DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ PARA ULAMA SEKARANG
*****************************************************
#Post#: 193--------------------------------------------------
۩۞۩ Ulama Sekarang Diatas Sunnah: Asy-Syaikh
Abdullah Ibn Abdirrahim Al-Bukhari
DIR By: DelilaMazintra
Date: December 31, 2023, 2:10 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Asy-Syaikh Abdullah ibn Abdirrahim Al-Bukhari
[font=georgia]hafizhahullâh[/font]
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=543
Nama: ‘Abdullâh [i]ibn ‘Abdirrahîm ibn Husain ibn Mahműd
As-Sa’di kemudian Al-Bukhâri Al-Madîni. As-Sa’di adalah nisbah
kepada Bani Sa’d yang berasal dari Ath-Thâ'if. Beliau dilahirkan
di Madinah di desa Bâbut Tamâr.[/i]
✻ Ayahnya
Adapun tentang ayah beliau, yaitu Asy-Syaikh ‘Abdurrahîm ibn
Husain Al-Bukhâri, tumbuh dalam kondisi yatim. Telah hafal
Al-Qur`an semenjak kecil. Belajar di Madrasah Al-‘Ulűm
Asy-Syar’iyyah. Beliau sangat berprestasi. Di tengah
aktivitasnya, beliau juga sangat aktif dan bersemangat
menghadiri halaqah-halaqah ilmu di Masjid Nabawi dan mengambil
ilmu dari para ‘ulama pada waktu itu. Kemudian beliau pindah ke
kota Riyâdh, bekerja sebagai staff Al-Malik (Raja) ‘Abdul ‘Aziz.
Setelah itu beliau bekerja pada bidang lain, dan pada awal tahun
1374 H bergabung pada Hai`ât Al-Amri bil Ma’rűf. Pimpinan
umumnya waktu itu adalah Asy-Syaikh Al-‘Allâmah ‘Umar ibn Hasan
âlu Asy-Syaikh. Asy-Syaikh ‘Abdurrahîm Al-Bukhâri mendapat
ijazah dan rekomendasi yang ditandatangani oleh Asy-Syaikh ‘Umar
ibn Hasan âlu Asy-Syaikh atas kebaikan prilaku dan tugas beliau.
Ijazah tersebut bernomor 2396/Kh/M tertanggal 25/9/1377 H.
Kemudian Asy-Syaikh ‘Abdurrahîm pindah ke Madinah, bertugas di
Al-Mahkamah Asy-Syar’iyyah Al-Kubrâ pada tanggal 13-2-1380 H.
Pimpinan mahkamah pada waktu itu adalah Asy-Syaikh Al-‘Allâmah
‘Abdul ‘Azîz ibn Shâlih, beliau sekaligus imam dan khathib
Masjid Nabawi. Asy-Syaikh ‘Abdurrahîm juga mendapat ijazah dari
pimpinan mahkamah tertanggal 21/9/1392 H. ditegaskan dalam
ijazah tersebut: “Selama bertugas menjadi teladan dalam
kesungguhan dan semangat kerja. Senantiasa menjalankan tugas
dengan sangat baik.”
Kemudian pada tanggal 1-4-1388 H, beliau pindah ke Universitas
Islam Madinah, dengan Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Azîz ibn Bâz sebagai
rektornya. Beliau juga mendapat ijazah dari Asy-Syaikh Al-Imâm
‘Abdul ‘Azîz ibn Bâz, bahwa “Bersifat dengan prilaku dan akhlaq
yang baik, dan sangat bersungguh-sungguh dalam menjalankan
tugas.” Ijazah tersebut bernomor 338 tertanggal 27/31392 H.
Beliau terus bertugas di Universitas Islam Madinah sampai
pensiun pada 1-7-1407 H.
Asy-Syaikh ‘Abdurrahîm Al-Bukhâri adalah seorang yang sangat
rajin beribadah, bersemangat dalam ilmu, sangat mencintai dan
menghormati para ‘ulama, konsisten berpegang kepada sunnah, dan
sangat menentang bid’ah dan para pengusungnya. Beliau juga
menjaling hubungan sangat baik dan erat dengan sejumlah ‘ulama
besar Ahlus Sunnah, di antaranya Samâhatul Imâm Al-‘Allâmah
Al-Mufassir Muhammad Al-Amîn Asy-Syinqhîthi (penulis tafsir
Adhwâ`ul Bayân ), Samâhatul Imâm Syaikhul Islâm ‘Abdul ‘Azîz ibn
‘Abdillâh ibn Bâz, beliau juga sering berhubungan dengan
Asy-Syaikh Al-‘Allâmah Al-Faqîh ‘Abdurrahmân As-Sa’di -bahkan
Asy-Syaikh Sa’di menghadiahkan kepada beliau sejumlah kitab yang
padanya ada tulisan tangan beliau. Kitab-kitab tersebut masih
tersimpan-, di antaranya juga: Al-‘Allâmah Al-Muhaddits Hammâd
Al-Anshâri, Al-‘Allâmah Al-Muhaddits ‘Abdul Muhsin Al-‘Abbâd,
Al-‘Allâmah Al-Mujâhid Muhammad Amân Al-Jâmi, Al-‘Allâmah Rabî’
ibn Hâdi Al-Madkhali, Al-‘Allâmah ‘Umar ibn Muhammad Fallâtah,
dan masih banyak lagi.
Asy-Syaikh ‘Abdurrahîm Al-Bukhâri wafat pada 23 Dzulhijjah 1422
H, di dekat salah satu pintu masuk Masjid Nabawi, menjelang
maghrib, dan ketika itu beliau sedang bershaum. Meninggalkan 13
anak.
Menuntut Ilmu Asy-Syaikh ‘Abdullâh ibn ‘Abdirrahîm hafizhahullâh
tumbuh di bawah asuhan dan bimbingan kedua orang tuanya yang
sangat antusias dan memiliki perhatian yang sangat besar
terhadap ilmu, serta upaya mendidik anak-anak dengan pendidikan
yang selamat dan lurus.
Beliau mulai menghafal Al-Qur`an semejak tahun-tahun pertama
ketika beliau duduk di madrasah ibtida`iyyah di Masjid Al-Imâm
Al-Bukhâri (ayah beliau sebagai penanggung jawab di masjid
tersebut).
Beliau dikarunai kecintaan terhadap ilmu hadits sejak kecil.
Karena itu beliau sangat bersemangat untukmengumpulkan dan
membaca kitab-kitab tentang ilmu hadits, bertanya tentang
perkara yang sulit, dan menghafalnya.
Beliau juga sangat bersemangat untuk mempelajari kitab-kitab
aqidah, karena beliau melihat kebutuhan umat yang sangat besar
terhadapnya. Itu semua beliau lakukan dengan cara senantiasa
rutin dan bermulâzamah di Masjid Nabawi.
✻ Guru-Gurunya antara lain:
Dalam bidang Al-Qur'an dan Tajwid:
- Asy-Syaikh Muhammad Ramadhân Ad-Dahlawi
- [size=10pt]Asy-Syaikh Al-Mudaqqiq Sayyid Lâsyîn Abul Faraj
hafizhahullâh, banyak menimba ilmu dari beliau,terutama dalam
penarapan tilawah dan praktek langsung dalam bidang tajwid.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Ahmad ‘Abdul Karîm.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Muhammad Al-Marisi (juru tulis di
Universitas Islam Madinah dan imam di Masjid Al-Imâm Al-Bukhâri)
Banyak mengambil ilmu tajwid dari beliau. Juga belajar secara
khusus risalah yang berjudul Al-Burhân fî Tajwîdil Qur`an, karya
Ash-Shâdiq Qamhari. Juga belajar ilmu khath, baik teori maupun
praktek. Demikian juga belajar ilmu nahwu dengan mempelajari
kitab Al-Âjurrűmiyyah.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Mu’ammar Bakri ibn ‘Abdil Majîd
Ath-Tharâbîsyi. Mendapat ijazah dari beliau dalam bidang
Al-Qur`an. Juga mendapat ijazah umum atas semua riwayat beliau
yang didapat dari gurunya Asy-Syaikh Muhammad ibn Salîm
Al-Hulwâni.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Ahmad Al-Qâdhi hafizhahullâh. Secara
khusus mengambil ilmu dalam bidang tajwid, dan mempelajari kitab
Haqqut Tilâwah karya Husni Syaikh ‘Utsmân.
[size=12pt]✻ Dalam berbagai disiplin ilmu lainnya:
- Al-‘Allâmah An-Nâshih Ash-Shâdiq Ar-Rabbâni Asy-Syaikh
Muhammad Amân ibn ‘Ali Al-Jâmi. Bermulâzamah kepada beliau
selama 10 tahun. Mendapatkan ijazah dari beliau atas berbagai
kitab yang dipelajari dari beliau dalam berbagai disiplin ilmu,
sebagaimana tertulis dalam ijazah yang sangat menjadi kebanggaan
Asy-Syaikh Al-Bukhâri. Kitab-kitab yang dipelajari dari beliau,
antara lain:
[li][size=9pt]Al-Ushűluts Tsalâtsah karya Syaikhul Islâm
Muhammad ibn ‘Abdil Wahhâb
- [size=9pt]Al-Qawâ’idul Arba’ karya Syaikhul Islâm Muhammad ibn
‘Abdil Wahhâb
- [size=9pt]Kitâbut Tauhid karya Syaikhul Islâm Muhammad ibn
‘Abdil Wahhâb
- [size=9pt]Fathul Majîd karya Asy-Syaikh ‘Abdurrahmân ibn
Hasan, cucu Syaikhul Islam Muhammad ibn ‘Abdil Wahhâb.
- [size=9pt]Qurratu ‘Uyűnil Muhawwidîn karya Asy-Syaikh
‘Abdurrahmân ibn Hasan, cucu Syaikhul Islam Muhammad ibn ‘Abdil
Wahhâb.
- [size=9pt]Tajrîdut Tauhid karya Al-Maqrîzi
- [size=9pt]Al-‘Aqidah Al-Wâsithiyyah, karya Syaikhul Islâm Ibnu
Taimiyyah.
- [size=9pt]Al-Hamawiyyah, karya Syaikhul Islâm Ibnu Taimiyyah.
- [size=9pt]At-Tadműriyyah, karya Syaikhul Islâm Ibnu Taimiyyah.
- [size=9pt]Syarh Al-‘Aqîdah Ath-Thahâwiyyah, karya Ibnu Abil
‘Izz Al-Hanafi.
- [size=9pt]Al-Qawâ’idul Mutslâ, karya Asy-Syaikh Al-‘Utsaimîn.
- [size=9pt]Qathrun Nadâ,
- [size=9pt]Al-âjurrűmiyyah,
- [size=9pt]Nailul Authâr (beberapa bab), karya Asy-Syaukâni.
- [size=9pt]Zâdul Ma’âd, karya Ibnul Qayyim.
- [size=9pt]Kitâbush Shiyâm dari kitab Shahîhul Bukhâri.
- [size=9pt]‘Umdatul Ahkâm, karya Abdul Ghanî Al-Maqdisi.
- [size=9pt]dan masih banyak lagi. Mayoritasnya di Masjid
Nabawi, sebagian lagi di masjid dekat rumah Asy-Syaikh Al-Jâmi,
sebagiannya lagi di Masjid Ash-Shâni’ di desa Al-Mashâni’.
[size=10pt]Asy-Syaikh Al-‘Allâmah Al-Fâdhil ‘Abdul Muhsin ibn
Hamd Al-‘Abbâd hafizhahullâh. Bermulazamâh kepada beliau selama
16 tahun. Kitab-kitab yang dipelajari dari beliau antara lain:
- [size=9pt]Jilid terakhir kitab Shahîh Muslim
- [size=9pt]Shahîh Al-Bukhâri
- [size=9pt]Sunan An-Nasâ'i
- [size=9pt]Sunan Abî Dâwűd
- [size=9pt]Sebagian besar Jâmi’ At-Tirmidzi
- [size=9pt]Al-Lu`lu`wal Marjân (belum sampai tamat)
- [size=9pt]‘Aqidah Ibni Abî Zaid Al-Qairâwani Asy-Syaikh
Al-Bukhâri bercerita, “Pada musim haji tahun 1420 H saya membaca
di hadapan beliau satu juz Kitâbul Hajj dari kitab Syarhus
Sunnah karya Al-Imâm Al-Baghawi. Kemudian pada musim haji tahun
1421 H saya membaca di hadapan beliau kitab Fatwâ Arkânil Islâm
karya Asy-Syaikh Al-Utsaimîn. ….”
[/li]
- [size=10pt]Asy-Syaikh Al-‘Allâmah Al-Muhaddits Al-Mu`arrikh
‘Umar ibn Muhammad Fallâtah. Menghadiri pelajaran syarh terhadap
kitab Shahîh Muslim, Al-Muwatth', dan syarh tentang sirah
nabawiyyah.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah Al-Faqîh Asy-Syaikh ‘Athiyyah ibn
Muhammad Sâlim. Menghadiri pelajaran syarh terhadap kitab
Mudzakkirah Asy-Syinqithi fî Ushűlil Fiqh, dan sebagian
pelajaran kitab Ar-Rahbiyyah, yang membahas tentang ilmu
fara`idh, dan pelajaran kitab Syarh Al-Waraqât. Semua pelajaran
tersebut di Masjid Nabawi.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Al-‘Allâmah An-Nâshih ‘Ali ibn Muhammad
ibn Sinân. Mempelajari kitab Alfiyyah Ibni Mâlik, Irsyâdhul
Fuhűl karya Asy-Syaukâni, dan Ar-Raudh Al-Murabbâ’ fiqh hanbali.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah Al-Muhaddits Al-Mujâhid An-Nâqid
Asy-Syaikh Rabî’ ibn Hâdi Al-Madkhali hafizhâhullâh. Belajar
kepada beliau di masjid dekat rumah beliau ketika itu, yaitu di
kampung Al-Azhari, beberapa pelajaran antara lain pelajaran
Muqaddimah Shahîh Muslim, At-Taqyîd wal îdhah karya Al-Hâfizh
Al-‘Irâqi, I’lâmul Muwaqqi’în karya Ibnul Qayyim, dan Ikhtishâr
‘Ulűmil Hadîts karya Ibnu Katsîr.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah Al-Mu`arrikh Al-Lughawi An-Nassâbah
Shafiyyurrahmân Al-Mubârakfűri. Duduk bersama beliau selama
kurang lebih dua tahun. Membaca di hadapan beliau beberapa
bagian yang mencukupi dari Al-Kutubus Sittah –sebagaimana
tertulis dalam ijazah- dan mendapatkan ijazah Al-Kutubus Sittah
dari beliau (yaitu kitab: Shahîh Al-Bukhâri, Shahîh Muslim,
Sunan Abî Dâwűd, Sunan At-Tirmidzi, Sunan An-Nasâ`i, Sunan Ibni
Mâjah), dan juga ijazah atas semua riwayat beliau yang
bersambung dengan kitab Al-Hâfizh Asy-Syaukâni Ithâful Al-Akâbir
bi Isnâdid Dafâtir. Juga membaca di hadapan beliau sebagian
besar kitab Jâmi’ At-Tirmidzi, dan beberapa kitab dalam bidang
lughah, terkhusu Nahwu dan Sharaf, dan kitab-kitab yang tersebar
di negeri India, di antara kitab Syarh Mi`ah ‘âmil. Juga membaca
di hadapan beliau beberapa kitab aqidah, seperti Ushűlus Sunnah
karya Al-Imâm Ahmad ibn Hanbal, dll. Pelajaran-pelajaran
tersebut mayoritas di Masjid Nabawi dalam majelis khusus.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah Al-Muhaddits Al-Faqîh Asy-Syaikh Ahmad
ibn Yahyâ An-Najmi. Menghadiri majelis pembacaan kitab Sunnan
Abî Dâwűd di rumah kediaman Asy-Syaikh Muhammad ibn Hâdi
Al-Madkhali. Kemudian beliau (Asy-Syaikh An-Najmi) memberikan
ijazah umum atas semua riwayatnya, dengan nama Inâlatuth
Thâlibîn bi Asâdîd Kutubil Muhadditsîn.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah An-Nabîh Asy-Syaikh ‘Alî ibn Nâshir
Al-Faqîhi hafizhahullâh. Membaca di hadapan beliau sejumlah
besar kitab aqidah, antara lain kitab Sharîhus Sunnah karya Ibnu
Jarîr Ath-Thabari, kitab Sulâlatur Risâlah fî Dzammir Rawâfidh
min Ahlidh Dhalâl karya Mulâ ‘Ali Al-Qâri, pada musim haji tahun
1421 H.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Al-Jalîl ‘Ubaid ibn ‘Abdillâh Al-Jâbiri
hafizhahullâh. Membaca di hadapan beliau kitab Mudzakkirah
Asy-Syinqîthi fî Ushűlil Fiqh, As-Sailil Jarrâh (jilid I) karya
Al-‘Allâmah Asy-Syaukâni.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Al-Lughawi Al-Bâri’ ‘Abdurrahmân ibn
‘Auf Al-Kűni. Mempelajari kitab Malhatul I’rab karya Al-‘Allâmah
Al-Harîri, dan juga mengikuti majelis pelajaran nahwu lainnya.
[size=11pt]Para masyâikh lainnya yang mengajar beliau di
Fakultas Hadits di Universitas Islam Madinah juga termasuk
guru-guru beliau.
Hubungan dengan Asy-Syaikh Al-‘Allâmah ‘Abdul ‘Azîz ibn Bâz dan
Asy-Syaikh Al-‘Allâmah Muhammad ibn Shâlih Al-‘Utsaimîn.
Beliau berdua adalah ‘ulama besar Ahlus Sunnah wal Jama’ah masa
ini. Tokoh besar salafiyyun masa ini yang sangat terhormat dan
disegani. Ketokohan dan kapasitas keilmuan dan keshalihan beliau
berdua diakui secara international, baik oleh kawan maupun
lawan.
Beliau berdua merupakan guru besar Asy-Syaikh ‘Abdullâh
Al-Bukhâri.
Asy-Syaikh Al-Imâm ‘Abdul ‘Azîz ibn Bâz Menghadiri majelis
beliau di masjid di daerah Ath-Tha`if, pada musim panas tahun
1408 H, membahas kitab Bulűghul Marâm karya Al-Hâfizh Ibnu
Hajar. Kemudian hadir pula di majelis pembacaan kitab Tuhfatul
Ahwadzi Syarh Jâmi’it Tirmidzi di kediaman beliau di Ath-Tha`if.
Sering hadir dalam majelis-majelis beliau dan menyampaikan
berbagai pertanyaan kepada beliau.
Asy-Syaikh Al-Bukhâri menuturkan: “Aku ingat, suatu waktu ketika
aku bertanya kepada beliau tentang belajar di Universitas Islam
Madinah. Maka beliau memberikan motivasi dan dorongan kepadaku."
Kemudian aku tanya lagi tentang Fakultas Hadits, maka beliau pun
makin memberikan motivasi kepadaku.”
[size=12pt]✻ Asy-Syaikh Al-Faqîh Muhammad ibn Shâlih
Al-‘Utsaimîn
Menghadiri pelajaran-pelajaran beliau di Masjidil Haram pada
sepuluh terakhir Ramadhân tahun 1407 H, ketika itu beliau
mensyarh Hadits Jibril yang sangat panjang. Menghadiri pelajaran
beliau di ‘Unaizah pada musim panas tahun 1408 H dan 1409 H.
Demikian juga senantiasa hadir dalam pelajaran beliau di Masjid
Nabawi.
Hubungan dengan Asy-Syaikh Al-‘Allâmah Al-Muhaddits An-Nâqid
Muhammad Nâshiruddîn Al-Albâni.
Ketika beliau berziarah ke Madinah pada tahun 1408 H, maka
kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh Asy-Syaikh
Al-Bukhâri untuk senantiasa menghadiri seluruh majelis-majelis
beliau. Majelis-majelis umum dan sebagian dari majelis khusus.
Asy-Syaikh Al-Bukhâri menuturkan kenangan manisnya bersama
Asy-Syaikh Al-Albâni: “Aku merasa mulia ketika aku berkesempatan
untuk menyendiri bersama beliau. Ketika itu beliau sedang berada
di luar masjid hendak menuju tempat tinggalnya. Maka aku
menyampaikan pertanyaan-pertanyaan kepada beliau, sambil beliau
memegang tanganku dan menyilangkan jari-jari tangan kanan beliau
dengan jari-jari tangan kiriku. Kemudian beliau menanyaiku,
bahwa siapa namaku dan belajarku.”
✻ Karir Ilmiah
- Lulus dari Fakultas Hadits Al-Jâmi’ah Al-Islâmiyyah
(Universitas Islam) Madinah pada tahun ajaran 1410-1411 H dengan
peringkat: "Sangat baik."
- [size=10pt]Guru/Pengajar Ad-Dirâsât Al-Islâmiyyah (Studi Ilmu
Islam) di madrasah Ibtida`iyyah dan Tsanawiyyah selama 6 tahun,
di bawah Departemen Pendidikan dan Pengajaran.
- [size=10pt]Tahun 1417 H melanjutkan jenjang Magister (S2) di
Universitas Ummul Qurâ Makkah Al-Mukarramah, Fakultas Da’wah dan
Ushűlud Dîn Jurusan Al-Kitâb was Sunnah. Lulus dengan predikat
cum-laude.
- [size=10pt]Menulis tesis magister dengan judul Marwiyyât Abî
‘Ubaidah [i]ibn ‘Abdillâh ibn Mas’űd ‘an Abîhi Jam’an wa
Dirâsatan. Diuji pada 21-8-1420 H, dan berhasil meraih cumload
dengan anjuran untuk mencetak tesis tersebut.
- [size=10pt]Tahun 1418 H pindah dari Departemen Pendidikan dan
Pengajaran ke Universitas Islam Madinah, kembali ke Fakultas
Hadits jurusan Fiqhus Sunnah wa Mashâdiruhâ.
- [size=10pt]Berhasil meraih gelar doktor pada tahun 1426 H
dengan tesis tahqîq (penelitian) atas kitab Takmilatu Syarh
At-Tirmidzi karya Al-Hâfizh Al-‘Irâqi, mulai awal kitab
ar-radhâ’ sampai pada penghujung kitab Idzâ Aflasa lirrajuli
Gharîm. Dengan prestasi cumlaod pada level utama.
- [size=10pt]Sekarang sebagai Ustâdz Musâ’id pada Fakultas
Hadits jurusan Fiqhus Sunnah wa Mashâdiruhâ.
[size=12pt]✻ Karya-Karya Tulis:
Tidak diragukan, bahwa ikut berperan aktif dalam mengumpulkan
ilmu dan menyebarkannya merupakan perkara yang sangat penting
dan mulia. Allah telah memberikan nikmat dan taufiqnya kepada
Asy-Syaikh Al-Bukhâri untuk juga memiliki andil yang besar pada
sisi ini. Beliau memiliki banyak karya tulis ilmiah yang beliau
tekuni sejak lama. Tidak lain adalah dalam rangka ikut berperan
aktif menyebarkan ilmu yang bersumber dari Al-Qur`an dan
As-Sunnah di atas manhaj salaf.
[size=12pt]✻ Di antara Karya Tulis beliau:
- Marwiyyât Abî ‘Ubaidah ibn ‘Abdillâh ibn Mas’űd ‘an Abîhi
Jam’an wa Dirâsatan (karya tulis),dicetak oleh penerbit Dâr
Adhwâ’is Salaf Al-Mishiryyah.
- [size=10pt]Takmilatu Syarh At-Tirmidzi karya Al-Hâfizh
Al-‘Irâqi (tahqîq). Belum dicetak.
- [size=10pt]Manârus Sabîl bi Takhrîji Juz`i Ibni Dîzîl (tahqîq)
dicetak oleh penerbit Al-Ghurabâ` Madinah pada tahun 1413 H.
dicetak ulang lagi pada tahun ini 1429 H oleh penerbit Dâr
Al-Imâm Ahmad Mesir.
- [size=10pt]Ithâful Nubalâ` bi Adillati Tahrîm Ityânil Mahal
Al-Makrűh minan Nisâ` (karya tulis) dicetak pada tahun 1414 H,
oleh penerbit Dârul Ghurabâ` Madinah, dicetak ulang pada tahun
1428 H oleh penerbit Dârul Minhâj, Mesir.
- [size=10pt]Riyâdhul Jannah bi Takhrîji Ushűlis Sunnah libni
Abî Zamanin (tahqîq dan takhrîj) dicetak tahun 1414 H oleh
penerbit Dârul Ghurabâ', dicetak ulang oleh Dâr Adhwâ`is Salaf,
Mesir pada tahun ini 1429 H.
- [size=10pt]Tuhfatul Ikhwân bi Takhrîji Majlisi min Amâli Ibni
Bisyrân (takhrîj dan tahqîq) masih tulisan tangan belum dicetak.
- [size=10pt]At-Tanbîh wal Irsyâd litajâwuzât Mahműd Al-Haddâd
(karya tulis), fotocopy, publikasi tahun 1414 H.
- [size=10pt]Al-Fathul Rabbâni fir Radd ‘alâ Abil Hasan
As-Sulaimâni (karya tulis) dicetak tahun 1424 H oleh penerbit
Dârul âtsâr, Yaman, dan dicetak pula pada tahun 1425 H oleh
penerbit Dâr Mâjid ‘Asîrî, Jeddah, Saudi.
- [size=10pt]At-Taudhîhul Abhar li Tadzkirati Ibnil Mulaqqin fî
‘Ilmil Atsar karya Al-Hâfizh As-Sakhâwi (tahqîq) dicetak oleh
Dâr Adhwâ`is Salaf, Riyadh – Saudi tahun 1418 H, dan tahun ini
dicetak lagi oleh penerbit Dâr Al-Imâm Ahmad, Mesir.
- [size=10pt]Al-Maqâlat Asy-Syar’iyyah/kumpulan pertama, (karya
tulis), dengan pengantar dari Al-‘Allâmah Asy-Syaikh Ahmad
An-Najmi dan Al-‘Allâmah Asy-Syaikh Zaid Al-Madkhali
hafizhahullâh, dicetak oleh Dârul Madînah Al-‘Amaliyyah, Imarat
pada tahun 1428 H, dan dicetak pula oleh Dâr Adhwâ`is Salaf,
Mesir pada tahun yang sama.
- [size=10pt]Al-Maqâlat Asy-Syar’iyyah/kumpulan kedua (karya
tulis), dicetak oleh Dâr Adhwâ`is Salaf, Mesir pada tahun 1429
H.
- [size=10pt]Al-Ajwibah Al-Madaniyyah ‘an Al-As`ilatil
Haditsiyyah (karya tulis) dicetak pada tahun 1429 H oleh
penerbit Dârul Istiqamah, Mesir.
- [size=10pt]Mushthalahâtul Muhadditsîn fî Kitâbatil Hadîts wa
Dhabthihi wa Ishlâhihi (pembasan ilmiah) telah diuji oleh
Universitas Al-Imâm Muhammad ibn Su’űd. Diangkat oleh
universitas dan akan ditampilkan dalam beberapa edisi majalah
universitas. Semoga Allah memudahkan penerbitannya.
- [size=10pt]Su`âlât Al-Imâm Abî Zur’ah Ad-Dimasyqi li Al-Imâm
Ahmad ibn Hanbal fi Kitâbihi (at-Târîkh), Jam’an wa Dirâsatan
(karya tulis), pembahasan ilmiah telah diuji oleh Lembaga Riset
Ilmiah Universitas Islam Madinah. Kemudian akan dicetak oleh
Dârul Istiqâmah, Mesir. Semoga Allah memudahkan penerbitannya.
- [size=10pt]Tamâmul Minnah bi Syarh Ushűlis Sunnah li Al-Imâm
Al-Humaidi (transkrip atas pelajaran) – (karya tulis), dicetak
oleh Dârul Istiqâmah, Mesir tahun 1429 H.
- [size=10pt]At-Ta’liqât Ar-Radhiyyah ‘alâ Al-Manzhűmah
Al-Baiqűniyyah (karya tulis), akan dicetak oleh Dârul Istiqâmah,
Mesir. Semoga Allah memudahkan penerbitannya.
- [size=10pt]Kemudian Dârul Istiqâmah juga meminta naskah
transkrip atas transkrip 2 kaset syarh kitab Al-Műqizhah karya
Adz-Dzahabi. Semoga Allah memudahkan penerbitannya.
- [size=10pt]At-Ta’liqât Ar-Radhiyyah ‘alâ Al-‘Aqîdah
Al-Wâsithiyyah karya Syaikhul Islâm Ibnu Taimiyyah. Syarh yang
telah ditranskrip, tahun 1424 H. Naskahnya diminta oleh Dârul
Falâh untuk dicetak.
Saat ini masih dalam proses murâja’ah. Dan masih banyak lagi
selain yang tersebut di atas. Semoga Allah membantu dan
memudahkan.
[size=12pt]✻ Kitab-kitab yang diajarkan:
Kitab-kitab yang diajarkan oleh Asy-Syaikh Al-Bukhâri
hafizahullâh dalam berbagai pelajaran beliau, antara lain:
- [size=10pt]Haqqut Tilâwah, dalam bidang ilmu tajwid. Karya
Husni Syaikh ‘Utsmân.
- [size=10pt]Al-Burhân fi Tajwîdil Qur`an, karya Ash-Shâdiq
Al-Qamhâwi.
- [size=10pt]Al-Ushűlts Tsalâtsah.
- [size=10pt]Al-Qawâ’idul Arba’ah.
- [size=10pt]Kitâbut Tauhîd (ketiga kitab ini karya Al-Imâm
Muhammad ibn ‘Abdil Wahhâb).
- [size=10pt]Fathul Majîd Syarh Kitâbit Tauhîd.
- [size=10pt]Sullamul Wushűl, karya Al-‘Allâmah Hâfizh Hakami.
- [size=10pt]Ushűlus Sunnah, karya Al-Humaidi.
- [size=10pt]As-Sunnah, karya Al-Muzani.
- [size=10pt]Sharîhus Sunnah, karya Ibnu Jarîr Ath-Thabari.
- [size=10pt]As-Sunnah, karya ‘Abdullah ibn Al-Imâm Ahmad.
- [size=10pt]Al-Imân, karya Abű ‘Ubaid Al-Qâsim ibn Sallâm.
- [size=10pt]Kitâbut Tauhîd dari kitab Shahîh Al-Bukhâri.
- [size=10pt]Kitâbul Imân dari kitab Shahîh Al-Bukhâri.
- [size=10pt]Al-Wâsithiyyah, karya Syaikhul Islâm Ibnu
Taimiyyah.
- [size=10pt]Kitâbur Riqâq dari kitab Shahîh Al-Bukhâri.
- [size=10pt]Al-Manzhűmah Al-Baiqűniyyah.
- [size=10pt]Ikhtishâr ‘Ulűmil Hadîts, karya Ibnu Katsîr.
- [size=10pt]At-Taudhîhul Abhar li Tadzkirati Ibnil Mulaqqin fî
‘Ilmil Atsar karya Al-Hâfizh As-Sakhâwi.
- [size=10pt]Al-Műqizhah karya Adz-Dzahabi.
- [size=10pt]Al-Muqni’ fî ‘Ulűmil Hadîts karya Ibnul Mulaqqin.
- [size=10pt]Irsyâd Thullâbil Haqâ`iq, karya Al-Hâfizh
An-Nawawi.
- [size=10pt]Muqaddimah Shahîh Muslim ibn Al-Hajjâj.
- [size=10pt]Nukhbatul Fikar fî Mushthalahi Ahlil Atsar, karya
Al-Hâfizh Ibni Hajar.
- [size=10pt]Mukhtashar Shahîhil Bukhâri, karya Az-Zubaidi.
- [size=10pt]Al-Adabul Mufrad karya Al-Imâm Al-Bukhâri.
- [size=10pt]‘Umdatul Ahkâm Al-Kubrâ karya Al-Hâfizh Al-Maqdisi.
- [size=10pt]‘Umdatul Ahkâm Ash-Sughrâ karya Al-Hâfizh
Al-Maqdisi.
- [size=10pt]Bulűghul Marâm min Adillatil Ahkâm karya Al-Hâfizh
Ibnu Hajr.
- [size=10pt]Al-Anjam Az-Zâhirât ‘ala Hill Alfâzhil Waraqât,
karya Al-Mâridîni Asy-Syâfi’i.
- [size=10pt]Al-Arba’în An-Nawawiyyah.
- [size=10pt]Minhâjus Sâlikîn, karya Al-‘Allâmah As-Sa’di.
- [size=10pt]Bahjatul Qulűbil Abrâr, karya Al-‘Allâmah As-Sa’di.
- [size=10pt]Al-Muharrar fîl Hadîts, karya Al-Hâfizh Ibnu ‘Abdil
Hâdi.
- [size=10pt]Ar-Risâlah At-Tabűkiyyah, karya Al-Imâm Ibnul
Qayyim.
- [size=10pt]Al-Wâbilush Shayyib min Al-Kallimith Thayyib, karya
Al-Imâm Ibnul Qayyim.
- [size=10pt]Ad-Durűsul Muhimmah li ‘âmmatil Ummah, karya
Al-‘Allâmah ‘Abdul ‘Aziz ibn Baz.
- [size=10pt]Dhawâbithul Jarh wat Ta’dîl, karya ‘Abdul ‘Azîz
‘Abdul Lathîf.
- [size=10pt]Ar-Raf’u wat Takmîl fil Jarh wat Ta’dîl, karya
Al-Kanawi Al-Hindi.
- [size=10pt]Thuruq Takhruju Hadîts Rasűlillâh.
- [size=10pt]Al-Jâmi’ li Akhlâqir Râwi wa âdâbis Sâmi’, karya
Al-Hâfizh Al-Khathîb Al-Baghdâdi.
- [size=10pt]Al-Âjurrűmiyyah. Dan masih banyak lagi lainnya.
[size=12pt]✻ Para ‘Ulama Senior yang memberikan Ijazah
Para ‘ulama kibâr (senior) Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang
memberikan ijazah kepada Asy-Syaikh ‘Abdullâh Al-Bukhâri, antara
lain:
- [size=10pt]Asy-Syaikh Bakri Ath-Tharâbîsyi.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah An-Nâshih Ash-Shâdiq Ar-Rabbâni
Asy-Syaikh Muhammad Amân ibn ‘Ali Al-Jâmi.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah Al-Mu`arrikh Al-Lughawi An-Nassâbah
Shafiyyurrahmân Al-Mubârakfűri.
- [size=10pt]Al-‘Allâmah Al-Muhaddits Al-Faqîh Asy-Syaikh Ahmad
ibn Yahyâ An-Najmi.
- [size=10pt]Asy-Syaikh Al-‘Allâmah Al-Muhaddits Abű Muhammad
Badî’uddîn Asy-Syahur Rasyîd As-Sindi Asy-Syarîf. Ijazah
“Munjidul Mustajîz li Riwâyatis Sunnah wal Kitâbil ‘Azîz”
tertanggal 15 Rajab 1416 H.
[size=11pt]Dan masih banyak lagi. Ada pula para ‘ulama yang
mengirimkan ijazah kepada beliau, tanpa beliau minta. Pujian dan
Tazkiyyah Al-‘Allâmah Al-Muhaddits Al-Mujâhid Al-Wâlid
Asy-Syaikh Rabî’ ibn Hâdi Al-Madkhali hafizhahullâh.
Asy-Syaikh Rabî’ ditanya:
“Bagaimana pendapat engkau menghadiri pelajaran-pelajaran yang
disampaikan oleh Asy-Syaikh ‘Abdullâh Al-Bukhâri?”
Beliau hafizhahullâh menjawab:
“Saya menasehatkan kepada kaum muda di Madinah untuk menghadiri
pelajaran-pelajaran yang disampaikan oleh Al-Akh ‘Abdullâh
Al-Bukhâri, karena sesungguhnya dia adalah termasuk orang-orang
terbaik di kalangan Ahlus Sunnah, dan termasuk orang-orang yang
senantiasa membelanya dalam setiap kesempatan sepengetahuanku.
Dia rajin menulis, beraktivitas, dan bergerak dalam rangka
membela sunnah dan ahlus sunnah lebih banyak daripada mayoritas
orang-orang yang memeranginya dari kalangan ahlul ahwâ`
(pengikut hawa nafsu), baik dulu maupun sekarang. Jadi dia
(Asy-Syaikh ‘Abdullâh Al-Bukhâri) adalah di antara orang-orang
terbaik di kalangan ahlus sunnah, [i]Insyâ`Allâh. Kita memohon
kepada Allah agar mengokohkan kita dan dia di atas sunnah dan
menjadi kita semua bermanfaat. Tidaklah aku tahu tentangnya,
kecuali dia adalah salafy yang baik. Kita semua sering berbuat
salah, dan sebaik-baik orang yang sering berbuat salah adalah
orang yang senantiasa bertaubat.
Maka saya wasiatkan dengan pria ini (Asy-Syaikh ‘Abdullâh),
karena dia di antara lulusan terbaik Al-Jâmi’ah Al-Islâmiyyah
(Universitas Islam Madinah), menyandang gelar magister, dan
sekarang sedang menempuh doktoral. Dia orang yang sangat cerdas,
pemuda yang sangat cerdas. Saya mengenalnya berada di atas
manhaj salafi, insyâ`Allâh. Maka hadirlah kalian (pada
pelajaran-pelajaran)nya, dan ambillah faedah darinya.”[/i]
Ꞁ[size=8pt]1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
[Tazkiyyah ini beliau sampaikan pada hari Jum’at 14 Jumâdal Ulâ
1425 H, dalam tanya jawab pada pelajaran Kitâbusy Syarî’ah karya
Al-Imâm Al-âjurri (Bab: Beriman kepada Telaga yang diberikan
kepada Nabi ﷺ, tepatnya pada menit 42: 35]. Sumber:
HTML http://www.assalafy.org
Situs Salafy Jember.
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
*****************************************************
Page 1 of 1