DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ ILMU
*****************************************************
#Post#: 583--------------------------------------------------
Fatwa Penuntut Ilmu (9): Adab Memberi Fatwa
DIR By: Host
Date: August 23, 2024, 7:39 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XNgx7BbQge/s25/1919e40af48/ULAMASUNNAH90-frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/XtgzBsHsku/s25/1917a524a38/NABAWI3[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]ULAMA SUNNAH [color=beige]| KUMPULAN
BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA ULAMA
AHLUSSUNNAH[/shadow][/color][/move]
[center]ULAMA SUNNAH | KUMPULAN BIOGRAFI, ARTIKEL DAN FATWA
ULAMA AHLUSSUNNAH[/center]
[center]Artikel ini adalah kumpulan biografi, artikel, serta
fatwa dari ulama ahlussunnah[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar bin Abdul Aziz)
---------------------------------------------------------
✻ Fatwa Penuntut Ilmu (9): Adab Memberi Fatwa
September 27, 2013 oleh Wira Mandiri Bachrun Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
[size=10pt]◥↑ᴡᴡᴡ
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com/2011/05/28/tanggung-jawab-kedua-orang-tua-serta-para-pengajar/
Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz ibn Abdullah ibn Baaz rahimahullah
Soal Kesembilan: Saya adalah seorang penuntut ilmu. Kebanyakan
pertanyaan yang ditujukan kepada saya tentang suatu perkara,
baik tentang ibadah atau yang lainnya, saya mengetahui
jawabannya dengan baik. Terkadang saya mengetahuinya dari
mendengarkan salah seorang syaikh, atau dari fatwa-fatwanya.
Akan tetapi sulit bagiku untuk mengingat dalilnya yang shahih,
sehingga terkadang sulit bagiku untuk melakukan tarjih.
Bagaimana anda mengarahkan para penuntut ilmu dalam permasalahan
seperti ini?
Jawaban: Janganlah engkau berfatwa kecuali dengan ilmu. Arahkan
mereka kepada orang selain engkau yang lebih baik dan lebih
berilmu di daerahmu, serta lebih mengetahui tentang kebenaran.
Jika tidak, maka katakanlah: “Berilah aku waktu sehingga aku
bisa mengulang kembali dalil-dalilnya dan meneliti permasalahan
tersebut.”
Apabila engkau telah merasa mantap di atas kebenaran dengan
dalil-dalilnya, berilah mereka fatwa dengan kebenaran yang
nampak bagimu.
Dengan sebab pertanyaan ini dan yang lainnya, aku wasiatkan
kepada para pengajar agar mendorong murid-muridnya untuk
meneliti suatu perkara secara jelas, dan tidak tergesa-gesa
dalam berfatwa kecuali berdasarkan ilmu. Dan hendaknya para
pengajar menjadi teladan bagi mereka dalam permasalahan
tersebut, dengan bersikap diam dari perkara yang masih samar,
serta berjanji untuk menelaah selama satu atau dua hari ke depan
atau pada pelejaran yang akan datang. Sehingga seorang penuntut
ilmu terbiasa dengan sikap tidak tergesa-gesa dalam berfatwa dan
memberi hukum, kecuali setelah meneliti dan mendapatkan dalil.
Sehingga mereka merasa mantap bahwa apa yang akan dikatakan oleh
gurunya adalah kebenaran. Tidaklah mengapa untuk ditunda di lain
waktu sehingga dia bisa mengulang kembali dalil para ulama
tentang permasalahan tersebut.
Ketika Al Imam Malik ditanya tentang banyak perkara, beliau
hanya menjawab sedikit dan mengatakan: “Saya tidak tahu.” Begitu
juga ulama yang lain melakukan hal yang sama.
Termasuk sifat seorang penuntut ilmu adalah dia tidak gegabah,
dan dia mengatakan: “Saya tidak tahu” pada perkara yang memang
dia tidak mengetahuinya. Sedangkan para pengajar mempunyai
kewajiban yang besar, yaitu menjadi contoh yang baik bagi para
murid dalam hal akhlak dan perbuatan mereka.
Demikian juga, termasuk akhlak yang mulia bagi seorang penuntut
ilmu adalah terbiasa dengan ucapan “Saya tidak tahu”, dan
menunda (menjawab) pertanyaan-pertanyaan sampai dia memahami
dalil serta mengetahui hukumnya. Bersamaan dengan itu, dia
memperingatkan bahayanya berfatwa tanpa ilmu. Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/176917581769-ulama-sunnah/176917581769-index-ulama-sunnah-9654-9612kategori/msg1045/#msg1045
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
(Sumber:
HTML https://ulamasunnah.wordpress.com
dinukil dari kitab
Masuliyati Thalibil Ilm karya Syaikh ibn Baaz, edisi Indonesia
Ada Tanggung Jawab di Pundakmu, penerjemah: Abu Luqman Abdullah,
penerbit Al Husna, Jogjakarta)
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ulamasunnah.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ulamasunnah. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Admin Blog Ulama Sunnah
Wira Bachrun Al Bankawy
Alumni Darul Hadits Syihir, Hadramaut
Sekarang mengajar di Sekolah Dasar Islam An Nash, Jakarta
e-Mail: wira.mandiri@gmail.com
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
*****************************************************
Page 1 of 1