DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ PARA SHAHABIYAH RASULULLAH &#...
*****************************************************
#Post#: 336--------------------------------------------------
۩۞۩ Para Shahabiyah Rasulullah
صلى ا لله
عليه وسلم :
Hamnah bint Jahsyi
DIR By: NaomiKeiza
Date: January 1, 2024, 12:03 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Hamnah bint Jahsyi [font=georgia]radhiyallahu
'anha[/font]
(Wafat.. H) Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=171
Wanita mana yang tidak sedih kehilangan suami tercinta.
Demikianlah yang dialami Hamnah [i]bint Jahsy radhiyallahu
‘anha. Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
mengabarkan kematian saudaranya, Abdullah ibn Jahsy radhiyallahu
‘anhu di perang Uhud, Hamnah bisa bersikap tegar. Begitupun
dengan berita kematian pamannya, Hamzah ibn Abdul Muththalib
radhiyallahu ‘anhu. Namun ketika sampai kabar kematiaan
suaminya, ia pun tak kuasa menahan kesedihannya yang begitu
mendalam. Sebagaimana para shahabat, ketegarannya menjalani
ujian-ujian Allah telah mengantarkannya pada kemulian hidup di
dunia dan di akhirat.[/i]
Wanita mulia ini bernama Hamnah bint Jahsy ibn Ri’ab ibn Ya’mur
ibn Shabrah ibn Murrah ibn Kabir ibn Ghanam ibn Dudan ibn Asad
Al-Asadiyah dari Bani Asad ibn Khuzaimah. Dia bersaudara dengan
istri Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, Zainab bint Jahsy
radhiyallahu ‘anha dan Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha, istri
‘Abdurrahman ibn ‘Auf radhiyallahu ‘anhu, serta ‘Abdullah ibn
Jahsy radhiyallahu ‘anhu yang gugur di perang Uhud. Ibunya
adalah bibi Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, Umaimah
bint ‘Abdil Muththalib ibn Hasyim ibn ‘Abdi Manaf ibn Qushay.
Dialah satu di antara wanita-wanita yang berbaiat kepada
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Hamnah radhiyallahu
‘anha dipersunting oleh seorang pemuda yang mulia, Mush’ab ibn
‘Umair radhiyallahu ‘anhu ibn Hasyim ibn ‘Abdi Manaf ibn ‘Abdid
Dar. Mereka dikaruniai seorang putri.
Tahun ketiga Hijriyah datang menjelang. Bulan Syawwal, tiba saat
kaum muslimin kembali berhadapan dengan pasukan musyrikin di
medan Uhud setelah memperoleh kemenangan di perang Badr. Mush’ab
ibn ‘Umair radhiyallahu ‘anhu adalah pemegang bendera Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam peperangan ini. Hamnah turut
terjun dalam kecamuk perang untuk memberi minum pasukan,
mengusung orang-orang yang terluka dan mengobatinya.
Peperangan berlangsung dahsyat. Dengan hikmah dari sisi Allah
Subhanahu Wa Ta’ala, pasukan muslimin saat itu mengalami
kekalahan. Banyak shahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam yang gugur dalam pertempuran itu.
Usai peperangan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersama
pasukan kembali ke Madinah. Para wanita menanti-nanti dengan
penuh harap dan tanya, bagaimana keadaan ayah, suami, anak atau
kerabat mereka yang turut berperang. Tak ada yang mendapatkan
berita hingga mereka datang di hadapan Rasulullah Shallallahu
‘Alaihi Wasallam. Kepada beliau setiap wanita itu bertanya dan
beliau mengabarkan keadaannya.
Begitu pula Hamnah, dia pun menghadap kepada Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. “Wahai Hamnah, harapkanlah pahala
bagi saudaramu, ‘Abdullah ibn Jahsy,” kata Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Hamnah beristirja’ dengan tabah.
“Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’un. Kita ini milik Allah
dan kepada-Nya kita akan kembali. Semoga Allah merahmatinya dan
mengampuni dosanya,” ujarnya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam berkata lagi padanya, “Wahai Hamnah, harapkanlah pahala
bagi pamanmu, Hamzah ibn ‘Abdil Muththalib.” Hamnah kembali
beristirja’, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’un. Semoga
Allah merahmatinya dan mengampuni dosanya.” Lalu Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Wahai Hamnah,
harapkanlah pahala bagi suamimu, Mush’ab ibn ‘Umair.” Hamnah pun
memekik, “Aduhai, peperangan!” Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam pun bertanya padanya, “Mengapa engkau mengatakan
seperti itu saat mendengar kabar Mush’ab, sementara engkau tidak
mengatakannya untuk yang lain?” “Wahai Rasulullah,” jawab
Hamnah, “Aku mengingat putrinya yang kini telah menjadi yatim.”
Hamnah menjalani kehidupannya bersama putrinya hingga datang
seorang mulia yang mendapat kabar gembira dengan surga, Thalhah
ibn ‘Ubaidillah radhiyallahu ‘anhu, mengajaknya untuk bersanding
dalam sebuah kehidupan rumah tangga. Dari pernikahan itu, Allah
Subhanahu Wa Ta’ala mengaruniai mereka dua orang anak, Muhammad
dan ‘Imran.
Waktu pun berlalu. Sepulang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam dari perang Bani Al-Mushthaliq, terjadi peristiwa
besar. ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha dituduh dengan tuduhan keji
yang disebarkan oleh gembong munafikin, ‘Abdullah ibn Ubay ibn
Salul. Begitu tersebar berita itu dan begitu hebat pengaruhnya
dalam diri orang-orang saat itu, hingga di antara para sahabat
ada yang sampai terjatuh dalam kesalahan turut menyebarkan
berita tersebut. Salah satunya adalah Hamnah. Ia melakukannya
karena pembelaannya terhadap Zainab bint Jahsy radhiyallahu
‘anha yang juga istri Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Sementara Zainab sendiri, Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjaganya
dan tak ada yang keluar dari lisannya tentang ‘Aisyah kecuali
kebaikan semata.
Ketika telah turun ayat bara’ah yang menyatakan kesucian ‘Aisyah
radhiyallahu ‘anha dari perbuatan yang dituduhkan itu,
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam naik ke mimbar dan
berkhutbah. Beliau lalu memerintahkan ditegakkan hukum had atas
tiga orang shahabat yang jatuh dalam kesalahan itu dengan
dicambuk. Mereka adalah Hassan ibn Tsabit, Misthah ibn Utsatsah
serta Hamnah bint Jahsy, semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala
meridhai mereka semuanya.
Hamnah bint Jahsy radhiyallahu ‘anha dengan dua saudara
perempuannya, Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha dan Zainab
radhiyallahu ‘anha adalah para wanita yang tertimpa istihadhah.
Untuk itulah Hamnah pernah menghadap Rasulullah Shallallahu
‘Alaihi Wasallam yang kala itu tengah berada di rumah Zainab.
Hamnah mengadu untuk meminta fatwa kepada Rasulullah Shallallahu
‘Alaihi Wasallam tentang masalahnya, “Wahai Rasulullah, aku
mengalami istihadhah dengan keluar darah yang sangat banyak dan
terus-menerus. Apa yang hendak kauperintahkan padaku berkenaan
dengan itu, karena aku telah terhalang melakukan puasa dan
menunaikan shalat.”
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memberikan jawaban
kepadanya, “Sesungguhnya itu termasuk gangguan setan. Tentukan
masa haidmu selama enam atau tujuh hari, kemudian mandilah.
Apabila engkau telah suci, shalatlah selama duapuluh empat atau
duapuluh tiga hari dan puasalah. Ini cukup bagimu. Lakukanlah
seperti itu setiap bulan sebagaimana para wanita yang lain pada
masa haid dan sucinya.”
Fatwa yang dia inginkan dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam membuahkan faidah yang terus dapat dipetik oleh kaum
wanita hingga akhir zaman. Kebaikan yang begitu besar yang ada
pada dirinya. Hamnah bint Jahsy, semoga Allah Subhanahu Wa
Ta’ala meridhainya. Ꞁ1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
(SUMBER bacaan: • Al-Ishabah, karya Al-Hafizh Ibnu Hajar Al
‘Asqalani (6/18, 7/586), • Al-Isti’ab, karya Al-Imam Ibnu ‘Abdil
Barr (4/1813), • Ath-Thabaqatul Kubra, karya Al-Imam Ibnu Sa’d
(8/241), • Mukhtashar Siratir Rasul, karya Al-Imam Muhammad ibn
‘Abdil Wahhab (hal. 161- 168), • Siyar A’lamin Nubala’, karya
Al-Imam Adz-Dzahabi (2/215-216), • Tuhfatul Muhtaj, karya
Al-Imam Ibnul Mulaqqin (1/235-236, 2/479-480), Penulis
Al-Ustadzah Ummu ‘Abdirrahman bint ‘Imran, asysyariah.com,
cerminan shalihah)
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
*****************************************************
Page 1 of 1