DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ KISAH DAN BIOGRAFI
*****************************************************
#Post#: 621--------------------------------------------------
Biografi Al Imam Ibnu Ajurum Penulis Matan Al Ajurumiyah
DIR By: Host
Date: August 25, 2024, 1:55 pm
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
[center]◥↑✻'ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI,
ARTIKEL DAN FATWA ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
[center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-1/'ulama-sunnah/msg1037/#msg1037][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/kategori/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Biografi Al Imam Ibnu Ajurum Penulis Matan Al
Ajurumiyah
November 30, 2009 oleh: Wira Mandiri Bachrun. Disalin kembali
(Abdillah Ahmad) [size=10pt]Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/[size=11pt]
[size=12pt]Siapa yang tidak kenal kitab Al Ajurumiyah? Setiap
penuntut ilmu syar’i pasti mengenal kitab ini, kitab kecil yang
menjadi pegangan ilmu nahwu bagi para pemula. Banyak dari para
penuntut ilmu memulai pelajaran bahasa Arabnya melalui kitab
ini. Tidak hanya itu, banyak juga di antara mereka yang
menghapalnya. Siapakah pengarang kitab yang sangat masyhur ini?
Mari kita simak biografi ringkas beliau.
Nama dan Nisbah Beliau
Beliau adalah Abu Abdillah Muhammad bin Muhammad bin Dawud Ash
Shinhaji (kadang disebut Ash Shonhaji), yang lebih dikenal
dengan nama Ibnu Ajurum. Nisbah beliau Ash Shinhaji, merupakan
nisbah kepada qabilah Shinhajah di daerah Maghrib. Beliau
dikenal dengan nama Ibnu Ajurum. Ajurum artinya orang yang fakir
dan seorang shufi.
Kelahiran Beliau
Ibnu Ajurum dilahirkan di kota Fas, sebuah daerah yang besar di
Negeri Maghrib pada tahun 672 H. Pada tahun itu pula seorang
pakar nahwu yang terkenal yaitu pengarang Kitab Alfiyah yang
bernama Ibnu Malik hafizhahullâh meninggal dunia.
Wafat Beliau
Ibnu Ajurum rahimahullah wafat di Kota Fas pada hari Senin,
tanggal 10 Safar 723 H.
Perjalanan Beliau Menimba Ilmu
Awalnya, Ibnu Ajurum belajar di kota Fas, kemudian beliau
berangkat haji ke kota Makkah. Ketika melewati Kairo, beliau
belajar nahwu kepada Abu Hayyan, salah seorang pakar nahwu
negeri Andalusia, penyusun Kitab Al Bahrul Muhith, sampai beliau
mendapatkan ijazah (rekomendasi) dari Abu Hayyan.
Penyusunan Matan Al Ajurumiyah
Ibnu Ajurum menyusun matan Al Ajurumiyah pada tahun 719 H, empat
tahun sebelum beliau wafat. Ibnu Maktum yang sezaman dengan Ibnu
Ajurum –setelah memuji Ibnu Ajurum- menyebutkan di dalam
Tadzkirahnya bahwa pada saat dia menulis tadzkirah tersebut,
Ibnu Ajurum masih hidup.
Ar Ra’i dan Ibnul Haj menyebutkan bahwa Ibnu Ajurum menulis
kitab ini di hadapan Ka’bah. Dan ditambahkan oleh Al Hamidi
bahwa setelah menulis kitab ini, Ibnu Ajurum membuang kitabnya
ke laut sambil berkata, “Kalau memang kitab ini kutulis ikhlas
karena Allah, maka niscaya kitab ini tidak akan basah.” Ternyata
kitab Al Ajurumiyah yang beliau tulis tidak basah. Sehingga
walaupun kitab ini tipis dan ditujukan bagi pemula, namun karya
tulis beliau ini diterima oleh semua kalangan.
Madzhab Ibnu Ajurum dalam Penyusunan Kitab
Dalam menyusun kitab ini, Ibnu Ajurum mengikuti madzhab Kufah.
Di antara bukti-buktinya adalah:
- Beliau menyebut kasrah atau yang menggantikannya dengan khafd
(خفض). Adapun pengikut madzhab Basrah
menyebutnya dengan jar (جر).
- [size=10pt]Beliau berpendapat bahwa fi’il amr itu di-jazm-kan.
Ini adalah pendapat madzhab Kufah. Adapun ahlu Bashrah
berpendapat bahwa fi’il amr itu mabni ‘ala sukun.
- [size=10pt]Beliau mengganggap kaifama
(كيفما) termasuk jawazim (alat
yang menjazmkan fi’il mudhari’) sebagaimana pendapat Ahlu Kufah.
Adapun ahlu Bashrah menolak kaifama sebagai jawazim.
- [size=10pt]Ibnu Ajurum menyatakan bahwa di antara tanda isim
adalah menerima alif dan lam
(الأليف
واللام). Ini adalah pendapat
ulama nahwu Kufah. Adapun ahlu Bashrah menggunakan istilah “al”
(ال).
- [size=10pt]Beliau menyebutkan istilah asmaul khomsah
(الأسماء
الخمسة) yang terdiri dari
tabel
[right][size=14pt]ذو
gopher.createaforum.com:70 /forums/iscm/p/532:131: port field too long