URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ PARA ULAMA SALAF LAINNYA
       *****************************************************
       #Post#: 185--------------------------------------------------
       ۩۞۩ Para Ulama Salaf Lainnya: Imam Al
       Barbahari
   DIR By: ChmielewskiAhmed
       Date: December 30, 2023, 2:25 am
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
       [center]BIOGRAFI &#9701;&#8593;&#10043;AHLULHADITS, PARA
       SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
       &#65018;[/center]
       [center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
       sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar ibn Abdul Aziz) &#9654; Mari kita kembali kepada Al Qur'an
       dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.&#10043;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       &#10043; Imam Al Barbahari [font=georgia]rahimahullah[/font]
       (Wafat 329 H) Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
       [size=9pt]&#9701;&#8593;
       &#665;&#671;&#7439;&#610;&#42801;-&#7452;&#640;&#671;-&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=392
       Nama, Kunyah, dan Nasab: Beliau adalah Al-Imam Al-Hafidz
       Al-Mutqin Ats-Tsiqah Al-Faqih Al-Mujahid Syaikh Hanabilah
       sekaligus pemuka mereka pada masanya Abu Muhammad Al-Hasan
       [i]ibn ‘Ali ibn Khalaf Al-Barbahari, sebuah nama yang
       dinisbahkan kepada Barbahar yaitu obat-obatan yang didatangkan
       dari India.[size=9pt][1].[/i][/size]
       &#10043; Tempat Kelahiran dan Tanah Air
       Berkata Syaikh Ar Radadi: “Tidak ada satu pun sumber (rujukan)
       yang berada di tangan kami yang menyebutkan tentang kelahiran
       dan pertumbuhan beliau. Hanya saja yang nampak bagi saya bahwa
       beliau dilahirkan dan tumbuh di Baghdad. Yang demikian itu
       dikarenakan di tempat itulah tersiar reputasi dan kemasyhuran
       beliau di kalangan masyarakat umum, terlebih lagi orang-orang
       khusus diantara mereka. Selain itu Al-Imam Al-Barbahari juga
       bersahabat erat dengan beberapa sahabat Imam AhlusSunnah wal
       Jama’ah yakni Ahmad ibn Hanbal rahimahullah serta menimba ilmu
       dari mereka, sedangkan mayoritas mereka berasal dari Baghdad
       -sebagaimana yang akan datang penjelasannya-. Inilah diantara
       hal-hal yang menunjukkan bahwa beliau tumbuh di tengah-tengah
       alam yang penuh ilmu Sunnah yang sangat berpengaruh terhadap
       karakteristik kepribadiannya.” [Lihat kitab Thabaqat
       Al-Hanabilah (2/64)]
       Berkata Syaikh Al-Qahthani: “Imam Al-Barbahari bersahabat erat
       dengan beberapa sahabat Imam Ahmad rahimahullah diantaranya Imam
       Ahmad ibn Muhammad Abu Bakar Al-Mawarzi salah seorang murid
       utama Imam Ahmad. Selain itu beliau juga bersahabat dengan Sahl
       ibn ‘Abdillah At-Tustari, yang mana beliau meriwayatkan
       perkataan darinya: “Sesungguhnya Allah ‘aza wa jalla telah
       menciptakan dunia dan menjadikannya di dalamnya orang-orang
       bodoh dan para ulama, seutama-utama ilmu adalah yang diamalkan,
       semua ilmu akan menjadi hujjah kecuali yang diamalkan dan
       beramal dengannya adalah keindahan semata kecuali yang benar,
       dan amalan yang benar aku tidak memastikannya kecuali dengan
       istisna’ (pengecualian) masya Allah.” [Thabaqat Hanabilah
       (2/43)]
       &#10043; Kemuliaan, Keilmuan, dan pujian Ulama terhadap beliau
       Berkata Syaikh Ar Radadi: “Imam Al-Barbahari adalah seorang Imam
       yang disegani, senantiasa berbicara dan mengajak kepada
       kebenaran serta seorang da’i yang senantiasa menyeru kepada
       Sunnah dan mengikuti atsar. Beliau memiliki kewibawaan dan
       kemuliaan disisi para penguasa. Majelis beliau makmur dengan
       halaqah hadits, atsar, dan fiqih serta dihadiri sebagian besar
       para Imam Ahlul Hadits dan Fiqih.”
       Berkata Abu ‘Abdillah Al-Faqih: “Apabila kamu melihat seorang
       penduduk Baghdad mencintai Abul Hasan ibn Basyar dan Abu
       Muhammad Al-Barbahari maka ketahuilah bahwa ia Shahibu Sunnah
       (orang yang mengikuti Sunnah)!” [Thabaqat Al-Hanabilah (2/58)]
       Berkata Syaikh Al-Qahthani: “Para ulama ahli sejarah menyebutkan
       sebuah kisah yang menerangkan akan agungnya kemuliaan Imam
       Al-Barbahari. Pada suatu hari Qaramithah (salah satu sekte
       Syi’ah) merampok jamaah haji, maka bangkitlah Imam Al-Barbahari
       seraya mengatakan: “Wahai saudara sekalian! Bagi siapa saja yang
       membutuhkan bantuan sebesar seratus ribu dinar… (beliau ulangi 5
       kali) datanglah kepadaku niscaya aku akan membantunya!"
       Berkata Ibnu Baththah: “Andaikata ada yang membutuhkan bantuan
       tersebut niscaya akan beliau bantu.”
       Berkata Syaikh Ar-Radadi: “Adapun pujian ulama terhadap beliau
       banyak sekali, berkata Ibnu Abi Ya’la: “…Seorang Syaikh, pemuka
       kaum pada masanya dan orang yang paling depan dalam mengingkari
       Ahlul Bid’ah serta menghadapi mereka dengan tangan dan lisan.
       Beliau terdepan di kalangan sahabat-sahabatnya, salah satu imam
       yang bijaksana dan penuh dengan hikmah, salah satu hufadz ilmu
       ushul yang mutqin serta salah satu orang yang tsiqah di kalangan
       mukminin.”
       Berkata Imam Adz-Dzahabi dalam “Al-'Ibar”: “….Al-Faqih Al-Qudwah
       (panutan) syaikh Hanabilah di Iraq baik ucapan, keadaan, maupun
       hafalan. Beliau memiliki kedudukan terhormat dan kemuliaan yang
       sempurna.”
       Berkata Ibnul Jauzi: “…pengumpul ilmu, zuhud, dan sangat keras
       terhadap ahlul bid’ah.”
       Berkata Ibnu Katsir: “Al-’Alim, Az-Zahid, Al-Faqih, Al-Hanbali,
       Al-Wa’idh (pemberi nasehat)…, sangat keras terhadap ahlul bid’ah
       dan maksiat. Beliau memiliki kedudukan yang tinggi yang sangat
       disegani oleh orang-orang khusus dan masyarakat umum.
       Berkata Syaikh Al-Qahthani: “Diantara hal yang menunjukkan
       ketinggian kedudukan beliau adalah tatkala Abu ‘Abdillah ibn
       ‘arafah yang terkenal dengan sebutan Nawthawaif meninggal pada
       bulan Shafar 313 H, yang mana jenazahnya dihadiri oleh segenap
       anak-anak dunia dan dien, majulah Imam Al Barbahari mengimani
       manusia. Pada tahun itulah bertambah harum nama dan kewibawaan
       Al-Imam Al-Barbahari, menjadi tinggi kalimatnya dan mulailah
       muncul sahabat-sahabat beliau sehingga mereka tersebar merata
       dalam mengingkari ahlul bid’ah. Telah sampai berita kepada kami
       bahwa Imam Al-Barbahari pernah melewati sisi barat kota,
       tiba-tiba saja beliau bersin. Maka dengan serempak para sahabat
       beliau mengucapkan “Yarhamukallah…” (semoga Allah merahmatimu)
       sehingga suara gemuruh mereka terdengar oleh Khalifah yang pada
       waktu itu sedang berada didalam rumah/istana-nya, khalifah pun
       bertanya tentang apa yang terjadi? Setelah diberitahukan
       Khalifah memaklumi hal itu.” [Thabaqat Hanabilah (2/44)]
       &#10043; Sifat Zuhud dan Wara’
       Berkata Syaikh Al-Qahthani: “Imam Al-Barbahari sangat terkenal
       dengan sifat zuhudnya terhadap harta benda dan perhiasan dunia,
       zuhud orang yang menguasai dunia, akan tetapi dunia tersebut
       beliau letakkan di telapak tangan beliau. Adapun kecintaan
       terhadap Allah ‘azza wa jalla dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi
       wasallam serta meninggikan al-haq berada didalam lubuk hati
       hatinya. Oleh karena itu ulama yang menulis biografi beliau
       menyebutkan bahwa beliau melepaskan warisan ayahnya sejumlah
       70.000 dirham. [Thabaqat Hanabilah (2/43)]
       &#10043; Murid-Murid beliau
       Berkata Syaikh ArRadadi: “Banyak sekali penuntut ilmu yang
       menimba ilmu dan mengambil faedah dari Imam Al-Barbahari. Beliau
       rahimahullah adalah seorang panutan baik dalam tingkah-laku
       maupun perkataannya. Diantara murid-murid beliau adalah:
       Al-Imam Al-Qudwah Al-Faqih Abu ‘Abdillah ibn ‘Ubaidillah ibn
       Muhammad Al-‘Ukbari yang terkenal dengan Ibnu Baththah,
       meninggal pada bulan Muharram 387 H. [Lihat biografinya dalam
       Al-'Ibar 2/171 dan As-Siyar (16/529)]
       Al-Imam Al-Qudwah yang berbicara dengan penuh hikmah Muhammad
       ibn Ahmad ibn Isma’il Al-Baghdadi Abul Husam ibn Sam’un, pemberi
       nasihat, pemilik berbagai ahwal dan maqam, meninggal pada
       pertengahan Dzulqa’dah 387 H. ([Lihat biografinya dalam Al-`Ibar
       2/172 dan As-Siyar (16/505)]
       Ahmad ibn Kamil ibn Khalaf ibn Syajarah Abu Bakar perawi kitab
       ini dari penulis.
       Muhammad ibn Khalaf ibn ‘Utsman Abu Bakar, berkata Al-Khatib
       Al-Baghdadi: “Berita yang sampai kepadaku dia adalah orang yang
       menampakkan kezuhudan dan kebagusan madzhab, hanya saja dia
       banyak sekali meriwayatkan hadits-hadits munkar dan batil.”
       [Lihat biografinya dalam Tarikh Baghdad 3/225 dan Al-Mizan
       (4/28)]
       &#10043; Beberapa Kutipan ucapan beliau
       Berkata Syaikh Al-Qahthani: Berkata Imam Al-Barbahari:
       “Permisalan ahlul bid’ah adalah seperti Kalajengking, mereka
       sembunyikan kepala dan tangan-tangan mereka didalam tanah dan
       mereka keluarkan ekor-ekor mereka. Apabila mereka sudah merasa
       kuat, mulailah mereka menyengat. Demikian juga halnya ahlul
       bid’ah mereka sembuyikan diri-diri mereka di tengah-tengah
       manusia dan apabila mereka sudah kuat mulailah mereka meyebarkan
       (melancarkan aksi) apa yang mereka inginkan. [Al-Minhaj Al-Ahmad
       (3/37)]
       Dan diantara ucapan beliau yang sangat bermanfaat adalah:
       “Bermajelis untuk saling nasehat-menasehati membuka pintu-pintu
       faedah sedangkan bermajelis untuk berdebat menutup pintu-pintu
       faedah.”
       Diantara syair yang beliau ucapkan:
       "Barang siapa yang qana'ah (merasa cukup) dengan bekalnya,
       Niscaya dia akan menjadi kaya dan hidup dengan penuh
       ketentraman,
       Aduhai, betapa indahnya sikap qana’ah. Betapa banyak orang yang
       rendah terangkat karenanya,
       Jiwa seorang pemuda akan menjadi sempit apabila merasa butuh,
       Andai saja ia mau mencari kemuliaan dengan Rabb-nya niscaya akan
       menjadi lapang."
       &#10043; Tulisan-Tulisan beliau
       Berkata Syaikh Ar Radadi: “Para ulama yang menulis biografi
       beliau menyebutkan bahwa beliau memiliki karya tulis yang sangat
       banyak hanya saja tidak nampak bagi kami karya-karya beliau
       selain kitab ini.”
       &#10043; Ujian yang beliau alami dan Kisah wafat beliau
       Berkata Syaikh Al-Qahthani: “Imam ini (Al-Barbahari) mendapatkan
       ujian sebagaimana orang-orang shalih sebelumnya mendapat ujian.
       Ahlul bid’ah senantiasa menghembus-hembuskan kebencian terhadap
       beliau kedalam hati penguasa. Pada tahun 321 H, masa Khalifah
       Al-Qahir dan menterinya Ibnu Muqillah berusaha menangkap Imam
       Al-Barbahari sehingga beliau bersembunyi. Namun dia berhasil
       menangkap beberapa sahabat dekat Imam Al-Barbahari dan membuang
       mereka ke Bashrah. Namun kemudian Allah ‘aza wa jalla menghukum
       Ibnu Muqillah atas perbuatan yang telah ia lakukan, yaitu Allah
       ‘aza wa jalla membuat Khalifah Al-Qahir Billah menjadi marah
       kepada Ibnu Muqillah sehingga Ibnu Muqillah melarikan diri dan
       Al-Qahir memecat dia dari jabatan kementriannya serta membakar
       habis rumahnya. Hingga akhirnya ia tertangkap oleh Al-Qahir
       Billah pada tahun 322 H, kemudian ia diturunkan dari
       kekhalifahan dan dicukil kedua matanya hingga mengucur darah
       dari kedua matanya yang akhirnya ia buta.
       Kemudian datanglah Khalifah Ar Radhi. Ahlul bid’ah-pun
       senantiasa menyusupkan kebencian kedalam hati Khalifah sehinggah
       diserukan di Baghdad: “Jangan sampai ada dua shahabat
       Al-Barbahari yang berkumpul!” Sehingga mereka (Imam Al-Barbahari
       dan para shahabatnya) kembali bersembunyi. Ketika itu, Imam
       Al-Barbahari singgah di arah barat kota di suatu tempat yang
       bernama Babul Muhawwil. Kemudian beliau pindah ke arah timur
       kota untuk bersembunyi hingga akhirnya beliau meninggal dalam
       persembunyiannya pada bulan Rajab 329 H, saat itu beliau berumur
       97 tahun. Ada yang mengatakan juga bahwa beliau hidup selama 77
       tahun dan pada akhir hayatnya beliau sempat menikah dengan
       seorang budak wanita.” [Thabaqat Hanabilah (2/44), Siyar A’lamin
       Nubala' (15/93), dan Al-Minhajul Ahmad (2/38)]
       Berkata Syaikh Ar-Radadi hafizhahullahu Ta’ala menukil perkataan
       Ibnu Abi Ya’la dalam Thabaqat Al-Hanabilah, ia berkata: “Telah
       menghikayatkan kepadaku kakekku dan nenekku, keduanya berkata:
       “Dahulu Abu Muhammad Al Barbahari bersembunyi di tempat saudara
       wanita Tazun yang berada di arah timur kota di suatu tempat yang
       bernama Darbul Hammam jalan Darbus Silsilah. Beliau tinggal
       disana sekitar 1 bulan hingga beliau dijemput oleh ajal di
       tempat tersebut. Maka berkatalah saudara wanita Tuzun tersebut
       kepada pembantunya: “Al-Barbahari telah meninggal, carilah siapa
       kira-kira orang yang bisa memandikannya?!” Tak lama kemudian
       pembantu tadi datang dengan orang yang akan memandikannya.
       Kemudian beliau pun dimandikan. Setelah itu pembantu tersebut
       mengunci seluruh pintu hingga tidak ada seorang pun yang
       mengetahuinya lantas ia berdiri menshalatkan jenazah Al-Imam
       Al-Barbahari sendirian. Ketika pemilik rumah tersebut mengintip,
       dia melihat ruangan tersebut telah dipenuhi oleh laki-laki yang
       mengenakkan pakaian bewarna putih dan hijau. Tatkala telah salan
       pembantu tadi tidak melihat seorangpun. Wanita pemilik rumah
       tersebut lantas memanggilnya seraya mengatakan: “Ya Hijam, kamu
       telah membinasakanku dan saudaraku!” Maka pembantu tadi
       menjawab: “Wahai nyonya bukankah nyonya melihat sendiri (apa
       yang telah aku lakukan)?” “Ya!” jawab si pemilik rumah. Lalu
       pembantu tadi berkata: “Ini semua kunci-kunci pintunya, semua
       tertutup.” Maka tuan wanita berkata: “Kuburkan dia di rumahku,
       apabila aku mati kuburkanlah aku disisinya…!”
       Dengan demikian wahai saudara pembaca sekalian usai sudah
       biografi Imam Al-Barbahari rahimahullah yang tidak lain semua
       itu menunjukkan tingginya kemuliaan dan kedudukan beliau
       diantara ahlul ilmi. Untuk menambah wawasan tentang kisah
       perjalanan beliau rahimahullah silahkan merujuk sumber-sumber
       yang telah disebutkan oleh Syaikh Ar Radadi hafizhahullahu
       Ta’ala berikut ini yang semoga bisa membangkitkan semangat untuk
       meneladani tingkah dan perilaku beliau baik yang berupa ilmu dan
       amal shalih maupun sikap zuhud terhadap dunia yang diberikan
       oleh Allah kepadanya serta sikap beliau yang mengedepankan
       sesuatu yang kekal daripada yang akan lenyap.
       Akhirnya kita memohon kepada Allah subhanahu wata’ala semoga
       melimpahkan keluasan karunia dan rahmat-Nya kepada beliau dan
       seluruh ulama Muslimin yang masih hidup maupun yang sudah tiada
       serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan ihsan hingga
       tegaknya Hari Pembalasan.
       [*]Thabaqat AlHanabilah, Ibnu Abi Ya’la (2/18-45)
       [*][size=10pt]Al-Muntadham, Ibnul Jauzi (14/14-15)
       [*][size=10pt]Al-Kamil fit Tarikh, Ibnul Atsir (8/378)
       [*][size=10pt]Al-'Ibar fi Khabari man Ghabar, Adz Dzahabi (2/33)
       [*][size=10pt]Siyar A’lamin Nubala`, Adz-Dzahabi (15/90-93)
       [*][size=10pt]Tarikhul Islam, Adz-Dzahabi (Hawadits wa wafyiat
       321-330 H, hal 258-260)
       [*][size=10pt]Al-Bidayah wan Nihayah, Ibnu Katsir (11/213-214)
       [*][size=10pt]Al-Wafiy bil Wafiyat, Ash Shafadi (12/146-147)
       [*][size=10pt]Mir’atul Janan, Al Yafi’i (2/286-287)
       [*][size=10pt]Syidzaratu Adz Dzahab, Ibnul ‘Imad (2/319-323)
       [*][size=10pt]Al-Minhajul Ahmad, Al-‘Alimi (2/26-39)
       [*][size=10pt]Al-Maqashidul Arsyad, Ibnu Muflih (1/228-230)
       [*][size=10pt]Al-Manaqib Al-Imam Ahmad, Ibnul Jauzi (hal
       512-513)
       [*][size=10pt]Jam’ul Juyusy wad Dasakir ‘ala Ibni ‘Asakir, Yusuf
       Ibnu ‘Abdil Hadi (Lam/81 Ba’)
       [*][size=10pt]Al-A’lam, Az-Zarkali (2/201)
       [*][size=10pt]Mu’jamul Mu’allifiin, Ridha Kahalah (3/253)
       [*][size=10pt]Tarikh At-Turats Al-‘Arabi, Sazkin (1/234-235)
       [size=11pt]Dikutip dari buku Penjelasan Syarhus Sunnah Imam Al
       Barbahari Meniti Sunnah ditengah badai fitnah karya Syaikh Ahmad
       ibn Yahya An-Najmi (buku 1), Penerbit Maktabah Al Ghuroba' hal.
       25-33 dengan sedikit perubahan. &#42880;[size=8pt]1
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
       />&#42880;2(boards&#9488;II)
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       &#7434;&#7424;&#7458;&#7424;&#7435;&#7452;&#7437;&#7452;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#7435;&#668;&#7424;&#618;&#640;&#7424;&#628;
       &#665;&#7424;&#7424;&#640;&#7424;&#7435;&#7424;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#42800;&#618;&#618;&#7435;&#7452;&#7437;
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]
       [1] Berkata Syaikh Ar Radadi: “Lihat dalam penisbahannya
       “Al-Ansab” karya As Sam’ani (1/307) dan “AlLubab” karya Ibnu
       Atsir (1/133)”
       Dinukil dari blog:
  HTML http://mumtazanas.wordpress.com
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       *****************************************************
       Page 1 of 1