DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ KELUARGA RASULULLAH ص&#...
*****************************************************
#Post#: 251--------------------------------------------------
🟠 Istri-Istri Nabi زوجات
النبي : Juwairiah bint Harits ibn
Abu Dhirar
DIR By: LailaDelon
Date: December 31, 2023, 11:45 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Juwairiyah bint Harits ibn Abu Dhirar
[font=georgia]radhiyallahu 'anha[/font]
(Wafat 56 H) Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=96
Telah kita ketahui bahwa setiap istri Nabi [i]shallallahu
‘alaihi wasallam itu memiliki suatu kelebihan. Demikian juga
halnya dengan Juwairiyah yang telah membawa berkah besar bagi
kaumnya, Banil-Musthaliq. Bagaimana tidak, setelah dia memeluk
Islam, Banil-Musthaliq mengikrarkan diri menjadi pengikut Nabi
shallallahu ‘alaihi wasallam. Hal ini pernah diungkapkan
‘Aisyah, “Aku tidak mengetahui jika ada seorang wanita yang
lebih banyak berkahnya terhadap kaumnya daripada
Juwairiyah.”[/i]
Juwairiyah adalah putri seorang pemimpin Banil-Musthaliq yang
bernama al-Harits ibn Abi Dhiraar yang sangat memusuhi Islam.
Rasulullah memerangi mereka sehingga banyak kalangan mereka yang
terbunuh dan wanita-wanitanya menjadi tawanan perang. Di antara
tawanan tersebut terdapat Juwairiyah yang kemudian memeluk
Islam, dan keislamannya itu merupakan awal kebaikan bagi
kaumnya.
✻ Kelahiran dan Masa Pertumbuhannya
Juwairiyah dilahirkan empat belas tahun sebelum Nabi hijrah ke
Madinah. Semula namanya adalah Burrah, yang kemudian diganti
menjadi Juwairiyah. Nama lengkapnya adalah Juwairiyah bint
al-Harits ibn Abi Dhiraar ibn Habib ibn Aid ibn Malik ibn
Judzaimah ibn Musthaliq ibn Khuzaah. Ayahnya, al-Harits, adalah
pemimpin kaumnya yang masih musyrik dan menyembah berhala
sehingga Juwairiyah dibesarkan dalam kondisi keluarga seperti
itu. Tentunya dia memiliki sifat dan kehormatan sebagai keluarga
seorang pemimpin. Dia adalah gadis cantik yang paling luas
ilmunya dan paling baik budi pekertinya di antara kaumnya.
Kemudian dia menikah dengan seorang pemuda yang bernama Musafi’
ibn Shafwan.
✻ Berada dalam Tawanan Rasulullah
Di bawah komando al-Harits ibn Abi Dhiraar, orang-orang munaflk
berniat menghancurkan kaum muslimin. Al-Harits sudah mengetahui
kekalahan orang-orang Quraisy yang berturut-turut oleh kaum
muslimin. Al-Harits beranggapan, jika pasukannya berhasil
mengalahkan kaum muslimin, mereka dapat menjadi penguasa
suku-suku Arab setelah kekuasaan bangsa Quraisy. Al-Harits
menghasut pengikutnya untuk memerangi Rasulullah dan kaum
muslimin. Akan tetapi, kabar tentang persiapan penyerangan
tersebut terdengar oleh Rasulullah, sehingga beliau berinisiatif
untuk mendahului menyerang mereka. Dalam penyerangan tersebut,
‘Aisyah radhiyallahu ‘anha turut bersama Rasulullah, yang
kemudian meriwayatkan pertemuan Rasulullah dengan Juwairiyah
setelah dia menjadi tawanan. Perang antara pasukan kaum muslimin
dengan Banil-Musthaliq pun pecah, dan akhirnya dimenangkan oleh
pasukan muslim. Pemimpin. mereka, al-Harist, melarikan diri, dan
putriinya, Juwainiyah, tertawan di tangan Tsabit ibn Qais
al-Anshari. Juwairiyah mendatangi Rasulullah dan mengadukan
kehinaan dan kemalangan yang menimpanya, terutama tentang
suaminya yang terbunuh dalam peperangan.
Tentang Juwairiyah, ‘Aisyah mengemukakan cerita sebagaimana yang
disebutkan oleh Ibnu Saad dalam Thabaqatnya, “Rasulullah menawan
wanita-wanita Bani Musthaliq, kemudian beliau menyisihkan
seperlima dari antara mereka dan membagikannya kepada kaum
muslimin. Bagi penunggang kuda mendapat dua bagian, dan lelaki
yang lain mendapat satu bagian. Juwainiyah jatuh ke tangan
Tsabit [i]ibn Qais ibn Samas al-Anshari. Sebelumnya, Juwairiyah
menikah dengan anak pamannya, yaitu Musafi ibn Shafwan ibn Malik
ibn Juzaimah, yang tewas dalam pertempuran melawan kaum
muslimin. Ketika Rasulullah tengah berkumpul denganku,
Juwainiyah datang menanyakan tentang penjanjian pembebasannya.
Aku sangat membencinya ketika dia menemui beliau. Kemudian dia
berkata, ‘Ya Rasulullah, aku Juwainiyah bint al-Harits, pemimpin
kaumnya. Sekarang ini aku tengah berada dalam kekuasaan Tsabit
ibn Qais. Dia membebaniku dengan sembilan keping emas, padahal
aku sangat menginginkan kebebasanku.’ Beliau bertanya, ‘Apakah
engkau menginginkan sesuatu yang lebih dari itu?’ Dia balik
bertanya, ‘Apakah gerangan itu?’ Beliau menjawab, ‘Aku penuhi
permintaanmu dalam membayar sembilan keping emas dan aku akan
menikahimu.’ Dia menjawab, ‘Baiklah, ya Rasulullah!” Beliau
bersabda, ‘Aku akan melaksanakannya.’ Lalu tersebarlah kabar
itu, dan para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
berkata, ‘Ipar-ipar Rasulullah tidak layak menjadi budak-budak.’
Mereka membebaskan tawanan Banil-Musthaliq yang jumlahnya hingga
seratus keluarga karena perkawinan Juwairiyah dengan Rasulullah.
Aku tidak pernah menemukan seorang wanita yang lebih banyak
memiliki berkah daripada Juwairiyah.”[/i]
Selain itu, ‘Aisyah sangat memperhatikan kecantikan Juwairiyah,
dan itulah di antaranya yang menyebabkan Rasulullah menawarkan
untuk menikahinya. ‘Aisyah sangat cemburu dengan keadaan seperti
itu. Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berbuat
baik kepada Juwairiyah bukan semata karena wajahnya yang cantik,
melainkan karena rasa belas kasih beliau kepadanya. Juwairiyah
adalah wanita yang ditinggal mati suaminya dan saat itu dia
telah menjadi tawanan rampasan perang kaum muslimin.
Mendengar putrinya berada dalam tawanan kaum muslimin, al-Harits
ibn Abi Dhiraar mengumpulkan puluhan unta dan dibawanya ke
Madinah untuk menebus putrinya. Sebelum sampai di Madinah dia
berpendapat untuk tidak membawa seluruh untanya, namun dia hanya
membawa dua ekor unta yang terbaik, yang kemudian dibawa ke
al-Haqiq di bawah pengawasan para pengawalnya. Lalu dia pergi ke
Madinah dan menemui Rasulullah di masjid. Terdapat dua riwayat
yang menerangkan pertemuan al-Harits dengan Rasulullah. Dalam
riwayat pertama, seperti yang diungkapkan Ibnu Saad dalam
Thabaqat-nya, dikatakan bahwa Rasulullah menyerahkan keputusan
kepada Juwairiyah.
Juwairiyah berkata, “Aku telah memilih Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam.” Ayahnya berkata, “Demi Allah, kau telah
menghinakan kami.” Dalam riwayat kedua seperti yang disebutkan
Ibnu Hisyam bahwa al-Harits menemui Rasulullah dan berkata, “Ya
Muhammad, engkau telah menawan putriku. Ini adalah tebusan untuk
kebebasannya.” Rasulullah menjawab, “Di manakah kedua unta yang
engkau sembunyikan di al-Haqiq? Di tempat anu dan anu?”
Al-Harits menjawab, “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan
engkau adalah utusanNya. Tiada yang mengetahui hal itu selain
Allah.” Al-Harits memeluk Islam dan diikuti sebagian kaumnya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meminang Juwairiyah
dengan mas kawin 400 dirham.
✻ Berada di Rumah Rasulullah
Ketika Juwairiyah menikah dengan Rasulullah, beliau mengubah
namanya, yang asalnya Burrah menjadi Juwairiyah, sebagaimana
disebutkan dalam Thabaqat-nya Ibnu Saad, “Nama Juwainiyah
[i]bint al-Harits merupakan perubahan dan Burrah. Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam menggantinya menjadi Juwairiyah,
karena khawatir disebut bahwa beliau keluar dan rumah
burrah.”[/i]
Juwairiyah telah memeluk Islam dan keimanan di hatinya telah
kuat. Semata-mata dia mengikhlaskan diri untuk Allah dan
Rasul-Nya. Ibnu Abbas banyak meriwayatkan shalat dan ibadahnya,
di antaranya, “Ketika itu Rasulullah hendak melakukan shalat
fajar dan keluar dan tempatnya. Setelah shalat fajar dan duduk
hingga matahani meninggi, beliau pulang, sementara Juwairiyah
tetap dalam shalatnya. Juwairiyah berkata, ‘Aku tetap giat
shalat setelahmu, ya Rasulullah.’ Nabi bersabda, ‘Aku akan
mengatakan sebuah kalimat setelahmu. Jika engkau kerjakan,
niscaya akan lebih berat dalam timbangan, ‘Maha Suci Allah,
sebanyak yang Dia ciptakan. Maha Suci Allah Penghias Arasy-Nya.
Maha Suci Allah, unsur seluruh kalimat-Nya.”
Setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meninggal dunia,
Juwairiyah mengasingkan diri serta memperbanyak ibadah dan
bersedekah di jalan Allah dengan harta yang diterimanya dari
Baitul-Mal. Ketika terjadi fitnah besar berkaitan dengan
‘Aisyah, dia banyak berdiam diri, tidak berpihak ke mana pun.
✻ Saat Wafatnya
Juwairiyah wafat pada masa kekhalifahan Mu’awiyah ibn Abu
Sufyan, pada usianya yang keenam puluh. Dia dikuburkan di Baqi’,
bersebelahan dengan kuburan istri-istri Rasulullah yang lain.
Semoga Allah rela kepadanya dan kepada semua istri Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam.
Semoga Allah memberikan kemuliaan kepadanya di akhirat dan
ditempatkan bersama hamba-hamba yang saleh. Aamiin. Ꞁ1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
(Dinukil dari buku Dzaujatur-Rasulullah, karya Amru Yusuf,
Penerbit Darus-Sa’abu, Riyadh)
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
*****************************************************
Page 1 of 1