URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ PARA SAHABAT RASULULLAH &#158...
       *****************************************************
       #Post#: 291--------------------------------------------------
       ۩۞۩ Para Sahabat Rasulullah
       صلى ا لله
       عليه وسلم :
       Hakim ibn Huzam
   DIR By: WalimanovSakti
       Date: December 31, 2023, 8:42 pm
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
       [center]BIOGRAFI &#9701;&#8593;&#10043;AHLULHADITS, PARA
       SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
       &#65018;[/center]
       [center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
       sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar ibn Abdul Aziz) &#9654; Mari kita kembali kepada Al Qur'an
       dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.&#10043;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       &#10043; Hakim ibn Huzam [font=georgia]radhiyallahu’anhu[/font]
       (Wafat 54 H) Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
       [size=9pt]&#9701;&#8593;
       &#665;&#671;&#7439;&#610;&#42801;-&#7452;&#640;&#671;-&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=135
       Nama lengkapnya adalah Hakim [i]ibn Huzam ibn Asad ibn Abdul
       Gazi, keponakan Khadijah istri Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
       Wasallam. Sebelum dan setelah kenabian beliau ini adalah teman
       akrab Rasulullah, sewaktu kaum Quraisy memboikot Rasulullah,
       beliau tidak termasuk, karena menghormati Nabi. Beliau baru
       masuk Islam ketika penaklukan kota Makkah dan terkenal sebagai
       orang yang banyak jasa baik dan derma. Sejarah mencatat, dia
       adalah satu-satunya anak yang lahir dalam Kabah yang agung.
       Ceritanya sebagai berikut. Pada suatu hari ibunya yang sedang
       hamil tua masuk ke dalam Kabah bersama rombongan orang-orang
       sebayanya untuk melihat-lihat Kabah. Hari itu Kabah dibuka untuk
       umum sesuai dengan ketentuan. Ketika berada dalam Kabah, perut
       ibu tiba-tiba terasa hendak melahirkan. Dia tidak sanggup lagi
       berjalan keluar Kabah. Seseorang lalu memberikan tikar kulit
       kepadanya, dan lahirlah bayi itu di atas tikar tersebut. Bayi
       itu adalah Hakim ibn Hazam ibn Khuwailid, yaitu anak laki-laki
       dari saudara Ummul Mukminin Khadijah bint Khuwailid.[/i]
       Hakim ibn Hazam dibesarkan dalam keluarga keturunan bangsawan
       yang berakar dalam dan terkenal kaya. Karena itu, tidak heran
       kalau dia menjadi orang pandai, mulia, dan banyak berbakti. Dia
       diangkat menjadi kepala kaumnya dan diserahi urusan rifadah
       (lembaga yang menangani orang-orang yang kehabisan bekal ketika
       musim haji) di masa jahiliah. Untuk itu dia banyak berkorban
       harta pribadinya. Dia bijaksana dan bersahabat dekat dengan
       Rasulullah sebelum beliau menjadi Nabi. Sekalipun Hakim ibn
       Hazam kira-kira lima tahun lebih tua dari Nabi, tetapi dia lebih
       senang, lebih ramah, dan lebih suka berteman dan bergaul dengan
       beliau. Rasulullah mengimbanginya pula dengan kasih sayang dan
       persahabatan yang lebih akrab. Kemudian, ditambah pula dengan
       hubungan kekeluargaan, karena Rasulullah mengawini bibi Hakim,
       Khadijah bint Khuwailid radhiyallahu ‘anha, hubungan di antara
       keduanya bertambah erat.
       Anda boleh jadi heran, walaupun hubungan persahabatan dan
       kekerabatan antara keduanya demikian erat, ternyata Hakim tidak
       segera masuk Islam, melainkan sesudah pembebasan kota Makkah
       dari kekuasaan kafir Quraisy, kira-kira dua puluh tahun sesudah
       Muhammad diangkat menjadi Nabi dan Rasul. Orang memperkirakan
       Hakim ibn Hazam, yang dikaruniai Allah akal sehat dan pikiran
       tajam ditambah dengan hubungan kekeluargaan, serta persahabatan
       yang akrab dengan Rasulullah, akan menjadi mukmin pertama-tama
       yang membenarkan dakwah Muhammad, dan menerima ajarannya dengan
       spontan. Tetapi, Allah berkehendak lain. Dan, kehendak Allah
       jualah yang berlaku.
       Kita heran dengan terlambatnya Hakim ibn Hazam masuk Islam,
       tetapi Hakim sendiri pun tidak kurang keheranannya. Setelah dia
       masuk Islam dan merasakan nikmat iman, timbullah penyesalan
       mendalam, karena umurnya hampir habis dalam kemusyrikan dan
       mendustakan Rasulullah. Putranya pernah melihat dia menangis,
       lalu bertanya, “Mengapa Bapak menangis?”
       “Banyak sekali hal-hal yang menyebabkan Bapak menangis, hai
       anakku!” jawab Hakim.
       “Pertama, keterlambatan masuk Islam menyebabkan aku tertinggal
       merebut banyak kebajikan. Seandainya aku nafkahkan emas sepenuh
       bumi, belum seberapa artinya dibandingkan dengan kebajikan yang
       mungkin aku peroleh dengan Islam. Kedua, sesungguhnya Allah
       telah menyelamatkan dalam Perang Badar dan Uhud, lalu aku
       berkata kepada diriku ketika itu, aku tidak lagi akan membantu
       kaum Quraisy memerangi Muhammad, dan tidak akan keluar dari kota
       Makkah. Tetapi, aku senantiasa ditarik-tarik kaum Quraisy untuk
       membantu mereka. Ketiga, setiap aku hendak masuk Islam, aku
       lihat pemimpin-pemimpin Quraisy yang lebih tua tetap berpegang
       pada kebiasaan-kebiasaan jahiliah. Lalu, aku ikuti saja mereka
       secara fanatik.”
       “Kini aku menyesal, mengapa aku tidak masuk Islam lebih dini.
       Yang mencelakakan kita tidak lain melainkan fanatik buta
       terhadap bapak-bapak dan orang-orang tua kita. Bagaimana aku
       tidak akan menangis karenanya, hai anakku?”
       Sebagaimana kita heran dengan terlambatnya Hakim ibn Hazam masuk
       Islam, begitu pulalah dia heran terhadap dirinya. Rasulullah pun
       heran terhadap orang-orang yang berpikiran tajam dan berpaham
       luas seperti Hakim ibn Hazam, tetapi menutupi diri untuk
       menerima Islam. Padahal, dia dan golongan orang-orang yang
       seperti dia ingin segera masuk Islam.
       Semalam sebelum memasuki kota Makkah, Rasulullah bersabda kepada
       para sahabat, “Di Makkah terdapat empat orang yang tidak suka
       kepada kemusyrikan, dan lebih cenderung kepada Islam.”
       “Siapa mereka itu, ya Rasulullah,” tanya para sahabat. “Mereka
       adalah ”Attab ibn Usaid, Jubair ibn Muth”im, Hakim ibn Hazam,
       dan Suhail ibn Amr. Maka, dengan karunia Allah, mereka masuk
       Islam secara serentak,” jawab Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
       Wasallam.
       Ketika Rasulullah masuk kota Makkah sebagai pemenang, beliau
       tidak ingin memperlakukan Hakim ibn Hazam, melainkan dengan cara
       terhormat. Maka, beliau perintahkan juru pengumuman agar
       menyampaikan beberapa pengumuman.
       Siapa yang mengaku tidak ada Tuhan selain Allah yang maha Esa,
       tiada sekutu bagi-Nya, dan mengaku Muhammad sesungguhnya hamba
       Allah dan Rasul-Nya, dia aman.
       Siapa yang duduk di Kabah, lalu meletakkan senjata, dia aman.
       Siapa yang mengunci pintu rumahnya, dia aman.
       Siapa yang masuk ke rumah Abu Sufyan, dia aman.
       Siapa yang masuk ke rumah Hakim [i]ibn Hazam, dia aman.[/i]
       Rumah Hakim ibn Hazam terletak di kota Makkah bagian bawah,
       sedang rumah Abu Sufyan ibn Harb terletak di bagian atas kota
       Makkah.
       Hakim ibn Hazam memeluk Islam dengan sepenuh hati, dan iman
       mendarah daging di kalbu. Dia bersumpah akan selalu menjauhkan
       diri dari kebiasaan-kebiasaan jahiliah dan menghentikan bantuan
       dana kepada Quraisy untuk memenuhi Rasulullah dan para sahabat
       beliu. Hakim menempati sumpahnya dengan sungguh-sungguh.
       Sekali peristiwa di Darun Nadwah (Balai Sidang), suatu tempat
       terhormat bagi kaum QuraISy di masa Jahiliah untuk
       bermusyawarah, para pemimpin, tetua-tetua, dan para pembesar
       mereka memutuskan dalam musyawarah hendak membunuh Rasulullah .
       Hakim ingin melepaskan diri dari kenangan pada putusan tersebut.
       Untuk itu, dia membuat tirai penutup yang dapat melupakan
       ingatannya pada masa lalu yang dibencinya itu. Lalu dibelinya
       gedung Darun Nadwah tesebut seharga seratus ribu dirham.
       Para pemuda Quraisy bertanya kepadanya, “Untuk apa gedung yang
       dimuliakan kaum Quraisy itu Anda beli, hai paman? Jawab Hakim,
       “Bukan begitu, wahai anakku! segala kemuliaan telah sirna. Yang
       mulia hanyalah takwa. Aku tidak hendak membelinya, melainkan
       karena ingin menjual kembali untuk membeli rumah di surga. Aku
       saksikan kepada kalian semuanya, uangnya akan kusumbangkan untuk
       perjuangan fi sabilillah.”
       Sesudah masuk Islam, Hakim ibn Hazam pergi menunaikan ibadah
       haji. Dia membawa seratus ekor unta yang diberinya pakaian
       kebesaran yang megah. Kemudian unta-unta itu disembelihnya
       sebagai kurban untuk mendekatkan diri kepada Allah Azza wa
       Jalla.
       Waktu haji tahun berikutnya, dia wukuf di Arafah, beserta
       seratus orang hamba sahayanya. Masing-masing sahaya tergantung
       di lehernya sebuah kalung perak bertuliskan kalimat, “Bebas
       karena Allah Azza wa jalla, dari Hakim ibn Hazam. Selesai
       menunaikan ibadah haji, budak-budak itu dimerdekakan semuanya.
       Waktu naik haji ketiga kalinya. Hakim ibn Hazam mengurbankan
       seribu ekor biri, seribu ekor persis, disembelihnya di Mina,
       untuk dimakan dagingnya oleh fakir miskin, guna mendekatkan
       dirinya kepada Allah 'Azza wa Jalla.
       Sesudah Perang Hunain, Hakim ibn Hazam meminta harta rampasan
       kepada Rasulullah lalu diberi oleh beliau. Kemudian ia meminta
       lagi, diberi pula oleh beliau. Akhirnya harta rampasan yang
       diterima Hakim dengan jalan meminta-minta itu berjumlah seratus
       ekor unta yang kini menjadi cerita (hadits) dalam Islam.
       Rasulullah lalu berkata kepada Hakim, “Sesungguhnya harta itu
       manis dan enak. Siapa yang mengambilnya dengan rasa sukur dan
       rasa cukup, dia akan diberi barakah dengan harta itu. Dan, siapa
       yang mengambilnya dengan nafsu serakah, dia tidak akan mendapat
       barakah dengan harta itu, bahkan dia seperti orang makan yang
       tidak pernah merasa kenyang. Tangan yang di atas (memberi) lebih
       baik daripada tangan yang di bawah (meminta atau menerima).”
       Mendengar sabda Rasulullah tersebut, Hakim ibn Hazam bersumpah,
       “Ya Rasulullah, demi Allah yang mengutus engkau dengan agama
       yang hak, aku berjanji tidak akan meminta-minta apa pun kepada
       siapa saja sesudah ini. Dan, aku berjanji tidak akan mengambil
       sesuatu dari orang lain sampai aku berpisah dengan dunia.”
       Sumpah tersebut dipenuhi Hakim dengan sungguh-sungguh. Pada masa
       pemerintahan Abu Bakar, dia disuruh supaya mengambil gajinya
       dari baitul mal, tetapi dia tidak mengambilnya. Tatkala jabatan
       khalifah pindah kepada Umar al-Faruq, Hakim pun tidak mau
       mengambil gajinya setelah dipanggil beberapa kali.
       Khalifah Umar mengumumkan di hadapan orang banyak, “Ya,
       maasyiral muslimin! saya telah memanggil Hakim [i]ibn Hazam
       beberapa kali supaya mengambil gajinya dari baitul mal, tetapi
       dia tidak mengambilnya.”[/i]
       Begitulah, sejak mendengar sabda Rasulullah tersebut di atas,
       Hakim selamanya tidak mau mengambil sesuatu dari seseorang
       sampai dia meninggal. &#42880;1
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
       />&#42880;2(boards&#9488;II)
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       &#7434;&#7424;&#7458;&#7424;&#7435;&#7452;&#7437;&#7452;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#7435;&#668;&#7424;&#618;&#640;&#7424;&#628;
       &#665;&#7424;&#7424;&#640;&#7424;&#7435;&#7424;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#42800;&#618;&#618;&#7435;&#7452;&#7437;
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]
       SUMBER: Shuwar min Hayaatis Shahabah, karya Doktor ‘Abdurrahman
       Ra’fat Basya
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       *****************************************************
       Page 1 of 1