DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ AQIDAH
*****************************************************
#Post#: 653--------------------------------------------------
Sambutan dan Pujian atas Daurah Nasional 1429 H/2008
DIR By: Host
Date: August 25, 2024, 6:44 pm
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
[center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
[center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar bin Abdul Aziz)
---------------------------------------------------------
[size=13pt]✻ Sambutan dan Pujian atas Daurah Nasional
1429 H/2008
Juni 19, 2009 oleh Wira Mandiri Bachrun Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
[size=10pt]◥↑ᴡᴡᴡ
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2009/06/19/sambutan-dan-pujian-atas-daurah-nasional-1429-h2008/
SAMBUTAN DAN PUJIAN ASY-SYAIKH ‘ABDULLAH IBN ‘ABDIRRAHIM
AL-BUKHARI HAFIZHAHULLAH
Atas Daurah Nasional Masyaikh Ahlus Sunnah 1429 H / 2008
dan Tulisan Asy-Syaikh ‘Abdullah ibn Shalfiq Azh-Zhafiri
الحمد لله
ربِّ
العالمين
والصلاة
والسلام
على
نبيِّنا
محمدٍ وآله
وصحبه
أجمعين،
وبعد:
Semoga Allah membalas saudara kami Asy-Syaikh ‘Abdullah
Azh-Zhafiri atas tulisan yang bermanfaat tersebut
(
HTML http://www.sahab.net/forums/showthread.php?p=662129#post662129)
Kemudian aku katakan,
Pertama, kita bersyukur kepada Allah atas bimbingan, taufiq, dan
pertolongan-Nya dalam pelaksanaan Daurah Salafiyyah Mubarakah.
Hanya bagi-Nya segala puji mulai awal mula hingga akhir.
Kedua, kita berterima kasih kepada segenap asatidzah pengampu
dan pelaksana Daurah, yang saya buktikan langsung tentang (sifat
dan kondisi) mereka sebagai berikut:
- [size=10pt]Semangat yang kuat untuk menyebarkan sunnah, yang
senantiasa terbimbing dengan musyawarah bersama para masyaikh
mereka hafizhahumullah.
- [size=10pt]Perhatian besar dalam menyebarkan Dakwah Salafiyyah
kepada kalangan awam. Ini sebenarnya merupakan permasalahan
penting yang dilupakan oleh banyak orang. Maka benar jika
dikatakan bahwa ikhwah (pengampu dan pelaksana Daurah) memiliki
keseriusan yang mubarakah dan sudah terbukti dalam hal ini, di
samping perhatian terhadap kalangan awam dari sisi sikap lembut
dan cara muamalah yang baik dengan mereka.
- [size=10pt]Menerima berbagai nasehat dan bimbingan para
masyaikh terkait dengan pelaksanaan dakwah di negeri mereka.
- [size=10pt]Antusias yang sangat besar untuk mengambil faidah
dari para masyaikh. Ini merupakan hal telah aku saksikan dari
mereka. Sering ketika aku duduk bersama ikhwah selepas dars
(pelajaran), mereka menggunakan kesempatan tersebut untuk
menyampaikan pertanyaan-pertanyaan atau semisalnya. Maka aku pun
menjawab. Suatu ketika Al-Akh Luqman berkata kepadaku, “Wahai
Syaikh kami, kami berharap kalau seandainya jawaban-jawaban dan
arahan-arahan ini direkam.”
Aku menjawab: “Kalau engkau minta dariku untuk mengulang,
niscaya aku tidak akan ingat sekarang. Karena jawaban tersebut
datang pada ketika itu dengan taufiq dari Allah. ‘Abdullah ibn
Al-Mu’taz berkata, -sebagaimana dalam kitab Al-Jami’ karya
Al-Khathib –:
[size=14pt]الفرصة
سريعة
الفوت
بطيئة
العودة
“Kesempatan sangat cepat berlalu, dan sangat sulit untuk bisa
kembali.”
Maka ikhwah merasakan betapa meruginya. Kemudian, apabila kami
duduk bersama mereka kali berikutnya, mereka bersegera meminta
izin untuk merekam. Kata mereka, agar tidak terlewat kesempatan
yang berharga.
Ketiga, kemarahan para ahlul bid’ah dan para pembenci Dakwah
Salafiyyah dengan adanya Daurah Mubarakah ini. Berapa kali sudah
masa dan jumlah (Ahlus Sunnah) yang besar tersebut telah membuat
mereka marah, demikian juga berbagai muhadharah dan pelajaran.
Mereka telah berupaya melakukan berbagai tipu daya dan makar.
“Allah adalah sebaik-baik pembalas makar.”
Maka terhadap mereka, dan yang bersikap seperti sikap mereka,
aku katakan, “Wajib atas kalian untuk rujuk (kembali) kepada
Al-Haq, dan bergabung bersama para pembela Al-Haq. Kalau kalian
menolak dan menentang, maka kami katakan kepada kalian,
“Binasalah kalian dengan kemarahan kalian.” Dakwah Salafiyyah
berjalan dengan karunia dan kemurahan dari Allah. Hanya bagi-Nya
segala pujian dan kenikmatan, mulai awal hingga akhir.
Keempat, diantara yang juga aku saksikan langsung di masjid
tempat dilaksanakannya acara Daurah Umum, yang diterjemahkan
secara langsung, adalah jumlah yang sangat besar dan banyak.
Mereka datang dari berbagai penjuru Indonesia semuanya. Menempuh
darat dan lautan untuk bisa sampai ke tempat tersebut, agar bisa
menyaksikan kebaikan dan dakwah sunnah. Diiringi dengan antusias
yang besar untuk mengambil faidah, mengumpulkan faidah tersebut,
berdesak-desakan dalam rangka mendengar dengan penuh
konsentrasi.
Maka kami memohon kepada Allah agar memberkahi umur dan waktu
mereka, dan menjadikan mereka mendapat manfaat dari
ceramah/pelajaran yang telah mereka dengar.
Kelima, adapun ikhwah yang hadir di Masjid dan Ma’had Al-Anshar,
mereka sebagian besarnya adalah para penuntut ilmu. mereka juga
memiliki semangat yang besar dalam berdakwah dan mengajarkan
ilmu. Mereka juga datang dari berbagai penjuru Indonesia. Aku
telah saksikan langsung juga dari mereka: Antusias yang besar
terhadap ilmu, mengambil faidah, dan mencatatnya, serta
berlomba-lomba untuk mendengar (ilmu dan pelajaran). Disamping
tidak melupakan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan secara
tertulis, yang menunjukkan atas adab dan antusias terhadap ilmu.
maka kami memohon untuk mereka dengan untuk segenap ikhwah
kebaikan dan kesuksesan di dua negeri (dunia dan akhirat).
Keenam, suatu yang tidak diragukan, bahwa di setiap tempat yang
terdapat dakwah padanya pasti ada berbagai kendala/rintangan.
Syaithan sangat bersemangat untuk menimbulkan permusuhan antar
ikhwah. Maka termasuk karunia Allah kepadaku dan kepada
saudara-saudaraku para masyaikh, serta segenap ikhwah di sana,
terwujudnya ishlah antar sebagian ikhwah yang terlibat dalam
dakwah disana, dan jumlah mereka (para da’i yang berselisih)
jumlahnya hanya sedikit, walhamdulillah. Mereka semua keluar
dengan hati yang telah bersatu. Kami memohon kepada Allah untuk
kami dan mereka serta untuk semua ikhwah kekokohan di atas Islam
dan Sunnah.
Ketujuh, ucapan yang haq aku katakan tentang Syaikhuna
Al-‘Allamah Al-Muhaddits Al-Mujahid An-Nashih Al-Walid Rabi’ ibn
Hadi Al-Madkhali -hafizhahullah wa waffaqahu wa matta’a bihi-.
Ikhwah semuanya telah diarahkan dengan semangat yang besar dan
tampak jelas oleh Syaikhuna Hafizhahu Al-Maula, dan aku salah
satu dari mereka. Sebelum keberangkatan safarku dari Bandara
Jeddah menuju Jakarta, aku berbicara dengan Asy-Syaikh Rabi.
Beliau mewasiatkan dengan banyak nasehat, di antaranya
senantiasa mengupayakan jam’ul kalimah (menyatukan barisan)
segenap ikhwah di atas al-Haq, saling bertautan antar kalian,
dan berbagai nasehat bermanfaat lainnya. Ketika Al-Akh
Asy-Syaikh Khalid Azh-Zhafiri meminta beliau untuk menyampaikan
nasehat kepada ikhwah, beliau pun memenuhi permintaan tersebut
Jazahullah Khairan.
Beliau pun menyampaikan kepada pendengaran-pendengaran kami
nasehat yang sangat indah dan bagus terkait saling berwasiat
dengan kebenaran dan kesabaran, semangat terhadap ilmu, sampai
akhir nasehat beliau yang benar dan tepat. Kita memohon kepada
Allah agar membarakahi umur dan ilmu syaikh kita. Sesungguhnya
Dia Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan.
[size=14pt]وصلى
الله على
نبينا محمد
وآله وصحبه
وسلم
Ditulis oleh: ‘Abdullah ibn ‘Abdirrahim Al-Bukhari
28 Sya’ban 1429 H.
Teks Arab:
[right]الحمد لله
ربِّ
العالمين
والصلاة
والسلام
على
نبيِّنا
محمدٍ وآله
وصحبه
أجمعين،
وبعد:
شكر الله
لأخينا
الشيخ/
عبدالله
الظفيري،
هذه
الكتابة
المفيدة.
ثم إنني
أقول:
أولاً:
نشكر الله
عز في علاه
على ما هدى
ووفق وأعان
من إقامة
هذه الدورة
السلفية
المباركة،
فله الحمد
في الأولى
والآخرة.
ثانياً:
نشكر
الإخوة
الذين
قاموا على
هذه
الدورة،
والذين
لمستُ منهم
على ما يلي:
أ/ الحرص
الشديد على
نشر
السُّنَّة،
مستنيرين
بمشورة
مشايخهم
حفظهم
الله.
ب/ العناية
في نشر
الدعوة
السلفية
بين
العوام،
وهذا في
الحقيقة
أمر مهم
يغفل عنه
كثيرون،
والحق يقال
إن الإخوة
لهم جهد
مبارك
مملوس في
هذا الشأن،
مع عناية
بالعوام من
حيث الرفق
و حسن
المعاملة.
ج/
الاستجابة
لنصائح
وتوجيهات
المشايخ
فيما يخدم
الدعوة في
بلدهم.
د/ الحرص
على
الإفادة من
المشايخ،
وهذا امرٌ
قد لمستُه
منهم،
فكثيراً ما
كنت أجلس
مع الإخوة
عقب
الدروس،
ويقتنصون
الفرصة
لطرح
الأسئلة
ونحوها،
فكنت أجيب،
فمرة قال
لي الأخ:
لقمان:
وددنا يا
شيخنا لو
سُجلت هذه
الإجابات
والتوجيهات؟
فقلت: لو
طلبت مني
إعادة ما
دار لما
تذكرت
الآن؛ لأن
الجواب جاء
في وقته،
بتوفيق من
الله،
وعبدالله
بن المعتز
يقول كما
في (الجامع
للخطيب)
(الفرصة
سريعة
الفوت
بطيئة
العودة)؟.
فتحسَّر
الإخوة، ثم
إذا ما
جلسنا
مرَّة أخرى
بادروا
بالاستئذان
للتسجيل!
ويقولون:
حتى لا
تفوت
الفرصة!.
ثالثاً:
ضجرُ أهل
الأهواء
والمناوئين
للدعوة
السلفية
بهذه
الدورة
المباركة،
فكم
غاظهتهم
تلك
الجموع،
وتلك
الأعداد،
وتلك
الدورس
والمحاضرات،
وكادوا
كيداً،
ومكروا
مكراً
(والله خير
الماكرين)
ولهؤلاء
ومن لفَّ
لفهم أقول:
الواجب
عليكم
الرجوع إلى
الحقِّ،
والوقوف مع
أهله، فإن
أبيتم إلا
المعاندة،
فحينها
نقول لكم:
(قل موتوا
بغيظكم)!
والدعوة
السلفية
تسير بفضل
من الله
وكرمه وله
الحمد
والمنة في
الأولى
والآخرة.
رابعاً:
مما لمستهُ
في المسجد
الذي كانت
تقام فيه
(المحاضرات
العامة)
والتي
تترجم
مباشرة،
الأعداد
الكبيرة
والغفيرة
التي جاءت
من أنحاء
أندونيسيا
كلها،
قطعوا
المفاوز
والبحار
للوصول إلى
هذا المكان
ليشهدوا
الخير
ودعوة
السنَّة،
مع حرص على
الإفادة،
وتدوين
الفوائد،
والتزاحم
للاستماع و
الإنصات،
فنسأل الله
أن يبارك
لهم في
أعمارهم
وأوقاتهم
وأن ينفعهم
بما سمعوا.
خامساً:
أما الإخوة
الحضور في
(معهد
ومسجد
الأنصار)؛
فهؤلاء
إخوة
جلُّهم
طلبة علم،
ولهم نشاط
في الدعوة
والتعليم،
وأتوا من
عموم
أندونيسيا
أيضاً، وقد
لمست منهم
أيضاً:
الحرص على
العلم
والإفادة،و
الكتابة،
والتزاحم
للاستماع،
مع نباهة
في طرح
الأسئلة
المكتوبة،
و التي
تدلُّ على
أدبٍ وحرص
على العلم،
فنسأل الله
لهم ولجيمع
الإخوة
الخير
والفلاح في
الدارين.
سادساً
وأخيراً:
مما لا شك
فيه أنَّ
كل موطن
فيه دعوة
لابد وأن
تعتريه بعض
المنغصات،
والشيطان
حريص على
الإيقاع
بين
الإخوة،
ومن فضل
الله عليَّ
وعلى
الإخوة
المشايخ
وعموم
الإخوان
هناك أن تم
الإصلاح
بين بعض
الإخوة
المشتغلين
بالدعوة
هناك، وهم
قلَّة ولله
الحمد،
وخرجوا
جميعاً على
قلب رجل
واحد، نسأل
الله لنا
ولهم
وللجميع
الثبات على
الإسلام
والسنة.
سابعاً:
كلمة حقٍّ
أقولها في
حقِّ شيخنا
العلامة
المحدث
المجاهد
الناصح
الوالد:
ربيع بن
هادي
المدخلي،
حفظه الله
ووفقه
ومتَّع به،
قد حظي
الإخوة
جميعاً
بحرص بين
وظاهر من
شيخنا حفظه
المولى،
وأنا واحد
منهم، فقد
كلّمت
الشيخ قبل
سفري من
مطار جدة
إلى
جاكرتا،
فأوصاني
بوصايا
عديدة منها
محاولة جمع
كلمة
الإخوة على
الحق،
والتآلف
فيما
بينهم،
وإلى غير
ذلك من
التوجيهات
المفيدة
النافعة، و
لما طلب
منه الأخ
الشيخ خالد
الظفيري أن
يلقي
للإخوة
كلمة وافق
الشيخ جزاه
الله
خيراً،
فألقى على
أسماعنا
كلمة جميلة
رائعة في
التواصي
بالحق
والتواصي
بالصبر،
والحرص على
العلم، إلى
آخر كلامه
الموفق
المسدد،
فنسأل الله
أن يبارك
لنا في عمر
وعلم شيخنا
إنه سميع
مجيب.
وصلى الله
على نبينا
محمد وآله
وصحبه
وسلم.
وكتبه/
عبدالله بن
عبدالرحيم
البخاري
28/
شعبان/1429هـ[/right]
Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
[size=9pt]ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
(Sumber:
HTML http://www.sahab.net/forums/showthread.php?p=662228#post662228,<br
/>Dikirimkan oleh al akh Abu Amr melalui email)
Sumber:
HTML http://www.salafy.or.id/modules/artikel2/artikel.php?id=1468
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Admin Blog Ulama Sunnah
Wira Bachrun Al Bankawy
Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
*****************************************************
Page 1 of 1