URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ PARA ULAMA SALAF LAINNYA
       *****************************************************
       #Post#: 180--------------------------------------------------
       ۩۞۩ Para Ulama Salaf Lainnya: Ibnu Hajar Al
       'Asqalani
   DIR By: ChmielewskiAhmed
       Date: December 30, 2023, 1:56 am
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
       [center]BIOGRAFI &#9701;&#8593;&#10043;AHLULHADITS, PARA
       SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
       &#65018;[/center]
       [center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
       sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar ibn Abdul Aziz) &#9654; Mari kita kembali kepada Al Qur'an
       dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.&#10043;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       &#10043; Ibnu Hajar Al ‘Asqalani
       [font=georgia]rahimahullah[/font]
       (773-852 H) Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
       [size=9pt]&#9701;&#8593;
       &#665;&#671;&#7439;&#610;&#42801;-&#7452;&#640;&#671;-&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=320
       Nama dan Nasabnya: Nama sebenarnya Syihabuddin Abul Fadhl Ahmad
       [i]ibn Ali ibn Muhammad ibn Muhammad ibn Ali ibn Mahmud ibn
       Hajar, al Kinani, al ‘Asqalani, asy Syafi’i, al Mishri. Kemudian
       dikenal dengan nama Ibnu Hajar, dan gelarnya “al Hafizh.” Adapun
       penyebutan ‘Asqalani adalah nisbat kepada ‘Asqalan’, sebuah kota
       yang masuk dalam wilayah Palestina, dekat Ghuzzah.[/i]
       &#10043; Kelahirannya
       Beliau lahir di Mesir pada bulan Sya’ban 773 H, namun tanggal
       kelahirannya diperselisihkan. Beliau tumbuh di sana dan termasuk
       anak yatim piatu, karena ibunya wafat ketika beliau masih bayi,
       kemudian bapaknya menyusul wafat ketika beliau masih kanak-kanak
       berumur empat tahun.
       Ketika wafat, bapaknya berwasiat kepada dua orang ‘alim untuk
       mengasuh Ibnu Hajar yang masih bocah itu. Dua orang itu ialah
       Zakiyuddin al Kharrubi dan Syamsuddin Ibnul Qaththan al Mishri.
       &#10043; Perjalanan Ilmiah Ibnu Hajar
       Perjalanan hidup al Hafizh sangatlah berkesan. Meski yatim
       piatu, semenjak kecil beliau memiliki semangat yang tinggi untuk
       belajar. Beliau masuk kuttab (semacam Taman Pendidikan al
       Qur’an) setelah genap berusia lima tahun. Hafal al Qur’an ketika
       genap berusia sembilan tahun. Di samping itu, pada masa
       kecilnya, beliau menghafal kitab-kitab ilmu yang ringkas, sepeti
       al ‘Umdah, al Hawi ash Shagir, Mukhtashar Ibnu Hajib dan
       Milhatul I’rab.
       Semangat dalam menggali ilmu, beliau tunjukkan dengan tidak
       mencukupkan mencari ilmu di Mesir saja, tetapi beliau melakukan
       rihlah (perjalanan) ke banyak negeri. Semua itu dikunjungi untuk
       menimba ilmu. Negeri-negeri yang pernah beliau singgahi dan
       tinggal disana, di antaranya:
       - Dua tanah haram, yaitu Makkah dan Madinah. Beliau tinggal di
       Makkah al Mukarramah dan shalat Tarawih di Masjidil Haram pada
       tahun 785 H. Yaitu pada umur 12 tahun. Beliau mendengarkan
       Shahih Bukhari di Makkah dari Syaikh al Muhaddits (ahli hadits)
       ‘Afifuddin an-Naisaburi (an-Nasyawari) kemudian al-Makki
       rahimahullah. Dan Ibnu Hajar berulang kali pergi ke Makkah untuk
       melakukah haji dan umrah.
       - [size=10pt]Dimasyq (Damaskus). Di negeri ini, beliau bertemu
       dengan murid-murid ahli sejarah dari kota Syam, Ibu ‘Asakir
       rahimahullah. Dan beliau menimba ilmu dari Ibnu Mulaqqin dan al
       Bulqini.
       - [size=10pt]Baitul Maqdis, dan banyak kota-kota di Palestina,
       seperti Nablus, Khalil, Ramlah dan Ghuzzah. Beliau bertemu
       dengan para ulama di tempat-tempat tersebut dan mengambil
       manfaat.
       - [size=10pt]Shana’ dan beberapa kota di Yaman dan menimba ilmu
       dari mereka.
       [size=11pt]Semua ini, dilakukan oleh al Hafizh untuk menimba
       ilmu, dan mengambil ilmu langsung dari ulama-ulama besar. Dari
       sini kita bisa mengerti, bahwa guru-guru al Hafizh Ibnu Hajar al
       ‘Asqlani sangat banyak, dan merupakan ulama-ulama yang masyhur.
       Bisa dicatat, seperti: ‘Afifuddin an-Naisaburi (an-Nasyawari)
       kemudian al-Makki (wafat 790 H), Muhammad ibn ‘Abdullah ibn
       Zhahirah al Makki (wafat 717 H), Abul Hasan al Haitsami (wafat
       807 H), Ibnul Mulaqqin (wafat 804 H), Sirajuddin al Bulqini
       rahimahullah (wafat 805 H) dan beliaulah yang pertama kali
       mengizinkan al Hafizh mengajar dan berfatwa. Kemudian juga,
       Abul-Fadhl al ‘Iraqi (wafat 806 H) –beliaulah yang menjuluki
       Ibnu Hajar dengan sebutan al Hafizh, mengagungkannya dan
       mempersaksikan bahwa Ibnu Hajar adalah muridnya yang paling
       pandai dalam bidang hadits-, ‘Abdurrahim ibn Razin rahimahullah
       -dari beliau ini al Hafizh mendengarkan Shahih al Bukhari-, al
       ‘Izz ibn Jama’ah rahimahullah, dan beliau banyak menimba ilmu
       darinya. Tercatat juga al Hummam al Khawarizmi rahimahullah.
       Dalam mengambil ilmu-ilmu bahasa arab, al Hafizh belajar kepada
       al Fairuz Abadi rahimahullah, penyusun kitab al Qamus (al
       Muhith, -red), juga kepada Ahmad ibn Abdurrahman rahimahullah.
       Untuk masalah Qira’atus-sab’ (tujuh macam bacaan al Qur’an),
       beliau belajar kepada al Burhan at-Tanukhi rahimahullah, dan
       lain-lain, yang jumlahnya mencapai 500 guru dalam berbagai
       cabang ilmu, khususnya fiqih dan hadits.
       Jadi, al Hafizh Ibnu Hajar al Asqalani mengambil ilmu dari para
       imam pada zamannya di kota Mesir, dan melakukakan rihlah
       (perjalanan) ke negeri-negeri lain untuk menimba ilmu,
       sebagaimana kebiasaan para ahli hadits.
       Layaknya sebagai seorang ‘alim yang luas ilmunya, maka beliau
       juga kedatangan para thalibul ‘ilmi (para penuntut ilmu, murid,
       -red) dari berbagai penjuru yang ingin mengambil ilmu dari
       beliau, sehingga banyak sekali murid beliau. Bahkan tokoh-tokoh
       ulama dari berbagai madzhab adalah murid-murid beliau. Yang
       termasyhur misalnya, Imam ash-shakhawi (wafat 902 H), yang
       merupakan murid khusus al Hafizh dan penyebar ilmunya, kemudian
       al Biqa’i (wafat 885 H), Zakaria al-Anshari (wafat 926 H), Ibnu
       Qadhi Syuhbah (wafat 874 H), Ibnu Taghri Bardi (wafat 874 H),
       Ibnu Fahd al-Makki (wafat 871 H), dan masih banyak lagi yang
       lainnya.
       [size=12pt]&#10043; Karya-Karyanya
       Kepakaran al Hafizh Ibnu Hajar sangat terbukti. Beliau mulai
       menulis pada usia 23 tahun, dan terus berlanjut sampai mendekti
       ajalnya. Beliau mendapatkan karunia Allah Ta’ala di dalam
       karya-karyanya, yaitu keistimewaan-keistimewaan yang jarang
       didapati pada orang lain. Oleh karena itu, karya-karya beliau
       banyak diterima umat islam dan tersebar luas, semenjak beliau
       masih hidup. Para raja dan amir biasa saling memberikan hadiah
       dengan kitab-kitab Ibnu hajar rahimahullah. Bahkan sampai
       sekarang, kita dapati banyak peneliti dan penulis bersandar pada
       karya-karya beliau rahimahullah.
       Di antara karya beliau yang terkenal ialah: Fathul Baari Syarh
       Shahih Bukhari, Bulughul Marom min Adillatil Ahkam, al Ishabah
       fi Tamyizish Shahabah, Tahdzibut Tahdzib, ad Durarul Kaminah,
       Taghliqut Ta’liq, Inbaul Ghumr bi Anbail Umr dan lain-lain.
       Bahkan menurut muridnya, yaitu Imam asy-Syakhawi, karya beliau
       mencapai lebih dari 270 kitab. Sebagian peneliti pada zaman ini
       menghitungnya, dan mendapatkan sampai 282 kitab. Kebanyakan
       berkaitan dengan pembahasan hadits, secara riwayat dan dirayat
       (kajian).
       &#10043; Mengemban Tugas sebagai Hakim
       Beliau terkenal memiliki sifat tawadhu’, hilm (tahan emosi),
       sabar, dan agung. Juga dikenal banyak beribadah, shalat malam,
       puasa sunnah dan lainnya. Selain itu, beliau juga dikenal dengan
       sifat wara’ (kehati-hatian), dermawan, suka mengalah dan
       memiliki adab yang baik kepada para ulama pada zaman dahulu dan
       yang kemudian, serta terhadap orang-orang yang bergaul dengan
       beliau, baik tua maupun muda. Dengan sifat-sifat yang beliau
       miliki, tak heran jika perjalanan hidupnya beliau ditawari untuk
       menjabat sebagai hakim.
       Sebagai contohya, ada seorang hakim yang bernama Ashadr al
       Munawi, menawarkan kepada al Hafizh untuk menjadi wakilnya, namu
       beliau menolaknya, bahkan bertekad untuk tidak menjabat di
       kehakiman. Kemudian, Sulthan al Muayyad rahimahullah menyerahkan
       kehakiman dalam perkara yang khusus kepada Ibnu Hajar
       rahimahullah. Demikian juga hakim Jalaluddin al Bulqani
       rahimahullah mendesaknya agar mau menjadi wakilnya. Sulthan juga
       menawarkan kepada beliau untuk memangku jabatan Hakim Agung di
       negeri Mesir pada tahun 827 H. Waktu itu beliau menerima, tetapi
       pada akhirnya menyesalinya, karena para pejabat negara tidak mau
       membedakan antara orang shalih dengan lainnya. Para pejabat
       negara juga suka mengecam apabila keinginan mereka ditolak,
       walaupun menyelisihi kebenaran. Bahkan mereka memusuhi orang
       karena itu. Maka seorang hakim harus berbasa-basi dengan banyak
       fihak sehingga sangat menyulitkan untuk menegakkan keadilan.
       Setelah satu tahun, yaitu tanggal 7 atau 8 Dzulqa’idah 828 H,
       akhirnya beliau mengundurkan diri.
       Pada tahun ini pula, Sulthan memintanya lagi dengan sangat, agar
       beliau menerima jabatan sebagai hakim kembali. Sehingga al
       Hafizh memandang, jika hal tersebut wajib bagi beliau, yang
       kemudian beliau menerima jabatan tersebut tanggal 2 rajab.
       Masyarakatpun sangat bergembira, karena memang mereka sangat
       mencintai beliau. Kekuasaan beliau pun ditambah, yaitu
       diserahkannya kehakiman kota Syam kepada beliau pada tahun 833
       H.
       Jabatan sebagai hakim, beliau jalani pasang surut. Terkadang
       beliau memangku jabatan hakim itu, dan terkadang
       meninggalkannya. Ini berulang sampai tujuh kali. Penyebabnya,
       karena banyaknya fitnah, keributan, fanatisme dan hawa nafsu.
       Jika dihitung, total jabatan kehakiman beliau mencapai 21 tahun.
       Semenjak menjabat hakim Agung. Terakhir kali beliau memegang
       jabatan hakim, yaitu pada tanggal 8 Rabi’uts Tsani 852 H, tahun
       beliau wafat.
       &#10043; Selain kehakiman, beliau juga memilki tugas-tugas:
       - Berkhutbah di Masjid Jami’ al Azhar.
       - [size=10pt]Berkhutbah di Masjid Jami’ ‘Amr ibn al Ash di
       Kairo.
       - [size=10pt]Jabatan memberi fatwa di Gedung Pengadilan.
       [size=11pt]Di tengah-tengah mengemban tugasnya, beliau tetap
       tekun dalam samudra ilmu, seperti mengkaji dan meneliti
       hadits-hadits, membacanya, membacakan kepada umat, menyusun
       kitab-kitab, mengajar tafsir, hadits, fiqih dan ceramah di
       berbagai tempat, juga mendiktekan dengan hafalannya. Beliau
       mengajar sampai 20 madrasah. Banyak orang-orang utama dan
       tokoh-tokoh ulama yang mendatanginya dan mengambil ilmu darinya.
       [size=12pt]&#10043; Kedudukannya
       Ibnu Hajar rahimahullah menjadi salah satu ulama kebanggaan
       umat, salah satu tokoh dari kalangan ulama, salah satu pemimpin
       ilmu. Allah Ta’ala memberikan manfaat dengan ilmu yang beliau
       miliki, sehingga lahirlah murid-murid besar dan disusunnya
       kitab-kitab.
       Seandainya kitab beliau hanya Fathul Bari, cukuplah untuk
       meninggikan dan menunjukkan keagungan kedudukan beliau. Karena
       kitab ini benar-benar merupakan kamus Sunnah Nabi Shalallahu
       'Alaihi Wassallam. Sedangkan karya beliau berjumlah lebih dari
       150 kitab.
       Syaikh al Albani [i]rahimahullah mengatakan, “Adalah merupakan
       kedzaliman jika mengatakan mereka (yaitu an-Nawawi dan Ibnu
       Hajar al ‘Asqalani) dan orang-orang semacam mereka termasuk ke
       dalam golongan ahli bid’ah. Menurut Syaikh al Albani, meskipun
       keduanya beraqidah Asy’ariyyah, tetapi mereka tidak sengaja
       menyelisihi al Kitab dan as Sunnah. Anggapan mereka, aqidah
       Asy’ariyyah yang mereka warisi itu adalah dua hal: Pertama,
       bahwa Imam al Asy’ari mengatakannya, padahal beliau tidak
       mengatakannya, kecuali pada masa sebelumnya, (lalu beliau
       tinggalkan dan menuju aqidah Salaf). Kedua, mereka menyangka
       sebagai kebenaran, padahal tidak.”[/i]
       &#10043; Wafatnya
       Ibnu Hajar wafat pada tanggal 28 Dzulhijjah 852 H di Mesir,
       setelah kehidupannya dipenuhi dengan ilmu yang bermanfaat dan
       amal shalih, menurut sangkaan kami, dan kami tidak memuji di
       hadapan Allah terhadap seorangpun. Beliau dikuburkan di Qarafah
       ash-Shugra. Semoga Allah merahmati beliau dengan rahmat yang
       luas, Memaafkan dan Mengampuninya dengan Karunia dan
       Kemurahan-Nya. &#42880;1
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
       />&#42880;2(boards&#9488;II)
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       &#7434;&#7424;&#7458;&#7424;&#7435;&#7452;&#7437;&#7452;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#7435;&#668;&#7424;&#618;&#640;&#7424;&#628;
       &#665;&#7424;&#7424;&#640;&#7424;&#7435;&#7424;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#42800;&#618;&#618;&#7435;&#7452;&#7437;
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]
       Kitab al Ajwibah al Mufidah min As’ilah al manahij al Jadidah,
       Kitab Fathul Bari, Abdul ‘Aziz ibn Baaz.
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       *****************************************************
       Page 1 of 1