DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ ILMU
*****************************************************
#Post#: 587--------------------------------------------------
Fatwa Penuntut Ilmu (5): Kerenggangan antar Ulama, Penuntut
Ilmu, dan Masyarakat
DIR By: Host
Date: August 23, 2024, 8:14 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
[center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
[center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar bin Abdul Aziz)
---------------------------------------------------------
✻ Fatwa Penuntut Ilmu (5): Kerenggangan antar Ulama,
Penuntut Ilmu, dan Masyarakat
September 23, 2013 oleh Wira Mandiri Bachrun Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
[size=10pt]◥↑ᴡᴡᴡ
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz ibn Abdullah ibn Baaz rahimahullah
Soal Kelima: Di zaman ini kami mendapatkan adanya kerenggangan
yang terjadi di antara para ulama, para penuntut ilmu dan
masyarakat umum. Dan kerenggangan ini termasuk sebuah musibah.
Menurut Anda, apa jalan keluar untuk permasalahan ini?
Jawaban: Kerenggangan terjadi karena menyimpangnya seorang
penuntut ilmu, atau menyimpangnya seseorang yang dianggap
berilmu. Apabila seorang penuntut ilmu bertabiat jelek,
menampakkan perbuatan-perbuatan maksiat, gegabah dalam
memutuskan permasalahan, dan mempunyai sikap yang keras maka
para ulama dan orang-orang yang baik akan membencinya. Sehingga
mereka tidak akan merasa senang dengan kegiatan orang itu dalam
mencari ilmu.
Begitu juga seorang ulama yang fasiq, berpaling dari kebenaran,
maka murid-muridnya yang baik akan membencinya. Begitu pula
orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam berdakwah kepada
kebaikan dan menginginkan pahala akan membencinya, sehingga
terjadilah kerenggangan di antara mereka.
Adapun para ulama dan murid-murid mereka yang shalih, maka tidak
akan terjadi kerenggangan di antara mereka selama-lamanya.
Bahkan akan terjadi saling tolong-menolong yang benar di antara
mereka pada semua perkara yang baik.
Akan tetapi, kerenggangan akan terjadi di antara orang yang
berpaling dari ilmu lalu dia mengaku bahwa dirinya berilmu,
padahal dia bersama orang-orang yang fasiq, para perokok,
peminum khamr dan bersama orang-orang yang berpaling dari
kebaikan atau yang semisal dengan mereka… Maka, siapa yang akan
menyukai hal ini!? Dan siapa yang akan mau mengambil ilmu
darinya sedangkan akhlaknya seperti ini?! Oleh karena itu, dia
membutuhkan dakwah, nasehat, perhatian dan kesabaran sehingga
dia kembali kepada jalan yang lurus.
Kerenggangan tersebut justru datang dari orang itu, karena
perkataan dan perbuatannya yang jauh dari bimbingan para ulama
dan jauh dari perjalanan hidup mereka yang terpuji.
Seorang yang berilmu yang tidak menyertakan ilmunya dengan taqwa
dan perjalanan hidup yang yang baik, bahkan dia bersama-sama
para pembual, penyembah kubur, pecandu khamr dan bersama dengan
orang-orang yang semisal mereka, maka dia bukanlah orang yang
berilmu. Dia tidak berhak mendapatkan penghormatan, bahkan
pantas untuk dijauhi oleh orang-orang yang memiliki ilmu yang
bermanfaat dan para penuntut ilmu yang baik, sampai dia kembali
kepada kebenaran.
Tidaklah diragukan lagi bahwa para penuntut ilmu akan
membencinya. Sungguh mereka tidak akan merasa gembira ketika
dekat dengannya disebabkan perjalanan hidupnya yang buruk.
Bahkan kerenggangan yang terjadi di antara mereka justru akan
membuat mereka gembira. Sebab, tidak ada manfaat yang bisa
diambil darinya dan karena pengaruh negatifnya terhadap
masyarakat serta para penuntut ilmu. Sehingga dia perlu untuk
didakwahi kepada jalan Allah subhanahu wata’ala dan dinasehati,
agar ilmunya memberi manfaat kepadanya dan kepada manusia.
Oleh karena itu kita semua wajib untuk tolong-menolong dengan
jujur dan ikhlas dalam kebaikan dan taqwa, istiqamah di atas
perintah Allah, bersemangat terhadap segala sesuatu yang akan
menjauhkan dari permusuhan dan segala hal yang akan menyempitkan
kerenggangan di antara mereka. Semua itu dapat direalisasikan
dengan landasan ilmu yang bermanfaat dan amal yang shalih,
perjalanan hidup yang baik serta bersabar dalam melakukannya.
Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
(Sumber:
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com
dinukil dari kitab
Masuliyati Thalibil Ilm karya Syaikh ibn Baaz, edisi Indonesia
Ada Tanggung Jawab di Pundakmu, penerjemah: Abu Luqman Abdullah,
penerbit Al Husna, Jogjakarta)
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Admin Blog Ulama Sunnah
Wira Bachrun Al Bankawy
Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
*****************************************************
Page 1 of 1