URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ PARA SHAHABIYAH RASULULLAH &#...
       *****************************************************
       #Post#: 317--------------------------------------------------
       ۩۞۩ Para Shahabiyah Rasulullah
       صلى ا لله
       عليه وسلم : Ummu
       Ruman bint ‘Amir
   DIR By: NaomiKeiza
       Date: December 31, 2023, 11:50 pm
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
       [center]BIOGRAFI &#9701;&#8593;&#10043;AHLULHADITS, PARA
       SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
       &#65018;[/center]
       [center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
       sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar ibn Abdul Aziz) &#9654; Mari kita kembali kepada Al Qur'an
       dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.&#10043;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       &#10043; Ummu Ruman [font=georgia]radhiyallahu 'anha[/font]
       (Wafat.. H) Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
       [size=9pt]&#9701;&#8593;
       &#665;&#671;&#7439;&#610;&#42801;-&#7452;&#640;&#671;-&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=184
       Dia beriman, berbai'at dan berhijrah. Dia berikan kebaikan untuk
       Allah dan Rasul-Nya dalam keislamannya, hingga dia beroleh
       janji, [i]“Barangsiapa yang ingin melihat seorang bidadari, maka
       lihatlah wanita ini.” Ummu Ruman bint ‘Amir ibn ‘Uwaimir ibn
       Abdi Syams ibn ‘Itab ibn Udzainah ibn Sabi’ ibn Duhman ibn
       Al-Harits ibn Ghanam ibn Malik ibn Kinanah Al-Kinaniyah
       radhiyallahu ‘anha [color=maroon][~Nasab Ummu Ruman dari ayahnya
       hingga Kinanah banyak diperselisihkan oleh para ahli tarikh,
       namun mereka bersepakat bahwa dia dari Bani Ghanam ibn Malik ibn
       Kinanah.~] adalah istri orang terbaik umat ini setelah Nabinya
       Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, Abu Bakr Ash-Shiddiq
       radhiyallahu’anhu.[/color][/i]
       Sebelum datang masa Islam, Ummu Ruman adalah istri ‘Abdullah ibn
       Al-Harits ibn Sakhbarah ibn Jurtsumatil Khair ibn ‘Adiyah ibn
       Murrah Al-Azdi. Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengaruniakan pada
       mereka seorang anak bernama Ath-Thufail. Mereka tinggal di
       As-Surah. Selang beberapa waktu, Abdullah membawa istrinya ke
       Makkah untuk tinggal di sana. Sebagaimana kebiasaan kala itu,
       para pendatang bersekutu dengan para pembesar Makkah yang dapat
       melindunginya. Begitu pun ‘Abdullah ibn Al-Harits. Dia bersekutu
       dengan Abu Bakr Ash-Shiddiq.
       Namun Ummu Ruman harus bertemu dengan kenyataan, Abdullah
       meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya. Sepeninggal Abdullah
       ibn Al-Harits, Abu Bakr radhiyallahu ‘anhu datang meminangnya
       dan membawa Ummu Ruman dalam kehidupan rumah tangganya. Allah
       Subhanahu Wa Ta’ala menganugerahi pasangan ini Abdurrahman dan
       ‘Aisyah.
       Hari terus bergulir, hingga cahaya Islam merekah di kota Makkah.
       Abu Bakr Ash-Shiddiq radhiyallahu’anhu adalah orang pertama yang
       membenarkan risalah. Tak ketinggalan Ummu Ruman menyatakan
       keimanannya dan turut berbaiat kepada Rasulullah Shallallahu
       ‘Alaihi Wasallam.
       Keluarga yang sarat barakah. Ketika putri mereka, ‘Aisyah
       radhiyallahu 'anha berumur enam tahun, datang Rasulullah
       Shallallahu ‘Alaihi Wasallam untuk meminang ‘Aisyah. Jadilah
       putri Ummu Ruman ini seorang wanita yang penuh kemuliaan sebagai
       Ummul Mukminin. Namun saat itu, ‘Aisyah masih tetap berada dalam
       asuhan ayah ibunya, dalam keluarga yang penuh kebaikan, hingga
       saatnya turun perintah hijrah.
       Ketika itu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan Abu Bakr
       radhiyallahu’anhu lebih dulu berangkat hijrah, sementara Ummu
       Ruman beserta keluarga Abu Bakr masih tinggal di Makkah. Barulah
       setelah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menetap beberapa
       saat di Madinah, beliau mengutus Zaid ibn Haritsah dan Abu Rafi’
       radhiyallahu 'anhuma untuk menjemput keluarga beliau, berbekal
       500 dirham dan dua ekor unta. Abu Bakr juga mengutus Abdullah
       ibn ‘Uraiqith dengan membawa dua atau tiga ekor unta, dan
       menulis surat kepada putranya, Abdullah ibn Abi Bakr, untuk
       membawa Ummu Ruman beserta ‘Aisyah dan Asma`. Mereka pun
       bertolak menuju Madinah bersama-sama. Saat itu, Zaid dan Abu
       Rafi’ membawa Fathimah, Ummu Kultsum, dan Saudah bint Zam’ah.
       Zaid juga menjemput istri dan anaknya, Ummu Aiman dan Usamah ibn
       Zaid.
       Setiba di Madinah, keluarga Abu Bakr tinggal beberapa lama di
       kampung Bani Al-Harits ibn Al-Khazraj. Suatu hari, ‘Aisyah yang
       kala itu berusia sembilan tahun tengah menikmati permainan
       bersama teman-teman sepermainannya. Tiba-tiba Ummu Ruman datang
       memanggilnya. ‘Aisyah segera datang tanpa mengetahui apa maksud
       ibunya memanggilnya. Ummu Ruman menggamit tangan ‘Aisyah yang
       masih terengah-engah itu ke depan pintu rumah. Diambilnya
       sedikit air, diusapnya wajah dan kepala putrinya, lalu diajaknya
       ‘Aisyah masuk. Ternyata di sana telah berkumpul para wanita
       Anshar. Mereka menyambut ‘Aisyah dengan do’a keberkahan. Ummu
       Ruman menyerahkan ‘Aisyah pada mereka yang dengan segera
       mendandani ‘Aisyah. Ternyata hari itu adalah hari istimewa, saat
       bertemunya putri Ummu Ruman dengan Rasulullah Shallallahu
       ‘Alaihi Wasallam, suaminya.
       Ummu Ruman tetap mengiringi kehidupan putrinya. Bahkan juga
       ketika tersebar berita dusta tentang ‘Aisyah yang mengguncang
       rumah tangga Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, sepulang
       beliau dari peperangan Bani Al-Mushthaliq. ‘Aisyah yang turut
       dalam perjalanan itu, semenjak kepulangannya jatuh sakit sampai
       sebulan lamanya hingga tak mengetahui isu yang beredar
       menyangkut dirinya. Dia hanya merasa janggal dengan sikap
       Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang begitu dingin. Dia
       tak merasakan sentuhan kelembutan dari Rasulullah Shallallahu
       ‘Alaihi Wasallam sebagaimana yang biasa beliau lakukan bila
       ‘Aisyah sedang sakit. Namun akhirnya, sampai pulalah kabar itu
       ke telinga ‘Aisyah dari Ummu Mishthah. Bertambah parahlah sakit
       ‘Aisyah.
       Saat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menemuinya, ‘Aisyah
       pun meminta izin untuk tinggal sementara waktu bersama orang
       tuanya. Dia ingin mencari kepastian tentang berita yang tersebar
       itu dari mereka. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
       mengizinkannya.
       Di hadapan ibunya, ‘Aisyah bertanya, “Wahai ibu, apa sebenarnya
       yang sedang dibicarakan orang-orang?” Dengan hati yang tak kalah
       sedihnya, Ummu Ruman menenangkan ‘Aisyah, “Tenanglah, duhai
       putriku. Demi Allah, teramat jarang seorang wanita yang cantik
       di sisi seorang suami yang begitu mencintainya, sementara dia
       memiliki madu, melainkan dia akan diperbincangkan.”
       “Subhanallah!” sahut ‘Aisyah, “Berarti benar orang-orang
       membicarakan hal itu?” Pecahlah tangis ‘Aisyah malam itu tanpa
       henti hingga pagi menjelang. Air matanya tak berhenti mengalir.
       ‘Aisyah masih terus menangis.
       Sampai pada akhirnya, Allah Subhanahu Wa Ta’ala turunkan dari
       atas langit pernyataan tentang kesucian dirinya dari tuduhan
       dusta yang dihembuskan oleh kaum munafikin dalam (Ayat 11-19
       Surah An-Nuur).
       Ummu Ruman, istri Ash-Shiddiq, ibunda Ash-Shiddiqah ini kembali
       ke hadapan Rabbnya pada masa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
       Wasallam, dengan meninggalkan banyak kebaikan. Ketika jasadnya
       telah diturunkan ke dalam kubur, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
       Wasallam bersabda, “Barangsiapa yang ingin melihat seorang
       bidadari surga, maka lihatlah Ummu Ruman.” Ummu Ruman bint
       ‘Amir, semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala meridhainya….
       Wallahu ta’ala a’lamu bish shawab. &#42880;1
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
       />&#42880;2(boards&#9488;II)
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       &#7434;&#7424;&#7458;&#7424;&#7435;&#7452;&#7437;&#7452;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#7435;&#668;&#7424;&#618;&#640;&#7424;&#628;
       &#665;&#7424;&#7424;&#640;&#7424;&#7435;&#7424;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#42800;&#618;&#618;&#7435;&#7452;&#7437;
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]
       (SUMBER Bacaan: Al-Ishabah, karya Al-Hafidz Ibnu Hajar
       Al-‘Asqalani (8/206-209); Al-Isti’ab, karya Al-Imam Ibnu ‘Abdil
       Barr (hal. 1935-1937); Kitab Azwajin Nabi, karya Al-Imam
       Muhammad ibn Yusuf Ash-Shalihi Ad-Dimasyqi (hal. 83-84,
       111-117); Ath-Thabaqatul Kubra, karya Al-Imam Ibnu Sa’d (8/276);
       Tahdzibul Kamal, karya Al-Imam Al-Mizzi (35/358-361), Penulis:
       Al-Ustadzah Ummu ‘Abdirrahman bint ‘Imran, dinukil dari
       asysyariah.com)
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       *****************************************************
       Page 1 of 1