URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ KELUARGA RASULULLAH ص&#...
       *****************************************************
       #Post#: 266--------------------------------------------------
       🟢 Cucu Nabi Shallallahu 'Alaihi Wassalam: Hasan ibn Ali
       ibn Abu Thalib
   DIR By: HanZahavi
       Date: December 31, 2023, 12:18 pm
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
       [center]BIOGRAFI &#9701;&#8593;&#10043;AHLULHADITS, PARA
       SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
       &#65018;[/center]
       [center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
       sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar ibn Abdul Aziz) &#9654; Mari kita kembali kepada Al Qur'an
       dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.&#10043;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       &#10043; Hasan ibn Ali ibn Abu Thalib
       (3-50 H) Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
       [size=9pt]&#9701;&#8593;
       &#665;&#671;&#7439;&#610;&#42801;-&#7452;&#640;&#671;-&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=98
       Dia adalah putra sulung Ali [i]ibn Abu Thalib dengan Fathimah
       postur dan paras mukanya mirip dengan Rasulullah. Dia diangkat
       sebagai khalifah sepeninggal ayahnya. Dia lebih mengutamakan
       tidak berperang, menghindari pertumpahan darah sesama muslim,
       untuk itu dia menyerahkan kursi ke khalifahan kepada Muawiah
       sampai dia meninggal dunia di Madinah.[/i]
       &#10043; Riwayat Hidup Al-Hasan dan Wafatnya
       (Oleh: Ustadz Muhammad Umar Sewed)
       Beliau dilahirkan pada bulan Ramadlan tahun ke-3 Hijriyah
       menurut kebanyakan para ulama sebagaimana yang dikatakan oleh
       Ibnu Hajar. (lihat Fathul Bari juz VII, hal. 464)
       Setelah ayah beliau Ali ibn Abi Thalib radhiyallahu’anhu
       terbunuh, sebagian kaum muslimin membai’at beliau, tetapi bukan
       karena wasiat dari Ali. Berkata Syaikh Muhibbudin al-Khatib
       bahwa diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya juz ke-1 hal.
       130 -setelah disebutkan bahwa Ali ibn Abi Thalib akan terbunuh-
       mereka berkata kepadanya: “Tentukanlah penggantimu bagi kami.”
       Maka beliau menjawab: “Tidak, tetapi aku tinggalkan kalian pada
       apa yang telah ditinggalkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi
       wasallam….” Dan disebutkan oleh beliau (Muhibuddin Al-Khatib)
       beberapa hadits dalam masalah ini. (Lihat: Ta’liq kitab
       Al-’Awashim Minal Qawashim, Ibnul Arabi, hal. 198-199)
       Tetapi setelah itu Al-Hasan menyerahkan keta’atannya kepada
       Mu’awiyah untuk mencegah pertumpahan darah di kalangan kaum
       muslimin.
       Kisah tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam kitab
       As-Shulh dari Imam Al-Hasan Al-Bashri, dia berkata: -Demi Allah
       - Al-Hasan ibn Ali telah menghadap Mu’awiyah beserta beberapa
       kelompok pasukan berkuda ibarat gunung, maka berkatalah ‘Amr ibn
       ‘Ash: “Sungguh aku berpen­dapat bahwa pasukan-pasukan tersebut
       tidak akan berpaling melainkan setelah membunuh pasukan yang
       sebanding dengannya”. Berkata kepadanya Mu’awiyah –dan dia demi
       Allah yang terbaik di antara dua orang-: “Wahai ‘Amr! Jika
       mereka saling membunuh, maka siapa yang akan memegang urusan
       manusia? Siapa yang akan menjaga wanita-wanita mereka? Dan siapa
       yang akan menguasai tanah mereka?” Maka ia mengutus kepadanya
       (Al-Hasan) dua orang utusan dari Quraisy dari Bani ‘Abdi Syams
       Abdullah ibn Samurah dan Abdullah ibn Amir ibn Kuraiz, ia
       berkata: “Pergilah kalian berdua kepada orang tersebut! Bujuklah
       dan ucapkan kepadanya serta mintalah kepadanya (perdamaian
       –peny.)” Maka keduanya mendatanginya, berbicara dengannya dan
       memohon padanya…) kemudian di akhir hadits Al-Hasan ibn Ali
       meriwayatkan dari Abi Bakrah bahwa dia melihat Rasulullah
       shallallahu ‘alaihi wasallam di atas mimbar dan Hasan ibn Ali di
       sampingnya beliau sesaat menghadap kepada manusia dan sesaat
       melihat kepadanya seraya berkata:
       [right]&#1573;&#1616;&#1606;&#1617;&#1614;
       &#1575;&#1576;&#1618;&#1606;&#1616;&#1609;
       &#1607;&#1614;&#1584;&#1614;&#1575;
       &#1587;&#1614;&#1610;&#1617;&#1616;&#1583;&#1612;&#1548;
       &#1608;&#1614;&#1604;&#1614;&#1593;&#1614;&#1604;&#1617;&#1614;
       &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;&#1614; &#1571;&#1614;&#1606;&#1618;
       &#1610;&#1615;&#1589;&#1618;&#1604;&#1616;&#1581;&#1614;
       &#1576;&#1616;&#1607;&#1616;
       &#1576;&#1614;&#1610;&#1618;&#1606;&#1614;
       &#1601;&#1616;&#1574;&#1614;&#1578;&#1614;&#1610;&#1618;&#1606;&#1616;
       &#1593;&#1614;&#1592;&#1616;&#1610;&#1618;&#1605;&#1614;&#1578;&#1614;&#1610;&#1618;&#1606;&#1616;
       &#1605;&#1616;&#1606;&#1614;
       &#1575;&#1604;&#1618;&#1605;&#1615;&#1587;&#1618;&#1604;&#1616;&#1605;&#1616;&#1610;&#1618;&#1606;&#1614;.
       (&#1585;&#1608;&#1575;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1576;&#1582;&#1575;&#1585;&#1609; &#1605;&#1593;
       &#1575;&#1604;&#1601;&#1578;&#1581;
       &#1783;/&#1638;&#1636;&#1783; &#1585;&#1602;&#1605;
       &#1634;&#1783;&#1632;&#1636;)[/right]
       "Sesungguhnya anakku ini adalah sayyid, semoga Allah akan
       mendamaikan dengannya antara dua kelompok besar dari kalangan
       kaum muslimin." [size=10pt](HR. Bukhari dengan Fathul Bari, juz
       V, hal. 647, Hadits No. 2704)
       Berkata Ibnu Katsir dalam Al-Bidayah: “….Al-Husein menyalahkan
       saudaranya Al-Hasan atas pendapat ini, tetapi beliau tidak mau
       mene­rimanya. Dan kebenaran ada pada Al-Hasan sebagaimana dalil
       yang akan datang….” (lihat Al­Bidayah wan Nihayah, juz VIII hal.
       17)
       Yang dimaksud oleh beliau adalah dalil yang sudah kita sebutkan
       di atas yang diriwayatkan dari Abi Bakrah radhiyallahu’anhu.
       Itulah keutamaan Al-Hasan yang paling besar yang dipuji oleh
       Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka bersatulah kaum
       muslimin hingga tahun tersebut terkenal dengan tahun jama’ah.
       Yang mengherankan justru kaum Syi’ah Rafidlah menyesali kejadian
       ini dan menjuluki Al-Hasan radhiyallahu’anhu sebagai ‘pencoreng
       wajah-wajah kaum mukminin’. Sebagian mereka menganggapnya fasik
       sedangkan sebagian lagi bahkan mengkafirkannya karena hal itu.
       Berkata Syaikh Muhibbudin Al-Khatib mengomentari ucapan Rafidlah
       ini sebagai berikut: “Padahal termasuk dari dasar-dasar keimanan
       Rafidlah –bahkan dasar keimanan yang paling utama- adalah
       keyakinan mereka bahwa Al-Hasan, ayah, saudara dan sem­bilan
       keturunannya adalah maksum. Dan dari konsekuensi kemaksuman
       mereka, bahwa mereka tidak akan berbuat kesalahan. Dan setiap
       apa yang bersumber dari mereka berarti hak yang tidak akan
       terbatalkan. Sedangkan apa yang bersumber dari Al­Hasan ibn Ali
       radhiyallahu ‘anhuma yang paling besar adalah pembai’atan
       terhadap Amiril Mukminin Mu’awiyah, maka mestinya mereka pun
       masuk dalam bai’at ini dan beriman bahwa ini adalah hak karena
       ini adalah amalan seorang yang maksum menurut mereka. (Lihat
       catatan kaki kitab Al-Awashim minal Qawashim hal. 197-198)
       Tetapi kenyataannya mereka menyelisihi imam mereka sendiri yang
       maksum bahkan menyalahkannya, menfasikkannya, atau
       mengkafirkannya. Sehingga terdapat dua kemungkinan:
       PERTAMA, mereka berdusta atas ucapan mereka tentang kemaksuman
       dua belas imam, maka hancurlah agama mereka (agama Itsna
       ‘Asyariyyah).
       KEDUA, mereka meyakini kemaksuman Al-Hasan, maka mereka adalah
       para peng­khianat yang menyelisihi imam yang maksum dengan
       permusuhan dan kesombongan serta kekufuran. Dan tidak ada
       kemungkinan yang ketiga.
       Adapun Ahlus Sunnah yang beriman dengan kenabian “kakek
       Al-Hasan” shallallahu ‘alaihi wasallam berpendapat bahwa
       perdamaian dan bai’at beliau kepada Mu’awiyah radhiyallahu ‘anhu
       adalah salah satu bukti kenabian beliau shallallahu ‘alaihi
       wasallam dan amal terbesar Al-Hasan serta mereka bergembira
       dengannya kemudian menganggap Al­Hasan yang memutihkan wajah
       kaum mukminin.
       Demikianlah khilafah Mu’awiyah berlangsung dengan persatuan kaum
       muslimin karena Allah Subhanahu Wa Ta‘ala dengan sebab
       pengorbanan Al-Hasan ibn Ali radhiyallahu’anhu yang besar yang
       dia –demi Allah- lebih berhak terhadap khilafah daripada
       Mu’awiyah radhiyallahu’anhu sebagaimana yang dikatakan oleh Abu
       Bakar Ibnul Arabi dan para ulama. Semoga Allah meridlai seluruh
       para shahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Pada
       tahun ke 10 masa khilafah Mu’awiyah meninggallah Al-Hasan
       radhiyallahu `anhu pada umur 47 tahun. Dan ini yang dianggap
       shahih oleh Ibnu Katsir, sedangkan yang masyhur adalah 49 tahun.
       Wallahu A’lam bish-Shawab. Ketika beliau diperiksa oleh dokter,
       maka dia mengatakan bahwa Al-Hasan radhiyallahu’anhu meninggal
       karena racun yang memutuskan ususnya. Namun tidak diketahui
       dalam sejarah siapa yang membunuhnya. Adapun ucapan Rafidlah
       yang menuduh pihak Mu’awiyah sebagai pembunuhnya sama sekali
       tidak dapat diterima sebagaimana dikatakan oleh Ibnul ‘Arabi
       dengan ucapannya: “Kami mengatakan bahwa hal ini tidak mungkin
       karena dua hal:
       PERTAMA, bahwa dia (Mu’awiyah) sama sekali tidak mengkhawatirkan
       kejelekan apapun dari Al-Hasan karena beliau telah menyerahkan
       urusannya kepada Mu’awiyah.
       Yang KEDUA, hal ini adalah perkara ghaib yang tidak ada yang
       mengetahuinya kecuali Allah, maka bagaimana mungkin
       menuduhkannya kepada salah seorang makhluk-Nya tanpa bukti pada
       zaman yang berjauhan yang kita tidak dapat mudah percaya dengan
       nukilan seorang penukil dari kalangan pengikut hawa nafsu
       (Syi’ah). Dalam keadaan fitnah dan Ashabiyyah, setiap orang akan
       menuduh lawannya dengan tuduhan yang tidak semestinya, maka
       tidak mungkin diterima kecuali dari seorang yang bersih dan
       tidak didengar darinya kecuali keadilan.” (Lihat Al-Awashim
       minal Qawashim hal. 213-214)
       Demikian pula dikatakan oleh Syaikhul Is­lam Ibnu Taimiyyah
       bahwa tuduhan Syi’ah tersebut tidak benar dan tidak didatangkan
       dengan bukti syar’i serta tidak pula ada persaksian yang dapat
       diterima dan tidak ada pula penukilan yang tegas tentangnya.
       (Lihat Minhajus Sunnah juz 2 hal. 225)
       Semoga Allah merahmati Al-Hasan ibn Ali dan meridlainya dan
       melipatgandakan pahala amal dan jasa-jasanya. Dan semoga Allah
       menerimanya sebagai syahid. Aamiin. &#42880;1
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
       />&#42880;2(boards&#9488;II)
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       &#7434;&#7424;&#7458;&#7424;&#7435;&#7452;&#7437;&#7452;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#7435;&#668;&#7424;&#618;&#640;&#7424;&#628;
       &#665;&#7424;&#7424;&#640;&#7424;&#7435;&#7424;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#42800;&#618;&#618;&#7435;&#7452;&#7437;
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]
       Baca selengkapnya syubhat serta bid’ah terbunuhnya Hasan Husein
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       *****************************************************
       Page 1 of 1