetahuanku. Dia rajin
menulis, beraktivitas, dan bergerak dalam rangka membela sunnah
dan ahlus sunnah lebih banyak daripada mayoritas orang-orang
yang memeranginya dari kalangan ahlul ahwâ' (pengikut hawa
nafsu), baik dulu maupun sekarang. Jadi dia (Asy-Syaikh
‘Abdullâh Al-Bukhâri) adalah di antara orang-orang terbaik di
kalangan ahlus sunnah, Insyâ`Allâh. Kita memohon kepada Allah
agar mengokohkan kita dan dia di atas sunnah dan menjadi kita
semua bermanfaat. Tidaklah aku tahu tentangnya, kecuali dia
adalah salafy yang baik. Kita semua sering berbuat salah, dan
sebaik-baik orang yang sering berbuat salah adalah orang yang
senantiasa bertaubat.
Maka saya wasiatkan dengan pria ini (Asy-Syaikh ‘Abdullâh),
karena dia di antara lulusan terbaik Al-Jâmi’ah Al-Islâmiyyah
(Universitas Islam Madinah), menyandang gelar magister, dan
sekarang sedang menempuh doktoral. Dia orang yang sangat cerdas,
pemuda yang sangat cerdas. Saya mengenalnya berada di atas
manhaj salafi, insyâ`Allâh. Maka hadirlah kalian (pada
pelajaran-pelajaran)nya, dan ambillah faedah darinya.”
[size=9pt]Ꞁ[size=8pt]3
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100<br
/>Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
[Tazkiyyah ini beliau sampaikan pada hari Jum’at 14 Jumâdal Ulâ
1425 H, dalam tanya jawab pada pelajaran Kitâbusy Syarî’ah karya
Al-Imâm Al-âjurri (Bab : Beriman kepada Telaga yang diberikan
kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam), tepatnya pada menit
42 : 35]
(Sumber: Email dari al Akh Abu Amr. File PDF di
HTML http://www.salafy.or.id/upload/biografialBukhari.pdf)
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ulamasunnah.wordpress.com atau www iscm.createaforum.com
(
HTML https://bit.ly/forumiscm).
Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari C↑iscm Muslim
Reading Forum yang disalin kembali dari blog ulamasunnah. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Admin Blog Ulama Sunnah
Wira Bachrun Al Bankawy
Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-1/'ulama-sunnah/msg1037/#msg1037][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/kategori/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
*****************************************************
Page 1 of 1