DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ PARA SAHABAT RASULULLAH ž...
*****************************************************
#Post#: 285--------------------------------------------------
۩۞۩ Para Sahabat Rasulullah
صلى ا لله
عليه وسلم :
Muawwiyah ibn Abu Sofyan
DIR By: WalimanovSakti
Date: December 31, 2023, 8:37 pm
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Mu'awwiyah ibn Abu Sofyan
[font=georgia]radhiyallahu’anhu[/font]
(20 SH-60 H / 603-680 M) Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad
Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=126
Mu'awwiyah [i]ibn Abu Sofyan ibn Harb ibn Umaiah Al Qurasyi Al
Umawi adalah pendiri Daulat Umaiah di Suriah. Beliau lahir di
Makkah dan sempat memusuhi Islam dan akhirnya memeluk Islam
ketika penaklukan kota Makkah (8 H). Beliau sempat belajar tulis
baca dan matematika, sehingga Rasulullah mengangkatnya menjadi
juru tulisnya. Beliau bertugas di Suriah di masa pemerintahan
Umar ibn Khattab dan Usman ibn Affan. Beliau menentanag Ali dan
berkonfrontasi dengan Ali dalam perang Shiffin (37 H / 657 M)
yang berakhir dengan sebuah arbitrase. Beliau dinobatkan menjadi
khalifah (40-60 H / 661-680 M) di mana ibu kota pemerintahan dia
pindahkan ke Damaskus. Beliau termasuk tokoh penakluk ternama
dalam sejarah Islam, di mana penaklukannya sampai ke daerah di
Lautan Atlantik.[/i]
Dia meriwayatkan hadits dari Rasulullah sebanyak seratus enam
puluh tiga hadits (163 Hadits). Beberapa sahabat dan tabi’in
yang meriwayatkan hadits darinya antara lain: Abdullah ibn
Abbas, Abdulah ibn Umar, Abdullah ibn Zubair, Abu Darda’, Jarir
aI-Bajali, Nu’man ibn Basyir dan yang lain. Sedangkan dari
kalangan tabiin antara lain: Sa’id ibn al-Musayyib, Hamid ibn
Abdur Rahman dan lain-lain.
Dia termasuk salah seorang yang memiliki kepintaran dan
kesabaran. Banyak hadits yang menyatakan keutamaan pribadinya,
namun dari hadits-hadits tersebut hanya sedikit yang bisa
diterima.
Imam at-Tirmidzi meriwayatkan (dia mengatakan bahwa hadits ini
hasan) dari Abdur Rahman ibn Abi Umairah (seorang sahabat
Rasulullah) dari Rasulullah bahwa dia bersabda kepada
Mu’awiyah, “Ya Allah, jadikanlah dia orang yang memberi petunjuk
dan mendapat petunjuk.”
Imam Ahmad dalam Musnadnya meriwayatkan dari al-Mirbadh ibn
Sariyyah dia berkata: Saya mendengar Rasulullah bersabda, “Ya
Allah ajarilah Mu’awiyah al-Qur’an dan hisab serta lindungilah
dia dari adzab.”
Ibnu Abi Syaibah dalam Mushannafnya dan Imam ath-Thabarani dalam
kitabnya al-Kabir meriwayatkan dari Abdul Malik ibn Umair dia
berkata: Mu’awiyyah berkata: Sejak Rasulullah bersabda kepada
saya. “Wahai Mu’awiyah, jika kamu menjadi raja, maka berbuat
baiklah!” saya selalu menginginkan jabatan kekhilafahan."
Mua’wiyyah adalah seorang lelaki yang bertubuh tinggi berkulit
putih dan tampan serta karismatik. Suatu ketika Umar ibn
Khaththab melihat kepadanya dan berkata, “Dia adalah kaisar
Arab.”
Diriwayatkan dari Ali ibn Abu Thalib dia berkata, “Janganlah
kalian membenci pemerintahan Mu’awiyah. Sebab andai kalian
kehilangan dia, niscaya akan kalian lihat beberapa kepala lepas
dari lehernya.”
Al-Maqbari berkata: Kalian sangat kagum kepada kaisar Persia dan
Romawi namun kalian tidak mempedulikan Mu’awiyah! Kesabarannya
dijadikan sebuah pepatah. Bahkan Ibnu Abid Dunya dan Abu Bakar
ibn ‘Ashim mengarang buku khusus tentang kesabarannya.
Ibnu ‘Aun berkata, “Ada seorang lelaki berkata kepada Mu’awiyah:
Demi Allah hendaknya kamu menegakkan hukum dengan lurus wahai
Mu’awiyah. Jika tidak, maka kamilah yang akan meluruskan kamu!”
Mu’awiyah berkata, “Dengan apa kalian akan meluruskan kami?’
Dia menjawab, “Dengan pentungan kayu!”
Muawiyyah menjawab, “Jika begitu kami akan berlaku lurus.”
Qubaishah ibn Jabir berkata: Saya menemani Mu’awiyah beberapa
lama, ternyata dia adalah seorang yang sangat sabar. Tidak saya
temui seorang pun yang sesabar dia, tidak ada orang yang lebih
bisa berpura-pura bodoh darinya, sebagaimana tidak ada orang
yang lebih hati-hati daripadanya.
Tatkala Abu Bakar mengutus pasukan ke Syam, dia dan saudaranya
Yazid ibn Abu Sufyan berangkat ke sana. Tatkala Yazid meninggal
dia ditugaskan untuk menggantikan saudaranya di Syam untuk
menjadi gubernur. Umar mengokohkan apa yang ditetapkan Abu Bakar
dan Utsman menetapkan apa yang ditetapkan oleh Umar. Utsman
menjadikan Syam seluruhnya berada di bawah kekuasaannya. Dia
menjadi gubernur di Syam selama dua puluh tahun dan menjadi
khalifah juga selama dua puluh tahun.
✻ Mu’awwiyah ibn Abu Sofyan adalah juru tulis Rasulullah
saat turunnya wahyu
Dan sungguh telah meriwayatkan Imam Muslim didalam Sohihnya dari
hadits Ikrimah ibn Ammar, dari Abi Zamil Sammak ibn Walid dari
Ibnu Abbas bahwasanya Abu sofyan Berkata: "Wahai Rasulullah
berikanlah tiga perkara kepadaku?" Rasulullah menjawab: “ya.”
Beliau berkata: "Perintahkanlah aku supaya memerangi orang-orang
kafir sebagaimana dulu aku memerangi orang-orang Islam,"
Rasulullah menjawab: “Ya”, Beliau berkata lagi: dan Muawiyah
engkau jadikan sebagai penulis disisimu? Rasulullah menjawab:
“Ya.”
✻ Mu’awwiyah di Jamin Syurga
Al-Imam al-Bukhari meriwayatkan di dalam Sahihnya dari Khalid
ibn Ma’dan dan bahwasanya Umair ibn Mas’ud telah menceritakan
kepadanya bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
bersabda: “Pasukan pertama daripada kalangan umatku yang
berperang di laut, telah dipastikan bagi mereka (tempat di
syurga).”
Fakta sejarah mencatat bahawa armada laut yang pertama bagi umat
Islam dipimpin oleh Muawiyah pada zaman pemerintahan Amirul
Mukminin Utsman ibn Affan radhiyallahu ‘anhu.
[right]عَنْ
‏‏خَالِدِ
بْنِ
مَعْدَانَ
‏أَنَّ
‏عُمَيْرَ
بْنَ
الْأَسْوَدِ
الْعَنْسِيَّ
‏حَدَّثَهُ
أَنَّهُ
أَتَى
‏عُبَادَةَ
بْنَ
الصَّامِتِ
،‏ ‏وَهُوَ
نَازِلٌ
فِي
سَاحَةِ ‏
‏حِمْصَ ،‏
‏وَهُوَ
فِي
بِنَاءٍ
لَهُ
وَمَعَهُ
،‏ ‏أُمُّ
حَرَامٍ ،‏
‏قَالَ
‏عُمَيْرٌ
:‏
‏فَحَدَّثَتْنَا
‏‏أُمُّ
حَرَامٍ
‏‏أَنَّهَا
سَمِعَتْ
النَّبِيَّ
‏صَلَّى
اللَّهُ
عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ
‏‏يَقُولُ
:‏
‏أَوَّلُ
جَيْشٍ
مِنْ
أُمَّتِي
يَغْزُونَ
الْبَحْرَ
قَدْ
‏‏أَوْجَبُوا
،‏
‏قَالَتْ
‏‏أُمُّ
حَرَامٍ :‏
‏قُلْتُ :
يَا
رَسُولَ
اللَّهِ
أَنَا
فِيهِمْ ،
قَالَ
أَنْتِ
فِيهِمْ ،
ثُمَّ
قَالَ
النَّبِيُّ
‏صَلَّى
اللَّهُ
عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ
:‏
‏أَوَّلُ
جَيْشٍ
مِنْ
أُمَّتِي
يَغْزُونَ
مَدِينَةَ
‏‏قَيْصَرَ
‏‏مَغْفُورٌ
لَهُمْ ،
فَقُلْتُ :
أَنَا
فِيهِمْ
يَا
رَسُولَ
اللَّهِ ،
قَالَ : لَا .
رواه
البخاري (2924) .
قال الحافظ
ابن حجر في ”
الفتح ” (6/120) :
قَالَ
الْمُهَلَّب
: فِي هَذَا
الْحَدِيثِ
مَنْقَبَة
لِمُعَاوِيَة
لِأَنَّهُ
أَوَّلُ
مَنْ غَزَا
الْبَحْرَ
وَمَنْقَبَةٌ
لِوَلَدِهِ
يَزِيد
لِأَنَّهُ
أَوَّلُ
مَنْ غَزَا
مَدِينَةَ
قَيْصَرَ
.ا.هـ.[/right]
✻ Mu’awwiyah adalah orang yang Faqih
Pada zaman pemerintahan Umar ibn khattab radhiyallahu ‘anhu
pernah seorang mengadu kepada ibn Abbas radhiyallahu ‘anhu bahwa
Muawiyah melaksanakan shalat witir dengan hanya satu rakaat. ibn
Abbas menjawab: “(Biarkan), sesungguhnya dia seorang yang faqih
(faham agama).” [size=10pt][Shahih al-Bukhari – hadits No: 3765]
✻ Mu’awwiyah adalah orang yang dido’akan untuk mendapat
hidayah
Dalam sebuah hadis yang dinilai sahih oleh Syaikh al-Albani
rahimahullah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah
mendo’akan Muawiyah: “Ya Allah! Jadikanlah beliau orang yang
memimpin kepada hidayah dan berikanlah kepada beliau hidayah.”
[Silsilah al-Ahadits al-Shahihah (Maktabah al-Ma`arif, Riyadh,
1995), hadits No: 1969]
✻ Pujian Para Sahabat Kepada Mu’awwiyah
- Sahabat besar Sa'ad ibn Abi Waqqas radhiyallahu ‘anhu berkata:
“Tak pernah saya melihat seorang yang lebih pandai memutuskan
hukum selepas Sayyidina 'Utsman daripada tuan pintu ini (beliau
maksudkan Mu’awiyah) [size=10pt](Al-Bidayah Wa an-Nihayah jilid
8 m.s. 133)
- Seorang lagi sahabat Qabishah ibn Jabir berkata: “Tak pernah
saya melihat seorang yang lebih penyantun, lebih layak
memerintah, lebih hebat, lebih lembut hati dan lebih luas tangan
di dalam melakukan kebaikan daripada Mu’awiyah”
[size=10pt](Al-Bidayah Wa an-Nihayah jilid 8 m.s. 135)
- Abdullah ibn Mubarak, seorang tabi’in terkenal pernah ditanya:
“Apa pendapat anda tentang Mua’awiyah dan Umar ibn Abdul Aziz,
siapakah di antara mereka yang lebih utama?.” Mendengar
pertanyaan itu Abdullah Ibnu al-Mubarak naik pitam lalu berkata:
“Kamu bertanya tentang perbandingan keutamaan antara mereka
berdua. Demi Allah! Debu yang masuk ke dalam lubang hidung
Mu’awiyah karena berjihad bersama-sama Rasulullah itu saja lebih
baik dari Umar ibn Abdul Aziz.” [size=10pt](Al-Bidayah Wa
an-Nihayah jilid 8 m.s. 139)
✻ Pujian para Ulama kepada Mu’awwiyah
Imam Adz-Dzahabi berkata bahwa hadist-hadits riwayat Muawiyah
berjumlah 163 Hadist dalam Musnad Baqiyi (ibn Makhlad). Al
Ahwazi telah menyusun Musnad Muawiyah dalam satu jilid kitab.
Hadisnya (Muawiyah) yg disepakati Bukhari-Muslim sebanyak 4
hadist, dan yang diriwatkan oleh Imam Bukhari sebanyak 4 hadist
dan Imam Muslim sebanyak 5 hadist. [size=10pt](Siyar A’lam
Nubala 3/162)
Dari Irbadh ibn Sariyah berkata, “Saya mendengar Rasulullah
bersabda,” Ya Allah, ajarkanlah Muawiyah ilmu tulis dan hitung
dan lindungilah dia dari siksa.” (Hasan Lighairihi Diriwayatkan
oleh Ibnu Khuzaimah 1938, Ibnu Hibban 2278, Ahmad 4/127, dan
Fadhail Ash-Shahihah 1748, Al-Bazzar 2723, Al Fai dalam Tarikh
2/345, Att-Thabrani dalam Al Mu’jam 18/252/628)
Dari Abdur Rahman ibn Abi Umairah Al-Muzanni, berkata Said dan
dia termasuk sahabat Nabi dari Nabi bahwa beliau berdo’a untuk
Muawiyah, ”Ya Allah, jadikanlah dia penunjuk dan yang memberi
petunjuk, tunjukilah ia dan berilah manusia petunjuk karenanya.”
(Hasan Shahih Diriwayatkan Bukhari dalam Tarikh 4/1/327,
Tirmidzi 2/316, Ibnu Asakir 16/684-686, dan Adz-Dzabi dalam
Siyar 8/38)
Umar ibn Khattab berkata tatkala mengangkatnya sebagai Gubernur
Syam, ”Janganlah kalian menyebut Muawiyah kecuali dengan
kebaikan.” (Al-Bidayah 8/125)
Ali ibn Abi Thalib berkata sepulangnya dari perang Shiffin,
”Wahai manusia, janganlah kalian membenci kepemimpinan Muawiyah,
seandainya kalian kehilangan dia, niscaya kalian akan melihat
kepala kepala bergelantungan dari badannya (banyak pembunuhan).”
(Al-Bidayah 8/134)
Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu berkata, ”Saya tidak melihat
setelah Rasulullah orang yg lebih pandai memimpin manusia
daripada Muawiyah.”
Dikatakan padanya, ”Sekalipun Ayahmu?” katanya,” Ayahku Umar
lebih baik daripada Muawiyah, tetapi Muawiyah lebih pandai
berpolitik darinya.” (As-Sunnah I/443 Al-Khallal, Siyar A’lam
Nubala 3/152, Al-Bidayah 8/138)
Ibnu Abbas berkata, ”Saya tidak melihat seorang yang lebih arif
tentang kenegaraan daripada Muawiyah.” (Al-Bidayah 8/138) Beliau
juga mensifati Muawiyah dengan “faqih.” (Shahih Bukhari 3765)
Mujahid berkata, ”Seandainya kalian melihat Muawiyah, niscaya
kalian akan mengatakan: Inilah Al Mahdi.” Ucapan senada juga
dikatakan Qatadah (As-Sunnah I/438 Al-Khallal)
Zuhri berkata, ”Muawiyah bekerja dalam pemerintahan Umar [i]ibn
Khattab bertahun-tahun tiada cela sedikit pun darinya.”[/i]
(As-Sunnah I/444 Al-Khallal)
Suatu kali pernah diceritakan kepada A’masy tentang keadlian
Muawiyah, maka dia berkata,” Bagaimana kiranya seandainya kalian
mendapati Muawiyah?” Mereka berkata, ”Wahai Abu Muhammad apakah
dalam kelembutannya?” Dia menjawab.” Tidak, demi Allah, bahkan
dalam keadilannya.” (As-Sunnah I/437)
Al-Muafa ibn Amran pernah ditanya, ”Wahai Abu Mas’ud, siapakah
yang lebih utama: Umar ibn Abdul Aziz atau Muawiyah?” Beliau
langsung marah sekali seraya berkata,” Seorang sahabat tidak
dibandingkan dengan seorang pun. Muawiyah adalah sahabat Nabi,
iparnya, penulis wahyunya.” (Tarikh Dimasyq 59/208)
Ibrahim ibn Maisarah berkata, ”Saya tidak melihat Umar ibn Abdul
Aziz memukul sesorang kecuali seorang yang mencela Muawiyah,
beliau mencambuknya dengan beberapa cambukan.” (Tarikh Dimasyq
59/211)
Imam Ahmad pernah ditanya tentang seseorang yang Muawiyah dan
Amr ibn Ash, “Apakah dia Rafidhah?” Katanya,” Tak seorang pun
berani mencela keduanya kecuali mempunyai tujuan jelek.” (Tarikh
Dimasyq 59/210)
Ibnu Qudamah Al-Maqdisi berkata, ”Muawaiyah adalah paman kaum
mukminin, penulis wahyu Allah, salah seorang khalifah muslimin-
semoga Allah meridhai mereka.” (Lum’atul I’tiqad hal 33)
Ibnu Taimiyah berkata, ”Para ulama sepakat bahwa Muawiyah adalah
raja terbaik dalam umat, karena 4 pemimpin sebelumnya adalah
para khalifah nubuwwah, adapun dia adalah awal raja dan
kepemimpinannya adalah rahmat.” (Majmu’ Fatawa 4/478, Minhaj
Sunnah 6/232)
Ibnu Abil Izzi Al Hanafi berkata, ”Raja pertama kaum muslimin
adalah Muawiyah, dan dia adalah sebaik-baiknya raja kaum
muslimin.” (Syarh Aqidah Thahawiyah hal 722)
Adz-Dzahabi berkata dalam biografinya, ”Amirul mukminin, raja
Islam. Muawiyah adalah raja pilihan yang keadilannya mengalahkan
keshaliman.” (Siyar 3/120, 259)
Ka’ab al-Ahbar berkata: "Tidak ada orang yang akan berkuasa
sebagaimana berkuasanya Mu’awiyah."
Adz-Dzahabi berkata: Ka’ab meninggal sebelum Mu’awiyah menjadi
khalifah, maka benarlah apa yang dikatakan Ka’ab. Sebab
Mu’awiyah menjadi khalifah selama dua puluh tahun, tidak ada
pemberontakan dan tidak ada yang menandinginya dalam
kekuasaannya. Tidak seperti para khalifah yang datang
setelahnya. Mereka banyak yang menentang, bahkan ada sebagian
wilayah yang menyatakan melepaskan diri.
Mu’awiyah melakukan pemberontakan kepada Ali sebagaimana yang
telah disinggung di muka, dan dia menyatakan dirinya sebagai
khalifah. Kemudian dia juga melakukan pemberontakan kepada
al-Hasan. Al-Hasan akhirnya mengundurkan diri. Kemudian
Mu’awiyah menjadi khalifah pada bulan Rabiul Awal atau Jumadil
Ula, tahun 41 H. Tahun ini disebut sebagai ‘Aam Jama’ah (Tahun
Kesatuan), sebab pada tahun inilah umat Islam bersatu dalam
menentukan satu khalifah. Pada tahun itu pula Mu’awiyah
mengangkat Marwan ibn Hakam sebagai gubernur Madinah.
Pada tahun 43 H, kota Rukhkhaj dan beberapa kota lainnya di
Sajistan ditaklukkan. Waddan di Barqah dan Kur di Sudan juga
ditaklukkan. Pada tahun itu pulalah Mu’awiyah menetapkan Ziyad
anak ayahnya. Ini -menurut Ats-Tsa’labi- merupakan keputusan
pertama yang dianggap mengubah hukum yang ditetapkan Rasulullah.
✻ Pada tahun 45 H, Qaiqan dibuka
Pada tahun 50 H, Qauhustan dibuka lewat peperangan. Pada tahun
50 H, Mu’awiyah menyerukan untuk membai'at anaknya Yazid sebagai
putra mahkota dan khalifah setelahnya jika dia meninggal.
Mu’awiyah meninggal pada bulan Rajab tahun 60 H. Dia dimakamkan
di antara Bab al-Jabiyyah dan Bab ash-Shaghir. Disebutkan bahwa
usianya mencapai tujuh puluh tujuh tahun (77). Dia memiliki
beberapa helai rambut Rasulullah dan sebagian potongan kukunya.
Dia mewasiatkan agar dua benda itu di diletakkan di mulut dan
kedua matanya pada saat kematiannya. Dia berkata, “Kerjakan itu,
dan biarkan saya menemui Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha
penyayang!.” Ꞁ1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
*****************************************************
Page 1 of 1