URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ PARA SHAHABIYAH RASULULLAH &#...
       *****************************************************
       #Post#: 337--------------------------------------------------
       ۩۞۩ Para Shahabiyah Rasulullah
       صلى ا لله
       عليه وسلم :
       Barirah Maulah ‘Aisyah
   DIR By: NaomiKeiza
       Date: January 1, 2024, 12:03 am
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
       [center]BIOGRAFI &#9701;&#8593;&#10043;AHLULHADITS, PARA
       SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
       &#65018;[/center]
       [center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
       sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar ibn Abdul Aziz) &#9654; Mari kita kembali kepada Al Qur'an
       dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.&#10043;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       &#10043; Barirah Maulah ‘Aisyah [font=georgia]radhiyallahu
       'anha[/font]
       (Wafat.. H) Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
       [size=9pt]&#9701;&#8593;
       &#665;&#671;&#7439;&#610;&#42801;-&#7452;&#640;&#671;-&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=369
       Barirah, dia seorang sahaya (budak) milik salah seorang dari
       Bani Hilal. Suaminya seorang budak berkulit hitam milik Bani
       Al-Mughirah, bernama Mughits. Barirah [i]radhiyallahu ‘anha
       menginginkan kemerdekaan dirinya. Dia pun mengikat perjanjian
       dengan tuannya untuk membayar sembilan uqiyah sebagai harga
       dirinya. Dalam setahun, dia membayar satu uqiyah. Barirah datang
       menemui ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha untuk meminta bantuannya.
       Saat itu, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan padanya,
       “Kembalilah pada tuanmu dan katakan, kalau mereka mau, aku akan
       membayarkan tunai seluruh hargamu, lalu kumerdekakan dirimu dan
       nanti wala’ [size=8pt][1]mu untukku.” Barirah pun kembali untuk
       menyampaikan keinginan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha. Namun
       hasilnya nihil. Mereka menolak sembari mengatakan, “Kalau dia
       mau mengharapkan pahala dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan
       bantuannya padamu, maka hendaknya dia lakukan, sementara wala`mu
       tetap untuk kami.”[/i][/size]
       Barirah mengadukan penolakan mereka kepada ‘Aisyah radhiyallahu
       ‘anha, “Aku telah menawarkan hal itu kepada mereka, namun mereka
       menolak, kecuali bila wala'ku untuk mereka.”
       Hal itu didengar oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
       Beliau pun bertanya, “Apa permasalahan Barirah?” ‘Aisyah
       menceritakan apa yang terjadi. Mendengar penuturan ‘Aisyah,
       Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Belilah dia,
       lalu merdekakan. Sesungguhnya wala' itu bagi orang yang
       memerdekakan.” Setelah itu beliau bangkit untuk berkhutbah di
       hadapan manusia. Setelah memuji dan menyanjung Allah Subhanahu
       Wa Ta’ala beliau bersabda, “Bagaimana kiranya keadaan suatu
       kaum, mereka mengajukan syarat yang tidak ada di dalam
       Kitabullah. Syarat mana pun yang tidak ada di dalam Kitabullah,
       maka syarat itu batil, biarpun seratus kali mereka mengajukan
       syarat. Ketetapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala itu lebih haq,
       syarat Allah Subhanahu Wa Ta’ala itu lebih kokoh. Bagaimana
       kiranya salah seorang dari mereka bisa mengatakan, ‘Bebaskanlah
       budakku, wahai Fulan, sementara wala`nya untukku’. Sesungguhnya
       wala` itu hanya untuk orang yang memerdekakan.”
       Akhirnya, Barirah pun mendapatkan kemerdekaan dirinya yang
       selama ini diimpikan. Ketika itu, Barirah diberi pilihan oleh
       Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam untuk tetap bersama
       suaminya atau berpisah darinya. Namun Rasulullah Shallallahu
       ‘Alaihi Wasallam mengiringi pula dengan nasihat agar Barirah
       tetap mempertahankan pernikahannya. Barirah lalu bertanya kepada
       beliau, “Wahai Rasulullah, apakah ini sesuatu yang wajib
       kulakukan?,” “Tidak,” kata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
       Wasallam, “akan tetapi aku hanya ingin menolongnya.”
       Maka berpisahlah Barirah dari Mughits. Barirah memilih dirinya,
       diiringi kesedihan Mughits atas perpisahan itu. Hingga terlihat
       Mughits mengikuti Barirah berjalan di jalan-jalan Madinah
       sembari berlinangan air mata, memohon kerelaan Barirah untuk
       tetap hidup bersamanya. Namun Barirah enggan untuk kembali
       sembari mengatakan, “Aku tidak membutuhkanmu.” Sampai-sampai
       Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berkata kepada paman
       beliau, Al-’Abbas radhiyallahu ‘anhu, “Wahai paman, tidakkah
       engkau merasa takjub dengan rasa benci Barirah terhadap Mughits,
       dan rasa cinta Mughits pada Barirah?”
       Masa ‘iddah Barirah kala itu seperti ‘iddah wanita merdeka yang
       ditalak. Sebelum dimerdekakan, Barirah biasa membantu ‘Aisyah.
       Ketika tersebar berita dusta tentang ‘Aisyah yang disebarkan
       oleh gembong munafikin, Abdullah ibn Ubai ibn Salul, atas saran
       ‘Ali ibn Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu
       ‘Alaihi Wasallam memanggil Barirah untuk menanyakan tentang
       keadaan ‘Aisyah.
       “Demi Dzat Yang mengutusmu dengan Al-Haq,” jawab Barirah, “aku
       tidak pernah melihat sesuatu pun yang pantas kucela, kecuali dia
       itu seorang wanita yang masih sangat muda yang masih suka
       tertidur di sisi adonan makanan yang dibuat untuk keluarganya
       hingga datang hewan memakan adonan itu.” Berbagai kisah
       dirangkai oleh Barirah dengan keluarga Rasulullah Shallallahu
       ‘Alaihi Wasallam. Suatu ketika, Barirah pernah diberi sedekah
       daging kambing. Lalu ia pun menghadiahkan kepada keluarga
       Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Saat itu ‘Aisyah enggan
       memakannya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pun datang,
       dan bertanya, “Dari mana daging ini?” “Barirah yang
       memberikannya untuk kita dari daging yang disedekahkan baginya,”
       jawab ‘Aisyah. Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
       bersabda, “Ini sedekah baginya dan hadiah bagi kita darinya.”
       Barirah melalui masa hidupnya hingga beberapa masa pemerintahan.
       Barirah sempat berfirasat bahwa nanti Abdul Malik ibn Marwan
       akan menduduki kepemimpinan kaum muslimin. Disampaikannya
       firasat ini kepada Abdul Malik ibn Marwan jauh-jauh hari sebelum
       Abdul Malik diangkat sebagai khalifah, ketika Abdul Malik
       bertemu dengan Barirah di Madinah. Kata Barirah, “Wahai Abdul
       Malik, aku melihatmu memiliki perangai-perangai yang mulia, dan
       engkau layak untuk memegang tampuk pemerintahan. Maka bila nanti
       engkau diserahi kepemimpinan, berhati-hatilah dengan masalah
       darah kaum muslimin, karena aku pernah mendengar Rasulullah
       Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya seseorang
       ditolak dari pintu surga setelah melihat keindahan surga
       disebabkan darah seorang muslim sepenuh mihjamah[2] yang dia
       tumpahkan tanpa hak.” Barirah kembali kepada Rabbnya pada masa
       khilafah Mu’awiyah ibn Abi Sufyan radhiyallahu ‘anhuma. Barirah
       maulah Ummu Mukminin ‘Aisyah, semoga Allah meridhainya…. Wallahu
       ta’ala a’lamu bish-shawab. &#42880;1
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
       />&#42880;2(boards&#9488;II)
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       &#7434;&#7424;&#7458;&#7424;&#7435;&#7452;&#7437;&#7452;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#7435;&#668;&#7424;&#618;&#640;&#7424;&#628;
       &#665;&#7424;&#7424;&#640;&#7424;&#7435;&#7424;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#42800;&#618;&#618;&#7435;&#7452;&#7437;
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]
       [1] Bila seorang budak yang telah dimerdekakan meninggal dunia
       sementara ia meninggalkan harta, maka hartanya itu diwarisi oleh
       orang yang memerdekakannya.
       [2] Mihjamah adalah alat untuk berbekam.
       SUMBER: (Al-Ishabah,q karya Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-’Asqalani
       (7/535), Al-Isti’ab,q karya Al-Imam Ibnu ‘Abdil Barr
       (4/1795-1796), Ath-Thabaqatul Kubra, karya Al-Imam Ibnu Sa’d
       (8/256-260), Fathul Bariq Syarh Shahih Al-Bukhari, Kitabul
       Mukatab, karya Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-’Asqalani, Siyar A’laminq
       Nubala', karya Al-Imam Adz-Dzahabi (2/297-304), Tahdzibulq
       Kamal, karya Al-Imam Al-Mizzi (35/136-137), dari
  HTML http://www.asysyariah.com
       )
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       *****************************************************
       Page 1 of 1