DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ MUHADIDDTSIN
*****************************************************
#Post#: 394--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ MUHADIDDTSIN: ILMU AL-JARH WAT-TA’DIL
DIR By: iscm
Date: January 5, 2024, 10:43 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Bid’ah & Su’ul-Hifdh
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=265
Bid’ah: Nudhatun-Nadhar halaman 53; Ulumul-Hadits halaman 103;
Al-Ba’tsul-Hatsits halaman 100; Tadribur-Rawi halaman 216; dan
Taisir Musthalahul-Hadits halaman 123
✻ Bid'ah
Definisi:
Secara bahasa, kata Bid’ah berarti: “segala sesuatu yang
diada-adakan tanpa ada contohnya di masa terdahulu.” Sedangkan
secara istilah, Bid’ah adalah: “sesuatu dari urusan agama yang
diada-adakan setelah wafatnya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi
Wassallam tanpa ada dasarnya.”
Jenis-Jenisnya:
Bid’ah dibagi menjadi dua, yaitu Bid’ah Mukaffirah dan Bid’ah
Mufassiqah.
- Bid’ah Mukaffirah
[size=10pt]Bid’ah mukaffirah adalah bid’ah yang dapat menjadikan
pelakunya menjadi kafir. Kaidah bagi pelaku Bid’ah Mukaffirah
ini adalah: “setiap orang yang mengingkari suatu urusan yang
mutawatir dan wajib diketahui dari urusan-urusan agama atau
orang yang meyakini kebalikannya.” Orang seperti ini tidak
diterima riwayatnya.
- [size=10pt]Bid’ah Mufassiqah
[size=10pt]Bid’ah mufassiqah adalah bid’ah yang hanya menjadikan
pelakunya sebagai orang yang fasiq. Bid’ah ini jika dilakukan
tidak menyebabkan pelakunya menjadi kafir. Orang seperti ini
riwayatnya tetap diterima dengan dua syarat:
[li][size=10pt]Dia tidak mengajak orang untuk melakukan
bid’ahnya.
- [size=10pt]Dia tidak meriwayatkan sesuatu yang dapat ia
gunakan untuk melariskan bid’ahnya.
[/li]
[size=12pt]✻ Su’ul-Hifdh (Buruk Hafalan)
Definisi:
Sayyi’ul-Hifdh (= orang yang memiliki sifat su’ul-hifdh) yaitu
“perawi yang tidak dapat dikuatkan sisi kebenaran hafalannya
dikarenakan keburukan hafalannya.”
Su’ul-Hifdhi ada dua macam:
- [size=10pt]Su’ul-Hifdh yang muncul sejak lahir dan masih tetap
ada padanya, sehingga menjadikan riwayatnya ditolak. Menurut
pendapat sebagian ahli hadits, khabar yang dibawanya dinamakan
“syadz.”
- [size=10pt]Sesuatu yang menimpa perawi kadang terjadi seiring
berjalannya waktu, baik karena lanjut usianya, atau karena
hilang penglihatannya (buta), atau karena kitab-kitabnya
terbakar. Yang demikian ini dinamakan Al-Mukhtalith (yang rusak
akalnya, pikirannya, atau hafalannya). Hukum periwayatannya
adalah:
[li][size=10pt]Jika terjadi sebelum rusak hafalannya dan masih
dapat dibedakan, maka riwayatnya diterima.
- [size=10pt]Jika terjadi setelah rusak hafalannya, maka ditolak
riwayatnya.
- [size=10pt]Adapun jika tidak bisa ditentukan apakah terjadi
sebelum rusak atau sesudahnya, maka hukum riwayat seperti ini
adalah Tawaqquf, yaitu tidak diterima ataupun tidak ditolak
sampai ada ketentuan yang bisa membedakan.
[size=11pt] Ꞁ[size=8pt]1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
#Post#: 395--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ MUHADIDDTSIN: ILMU AL-JARH WAT-TA’DIL
DIR By: iscm
Date: January 5, 2024, 10:59 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Hadits Qudsi
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=266
Pembagian Hadits Menurut Sandarannya: Hadits menurut sandarannya
terbagi menjadi dua, yaitu maqbul (diterima) dan mardud
(ditolak). Dan berdasarkan pembagian ini terbagi lagi menjadi
empat macam, yaitu:
- Hadits Qudsi
- [size=10pt]Hadits Marfu’
- [size=10pt]Hadits Mauquf
- [size=10pt]Hadits Maqthu’
[size=12pt]✻ Hadits Qudsi
Definisi:
Qudsi menurut bahasa dinisbatkan pada “Qudus” yang artinya suci.
Yaitu sebuah penisbatan yang menunjukkan adanya pengagungan dan
pemuliaan, atau penyandaran kepada Dzat Allah Yang Maha Suci.
Sedangkan Hadits Qudsi menurut istilah adalah apa yang
disandarkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dari
perkataan-perkataan beliau kepada Allah Ta’ala.
Bentuk-Bentuk Periwayatan.
Ada dua bentuk periwayatan hadits qudsi:
Pertama, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Seperti yang diriwayatkannya dari Allah 'Azza Wa Jalla.”
Contohnya: Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahihnya dari
Abu Dzar radhiyallahu’anhu dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam seperti yang diriwayatkan dari Allah, bahwasannya Allah
berfirman: ”Wahai hamba-Ku, sesungguhnya Aku telah mengharamkan
perbuatan dhalim pada diri-Ku dan Aku haramkan pula untuk
kalian. Maka janganlah kamu saling menganiaya di antara kalian.”
Kedua, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Allah
berfirman…..”
Contohnya: Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Abu Hurairah
radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
bersabda, “Allah [i]Ta’ala berfirman: Aku selalu dalam
persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku, dan Aku bersama-Nya bila dia
mengingat-Ku. Maka jika dia mengingat-Ku niscaya Aku
mengingatnya.”[/i]
[size=12pt]✻ Perbedaan Antara Hadits Qudsi dengan
Al-Qur’an
- [size=10pt]Al-Qur’an itu lafadh dan maknanya dari Allah,
sedangkan hadits qudsi maknanya dari Allah dan lafadhnya dari
Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
- [size=10pt]Membaca Al-Qur’an termasuk ibadah dan mendapatkan
pahala, sedangkan membaca hadits qudsi bukanlah termasuk ibadah
dan tidak mendapat pahala.
- [size=10pt]Disyaratkan mutawatir dalam periwayatan Al-Qur’an,
sedangkan dalam hadits qudsi tidak disyaratkan mutawatir.
[size=12pt]✻ Perbedaan Antara Hadits Qudsi dengan Hadits
Nabawi
[size=11pt]Hadits Nabawi disandarkan kepada Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan diceritakan oleh beliau,
sedangkan hadits qudsi disandarkan kepada Allah kemudian
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menceritakan dan
meriwayatkannya dari Allah. Oleh karena itu diikat dengan
sebutan Hadits Qudsi. Ada yang berpendapat bahwa dinamakan
Hadits Qudsi karena penisbatannya kepada Allah Yang Maha Suci.
Sementara Hadits Nabawi disebut demikian karena dinisbatkan
kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Hadits Qudsi jumlahnya sedikit. Buku yang terkenal mengenai hal
ini adalah Al-Ittihafaat As-Sunniyyah bil-Hadiits Al-Qudsiyyah
karya Abdur-Ra’uf Al-Munawi (W. 103 H) yang berisi 272 hadits.
Ꞁ[size=8pt]1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
#Post#: 396--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ MUHADIDDTSIN: ILMU AL-JARH WAT-TA’DIL
DIR By: iscm
Date: January 5, 2024, 11:20 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Hadits Marfu’
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=267
Definisi: Al-Marfu’ menurut bahasa merupakan isim maf’ul dari
kata rafa’a (mengangkat), dan ia sendiri berarti “yang
diangkat.” Dinamakan marfu’ karena disandarkannya ia kepada yang
memiliki kedudukan tinggi, yaitu Rasulullah [i]Shallallahu
‘Alaihi Wasallam.[/i]
Hadits Marfu’ menurut istilah adalah: “Sabda, atau perbuatan,
atau taqrir (penetapan), atau sifat yang disandarkan kepada Nabi
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, baik yang bersifat jelas ataupun
secara hukum (disebut marfu’ = marfu’ hukman), baik yang
menyandarkannya itu shahabat atau bukan, baik sanadnya muttashil
(bersambung) atau munqathi’ (terputus)."
Macam-Macamnya:
Dari definisi di atas, jelaslah bahwa hadits marfu’ ada 8 macam,
yaitu: berupa perkataan, perbuatan, taqrir, dan sifat.
Masing-masing dari yang empat macam ini mempunyai bagian lagi,
yaitu: marfu’ secara tashrih (tegas dan jelas), dan marfu’
secara hukum.
Marfu’ secara hukum maksudnya adalah isinya tidak terang dan
tegas menunjukkan marfu’, namun dihukumkan marfu’ karena
bersandar pada beberapa indikasi.
Contohnya:
- Perkataan yang marfu’ tashrih: seperti perkataan shahabat,
“Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda
begini”; atau “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
menceritakan kepadaku begini”; atau “Rasulullah Shallallahu
‘Alaihi Wasallam bersabda begini”; atau “Dari Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwasannya bersabda begini”; atau
yang semisal dengan itu.
- [size=10pt]Perkataan yang marfu’ secara hukum: seperti
perkataan dari shahabat yang tidak mengambil dari cerita
Israilliyaat berkaitan dengan perkara yang terjadi di masa
lampau seperti awal penciptaan makhluk, berita tentang para
nabi. Atau berkaitan dengan masalah yang akan datang seperti
tanda-tanda hari kiamat dan keadaan di akhirat. Dan diantaranya
pula adalah perkataan shahabat: “Kami diperintahkan seperti
ini”; atau “kami dilarang untuk begini”; atau termasuk sunnah
adalah melakukan begini.”
- [size=10pt]Perbuatan yang marfu’ tashrih: seperti perkataan
seorang shahabat: “Aku telah melihat Rasulullah Shallallahu
‘Alaihi Wasallam melakukan begini.”
- [size=10pt]Perbuatan yang marfu’ secara hukum: seperti
perbuatan shahabat yang tidak ada celah berijtihad di dalamnya
dimana hal itu menunjukkan bahwa perbuatan tersebut bukan dari
shahabat semata (melainkan dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam). Sebagaimana disebutkan dalam riwayat Al-Bukhari,
“Adalah Ibnu ‘Umar dan Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhu berbuka
puasa dan mengqashar shalat pada perjalanan empat burud.
Burud merupakan jamak dari bard, yaitu salah satu satuan jarak
yang digunakan di jaman itu (sekitar 80 km).
- [size=10pt]Penetapan (taqrir) yang marfu’ tashrih: seperti
perkataan shahabat, “Aku telah melakukan perbuatan demikian di
hadapan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam”; atau “Si Fulan
telah melakukan perbuatan demikian di hadapan Rasulullah
Shalallahu ‘Alaihi Wassallam – dan dia (shahabat tersebut) tidak
menyebutkan adanya pengingkaran Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam terhadap perbuatan itu.
- [size=10pt]Penetapan yang marfu’ secara hukum: seperti
perkataan shahabat, “Adalah para shahabat begini/demikian pada
jamana Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.”
- [size=10pt]Sifat yang marfu’ tashrih: Seperti perkataan
seorang shahabat yang menyebutkan sifat Rasulullah Shallallahu
‘Alaihi Wasallam sebagaimana dalam hadits Ali radhiyallahu’anhu,
“Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam itu tidak tinggi dan tidak
pula pendek”; atau “Adalah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
berkulit cerah, peramah, dan lemah lembut.”
- [size=10pt]Sifat yang marfu’ secara hukum: seperti perkataan
shahabat, “Dihalalkan untuk kami begini”; atau “Telah diharamkan
atas kami demikian.” Ungkapan seperti secara dhahir menunjukkan
bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang menghalalkan dan
mengharamkan. Ini dikarenakan sifat yang secara hukum
menunjukkan bahwa perbuatan adalah sifat dari pelakunya, dan
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah yang menghalalkan
dan mengharamkan; maka penghalalan dan pengharaman itu merupakan
sifat baginya. Poin ini sebenarnya banyak mengandung unsur
tolerir yang tinggi, meskipun bentuk seperti ini dihukumi
sebagai sesuatu yang marfu’.
[size=11pt] Ꞁ[size=8pt]1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
#Post#: 397--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ MUHADIDDTSIN: ILMU AL-JARH WAT-TA’DIL
DIR By: iscm
Date: January 5, 2024, 11:26 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Hadits Mauquf & Hadits Maqthu’
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=268
✻ Hadist Mauquf
Definisi: Al-Mauquf berasal dari kata waqf yang berarti
berhenti. Seakan-akan perawi menghentikan sebuah hadits pada
shahabat. Hadits Mauquf menurut istilah adalah “perkataan, atau
perbuatan, atau taqrir yang disandarkan kepada seorang shahabat
Nabi [i]Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, baik yangbersambung
sanadnya kepada Nabi ataupun tidak bersambung.[/i]
Contohnya:
- Mauquf Qauli (perkataan): seperti perkataan seorang perawi:
Telah berkata Ali ibn Abi Thalib radhiyallahu’anhu,
“Berbicaralah kepada manusia dengan apa yang mereka ketahui,
apakah kalian ingin mereka mendustakan Allah dan Rasul-Nya?.”
- [size=10pt]Mauquf Fi’li (perbuatan): seperti perkataan Imam
Bukhari, “Ibnu ‘Abbas menjadi imam sedangkan dia (hanya)
bertayamum.”
- [size=10pt]Mauquf Taqriry: seperti perkataan seorang tabi’in:
“Aku telah melakukan demikian di depan seorang shahabat dan dia
tidak mengingkari atasku.”
Hadits Mauquf sanadnya ada yang shahih, hasan, atau dla’if.
Hukum asal pada hadits mauquf adalah tidak boleh dipakai
berhujjah dalam agama.
[size=12pt]✻ Hadits Maqthu’
Definisi: Al-Maqthu’ artinya yang diputuskan atau yang terputus.
Hadits Maqthu’ menurut istilah adalah: “perkataan dan perbuatan
yang disandarkan kepada tabi’I atau orang yang di bawahnya, baik
bersambung sanadnya atau tidak bersambung.
Perbedaan antara Hadits Maqthu’ dan Munqathi’ adalah bahwasannya
Al-Maqthu’ adalah bagian dari sifat matan, sedangkan
Al-Munqathi’ bagian dari sifat sanad. Hadits yang Maqthu’ itu
merupakan perkataan tabi’i atau orang yang di bawahnya, dan bisa
jadi sanadnya bersambung sampai kepadanya. Sedangkan Munqathi’
sanadnya tidak bersambung dan tidak ada kaitannya dengan matan.
Sebagian ulama hadits –seperti Imam Asy-Syafi’i dan
Ath-Thabarani– menamakan Al-Maqthu’ dengan Al-Munqathi’ yang
tidak bersambung sanadnya. Ini adalah istilah yang tidak
populer. Hal tersebut terjadi sebelum adanya penetapan
istilah-istilah dalam ilmu hadits, kemudian menjadi istilah
Al-Maqthu’ sebagai pembeda untuk istilah Al-Munqathi’.
Contohnya:
- [size=10pt]Al-Maqthu’ Al-Qauli (yang berupa perkataan):
Seperti perkataan Hasan Al-Bashri tentang shalat di belakang
ahli bid’ah, “Shalatlah dan dia lah yang menanggung bid’ahnya.”
- [size=10pt]Al-Maqthu’ Al-Fi’li (yang berupa perbuatan):
Seperti perkataan Ibrahim ibn Muhammad Al-Muntasyir, “Adalah
Masruq membentangkan pembatas antara dia dan keluarganya dan
menghadapi shalatnya, dan membiarkan mereka dengan dunia
mereka.”
[size=11pt]Tempat-Tempat yang Diduga Terdapat Hadits Mauquf dan
Maqthu’
Kebanyakan ditemukan hadits mauquf dan maqthu’ dalam:
- [size=10pt]Mushannaf Ibnu Abi Syaibah.
- [size=10pt]Mushannaf Abdurrazzaq.
- [size=10pt]Kitab-kitab tafsir: Ibnu Jarir, Ibnu Abi Hatim, dan
Ibnul-Mundzir.
[size=11pt] Ꞁ[size=8pt]1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
#Post#: 398--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ MUHADIDDTSIN: ILMU AL-JARH WAT-TA’DIL
DIR By: iscm
Date: January 5, 2024, 11:40 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Ziyadah Ats-Tsiqah
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=269
Yang dimaksud dengan ziyadah ats-tsiqah adalah hadits yang
terdapat padanya tambahan perkataan dari sebagian perawi yang
tsiqah, sedang hadits itu diriwayatkan juga oleh perawi lain
(tetapi tidak memakai tambahan itu).
Para ulama hadits telah memperhatikan hal ini, di antara mereka
yang terkenal:
- Abu Bakar Abdullah ibn Muhammad ibn Ziyad An-Naisabury.
- [size=10pt]Abu Nu’aim Al-Jurjani.
- [size=10pt]Abu Al-Walid Hasan ibn Muhammad Al-Quraisyi.
[size=12pt]✻ Tempat Terdapatnya Ziyadah Ats-Tsiqah dan
Kondisi-Kondisinya
Ziyadah Ats-Tsiqah terdapat pada matan dengan tambahan satu kata
atau kalimat, atau terdapat pada sanad, dengan mengangkat hadits
mauquf atau menyambung hadits mursal.
Dan tambahan itu:
- [size=10pt]Kadang terjadi dari satu orang, yang meriwayatkan
hadits dalam keadaan kurang dalam satu riwayat, sedangkan dalam
riwayat lain terdapat penambahan.
- [size=10pt]Dan kadang terjadi tambahan dari orang selain yang
meriwayatkannya dalam keadaan kurang.
[size=11pt]Hukumnya:
Ibnu Shalah telah membagi –dan diikuti oleh Imam An-Nawawi–
Ziyadah Ats-Tsiqah bila ditinjau dari sudut sah dan tidaknya,
dibagi menjadi tiga bagian:
- [size=10pt]Tambahan yang tidak bertentangan dengan riwayat
para perawi yang tsiqah. Bagian ini hukumnya sah atau maqbul
(diterima).
- [size=10pt]Tambahan yang bertentangan dengan riwayat para
perawi yang tsiqah dan tidak mungkin untuk dikumpulkan antara
keduanya, dimana jika diterima salah satunya maka ada yang
tertolak di riwayat lain, maka bagian ini di-tarjih antara
riwayat tambahan dan riwayat yang menentangnya. Yang kuat atau
rajih diterima, sedangkan yang marjuh atau lemah ditolak.
- [size=10pt]Tambahan yang di dalamnya terdapat semacam
pertentangan dari riwayat para perawi yang tsiqah, seperti
mengikat (taqyid) yang muthlaq, atau mengkhususkan (takhshish)
yang umum, maka pada bagian ini hukumnya sah dan diterima.
[size=11pt]Contoh Tambahan Lafadh pada Matan:
- [size=10pt]Contoh tambahan yang tidak terdapat pertentangan:
Diriwayatkan Muslim dari jalan Ali ibn Mushar, dari Al-A’masy,
dari Abi Razin dan Abi Shalih, dari Abu Hurairah
radhiyallahu’anhu, dari tambahan lafadh: “falyuriqhu” artinya:
“maka hendaklah ia buang isinya”; dalam hadits tentang jilatan
anjing. Semua ahli hadits dari para murid Al-A’masy tidak ada
yang menyebut lafadh tersebut. Yang mereka riwayatkan adalah
begini: “Apabila anjing menjilat di bejana salah seorang dari
kamu, maka hendaklah ia cuci bejana itu tujuh kali.” Maka
tambahan kalimat: “hendaklah ia buang isinya” adalah riwayat
dari Ali ibn Mushar sendirian, sedangkan dia adalah seorang yang
tsiqah; maka diterima haditsnya (karena tidak ada pertentangan
antara riwayat dengan tambahan dengan riwayat tanpa tambahan).
- [size=10pt]Contoh tambahan yang terdapat perselisihan, seperti
tambahan “Hari Arafah” yang terdapat pada hadits yang berbunyi:
“Hari Arafah, hari berkorban dan hari tasyriq, hari raya kita
orang Islam, hari raya kita umat Islam, adalah hari raya makan
dan minum.”
Hadits ini dilihat dari semua jalannya adalah tanpa kalimat
“Hari Arafah.” Dan tambahan ini hanya terdapat pada riwayat Musa
ibn Ali ibn Rabbah, dari bapaknya, dari ‘Uqbah ibn ‘Amir,; dan
tambahan ini telah di-tarjih.
Contoh tambahan lafadh yang terjadi semacam pertentangan.
Diriwayatkan oleh Muslim, dari jalan Abu Malik Al-Asyja’i, dari
Rib’i, dari Hudzaifah, berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam bersabda: “Telah dijadikan semua bumi untuk kami
sebagai masjid dan dijadikan debunya untuk kami sebagai alat
bersuci.”
Di sini terdapat Abu Malik Sa’ad ibn Thariq Al-Asja’i dengan
tambahan lafadh: “debunya”, sedangkam perawi yang lain tidak
menyebutkannya. Hadits yang mereka riwayatkan adalah: “Telah
dijadikan untuk kami bumi sebagai masjid dan tempat bersuci.”
Madzhab Asy-Syafi’i dan Malik menerima tambahan lafadh seperti
ini, dan ini pendapat yang benar. Sedangkan pengikut madzhab
Hanafi, mereka menjadikan tambahan ini sebagai tambahan yang
bertentangan dan menerapkan aturan tarjih antara lafadh tambahan
dan hadits asli (tanpa tambahan). Oleh karena itu, mereka tidak
mengamalkan tambahan seperti ini.
[size=11pt]Hukum Tambahan dalam Sanad:
Yang dimaksud tambahan dalam sanad di sini adalah menjadikan
hadits mauquf menjadi marfu’, atau menyambung sanad yang mursal
menjadi maushul. Atau dengan kata lain, terjadinya pertentangan
antara me-marfu’-kan dengan me-mauquf-kan, dan me-maushul-kan
dengan me-mursal-kan.
Para ulama berbeda pendapat dalam menghukumi tambahan seperti
ini:
- [size=10pt]Jumhur fuqahaa dan ahli ushul fiqh menerima
tambahan ini.
- [size=10pt]Jumhur ahli hadits menolak adanya tambahan ini.
[size=11pt]Sebagian ahli hadits berpendapat agar dilakukan
tarjih, yang terbanyak itulah yang diterima.
Contohnya:
Hadits: ”Tidak sah pernikahan seseorang kecuali dengan adanya
wali.” Hadits ini diriwayatkan oleh Yunus ibn Abi Ishaq As-Sab’i
dan anaknya Isra’il, dan Qais ibn Ar-Rabi’, dari Abi Ishaq
dengan sanad bersambung. Dan diriwayatkan pula oleh Sufyan
Ats-Tsauri dan Syu’bah ibn Al-Hajjaj, dari Abi Ishaq dengan
sanad mursal.
[size=12pt]✻ Al-Muttabi’ dan Asy-Syahid, serta Jalan
Mencapai Keduanya (Al-I’tibar)
Contoh: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: ”Bulan
itu bilangannya 29 hari, jangan berpuasa sebelum kamu melihat
hilal, danjangan kamu berbuka sebelum kamu melihatnya. Maka jika
tertutup awan atas kamu, perkirakanlah baginya.”
[size=10pt](Hadits ini diriwayatkan oleh Malik, Bukhari, Muslim,
An-Nasa’i, dan Ibnu Khuzaimah)
Diriwayatkan oleh shahabat Malik dari Malik, dari Abdullahbin
Dinar, dari Abdullah ibn ‘Umar bahwa Rasulullah Shallallahu
‘Alaihi Wasallam bersabda: ”……maka jika tertutup awan atas kamu,
maka perkirakanlah baginya.”
Diriwayatkan oleh Asy-Syafi’i, dari Malik, dari Abdullah ibn
Dinar, dari Abdullah ibn ‘Umar dengan lafadh yang sama bahwa
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: ”…….maka jika
tertutup awan atas kamu, sempurnakanlah bilangannya 30 hari.”
Diriwayatkan oleh Abdullah ibn Salamah Al-Qa’nabi, dari Malik,
dari Abdullah ibn Dinar, dari Abdullah ibn Umar dengan lafadh
yang sama bahwasannya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
bersabda: ”……..maka jika tertutup awan atas kamu, sempurnakanlah
bilangannya 30 hari.”
Dan diriwayatkan oleh ‘Ashim ibn Muhammad, dari bapaknya
Muhammad ibn Zaid, dari kakeknya Abdullah ibn ‘Umar dengan
lafadh yang sama bahwasannya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam bersabda: ”………maka jika tertutup awan atas kamu, maka
sempurnakanlah bilangannya 30 hari.”
Dan diriwayatkan oleh Muhammad ibn Hunain, dari Ibnu ‘Abbas
dengan lafadh: Bahwasannya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam bersabda: ”…….maka jika tertutup awan atasmu, maka
sempurnakanlah bilangannya 30 hari.”
Dan diriwayatkan Muhammad ibn Ziyad dari Abu Hurairah dengan
lafadh yang sama bahwasannya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam bersabda: ”……maka jika terhalang awan atas kamu, maka
sempurnakanlah bilangan bulan Sya’ban 30 hari.”
Di sini ada beberapa permasalahan:
- [size=10pt]Sebagian kaum mengira bahwa Imam Syafi’I hanya
sendiri dalam meriwayatkan hadits Ibnu ‘Umar dengan lafadh:
”maka sempurnakanlah bilangan 30 hari.”
- [size=10pt]Para ulama telah membahas dan meneliti matan dan
sanad-sanad, dan mereka mendapatkan:
[li][size=10pt](a) Bahwasannya Al-Qa’nabi telah menyertai Imam
Asy-Syafi’i mulai dari awal sanad sampai ke Ibnu ‘Umar dengan
lafadh: ”….maka sempurnakanlah bilangan 30 hari.”
- [size=10pt](b) Bahwasannya Muhammad ibn Zaid telah menyertai
Asy-Imam Syafi’i dalam meriwayatkan hadits Ibnu ‘Umar dengan
lafadh: ”…….maka sempurnakanlah bilangan tiga puluh.”
- [size=10pt]Dan para ulama telah membahas dan menguji matan dan
sanad-sanad, dan mereka mendapatkan:
[li](i) Bahwasanya Muhammad ibn Hunain telah menyertai guru dari
guru Imam Asy-Syafi’i, akan tetapi hanya sampai pada Ibnu ‘Abbas
dengan lafadh: ”………maka sempurnakanlah bilangan 30 hari.”
- (ii) Bahwasannya Muhammad ibn Ziyad telah menyertai guru dari
guru Imam Asy-Syafi’i, namun hanya sampai kepada Abu Hurairah
dengan lafadh: ”….maka jika tertutup awan atasmu, maka
sempurnakanlah bilangan bulan Sy’ban 30 hari.”
[/li]
[/li]
[size=11pt]Dengan demikian menjadi jelas bahwa apa yang
diriwayatkan Imam Asy-Syafi’i bukanlah gharib karena terdapat
persamaan dan penyertaan dalam lafadh atau makna dari riwayat
Ibnu ‘Umar itu sendiri atau dari shahabat yang lain.
Maka riwayat yang menyertai hadits, baik dalam hal lafadh
ataupun makna, dan shahabat yang meriwayatkannya adalah satu,
maka riwayat itu dinamakan muttabi’.
Sedangkan hadits yang menyertai hadits, baik lafadh maupun
maknanya, dan shahabat yang meriwayatkannya adalah berbeda, maka
dinamakan syahid.
Dan kesamaan shahabat dalam periwayatan hadits, menurut Imam
Asy-Syafi’i:
- [size=10pt](a) Jika terjadi pada awal sanad, maka dinamakan
mutaba’ah yang sempurna.
- [size=10pt](b) Jika tidak dimulai pada awal sanad, maka
dinamakan mutaba’ah yang kurang sempurna.
[size=11pt]Atas dasar ini, maka:
Al-Muttabi’, disebut juga At-Taabi’ menurut bahasa adalah isim
fa’il dari taba’a yang artinya yang mengiringi atau yang
mencocoki. Sedangkan menurut istilah adalah satu hadits yang
sanadnya menguatkan sanad lain dari hadits itu juga, dan
shahabat yang meriwayatkannya adalah satu.
Asy-Syahid, menurut bahasa adalah isim fa’il yang artinya adalah
yang menyaksikan. Sedangkan menurut istilah adalah satu hadits
yang matannya sama dengan hadits lain dan biasanya shahabat yang
meriwayatkan hadits tersebut berlainan.
Al-Mutaba’ah, menurut bahasa adalah pengiringan. Sedangkan
menurut istilah adalah penyertaan seorang perawi kepada perawi
yang lain dalam periwayatan hadits. Dan Al-Mutaba’ah ada dua
macam:
- [size=10pt]Al-Mutaba’ahTaammah (yang sempurna): apabila
seorang perawi menyertai mulai dari awal sanad.
- [size=10pt]Mutaba’ah qashirah (yang kurang sempurna): apabila
seorang perawi menyertai di tengah sanad.
[size=11pt]Al-I’tibar, menurut bahasa yaitu memperhatikan
perkara-perkara tertentu untuk mengetahui jenis lain yang ada di
dalamnya. Sedangkan menurut istilah adalah penelitian
jalan-jalan hadits yang diriwayatkan oleh satu orang perawi
untuk mengetahui apakah ada orang lain dalam meriwayatkan hadits
itu atau tidak, yaitu kondisi menuju kepada muttabi’ dan syahid.
Ꞁ[size=8pt]1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
#Post#: 401--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ MUHADIDDTSIN: ILMU AL-JARH WAT-TA’DIL
DIR By: iscm
Date: January 13, 2024, 6:02 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Hadits Shahih
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=270
Mukaddimah: Berita (khabar) yang dapat diterima bila ditinjau
dari sisi perbedaan tingkatannya terbagi kepada dua klasifikasi
pokok, yaitu Shahîh dan Hasan. Masing-masing dari keduanya
terbagi kepada dua klasifikasi lagi, yaitu Li Dzâtihi dan Li
Ghairihi. Dengan demikian, klasifikasi berita yang diterima ini
menjadi 4 bagian, yaitu:
- Shahîh Li Dzâtihi (Shahih secara independen)
- [size=10pt]Hasan Li Dzâtihi (Hasan secara independen)
- [size=10pt]Shahîh Li Ghairihi (Shahih karena yang
lainnya/riwayat pendukung)
- [size=10pt]Hasan Li Ghairihi (Hasan karena yang
lainnya/riwayat pendukung)
[size=11pt]Dalam kajian kali ini, kita akan membahas seputar
bagian pertama di atas, yaitu: Shahîh Li Dzâtihi (Shahih secara
independen)
[size=12pt]✻ Definisi Shahîh
Secara bahasa (etimologi), kata (sehat) adalah antonim dari kata
(sakit). Bila diungkapkan terhadap badan, maka memiliki makna
yang sebenarnya (haqiqi) tetapi bila diungkapkan di dalam hadits
dan pengertian-pengertian lainnya, maka maknanya hanya bersifat
kiasan (majaz).
Secara istilah (terminologi), maknanya adalah:
Hadits yang bersambung sanad (jalur transmisi) nya melalui
periwayatan seorang periwayat yang ‘adil, Dlâbith, dari
periwayat semisalnya hingga ke akhirnya (akhir jalur transmisi),
dengan tanpa adanya syudzûdz (kejanggalan) dan juga tanpa ‘illat
(penyakit)
Penjelasan Definisi:
- Sanad bersambung: Bahwa setiap rangkaian dari para
periwayatnya telah mengambil periwayatan itu secara langsung
dari periwayat di atasnya (sebelumnya) dari permulaan sanad
hingga akhirnya.
- [size=10pt]Periwayat Yang ‘Adil: Bahwa setiap rangkaian dari
para periwayatnya memiliki kriteria seorang Muslim, baligh,
berakal, tidak fasiq dan juga tidak cacat maruah (harga
diri)nya.
- [size=10pt]Periwayat Yang Dlâbith: Bahwa setiap rangkaian dari
para periwayatnya adalah orang-orang yang hafalannya mantap/kuat
(bukan pelupa), baik mantap hafalan di kepala ataupun mantap di
dalam tulisan (kitab).
- [size=10pt]Tanpa Syudzûdz: Bahwa hadits yang diriwayatkan itu
bukan hadits kategori Syâdz (hadits yang diriwayatkan seorang
Tsiqah bertentangan dengan riwayat orang yang lebih Tsiqah
darinya).
- [size=10pt]Tanpa ‘illat: Bahwa hadits yang diriwayatkan itu
bukan hadits kategori Ma’lûl (yang ada ‘illatnya). Makna ‘Illat
adalah suatu sebab yang tidak jelas/samar, tersembunyi yang
mencoreng keshahihan suatu hadits sekalipun secara lahirnya
kelihatan terhindar darinya.
[size=11pt]Syarat-Syaratnya:
Melalui definisi di atas dapat diketahui bahwa syarat-syarat
keshahihan yang wajib terpenuhi sehingga ia menjadi hadits yang
Shahîh ada lima:
- [size=10pt]Pertama, Sanadnya bersambung
- [size=10pt]Kedua, Para periwayatnya ‘Adil
- [size=10pt]Ketiga, Para periwayatnya Dlâbith
- [size=10pt]Keempat, Tidak terdapat ‘illat
- [size=10pt]Kelima, tidak terdapat Syudzûdz
[size=11pt]Bilamana salah satu dari lima syarat tersebut tidak
terpenuhi, maka suatu hadits tidak dinamakan dengan hadits
Shahîh.
Contohnya:
Untuk lebih mendekatkan kepada pemahaman definisi hadits Shahîh,
ada baiknya kami berikan sebuah contoh untuk itu. Yaitu, hadits
yang dikeluarkan oleh Imam al-Bukhari di dalam kitabnya Shahîh
al-Bukhâriy, dia berkata: (‘Abdullah [i]ibn Yusuf menceritakan
kepada kami, dia berkata, Malik memberitakan kepada kami, dari
ibn Syihab, dari Muhammad ibn Jubair ibn Muth’im, dari ayahnya,
dia berkata, aku telah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam telah membaca surat ath-Thûr pada shalat Maghrib)[/i]
Hadits ini dinilai Shahîh karena:
- [size=10pt]Sanadnya bersambung, sebab masing-masing dari
rangkaian para periwayatnya mendengar dari syaikhnya. Sedangkan
penggunaan lafazh (dari) oleh Malik, ibn Syihab dan ibn Jubair
termasuk mengindikasikan ketersambungannya karena mereka itu
bukan periwayat-periwayat yang digolongkan sebagai Mudallis
(periwayat yang suka mengaburkan riwayat).
- [size=10pt]Para periwayatnya dikenal sebagai orang-orang yang
‘Adil dan Dlâbith. Berikut data-data tentang sifat mereka itu
sebagaimana yang dinyatakan oleh ulama al-Jarh wa at-Ta’dîl:
[li](a) ‘Abdullah ibn Yusuf: Tsiqah Mutqin
- (b) Malik ibn Anas: Imâm Hâfizh
- (c) Ibn Syihab: Faqîh, Hâfizh disepakati keagungan dan
ketekunan mereka berdua
- (d) Muhammad ibn Jubair: Tsiqah
- (e) Jubair ibn Muth’im: Seorang shahabat
- [size=10pt]Tidak terdapatnya kejanggalan (Syudzûdz) sebab
tidak ada riwayat yang lebih kuat darinya.
- [size=10pt]Tidak terdapatnya ‘Illat apapun.
[size=12pt]✻ Hukumnya
Wajib mengamalkannya menurut kesepakatan (ijma’) ulama Hadits
dan para ulama Ushul Fiqih serta Fuqaha yang memiliki
kapabilitas untuk itu. Dengan demikian, ia dapat dijadikan
hujjah syari’at yang tidak boleh diberikan kesempatan bagi
seorang Muslim untuk tidak mengamalkannya.
Makna Ungkapan Ulama Hadits “Hadits ini Shahîh” “Hadits ini
tidak Shahîh”
- [size=10pt]Yang dimaksud dengan ucapan mereka “Hadits ini
Shahîh” adalah bahwa lima syarat keshahihan di atas telah
terealisasi padanya, tetapi dalam waktu yang sama, tidak berarti
pemastian keshahihannya pula sebab bisa jadi seorang periwayat
yang Tsiqah keliru atau lupa.
- [size=10pt]Yang dimaksud dengan ucapan mereka “Hadits ini
tidak Shahîh” adalah bahwa semua syarat yang lima tersebut
ataupun sebagiannya belum terealisasi padanya, namun dalam waktu
yang sama bukan berarti ia berita bohong sebab bisa saja seorang
periwayat yang banyak kekeliruan bertindak benar.
[size=11pt]Apakah Ada Sanad Yang Dipastikan Merupakan Sanad Yang
Paling Shahih Secara Mutlak?
Pendapat yang terpilih, bahwa tidak dapat dipastikan sanad
tertentu dinyatakan secara mutlak sebagai sanad yang paling
shahih sebab perbedaan tingkatan keshahihan itu didasarkan pada
terpenuhinya syarat-syarat keshahihan, sementara sangat jarang
terelasisasinya kualitas paling tinggi di dalam seluruh
syarat-syarat keshahihan. Oleh karena itu, lebih baik menahan
diri dari menyatakan bahwa sanad tertentu merupakan sanad yang
paling shahih secara mutlak. Sekalipun demikian, sebagian ulama
telah meriwayatkan pernyataan pada sanad-sanad yang dianggap
paling shahih, padahal sebenarnya, masing-masing imam menguatkan
pendapat yang menurutnya lebih kuat.
Diantara pernyataan-pernyataan itu menyatakan bahwa
riwayat-riwayat yang paling shahih adalah:
- [size=10pt]Riwayat az-Zuhriy dari Salim dari ayahnya (‘Abdulah
ibn ‘Umar; ini adalah pernyataan yang dinukil dari Ishaq ibn
Rahawaih dan Imam Ahmad.
- [size=10pt]Riwayat ibn Sirin dari ‘Ubaidah dari ‘Aliy (ibn Abi
Thalib); ini adalah pernyataan yang dinukil dari ibn al-Madiniy
dan al-Fallas.
- [size=10pt]Riwayat al-A’masy dari Ibrahim dari ‘Alqamah dari
‘Abdullah (ibn Mas’ud); ini adalah pernyataan yang dinukil dari
Yahya ibn Ma’in.
- [size=10pt]Riwayat az-Zuhriy dari ‘Aliy dari al-Husain dari
ayahnya dari ‘Aliy; ini adalah pernyataan yang dinukil dari Abu
Bakar ibn Abi Syaibah.
- [size=10pt]Riwayat Malik dari Nafi’ dari ibn ‘Umar; ini adalah
pernyataan yang dinukil dari Imam al-Bukhariy.
[size=11pt]Kitab Yang Pertama kali ditulis dan hanya memuat
Hadits Shahih saja?
Kitab pertama yang hanya memuat hadits shahih saja adalah kitab
Shahîh al-Bukhâriy, kemudian Shahîh Muslim. Keduanya adalah
kitab yang paling shahih setelah al-Qur’an. Umat Islam telah
bersepakat (ijma’) untuk menerima keduanya.
Mana Yang Paling Shahih Diantara Keduanya?
Yang paling shahih diantara keduanya adalah Shahîh al-Bukhâriy,
disamping ia paling banyak faidahnya. Hal ini dikarenakan
hadits-hadist yang diriwayatkan al-Bukhariy paling tersambung
sanadnya dan paling Tsiqah para periwayatnya. Juga, karena di
dalamnya terdapat intisari-intisari fiqih dan untaian-utaian
bijak yang tidak terdapat pada kitab Shahîh Muslim.
Tinjauan ini bersifat kolektif, sebab terkadang di dalam
sebagian hadits-hadits yang diriwayatkan Imam Muslim lebih kuat
daripada sebagian hadits-hadits al-Bukhariy.
Sekalipun demikian, ada juga para ulama yang menyatakan bahwa
Shahîh Muslim lebih shahih, namun pendapat yang benar adalah
pendapat pertama, yaitu Shahîh al-Bukhâriy lebih shahih.
Apakah Keduanya Mencantumkan semua Hadits Shahih dan Komitmen
terhadap hal itu?
Imam al-Bukhariy dan Imam Muslim tidak mencantumkan semua hadits
ke dalam kitab Shahîh mereka ataupun berkomitmen untuk itu. Hal
ini tampak dari pengakuan mereka sendiri, seperti apa yang
dikatakan Imam Muslim, “Tidak semua yang menurut saya shahih
saya muat di sini, yang saya muat hanyalah yang disepakati
atasnya.”
Apakah hanya sedikit Hadits Shahih lainnya yang tidak sempat
mereka berdua muat?
Ada ulama yang mengatakan bahwa hanya sedikit saja yang tidak
dimuat mereka dari hadits-hadits shahih lainnya. Namun pendapat
yang benar adalah bahwa banyak hadits-hadits shahih lainnya yang
terlewati oleh mereka berdua. Imam al-Bukhariy sendiri mengakui
hal itu ketika berkata, “Hadits-hadits shahih lainnya yang aku
tinggalkan lebih banyak.”
Dia juga mengatakan, “Aku hafal sebanyak seratus ribu hadits
shahih dan dua ratus ribu hadits yang tidak shahih.”
Berapa Jumlah Hadits yang dimuat di dalam Kitab ash-Shahîhain?
- [size=10pt]Di dalam Shahîh al-Bukhariy terdapat 7.275 hadits
termasuk yang diulang, sedangkan jumlahnya tanpa diulang
sebanyak 4.000 hadits.
- [size=10pt]Di dalam Shahîh Muslim terdapat 12.000 hadits
termasuk yang diulang, sedangkan jumlahnya tanpa diulang
sebanyak lebih kurang 4.000 hadits juga.
[size=11pt]Dimana Kita Mendapatkan Hadits-Hadits Shahih lainnya
selain yang tidak tercantum di dalam Kitab ash-Shahîhain?
Kita bisa mendapatkannya di dalam kitab-kitab terpercaya yang
masyhur seperti: Shahîh [i]ibn Khuzaimah, Shahîh ibn Hibbân,
Mustadrak al-Hâkim, Empat Kitab Sunan, Sunan ad-Dâruquthniy,
Sunan al-Baihaqiy, dan lain-lain[/i].
Hanya dengan keberadaan hadits pada kitab-kitab tersebut tidak
cukup, tetapi harus ada pernyataan atas keshahihannya kecuali
kitab-kitab yang memang mensyaratkan hanya mengeluarkan hadits
yang shahih, seperti Shahîh ibn Khuzaimah.
Seputar Kitab al-Mustadrak karya Al-Hâkim, Shahîh ibn Khuzaimah
dan Shahîh ibn Hibbân.
- [size=10pt]Al-Mustadrak karya al-Hâkim
Sebuah kitab hadits yang tebal memuat hadits-hadits yang shahih
berdasarkan persyaratan yang ditentukan oleh asy-Syaikhân
(al-Bukhari dan Muslim) atau persyaratan salah satu dari mereka
berdua sementara keduanya belum mengeluarkan hadits-hadits
tersebut.
Demikian juga, al-Hâkim memuat hadits-hadits yang dianggapnya
shahih sekalipun tidak berdasarkan persyaratan salah seorang
dari kedua Imam hadits tersebut dengan menyatakannya sebagai
hadits yang sanadnya Shahîh. Terkadang dia juga memuat hadits
yang tidak shahih namun hal itu diingatkan olehnya. Beliau
dikenal sebagai kelompok ulama hadits yang Mutasâhil (yang
menggampang-gampangkan) di dalam penilaian keshahihan hadits.
Oleh karena itu, perlu diadakan pemantauan (follow up) dan
penilaian terhadap kualitas hadits-haditsnya tersebut sesuai
dengan kondisinya. Imam Adz-Dzahabi telah mengadakan follow up
terhadapnya dan memberikan penilaian terhadap kebanyakan
hadits-haditsnya tersebut sesuai dengan kondisinya. Namun, kitab
ini masih perlu untuk dilakukan pemantauan dan perhatian penuh.
(Salah seorang yang juga mengadakan pemantauan dan studi
terhadap hadits-hadits yang belum diberikan penilaian apapun
oleh Imam adz-Dzahabi dan memberikan penilaian yang sesuai
dengan kondisinya adalah Syaikh. Dr. Mahmud Mirah -barangkali
sekarang ini sudah rampung-)
- [size=10pt]Shahîh ibn Hibbân
Sistematika penulisan kitab ini tidak rapih (ngacak), ia tidak
disusun per-bab ataupun per-musnad. Oleh karena itulah, beliau
menamakan bukunya dengan “at-Taqâsîm Wa al-Anwâ’”
(Klasifikasi-Klasifikasi Dan Beragam Jenis). Untuk mencari
hadits di dalam kitabnya ini sangat sulit sekali. Sekalipun
begitu, ada sebagian ulama Muta`akhkhirin (seperti al-Amir ‘Alâ`
ad-Dîn, Abu al-Hasan ‘Ali ibn Bilban, w.739 H dengan judul
al-Ihsân Fî Taqrîb ibn Hibbân) yang telah menyusunnya
berdasarkan bab-bab.
Ibn Hibbân dikenal sebagai ulama yang Mutasâhil juga di dalam
menilai keshahihan hadits akan tetapi lebih ringan ketimbang
al-Hâkim. [size=10pt](Tadrîb ar-Râwy:1/109)
- Shahîh ibn Khuzaimah
Kitab ini lebih tinggi kualitas keshahihannya dibanding Shahîh
ibn Hibbân karena penulisnya, ibn Khuzaimah dikenal sebagai
orang yang sangat berhati-hati sekali. Saking hati-hatinya, dia
kerap abstain (tidak memberikan penilaian) terhadap suatu
keshahihan hadits karena kurangnya pembicaraan seputar sanadnya.
Apa Saja Hadits Yang Sudah Dipastikan Shahîh Dari Hadits-Hadits
Yang Diriwayatkan Oleh Imam al-Bukhari Dan Muslim?
Sebagaimana yang telah kita singgung sebelumnya, bahwa Imam
al-Bukhari dan Muslim tidak memuat pada kedua kitab Shahih
mereka selain hadits-hadits yang shahih dan umat Islam telah
menerima kedua kitab tersebut secara penuh.
Oleh karena itu, apa saja hadits-hadits yang telah dipastikan
shahih dan yang diterima oleh umat Islam itu?
Jawabnya: Bahwa hadits yang diriwayatkan keduanya dengan sanad
yang bersambung, maka ialah yang dipastikan shahih.
[size=11pt] Sedangkan hadits yang dibuang pada permulaan sanad
(jalur trasmisi hadits)nya satu orang periwayat atau lebih -yang
dinamai dengan hadits al-Mu’allaq- dimana jenis ini di dalam
shahih al-Bukhari agak banyak namun hanya terdapat pada bagian
tarjamah bab (penamaan babnya) dan muqaddimahnya saja sedangkan
di bagian inti bab tidak ada sama sekali. Sementara yang di
dalam shahih Muslim, tidak ada satupun yang jenis itu kecuali
satu hadits saja di dalam bab tentang Tayammum yang belum sempat
beliau sambung sanadnya di tempat yang lain dari kitabnya itu;
terhadap hadits-hadits yang kriterianya seperti hal tersebut,
maka penilaian terhadapnya dan menyikapinya adalah sebagai
berikut:
- [size=10pt]Hadits yang diriwayatkan dengan shîghah al-Jazm
(bentuk ucapan pasti), seperti dengan ungkapan (Qâla/berkata);
(Amara/memerintahkan) dan (Dzakara/menyebutkan); maka penilaian
terhadap keshahihannya didasarkan pada sumbernya (orang yang
dinisbatkan kepadanya). [Artinya, bila di dalam riwayat itu
dinyatakan, misalnya (si fulan berkata), maka berarti perkataan
itu adalah shahih bersumber dari si fulan yang mengatakannya
itu]
- [size=10pt]Hadits yang diriwayatkan tidak dengan shîghah
al-Jazm seperti dengan ungkapan (yurwa/diriwayatkan [masa
sekarang]); (yudzkar/disebutkan [masa sekarang]);
(yuhka/dihikayatkan [masa sekarang]); (ruwiya/diriwayatkan [masa
lampau]) dan (dzukira/disebutkan [masa lampau]), maka berarti
hadits itu tidak dapat dinisbatkan keshahihannya dari sumbernya
itu (orang yang dinisbatkan kepadanya), namun sekalipun
demikian, tidak ada satupun di dalamnya hadits yang lemah karena
ia sudah dimuat di dalam kitab yang bernama ash-Shahîh.
[size=12pt]✻ Tingkatan Keshahihan
Pada bagian yang lalu telah kita kemukakan bahwa sebagian para
ulama telah menyebutkan mengenai sanad-sanad yang dinyatakan
sebagai paling shahih menurut mereka. Maka, berdasarkan hal itu
dan karena terpenuhinya persyaratan-persyaratan lainnya, maka
dapat dikatakan bahwa hadits yang shahih itu memiliki beberapa
tingkatan:
- [size=10pt]A. Tingkatan paling tingginya adalah bilamana
diriwayatkan dengan sanad yang paling shahih, seperti Malik dari
Nafi’ dari ibn ‘Umar.
- [size=10pt]B. Yang dibawah itu tingkatannya, yaitu bilamana
diriwayatkan dari jalur Rijâl (rentetan para periwayat) yang
kapasitasnya di bawah kapasitas Rijâl pada sanad pertama diatas
seperti riwayat Hammâd ibn Salamah dari Tsâbit dari Anas.
- [size=10pt]C. Yang dibawah itu lagi tingkatannya, yaitu
bilamana diriwayatkan oleh periwayat-periwayat yang terbukti
dinyatakan sebagai periwayat-periwayat yang paling rendah
julukan Tsiqah kepada mereka (tingkatan Tsiqah paling rendah),
seperti riwayat Suhail ibn Abi Shalih dari ayahnya dari Abu
Hurairah.
[size=11pt]✻ Dapat juga rincian diatas dikaitkan dengan
pembagian hadits shahih kepada tujuh tingkatan:
- [size=10pt]Hadits yang diriwayatkan secara sepakat oleh
al-Bukhari dan Muslim (Ini tingkatan paling tinggi)
- [size=10pt]Hadits yang diriwayatkan secara tersendiri oleh
al-Bukhari
- [size=10pt]Hadits yang dirwayatkan secara tersendiri oleh
Muslim
- [size=10pt]Hadits yang diriwayatkan berdasarkan persyaratan
keduanya sedangkan keduanya tidak mengeluarkannya
- [size=10pt]Hadits yang diriwayatkan berdasarkan persyaratan
al-Bukhari sementara dia tidak mengeluarkannya
- [size=10pt]Hadits yang diriwayatkan berdasarkan persyaratan
Muslim sementara dia tidak mengeluarkannya
- [size=10pt]Hadits yang dinilai shahih oleh ulama selain
keduanya seperti ibn Khuzaimah dan ibn Hibbân yang bukan
berdasarkan persyaratan kedua imam hadits tersebut (al-Bukhari
dan Muslim).
[size=11pt]Pengertian Persyaratan Asy-Syaikhân
Sebenarnya, kedua imam hadits, al-Bukhari dan Muslim tidak
pernah menyatakan secara jelas (implisit) perihal persyaratan
yang disyaratkan atau ditentukan oleh mereka berdua sebagai
tambahan atas persyaratan-persyaratan yang telah disepakati di
dalam menilai hadits yang shahih pada pembahasan sebelumnya.
Akan tetapi para ulama peneliti melalui proses pemantauan
(follow up) dan analisis terhadap metode-metode yang digunakan
oleh keduanya mendapatkan apa yang dapat mereka anggap sebagai
persyaratan yang dikemukakan oleh keduanya atau salah seorang
dari keduanya.
Dapat dikatakan bahwa yang dimaksud dengan persyaratan
asy-Syaikhân atau salah satu dari keduanya adalah bahwa hadits
tersebut hendaklah diriwayatkan dari jalur Rijâl (para
periwayat) dari kedua kitab tersebut atau salah satu darinya
dengan memperhatikan metode yang digunakan keduanya di dalam
meriwayatkan hadits-hadits dari mereka.
Makna Kata “Muttafaqun ‘Alaih”
Maksudnya adalah hadits tersebut disepakati oleh kedua Imam
hadits, yaitu al-Bukhari dan Muslim, yakni kesepakatan mereka
berdua atas keshahihannya, bukan kesepakatan umat Islam. Hanya
saja, ibn ash-Shalâh memasukkan juga ke dalam makna itu
kesepakatan umat sebab umat memang sudah bersepakat untuk
menerima hadits-hadits yang telah disepakati oleh keduanya.
[size=10pt](‘Ulûm al-Hadîts: 24)
Apakah Agar Dinilai Shahih, Hadits Tersebut Harus Merupakan
Hadits ‘Azîz?
Hadits ‘Aziz adalah hadits yang diriwayatkan pada setiap level
periwayatannya (thabaqat sanad) tidak kurang dari dua orang
periwayat. Dalam hal ini, apakah agar suatu hadits dinyatakan
shahih, maka syaratnya harus paling tidak diriwayatkan oleh
tidak kurang dari dua periwayat pada setiap level
periwayatannya?.
Pendapat yang benar, bahwa hal itu tidak disyaratkan sebab di
dalam kedua kitab shahih (ash-Shahîhain) dan selain keduanya
juga terdapat hadits-hadits shahih padahal ia bukan hadits ‘Aziz
itu, tetapi malah hadits Gharîb (yang diriwayatkan pada oleh
seorang periwayat saja).
Ada sementara kalangan ulama seperti ‘Ali al-Jubaiy, tokoh
mu’tazilah dan al-Hâkim yang mengklaim hal itu namun pendapat
mereka ini bertentangan dengan kesepakatan umat Islam. Ꞁ1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
#Post#: 402--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ MUHADIDDTSIN: ILMU AL-JARH WAT-TA’DIL
DIR By: iscm
Date: January 13, 2024, 7:39 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Perbedaan Hadits, Khabar dan Atsar
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=271
Definisi Hadits: Hadits menurut bahasa berarti baru. Hadits juga
–[i]secara bahasa– berarti: “Sesuatu yang dibicarakan atau
dinukil.” Juga: “Sesuatu yang sedikit atau banyak.” Bentuk jamak
dari hadits adalah ahaadits. Adapun firman Allah Subhanahu Wa
Ta’ala:[/i]
”Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena
bersedih hati sesudah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak
beriman kepada hadits ini.” (QS. Al-Kahfi: 6). Maksud hadits
dalam ayat ini adalah Al-Qur’an.
Juga firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:
”Dan adapun nikmat Tuhanmu, maka sampaikanlah.” (QS. Adl-Dluhaa:
11). Maksudnya: Sampaikanlah risalahmu, wahai Muhammad
(Lisaanul-‘Arab Ibnul-Mandhur)
✻ Hadits
Menurut istilah ahli hadits adalah: “Apa-apa yang disandarkan
kepada Nabi [i]Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, baik berupa ucapan,
perbuatan, penetapan, sifat, atau sirah beliau, baik sebelum
kenabian atau sesudahnya.”[/i]
Sedangkan menurut ahli ushul-fiqh, hadits adalah: “Perkataan,
perbuatan, dan penetapan yang disandarkan kepada Rasulullah
setelah kenabian.” Adapun sebelum kenabian tidak dianggap
sebagai hadits, karena yang dimaksud dengan hadits adalah
mengerjakan apa yang menjadi konsekuensinya. Dan ini tidak dapat
dilakukan kecuali dengan apa yang terjadi setelah kenabian.
(Ushulul-Hadits, Muhammad ‘Ajaj Al-Khathib, halaman 27)
Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyyah berkata, “Buku-buku yang di
dalamnya berisi tentang khabar Rasulullah, antara lain Tafsir,
Sirah, Maghazi (peperangan Nabi), dan Hadits. Buku-buku hadits
adalah lebih khusus berisi tentang hal-hal sesudah kenabian,
meskipun berita-berita tersebut terjadi sebelum kenabian. Namun
itu tidk disebutkan untuk dijadikan landasan amal dan syari’at.
Bahkan ijma’ kaum muslimin menetapkan bahwa yang diwajibkan
kepada hamba Allah untuk diimani dan diamalkan adalah apa yang
dibawa Nabi [i]Shallallahu ‘Alaihi Wasallam setelah
kenabian.”[/i] (Fatawaa Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyyah, 18/10-11)
Contoh perkataan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah sabda
beliau: ”Perbuatan itu dengan niat, dan setiap orang tergantung
pada niatnya” (HR. Bukhari dan Muslim) Sabda beliau juga: ”(Laut
itu) suci airnya dan halal bangkainya.” (HR. Ahmad dan Ibnu
Majah)
Contoh penetapan (taqrir) Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
adaah sikap diam beliau dan tidak mengingkari terhadap suatu
perbuatan, atau persetujuan beliau terhadapnya. Diriwayatkan
dari Abu Sa’id Al-Khudry, dia berkata: “Ada dua orang musafir,
ketika datang waktu shalat tidak mendapatkan air, sehingga
keduanya bertayamum dengan debu bersih lalu mendirikan shalat.
Kemudian keduanya mendapati air, yang satu mengulang wudlu dan
shalat, sedangkan yang lain tidak mengulang. Keduanya lalu
menghadap Rasulullah dan menceritakan semua hal tersebut.
Terhadap orang yang tidak mengulang beliau bersabda: ”Engkau
sudah benar sesuai sunnah, dan sudah cukup dengannya shalatmu.”
Dan kepada yang mengulangi wudlu' dan shalatnya, beliau
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: ”Bagimu pahala dua kali
lipat.” (HR. Abu Dawud dan Nasa’i)
Dari Mu’adz ibn Jabal bahwasannya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam bersabda ketika mengutusnya ke negeri Yaman: “Apa yang
kamu jadikan sebagai pedoman dalam menghukumi sesuatu masalah?.”
Ia menjawab: “Dengan Kitabullah.”
Rasulullah bertanya: ”Jika kamu tidak mendapatkannya dalam
Kitabullah?.”
Dia menjawab: “Dengan Sunnah Rasullullah.“
Beliau bertanya lagi: ”Jika kamu tidak mendapatkannya dalam
Sunnag Rasulullah dan Kitabullah?”
Dia menjawab: “Aku akan berijtihad dengan pikiranku.” Kemudian
Rasulullah menepuk dadanya dan bersabda: ”Maha Suci Allah yang
telah memberi petunjuk kepada utusan Rasul-Nya terhadap apa yang
diridlai Rasulullah.” (HR. Abu Dawud, dan didla’ifkan oleh
Syaikh Al-Albani dalam Manzilatus-Sunnah)
Diriwayatkan bahwasannya Khalid ibn Walid pernah memakan dlabb
(hewan sebangsa biawak di padang pasir) yang dihidangkan kepada
Nabi, sedangkan beliau tidak memakannya. Sebagian shahabat
bertanya, “Apakah diharamkan memakannya wahai Rasulullah?.”
Beliau menjawab, “Tidak, hanya karena binatang tersebut tidak
ada di daerah kaumku sehingga aku tidak merasa berminat.” (HR.
Bukhari dan Muslim)
Contoh dari sifat dan Sirah Nabi, adalah banyak sekali. Dan
At-Tirmidzi telah menyusun sebuah buku tentang tabi’at (syamail)
beliau. (At-Tasyri’ wal-Fiqhi fil-Islam tarikhan wa Manhajan,
Manna’ Al-Qahthan, Hal. 87-88)
Di antara contohnya adalah:
Dari Abi Ishaq, dia berkata, ”Seorang laki-laki bertanya kepada
Barra’: ‘Apakah wajah Rasulullah seperti pedang?.” Dia menjawab:
“Tidak, tapi seperti rembulan.” (HR. Tirmidzi, dan dia berkata,
‘hasan shahih’)
Dari Barra’ dalam riwayat lain, ”Rasulullah tidak pendek dan
tidak tinggi.” (HR. Tirmidzi, dan dia berkata, “hasan shahih.”)
Dari Jarir ibn Abdullah Al-Bajali, dia berkata, “Belum pernah
aku melihat Rasulullah sejak aku masuk Islam kecuali beliau
tersenyum kepadaku.”
✻ Definis Khabar
Khabar menurut bahasa adalah berita. Bentuk jamaknya adalah
Akhbaar. Sedangkan menurut istilah, terdapat perbedaan pendapat:
- Ada yang mengatakan bahwa khabar itu sama dengan hadits,
sehingga maknanya menjadi sama secara istilah.
- [size=10pt]Ada pula yang berpendapat bahwa hadits adalah
segala yang datang dari Nabi; sedangkan khabar adalah yang
datang dari selain Nabi, seperti shahabat dan tabi’in.
- [size=10pt]Ada juga yang berpendapat bahwa khabar lebih umum
daripada hadits. Kalau hadits adalah segala apa yang datang dari
Nabi, sedang khabar adalah yang datang dari Nabi dan selain
Nabi.
[size=12pt]✻ Definsi Atsar
Atsar menurut bahasa adalah sisa dari sesuatu. Sedangkan menurut
istilah ada dua pendapat:
- [size=10pt]Ada yang mengatakan bahwa atsar itu sama dengan
hadits, makna keduanya adalah sama.
- [size=10pt]Ada yang berpendapat bahwa atsar berbeda dengan
hadits, yaitu apa yang disandarkan kepada shahabat dan tabi’in,
baik berupa perkataan dan perbuatan mereka.
[size=11pt] Ꞁ[size=8pt]1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
#Post#: 403--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ MUHADIDDTSIN: ILMU AL-JARH WAT-TA’DIL
DIR By: iscm
Date: January 13, 2024, 7:57 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Maqlub
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=272
Nudhatun-Nadhar halaman 47; Taisir Musthalah Hadits halaman 107;
Ulumul-Hadits halaman 91; Al-Ba’itsul-Hatsits halaman 78; dan
Tadriibur-Rawi halaman 191
✻ Definisi
Menurut bahasa, kata “maqlub” adalah isim maf’ul dari kata qalb
yang berarti membalikkan sesuatu dari bentuk yang semestinya.
Menurut istilah, hadits maqlub adalah “mengganti salah satu kata
dari kata-kata yang terdapat pada sanad atau matan sebuah
hadits, dengan cara mendahulukan kata yang seharusnya
diakhirkan, mengakhirkan kata yang seharusnya didahulukan, atau
dengan cara yang semisalnya.
[size=12pt]✻ Bagian-Bagiannya
Hadits maqlub terbagi menjadi dua bagian: Maqlub Sanad dan
Maqlub Matan.
- Maqlub Sanad
[size=10pt]Maqlub sanad adalah hadits maqlub yang penggantiannya
terjadi pada sanadnya. Maqlub sanad ini mempunyai dua bentuk:
Bentuk pertama: seorang perawi mendahulukan dan mengakhirkan
satu nama dari nama-nama para perawi dan nama ayahnya. Misalnya
sebuah hadits yang diriwayatkan dari Ka’ab ibn Murrah, namun
seorang perawi meriwayatkan hadits tersebut dengan mengatakan:
“Murrah ibn Ka’ab.”
Tentang permasalahan ini Al-Khathib Al-baghdadi menulis sebuah
buku yang beliau namai dengan Raf’ul-Irtiyab fil-Maqlub
minal-Asmaa’ wal-Ansaab.
Bentuk Kedua: Seorang perawi mengganti salah satu nama dari
nama-nama perawi sebuah hadits dengan nama lain, dengan tujuan
supaya nama perawi tersebut tidak dikenal. Seperti hadits yang
sudah terkenal diriwayatkan dari Salim, namun seorang perawi
mengganti namanya dengan nama Nafi’.
Contoh:
“Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Hammad ibn ‘Amr An-Nashibi
(seorang pendusta), dari Al-A’masy, dari Abu Shalih, dari Abu
Hurairah radhiyallahu ‘anhu secara marfu’: ”Jika kalian bertemu
dengan orang-orang musyrik di suatu jalan, maka janganlah kalian
memulai mengucapkan salam kepada mereka.”
Hadits ini adalah hadits yang maqlub, karena Hammad membaliknya,
dimana dia menjadikan hadits ini diriwayatkan dari Al-A’masy.
Padahal sudah diketahui bersama bahwa hadits ini diriwayatkan
dari Suhail ibn Shalih, dari ayahnya, dari Abu Hurairah
radhiyallahu ‘anhu. Seperti inilah Imam Muslimmeriwayatkannya
dalam kitabnya. Beliau meriwayatkannya dari Syu’bah, Ats-Tsauri,
Jarir ibn Abdul-Hamid, dan Abdul-‘Aziz Ad-Daruwardi; kesemuanya
dari Suhail.
Pelaku perbuatan ini jika melakukannya dengan sengaja, maka ia
dijuluki “pencuri hadits.” Perbuatan ini terkadang dilakukan
oleh perawi yang terpercaya karena keliru, bukan karena
kesengajaan sebagaimana yang dilakukan oleh perawi pendusta.
- [size=11pt]Maqlub Matan
[size=10pt]Maqlub matan adalah hadits maqlub yang penggantiannya
terjadi pada matannya. Maqlub matan ini mempunyai dua bentuk:
Bentuk pertama: Seorang perawi mendahulukan sebagianmatan yang
seharusnya diakhirkan dari sebuah hadits dan mengakhirkan
sebagian matan yang seharusnya didahulukan.
Contoh:
Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari shahabat Abu
Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Yaitu hadits tentang tujuh golongan
yang dinaungi Allah dalam naungan-Nya, dimana hari itu tidak ada
naungan selain naungan-Nya. Di dalamnya disebutkan salah satu
dari ketujuh golongan tersebut: ”dan seorang laki-laki yang
bersedekah kemudian ia menyembunyikan sedekahnya sehingga tangan
kanannya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan
kirinya.” Ini adalah salah satu riwayat yang terbalik yang
dilakukan oleh seorang perawi.
Sedangkan riwayat yang benar adalah: ”Sehingga tangan kirinya
tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.”
Seperti inilah hadits tersebut diriwayatkan oleh Imam Malik
dalam Kitab Al-Muwaththa’-nya, Imam Bukhari dalam Kitab
Shahih-nya, dan para ahli hadits lain. Itulah contoh dari bagian
pertama, dimana ada keterbalikan dalam matannya karena sudah
menjadi suatu yang maklum bahwa bersedekah itu dilakukan dengan
tangan kanan.
Bentuk kedua: Seorang perawi menyambung sebuah matan hadits
dengan sanad hadits lain dan menyambungkan sebuah sanad hadits
dengan matan hadits lain. Penggantian ini dilakukan dalam rangka
menguji sebagian ulama hadits, supaya bisa diketahui sampai
dimana tingkat kekuatan hafalannya sebagaimana yang dilakukan
oleh ulama’ Baghdad terhadap Imam Muhammad ibn Isma’il
Al-Bukhari ketika datang menemui mereka.
Al-Khathib Al-Baghdadi meriwayatkan bahwa para ulama Baghdad
berkumpul dan bersepakat untuk membolak-bailkkan matan dan sanad
seratus hadits, dimana mereka menyambungkan matan dengan sanad
lain dan menyambungkan sanad dengan matan lain. Kemudian mereka
memberikan hadits-hadits yang mereka balik matan dan sanadnya
kepada Imam Bukhari dan menanyakan kepadanya. Maka satu per satu
beliau mampu mengembalikan matan ke sanadnya dan mengembalikan
sanad ke matannya tanpa melakukan kesalahan sedikitpun.
[size=12pt]✻ Hukum Melakukan Pembalikan Matan atau Sanad
Hadits maqlub termasuk salah satu dari jenis-jenis hadits yang
dla’if. Akan tetapi hukumnya berubah-ubah menurut sebab
terjadinya pembalikan (qalb).
- [size=10pt]Jika pembalikan pada matan dan sanad hadits
dilakukan bertujuan agar sanad atau matannya tidak diketahui,
maka perbuatan ini tidak diperbolehkan karena perbuatan tersebut
sama dengan merubah hadits. Sedangkan merubah hadits adalah
perbuatan para perawi pendusta.
- [size=10pt]Jika dilakukan untuk menguji yang betujuan untuk
mengecek tingkat kekuatan hafalan dan kelayakan seorang menjadi
ahli hadits, maka hal ini diperbolehkan. Kebolehan melakukan
pembalikan ini harus memenuhi syarat. Yaitu seorang perawi yang
melakukan pembalikan harus menjelaskan matan dan sanad tersebut
sebelum ia meninggalkan tempat.
[size=11pt] Ꞁ[size=8pt]1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
#Post#: 404--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ MUHADIDDTSIN: ILMU AL-JARH WAT-TA’DIL
DIR By: iscm
Date: January 13, 2024, 8:11 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Al-Maziid Fii Muttashil Al-Asanid
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=273
Taisir Musthalah Hadits halaman 110; Nudhatun-Nadhar halaman 48;
Al-Ba’itsul-Hatsits halaman 176; dan Tadribur-Rawi halaman 392
✻ Definisi:
Al-Mazid adalah isim maf’ul dari kata ziyaadah yang berarti
tambahan. Al-Muttashil adalah lawan kata dari Al-Munqathi’ yang
berarti bersambung. Sedangkan Al-Asaanid adalah bentuk jamak
dari kata Isnad yang berarti mata rantai para perawi sebuah
hadits.
Berdasarkan pada uraian di atas, maka Al-Maziid fii Muttashil
Al-Asanid artinya: “Perawi yang ditambahkan dalam sebuah sanad
hadits, dimana sanad tersebut jika dilihat maka tampak secara
lahiriyyah seakan-akan tersambung.
Contoh:
Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnul-Mubarak, ia berkata,
“Sufyan telah menceritakan kepadaku dari Abdurrahman ibn Yazid,
ia berkata: Bisr ibn ‘Ubaidillah menceritakan kepadaku, ia
berkata: Aku mendengar Abu Idris berkata: Aku mendengar Watsilah
berkata: Aku mendengar Abu Martsad berkata: Aku mendengar
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berkata: ”Janganlah
kalian duduk di atas kuburan dan janganlah kalian shalat
menghadapnya.” (HR. Muslim dan At-Tirmidzi, keduanya dengan
tambahan dan membuang “Abu Idris”)
Dalam hadits di atas ada dua perawi yang ditambahkan, yaitu
Sufyan dan Abu Idris. Diperkirakan Sufyan tersebut ditambahkan
ke dalam sanad di atas oleh perawi sebelum Ibnul-Mubarak. Karena
para perawi yang terpercaya meriwayatkan hadits ini dari
Ibnul-Mubarak dari Abu Yazid. Bahkan sebagian dari mereka ada
yang menyatakan dengan tegas bahwa Ibnul-Mubarak mendengar
langsung dari Abu Yazid.
Sedangkan Abu Idris diperkirakan ditambahkan oleh Ibnul-Mubarak.
Karena para perawi yang terpercaya meriwayatkan hadits ini dari
Abdurrahman ibn Yazid dan tidak ada satupun dari mereka yang
menyebutkan Abu Idris. Bahkan sebagian dari mereka ada yang
mengatakan dengan tegas bahwa Bisr mendengar langsung dari
Watsilah. Para ulama hadits yang terpercaya menghukumi bahwa
Ibnul-Mubarak melakukan kesalahan pada kasus ini.
Tambahan di atas dapat ditolak dan dijadikan alasan untuk
melemahkan perawi yang menambahkannya dengan syarat:
- Perawi yang tidak menambahkan lebih kuat hafalannya daripada
perawi yang menambahkan.
- [size=10pt]Terdapat dalam penambahan tersebut penjelasan yang
tegas bahwa perawi satu dengan lainnya betul-betul mendengar.
[size=11pt]Oleh karena itu, jika dua syarat di atas tidak
dipenuhi atau salah satu dari keduanya (tidak dipenuhi); maka
penambahan tersebut dimenangkan atau diterima. Sedangkan sanad
yang tidak ada tambahannya dianggap terputus (Munqathi’ ), akan
tetapi keterputusan sanad tersebut masih dianggap ringan. Inilah
yang dimaksud mursal khafiy.
Dalam hal ini Imam Al-Khathib Al-Baghdadi telah mengarang sebuah
buku yang beliau namakan dengan Tamyiz Al-Maziid fii Muttashil
Al-Asaanid.[size=11pt] Ꞁ[size=8pt]1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
#Post#: 405--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ MUHADIDDTSIN: ILMU AL-JARH WAT-TA’DIL
DIR By: iscm
Date: January 13, 2024, 8:18 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Mudltharib
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=274
Nudhatun-Nadhar halaman 48; Taisir Musthalah Al-Hadits halaman
112; Tadribur-Rawi halaman 169; Ulumul-Hadits halaman 83; dan
Al-Ba’itsul-Hatsits halaman 72
✻ Definisi:
Secara bahasa, kata mudltharib adalah kata benda yang berbentuk
isim fa’il (pelaku) dari kata Al-Idlthirab yang berarti urusan
yang diperselisihkan dan rusak aturannya.
Secara istilah, hadits Mudltharib adalah hadits yang
diriwayatkan dari jalur yang berbeda-beda serta sama dalam
tingkat kekuatannya, dimana satu jalur dengan yang lainnya tidak
memungkinkan untuk disatukan atau digabungkan, dan tidak
memungkinkan pula untuk dipiliha salah satu yang terkuat.
Akan tetapi jika antara jalur satu dengan yang lainnya dapat
disatukan atau digabungkan, maka hilanglah ketidakjelasan
(Al-Idlthirab) itu, dan dibolehkan untuk mengamalkan semua
riwayat. Jika dapat dipilih salah satu yang terkuat, maka yang
dibolehkan untuk diamalkan adalah riwayat yang terkuat tersebut
saja.
Bagian-Bagian Hadits Mudltharib
Ketidaktetapan (Al-Idlthirab kadang-kadang terjadi pada
matannya. Namun terjadinya ketidaktetapan (Al-Idlthirab) pada
sanad lebih banyak daripada yang terjadi pada matannya.
- Mudltharib Sanad
[size=10pt]Contohnya adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh
Abu Bakar, ia berkata, “Wahai Rasulullah, aku melihat rambutmu
beruban.” Maka beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
”Yang telah membuat rambutku beruban adalah Hud dan
saudara-saudaranya” [size=10pt](HR. At-Tirmidzi)
Imam Ad-Daruquthni berkata, “Hadits ini adalah hadits
mudltharib, karena hadits ini tidak diriwayatkan kecuali satu
dari jalan, yaitu dari Abu Ishaq. Periwayatan dari Abu Ishaq
diperselisihkan oleh para ulama ahli hadits:
Diantara mereka ada yang meriwayatkan secara mursal (dari
tabi’in langsung kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam).
Sebagian yang lain ada yang meriwayatkannya secara maushul
(sambung sampai Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam).
Sebagian yang lain ada yang menjadikannya termasuk ke dalam
Musnad Abu Bakar (Kumpulan hadits-hadits yang diriwayatkan oleh
Abu Bakar).
Sebagian yang lain ada yang menjadikannya termasuk ke dalam
Musnad Sa’ad.
Sebagian yang lain ada yang menjadikannya masuk ke dalam Musnad
‘Aisyah. Dan lain sebagainya.
Semua perawi hadits tersebut semuanya terpercaya. Oleh karena
itu, maka kesemua jalur sanad yang dimiliki oleh hadits tersebut
tidak memungkinkan untuk dipilih salah satu yang terkuat dan
tidak pula untuk disatukan atau digabungkan.
- Mudltharib Matan
[size=10pt]Contohnya adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh
Imam At-Tirmidzi, dari Syuraik, dari Abu Hamzah, dari
Asy-Sya’bi, dari Fathimah binti Qais, ia berkata, “Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ditanya tentang zakat. Maka beliau
bersabda: ”Sesungguhnya dalam harta ada kewajiban yang lain
selain kewajiban zakat.” Sedangkan Imam Ibnu Majah meriwayatkan
hadits ini dari jalur sanad yang sama dengan menggunakan
ungkapan:
”Tidak ada kewajiban dalam harta selain kewajiban zakat.”
Imam Al-‘Iraqi berkata, “Ketidaktetapan (Al-Idlthirab) yang ada
pada hadits di atas tidak memungkinkan untuk ditakwilkan.”
[size=12pt]✻ Hukumnya
Al-Idlthirab menyebabkan hadits menjadi lemah. Hal inikarena
dalam hadits mudltharib terdapat isyarat yang menunjukkan
ketidaktelitian, baik pada sanad maupun matan.
Imam Al-Hafidh Ibnu Hajar Al-‘Asqalani telah mengarang buku
tentang hal ini dan beliau namakan Al-Muqtarib fii
Bayaanil-Mudltharib. Buku tersebut beliau nukil dari kitab
Al-‘Ilal karya Imam Ad-Daruquthni. Kemudian beliau berikan
tambahan dan sempurnakan. Ꞁ[size=8pt]1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
*****************************************************
Page 3 of 4
DIR Previous Page
DIR Next Page