DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ MUHADIDDTSIN
*****************************************************
#Post#: 366--------------------------------------------------
۩۞۩ Muhadiddtsin: Siapa Itu Ulama Ahlul
Hadits?
DIR By: iscm
Date: January 3, 2024, 2:22 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Siapa itu ‘Ulama Ahlul Hadits?
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=244
Terdapat beberapa ungkapan ulama dalam mendefinisikan ulama.
Ibnu Juraij rahimahullah menukilkan (pendapat) dari ‘Atha,
beliau berkata: “Barangsiapa yang mengenal Allah, maka dia
adalah orang alim.” (Jami’ Bayan Ilmu wa Fadhlih, hal. 2/49)
Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah dalam kitab beliau
Kitabul ‘Ilmi mengatakan: “Ulama adalah orang yang ilmunya
menyampaikan mereka kepada sifat takut kepada Allah.” (Kitabul
‘Ilmi hal. 147)
Badruddin Al-Kinani rahimahullah mengatakan: “Mereka (para
ulama) adalah orang-orang yang menjelaskan segala apa yang
dihalalkan dan diharamkan, dan mengajak kepada kebaikan serta
menafikan segala bentuk kemudharatan.” (Tadzkiratus Sami’ hal.
31)
Abdus Salam ibn Barjas rahimahullah mengatakan: “Orang yang
pantas untuk disebut sebagai orang alim jumlahnya sangat sedikit
sekali dan tidak berlebihan kalau kita mengatakan jarang. Yang
demikian itu karena sifat-sifat orang alim mayoritasnya tidak
akan terwujud pada diri orang-orang yang menisbahkan diri kepada
ilmu pada masa ini. Bukan dinamakan alim bila sekedar fasih
dalam berbicara atau pandai menulis, orang yang menyebar-luaskan
karya-karya atau orang yang men-tahqiq kitab-kitab yang masih
dalam tulisan tangan. Kalau orang alim ditimbang dengan ini,
maka cukup (terlalu banyak orang alim). Akan tetapi penggambaran
seperti inilah yang banyak menancap di benak orang-orang yang
tidak berilmu. Oleh karena itu banyak orang tertipu dengan
kefasihan seseorang dan tertipu dengan kepandaian berkarya
tulis, padahal ia bukan ulama. Ini semua menjadikan orang-orang
takjub. Orang alim hakiki adalah yang mendalami ilmu agama,
mengetahui hukum-hukum Al Quran dan As Sunnah. Mengetahui ilmu
ushul fiqih seperti nasikh dan mansukh, mutlak, muqayyad,
mujmal, mufassar, dan juga orang-orang yang menggali
ucapan-ucapan salaf terhadap apa yang mereka perselisihkan.”
(Wujubul Irtibath bi ‘Ulama, Hal. 8.)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjelaskan ciri khas seorang ulama
yang membedakan dengan kebanyakan orang yang mengaku berilmu
atau yang diakui sebagai ulama bahkan waliyullah. Dia berfirman:
[right]إِنَّماَ
يَخْشَى
اللهَ مِنْ
عِباَدِهِ
الْعُلَمآءُ[/right]
“Sesungguhnya yang paling takut kepada Allah adalah ulama.” (QS.
Fathir: 28)
[size=12pt]✻ Ciri-Ciri Ulama
Pembahasan ini bertujuan untuk mengetahui siapa sesungguhnya
yang pantas untuk menyandang gelar ulama dan bagaimana besar
jasa mereka dalam menyelamatkan Islam dan muslimin dari
rongrongan penjahat agama, mulai dari masa terbaik umat yaitu
generasi shahabat hingga masa kita sekarang.
Pembahasan ini juga bertujuan untuk memberi gambaran (yang
benar) kepada sebagian muslimin yang telah memberikan gelar
ulama kepada orang yang tidak pantas untuk menyandangnya.
- [size=10pt]Sebagian kaum muslimin ada yang meremehkan hak-hak
ulama. Di sisi mereka, yang dinamakan ulama adalah orang yang
pandai bersilat lidah dan memperindah perkataannya dengan
cerita-cerita, syair-syair, atau ilmu-ilmu pelembut hati.
- [size=10pt]Sebagian kaum muslimin menganggap ulama itu adalah
orang yang mengerti realita hidup dan yang mendalaminya,
orang-orang yang berani menentang pemerintah -meski tanpa
petunjuk ilmu.
- [size=10pt]Di antara mereka ada yang menganggap ulama adalah
kutu-buku, meskipun tidak memahami apa yang dikandungnya
sebagaimana yang dipahami generasi salaf.
- [size=10pt]Di antara mereka ada yang menganggap ulama adalah
orang yang pindah dari satu tempat ke tempat lain dengan alasan
mendakwahi manusia. Mereka mengatakan kita tidak butuh kepada
kitab-kitab, kita butuh kepada da’i dan dakwah.
- [size=10pt]Sebagian muslimin tidak bisa membedakan antara
orang alim dengan pendongeng dan juru nasehat, serta antara
penuntut ilmu dan ulama. Di sisi mereka, para pendongeng itu
adalah ulama tempat bertanya dan menimba ilmu.
[size=12pt]✻ Di antara ciri-ciri ulama adalah:
- Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah mengatakan: “Mereka adalah
orang-orang yang tidak menginginkan kedudukan, dan membenci
segala bentuk pujian serta tidak menyombongkan diri atas seorang
pun.” Al-Hasan mengatakan: “Orang faqih adalah orang yang zuhud
terhadap dunia dan cinta kepada akhirat, bashirah (berilmu)
tentang agamanya dan senantiasa dalam beribadah kepada Rabbnya.”
Dalam riwayat lain: “Orang yang tidak hasad kepada seorang pun
yang berada di atasnya dan tidak menghinakan orang yang ada di
bawahnya dan tidak mengambil upah sedikitpun dalam menyampaikan
ilmu Allah.” (Al-Khithabul Minbariyyah, 1/177)
- [size=10pt]Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah mengatakan:
“Mereka adalah orang yang tidak mengaku-aku berilmu, tidak
bangga dengan ilmunya atas seorang pun, dan tidak serampangan
menghukumi orang yang jahil sebagai orang yang menyelisihi
As-Sunnah.”
- [size=10pt]Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan: “Mereka adalah
orang yang berburuk sangka kepada diri mereka sendiri dan
berbaik sangka kepada ulama salaf. Dan mereka mengakui
ulama-ulama pendahulu mereka serta mengakui bahwa mereka tidak
akan sampai mencapai derajat mereka atau mendekatinya.”
- [size=10pt]Mereka berpendapat bahwa kebenaran dan hidayah ada
dalam mengikuti apa-apa yang diturunkan Allah Subhanahu Wa
Ta’ala. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
[right][size=16pt]وَيَرَى
الَّذِيْنَ
أُوْتُوْا
الْعِلْمَ
الَّذِي
أُنْزِلَ
إِلَيْكَ
مِنْ
رَبِّكَ
هُوَ
الْحَقَّ
وَيَهْدِي
إِلَى
صِرَاطِ
الْعَزِيْزِ
الْحَمِيْدِ[/right]
“Dan orang-orang yang diberikan ilmu memandang bahwa apa yang
telah diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Rabbmu adalah
kebenaran dan akan membimbing kepada jalan Allah Yang Maha Mulia
lagi Maha Terpuji.” (QS. Saba: 6)
- [size=10pt]Mereka adalah orang yang paling memahami segala
bentuk permisalan yang dibuat Allah Subhanahu Wa Ta’ala di dalam
Al Qur’an, bahkan apa yang dimaukan oleh Allah dan Rasul-Nya.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
[right][size=16pt]وَتِلْكَ
اْلأَمْثاَلُ
نَضْرِبُهاَ
لِلنَّاسِ
وَماَ
يَعْقِلُهاَ
إِلاَّ
الْعاَلِمُوْنَ[/right]
“Demikianlah permisalan-permisalan yang dibuat oleh Allah bagi
manusia dan tidak ada yang memahaminya kecuali orang-orang yang
berilmu.” (QS. Al-’Ankabut: 43)
- [size=10pt]Mereka adalah orang-orang yang memiliki keahlian
melakukan istinbath (mengambil hukum) dan memahaminya. Allah
Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
[right][size=16pt]وَإِذَا
جآءَهُمْ
أَمْرٌ
مِنَ
اْلأَمْنِ
أَوْ
الْخَوْفِ
أَذَاعُوْا
بِهِ
وَلَوْ
رَدُّوْهُ
إِلَى
الرَّسُوْلِ
وَإِلَى
أُولِي
اْلأَمْرِ
مِنْهُمْ
لَعَلِمَهُ
الَّذِيْنَ
يَسْتَنْبِطُوْنًهُ
مِنْهُمْ
وَلَوْ لاَ
فَضْلَ
اللهِ
عَلَيْكُمْ
وَرَحْمَتُهُ
لاَتَّبَعْتُمُ
الشَّيْطاَنَ
إِلاَّ
قَلِيْلاً[/right]
“Apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan atau
ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Kalau mereka menyerahkan
kepada rasul dan ulil amri di antara mereka, tentulah
orang-orang yang mampu mengambil hukum (akan dapat)
mengetahuinya dari mereka (rasul dan ulil amri). Kalau tidak
dengan karunia dan rahmat dari Allah kepada kalian, tentulah
kalian mengikuti syaithan kecuali sedikit saja.” (QS. An-Nisaa:
83)
- [size=10pt]Mereka adalah orang-orang yang tunduk dan khusyu’
dalam merealisasikan perintah-perintah Allah Subhanahu Wa
Ta’ala. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
[right][size=16pt]قُلْ
آمَنُوا
بِهِ أَوْ
لاَ
تُؤْمِنُوا
إِنَّ
الَّذِيْنَ
أَوْتُوا
الْعِلْمَ
مِنْ
قَبْلِهِ
إِذِا
يُتْلَى
عَلَيْهِمْ
يَخِرُّوْنَ
لِلأًذْقاَنِ
سُجَّدًا.
وَيَقُوْلُوْنَ
سُبْحاَنَ
رَبِّناَ
إِنْ كاَنَ
وَعْدُ
رَبِّناَ
لَمَفْعُوْلاً.
وَيَخِرُّوْنَ
لِلأَذْقاَنِ
يَبْكُوْنَ
وَيَزِيْدُهُمْ
خُشُوْعاً[/right]
“Katakanlah: ‘Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman
(sama saja bagi Allah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi
pengetahuan sebelumnya apabila Al-Qur’an dibacakan kepada
mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud, dan
mereka berkata: “Maha Suci Tuhan kami; sesungguhnya janji Tuhan
kami pasti dipenuhi”. Dan mereka menyungkur atas muka mereka
sambil menangis dan mereka bertambah khusyu’.” (QS. Al-Isra':
107-109)
[Mu’amalatul ‘Ulama karya Asy-Syaikh Muhammad ibn ‘Umar ibn
Salim Bazmul, Wujub Al-Irtibath bil ‘Ulama karya Asy-Syaikh
Hasan ibn Qasim Ar-Rimi]
[size=11pt]Inilah beberapa sifat ulama hakiki yang dimaukan oleh
Allah Subhanahu Wa Ta’ala di dalam Al-Qur’an dan Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di dalam Sunnahnya. Dengan semua
ini, jelaslah orang yang berpura-pura berpenampilan ulama dan
berbaju dengan pakaian mereka padahal tidak pantas memakainya.
Semua ini membeberkan hakikat ulama ahlul bid’ah yang mana
mereka bukan sebagai penyandang gelar ini. Dari Al-Quran dan
As-Sunnah mereka jauh dan dari manhaj salaf mereka keluar.
Ꞁ[size=8pt]1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
(Sumber: Majalah Asy-Syari’ah dengan sedikit perubahan)
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
*****************************************************
Page 1 of 1