DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ AQIDAH
*****************************************************
#Post#: 632--------------------------------------------------
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kesembilanbelas:
Pengawasan Allah dan Penjagaannya
DIR By: Host
Date: August 25, 2024, 5:15 pm
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
[center]◥↑✻'ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI,
ARTIKEL DAN FATWA ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
[center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-1/'ulama-sunnah/msg1037/#msg1037][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/kategori/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi
Kesembilanbelas:[size=15pt]
◎ [font=arial black]Pengawasan Allah dan
Penjagaannya[/font]
Juli 6, 2009 oleh: Wira Mandiri Bachrun
Disalin kembali (Abdillah Ahmad) [size=10pt]Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2009/07/06/penjelasan-hadits-arbain-imam-an-nawawi-kesembilan-belas-pengawasan-allah-dan-penjagaannya/[size=11pt]
[size=10pt]Oleh: Asy Syaikh Muhammad ibn Shalih Al-‘Utsaimin
rahimahullah
[right]عَنْ
أَبِي
الْعَبَّاسِ
عَبْدِ
اللهِ بْنِ
عَبَّاسٍ
رَضِيَ
اللهُ
عَنْهُمَا
قَالَ :
كُنْتُ
خَلْفَ
النَّبِيِّ
صَلَّى
اللهُ
عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ
يَوْماً،
فَقَالَ :
يَا
غُلاَمُ
إِنِّي
أُعَلِّمُكَ
كَلِمَاتٍ:
اْحْفَظِ
اللهَ
يَحْفَظْكَ،
احْفَظِ
اللهَ
تَجِدْهُ
تُجَاهَكَ،
إِذَا
سَأَلْتَ
فَاسْأَلِ
اللهَ
وَإِذَا
اسْتَعَنْتَ
فَاسْتَعِنْ
بِاللهِ،
وَاعْلَمْ
أَنَّ
اْلأُمَّةَ
لَوْ
اجْتَمَعَتْ
عَلَى أَنْ
يَنْفَعُوْكَ
بِشَيْءٍ
لَمْ
يَنْفَعُوْكَ
إِلاَّ
بِشَيْءٍ
قَدْ
كَتَبَهُ
اللهُ
لَكَ،
وَإِنِ
اجْتَمَعُوا
عَلَى أَنْ
يَضُرُّوْكَ
بِشَيْءٍ
لَمْ
يَضُرُّوْكَ
إِلاَّ
بِشَيْءٍ
قَدْ
كَتَبَهُ
اللهُ
عَلَيْكَ،
رُفِعَتِ
اْلأَقْلاَمُ
وَجَفَّتِ
الصُّحُفِ
[رواه
الترمذي
وقال : حديث
حسن صحيح
وفي رواية
غير
الترمذي:
احْفَظِ
اللهَ
تَجِدْهُ
أَمَامَكَ،
تَعَرَّفْ
إِلَى
اللهِ فِي
الرَّخَاءِ
يَعْرِفْكَ
فِي
الشِّدَّةِ،
وَاعْلَمْ
أَنَّ مَا
أَخْطَأَكَ
لَمْ
يَكُنْ
لِيُصِيْبَكَ،
وَمَا
أَصَابَكَ
لَمْ
يَكُنْ
لِيُخْطِئَكَ،
وَاعْلَمْ
أَنَّ
النَّصْرَ
مَعَ
الصَّبْرِ،
وَأَنَّ
الْفَرَجَ
مَعَ
الْكَرْبِ
وَأَنَّ
مَعَ
الْعُسْرِ
يُسْراً].[/right]
Dari Abul Abbas ibn Abdullah ibn Abbas [i]radhiyallahu’anhuma
dia berkata: Pada suatu hari aku pernah berada di belakang
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam maka beliau bersabda,
“Hai anak muda, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat.
Jagalah Allah, niscaya engkau dapati Dia di hadapanmu. Jika
engkau meminta, mintalah kepada Allah. Jika engkau meminta
pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah. Dan ketahuilah,
sesungguhnya seandainya umat ini bersatu untuk memberikan suatu
kemanfaatan kepadamu, maka mereka tidak akan dapat memberinya,
kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan atasmu. Dan
seandainya mereka bersatu untuk mendatangkan suatu kemudharatan
kepadamu, maka mereka tidak dapat mendatangkannya, kecuali
dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan atasmu. Pena telah
diangkat dan lembaran-lembaran telah mengering.”[/i] [1]
[size=10pt](HR. Tirmidzi, dan ia mengatakan: Hadits Hasan)
Dan di dalam riwayat selain At Tirmidzi, “Jagalah Allah pasti
kamu akan mendapatiNya di hadapanmu, kenalilah Allah di waktu
senang pasti Allah akan mengenalimu di waktu sempit, dan
ketahuilah apa-apa yang meleset darimu maka hal itu tidak akan
mengenaimu, dan apa-apa yang mengenaimu tidak akan meleset
darimu, dan ketahuilah bahwa kemenangan itu beriring dengan
kesabaran, dan jalan keluar itu bersama kesulitan / keadaan yang
himpit, dan bersama kesulitan itu pasti ada kemudahan.” [2]
PENJELASAN
Perkataan Ibnu Abbas, “Aku pernah berada di belakang Nabi.”
Mengandung kemungkinan bahwa Ibnu Abbas dibonceng oleh Nabi,
bisa jadi dia berjalan di belakang Nabi. Bagaimana pun
keadaannya, yang penting bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam telah memberikan wasiat dengan beberapa wasiat yang
agung ini.
Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Aku akan
mengajarkanmu beberapa kalimat.” Beliau mengatakan pengantar
seperti ini agar Ibnu Abbas memasang perhatiannya terhadap apa
yang akan beliau sampaikan. (Jagalah Allah niscaya Dia akan
menjagamu). Perkataan ini (jagalah Allah), maksudnya adalah
jagalah batasan dan syari’atNya, yakni dengan melaksanakan
perintah-perintah dan menjauhi larangan-laranganNya, niscaya Dia
akan menjaga agama, keluarga, harta, dan dirimu. Karena Allah
akan membalas orang-orang yang berbuat baik dengan berbuat baik
kepada mereka. Dari hal ini dapat diketahui barangsiapa yang
tidak menjaga Allah, maka dia tidak berhak mendapat penjagaan
Allah. Hadits ini terkandung pula padanya dorongan untuk menjaga
batas-batas Allah.
Kalimat kedua, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Jagalah Allah, niscaya engkau dapati Dia di hadapanmu.” Kami
katakan, pada sabdanya (Jagalah Allah), sebagaimana perkataan
kami pada kalimat yang pertama di atas. Sedangkan makna (maka
engkau dapati Dia di hadapanmu), yakni engkau dapati Dia di
hadapanmu, memberikan petunjuk kepadamu untuk (melakukan) segala
kebaikan, mendekatkan, dan menuntunmu kepadanya.
Kalimat yang ketiga: ”Jika engkau meminta, maka mintalah kepada
Allah.” Maksudnya, jika engkau meminta suatu keperluan, maka
janganlah engkau memintanya kecuali kepada Allah dan janganlah
engkau meminta apapun juga kepada makhluk. Jika ditakdirkan
engkau meminta kepada makhluk hal-hal yang mampu mereka lakukan,
maka ketahuilah bahwa itu hanyalah salah satu jalannya saja.
Sedangkan yang memberikannya adalah Allah. Oleh karena itu,
bersandarlah kepada Allah semata.
Kalimat keempat: “Jika engkau meminta pertolongan, mintalah
pertolongan kepada Allah.” Maksudnya, jika engkau menghendaki
pertolongan dan mencari pertolongan dari seseorang, maka
janganlah engkau memintanya kecuali kepada Allah, karena Dialah
Dzat yang di tanganNya kerajaan langit dan bumi. Dia akan
memberikan pertolongan jika Dia menghendaki. Jika engkau dengan
tulus meminta pertolongan kepada Allah dan bertawakal kepadaNya,
maka Dia akan menolongmu. Oleh karena itu, jika engkau meminta
pertolongan kepada makhluk dalam hal-hal yang mampu ia lakukan,
maka yakinilah bahwa itu adalah sebagai sebab(jalan) semata. Dan
hanya Allahlah yang menundukkan hal itu untukmu.
Kalimat kelima: “Dan ketahuilah, sesungguhnya seandainya umat
ini bersatu untuk memberikan suatu kemanfaatan kepadamu, maka
mereka tidak akan dapat memberinya, kecuali dengan sesuatu yang
telah Allah tetapkan atasmu.” Yakni, seandainya seluruh umat
dari awal hingga akhirnya bersatu padu untuk memberiakn manfaat
kepadamu, niscaya mereka tidak akan memberikannya kepadamu
kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan atasmu. Atas
dasar ini, maka manfaat yang datangdari seseorang kepada orang
lain, pada hakikatnya berasal dari Allah karena Dialah yang
telah menetapkan baginya, dan ini adalah dorongan bagi kita agar
bersandar kepada Allah, dan kita pun mengetahui bahwa umat ini
tidak dapat mendatangkan kebaikan bagi kita, kecuali dengan
seizin Allah subhanahu wata’ala.
Kalimat keenam: “Dan seandainya mereka bersatu untuk
mendatangkan suatu kemudharatan kepadamu, maka mereka tidak
dapat mendatangkannya, kecuali dengan sesuatu yang telah Allah
tetapkan atasmu.” Oleh karena itu, jika engkau mendapatkan
kemudharatan dari seseorang, maka ketahuilah bahwa Allah telah
menetapkan hal itu untukmu, maka merasa ridhalah dengan
ketetapan Allah dan takdirNya. Akan tetapi, tidak mengapa engkau
menangkal kemudharatan tersebut darimu, karena Allah Subhanahu
Wa Ta’ala berfirman,
[right][size=18pt]وَجَزَاء
سَيِّئَةٍ
سَيِّئَةٌ
مِّثْلُهَا[/right]
“Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa.” (Asy
Syuura: 40)
Kalimat ketujuh: “Pena telah diangkat dan lembaran-lembaran
telah mengering.” Yakni, bahwa apa-apa yang Allah tetapkan telah
selesai, pena telah diangkat dan lembaran telah mengering, dan
tidak ada lagi perubahan pada ketetapanNya. Hadits ini
diriwayatkan oleh Tirmidzi. Dan dia berkata: Hadits Hasan
Shahih.
Dalam riwayat lainnya berbunyi, “Jagalah Dia, niscaya engkau
akan dapati Dia di depanmu, Ingatlah Allah di waktu lapang,
niscaya Dia akan mengenalmu dalam keadaan sulit.” Yakni,
tunaikanlah hak Allah dalam keadaan lapang, sehat, dan
berkecukupan, niscaya Dia akan mengenalmu ketika engkau dalam
keadaan susah. Jika kesehatan dan kecukupan hilang darimu, dan
engkau merasa butuh kepada Allah, maka Dia akan mengenalmu
berdasarkan apa-apa yang engkau lakukan sebelumnya, atau dengan
sebab perbuatan baik yang engkau gunakan untuk mengenal Allah.
“Dan ketahuilah apa-apa yang meleset darimu maka hal itu tidak
akan mengenaimu, dan apa-apa yang mengenaimu tidak akan meleset
darimu.” Yakni, apa-apa yang telah Allah takdirkan akan
menganimu, maka hal itu tidak akan meleset darimu, namun hal itu
pasti akan terjadi, karena Allah telah menakdirkannya. Dan
apa-apa yang telah Allah tetapkan meleset darimu, dan Dia
menghindarkannya darimu, maka hal itu tidak akan mengenaimu sama
sekali. Karena urusan itu seluruhnya di tangan Allah. Hal ini
mengandung konsekuensi, hendaknya seorang bertumpu kepada
Rabbnya secara sempurna. Kemudian beliau Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam bersabda, “Ketahuilah bahwa kemenangan itu bersama
kesabaran.” Sabda beliau ini mengandung dorongan utntuk
bersabar, karena jika kemenangan itu akan diperoleh dengan
kesabaran, maka setiap orang harus bersabar demi meraih
kemenangan tersebut.
[right][size=18pt]
إِنَّ مَعَ
الْعُسْرِ
يُسْرًا

فَإِنَّ
مَعَ
الْعُسْرِ
يُسْرًا[/right]
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (Asy Syarh:
5-6)
Hadits Abdullah ibn Abbas radhiyallahu’anhuma ini mengandung
beberapa faedah:
- [size=10pt]Kelembutan Rasulullah kepada orang yang lebih muda,
yang mana beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Hai
Nak, sesungguhnya aku akan mengajarkan kepadamu beberapa
kalimat.”
- [size=10pt]Orang yang hendak mengucapkan ucapan yang penting,
seyogyanya mengawali ucapannya dengan ucapan yang akan menarik
perhatiannya, di mana beliau shallallahu ‘alaihi wasallam
bersabda, “Hai Nak, sesungguhnya aku akan mengajarkan kepadamu
beberapa kalimat.”
- [size=10pt]Barangsiapa menjaga Allah, maka Allah akan
menjaganya, berdasarkan sabda beliau shallallahu ‘alaihi
wasallam, “Jagalah Allah, maka Dia akan menjagamu.”
- [size=10pt]Barangsiapa melalaikan Allah, -maksudnya melalaikan
agama Allah-, maka Allah akan melalaikannya dan tidak akan
menjaganya. Allah subhanahu wata’ala berfirman,
[right][size=16pt]وَلَا
تَكُونُوا
كَالَّذِينَ
نَسُوا
اللَّهَ
فَأَنسَاهُمْ
أَنفُسَهُمْ
أُوْلَئِكَ
هُمُ
الْفَاسِقُونَ[/right]
“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah,
lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri.
Mereka itulah orang-orang yang fasik.” (Al Hasyr: 19)
- [size=10pt]Barangsiapa menjaga Allah, maka Allah akan
memberikan hidayah dan bimbingan kepadanya pada perkara-perkara
yang mengandung kebaikan. Dan di antara konsekuensi penjagaan
Allah bagi seseorang adalah Allah akan menghindarkan kejelakan
darinya, karena sabdanya, “Jagalah Allah, niscaya kamu akan
dapati Dia di hadapanmu.”
- [size=10pt]Jika seseorang membutuhkan bantuan, hendaknya dia
meminta bantuan kepada Allah. Tetapi tidak mengapa ia meminta
bantuan kepada selainNya, dari siapa saja yang dapat memberikan
bantuan kepadanya, berdasarkan sabdanya, “Engkau membantu
seseorang pada tunggangannya, lalu engkau mengangkat orang
tersebut ke atas kendaraannya, atau mengangkatkan barang-barang
bawaannya ke atas kendaraannya adalah sedekah.”[3]
- [size=10pt]Umat ini tidak akan sanggup memberikan manfaat
kepada seorang pun kecuali jika Allah telah menetapkannya. Dan
mereka tidak akan sanggup memberikan kemudharatan kepada seorang
pun juga, kecuali Allah telah menetapkan hal itu untuknya.
- [size=10pt]Wajib bagi seseorang untuk menggantungkan harapan
kepada Allah dan tidak menoleh kepada makhluk, karena para
makhluk tidak memiliki kemudharatan dan kemanfaatan baginya.
- [size=10pt]Segala sesuatu telah ditetapkan kesudahannya. Dan
telah valid hadits dari Nabi bahwa Allah telah menentukan takdir
seluruh makhluknya lima puluh ribu tahun sebelum diciptakannya
langit dan bumi.[4]
- [size=10pt]Dalam riwayat lain, bahwa jika manusia mengenal
Allah dengan jalan menaatinya, ketika ia berada dalam keadaan
sehat dan lapang, maka Allah akan mengenalinya di saat ia dalam
keadaan susah, mengasihinya, menolongnya, dan menghilangkan
kesulitannya.
- [size=10pt]Jika Allah telah menetapkan sesuatu bagi seseorang,
maka hal itu tidak akan meleset (lepas) darinya. Dan jika Allah
tidak menakdirkan sesuatu kepadanya, maka hal itu tidak akan
mengenainya.
- [size=10pt]Kabar gembira yang begitu besar bagi orang-orang
yang sabar dan sesungguhnya kemenangan itu berjalan seiring
dengan kesabaran.
- [size=10pt]Kabar gembira juga bahwa dilepaskannya kesulitan
dan dihilangkannya kesempitan, berhubungan dengan kesempitan.
Setiap kali seseorang merasakan kesulitan, maka Allah akan
melepaskannya dari kesulitan tersebut.
- [size=10pt]Kabar gembira yang begitu besar, bahwa jika
seseorang tertimpa suatu kesulitan, hendaknya ia menanti
kemudahan. Allah telah menyebutkan hal ini di dalam Al Qur’an,
[right][size=16pt]فَإِنَّ
مَعَ
الْعُسْرِ
يُسْرًا *
إِنَّ مَعَ
الْعُسْرِ
يُسْرًا[/right]
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (Asy Syarh:
5-6)
- [size=10pt]Jika engkau ditimpa berbagai kesulitan, maka
bersandarlah kepada Allah sambil menanti kemudahan dariNya dan
membenarkan janjiNya.
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ꞁ[size=8pt]3
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100<br
/>Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Pertama: Amal Perbuatan
itu Tergantung Niatnya
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-33/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kedua: Penjelasan
tentang Islam, Iman, dan Ihsan (1-5) [Updated]
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/penjelasan-hadits-arbain-imam-an-nawawi-kedua-penjelasan-tentang-islam-iman-dan-/
- Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kedua: Faedah dari
Bagian Pertama (1)
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-32/msg660/#msg660
- Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kedua: Faedah dari
Bagian Kedua (2)
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-31/msg659/#msg659
- Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kedua: Faedah dari
Bagian Ketiga (3)
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-30/msg658/#msg658
- Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kedua: Faedah dari
Bagian Keempat (4)
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-29/msg657/#msg657
- Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kedua: Faedah dari
Bagian Kelima (5)
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-28/msg656/#msg656
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Ketiga: Rukun Islam
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-25/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Keempat: Amalan
Tergantung dari Akhirnya
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-24/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kelima: Kemungkaran dan
Kebid’ahan
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-23/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Keenam: Halal dan Haram
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-22/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Ketujuh: Agama Adalah
Nasihat
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-21/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kedelapan: Kehormatan
Seorang Muslim
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-20/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kesembilan: Pembebanan
Syari’at Sesuai dengan Kemampuan
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-19/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kesepuluh: Do'a dan
Mengkonsumsi Barang yang Halal
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-18/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kesebelas: Hati-hati dan
Meninggalkan Perkara-Perkara yang Meragukan
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-17/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Keduabelas: Meninggalkan
Apa-apa yang Tidak Berguna
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-16/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Ketigabelas: Mencintai
Kebaikan bagi Orang Lain
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-15/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Keempatbelas: Kapan
Darah Seorang Muslim dihalalkan
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-14/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kelimabelas:
Kedermawanan dan Diam
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-13/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Keenambelas: Larangan
dari Marah
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-12/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Ketujuhbelas: Lemah
Lembut dan Berbuat Baik
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-11/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kedelapanbelas: Taqwa
dan Akhlak yang Baik
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-10/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Kesembilanbelas:
Pengawasan Allah dan Penjagaannya
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-9/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Keduapuluh: Rasa Malu
dan Keimanan
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-8/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Keduapuluh Satu:
Keimanan dan Istiqamah
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-6/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Keduapuluh Dua: Jalan
Menuju Surga
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-5/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Keduapuluh Tiga:
Sarana-Sarana Kebaikan
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-4/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Keduapuluh Empat:
Haramnya Kezhaliman
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-3/
Penjelasan Hadits Arbain Imam An Nawawi Keduapuluh Lima:
Keutamaan Berdzikir
HTML http://iscm.createaforum.com/aqidah/aq-2/
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
Catatan kaki:
[1] Shahih dikeluarkan oleh At Tirmidzi di dalam (Sifat
Kiamat/2516), Ahmad (1/293/307) dan dishahihkan oleh Al Albani
di dalam Shahihul Jami’ (7957)
[2] Dla’if dikeluarkan oleh Ahmad (1/307) dan Abdun bin Humeid
dan dia lemah / dla’if sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu
Rajab di dalam ta’liqnya terhadap hadits ini di dalam Jami’ul
Ulum wal Hikam.
[3] Shahih dikeluarkan oleh Al Bukhari (Al Jihad/2989/Fath),
Muslim di dalam (Az Zakat/1009/Abdul Baqi).
[4] Shahih dikeluarkan oleh Muslim di dalam (Al Qadar/2653/Abdul
Baqi).
(Dinukil untuk Blog Ulama Sunnah dari Syarah Arbain An Nawawiyah
oleh Asy Syaikh Muhammad ibn Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah,
penerjemah Abu Abdillah Salim, Penerbit Pustaka Ar Rayyan.
Silakan dicopy dengan mencantumkan URL http:
//ulamasunnah.wordpress.com)
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ulamasunnah.wordpress.com atau www iscm.createaforum.com
(
HTML https://bit.ly/forumiscm).
Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari C↑iscm Muslim
Reading Forum yang disalin kembali dari blog ulamasunnah. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Admin Blog Ulama Sunnah
Wira Bachrun Al Bankawy
Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-1/'ulama-sunnah/msg1037/#msg1037][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/kategori/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
*****************************************************
Page 1 of 1