DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: ۩۞۩ [9] MURID-MURID MEREKA:
*****************************************************
#Post#: 156--------------------------------------------------
۩۞۩ Murid-Murid Mereka (Generasi Berikutnya):
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
DIR By: DefaAnanda
Date: December 26, 2023, 3:11 am
---------------------------------------------------------
[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
[move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
[center]BIOGRAFI ◥↑✻AHLULHADITS, PARA
SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
ﷺ[/center]
[center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
---------------------------------------------------------
[center]بسم الله
الرحمن
الرحيم
[/center]
KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) ● SABDA RASULULLAH
ﷺ “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) ● NASEHAT SALAF
"Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
(Umar ibn Abdul Aziz) ▶ Mari kita kembali kepada Al Qur'an
dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.✻
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
✻ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
(Wafat 728 H) Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad Ꞁ
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
[size=9pt]◥↑
ʙʟᴏɢꜱ-ᴜʀʟ-ᴡᴡᴡ
HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=41
Syaikhul Islam Taqiyuddin Abul Abbas Ahmad [i]ibn Abdul Halim
ibn Abdus Salam ibn Abdullah ibn Al-Khidhir ibn Muhammad ibn
Taimiyah An-Numairy Al Harani Adimasqi Al Hambali. Beliau adalah
Imam, Qudwah, ‘Alim, Zahid dan Da’i ila Allah, baik dengan kata,
tindakan, kesabaran maupun jihadnya. Syaikhul Islam, Mufti Anam,
pembela dinullah dan penghidup sunah Rasul Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam yang telah dimatikan oleh banyak orang.[/i]
Lahir di Harran, salah satu kota induk di Jazirah Arabia yang
terletak antara sungai Dajalah (Tigris) dengan Eufrat, pada hari
Senin 10 Rabiu’ul Awal tahun 661 H. Beliau berhijrah ke Damasyq
(Damsyik) bersama orang tua dan keluarganya ketika umurnya masih
kecil, disebabkan serbuan tentara Tartar atas negerinyaa. Mereka
menempuh perjalanan hijrah pada malam hari dengan menyeret
sebuah gerobak besar yang dipenuhi dengan kitab-kitab ilmu,
bukan barang-barang perhiasan atau harta benda, tanpa ada seekor
binatang tunggangan-pun pada mereka.
Suatu saat gerobak mereka mengalami kerusakan di tengah jalan,
hingga hampir saja pasukan musuh memergokinya. Dalam keadaan
seperti ini, mereka ber-istighatsah (mengadukan permasalahan)
kepada Allah Ta’ala. Akhirnya mereka bersama kitab-kitabnya
dapat selamat.
✻ Pertumbuhan dan Ghirahnya kepada Ilmu
Semenjak kecil sudah nampak tanda-tanda kecerdasan pada diri
beliau. Begitu tiba di Damsyik beliau segera menghafalkan
Al-Qur’an dan mencari berbagai cabang ilmu pada para ulama,
huffazh dan ahli-ahli hadits negeri itu. Kecerdasan serta
kekuatan otaknya membuat para tokoh ulama tersebut tercengang.
Ketika umur beliau belum mencapai belasan tahun, beliau sudah
menguasai ilmu Ushuluddin dan sudah mengalami bidang-bidang
tafsir, hadits dan bahasa Arab.
Pada unsur-unsur itu, beliau telah mengkaji musnad Imam Ahmad
sampai beberapa kali, kemudian kitabu-Sittah dan Mu’jam
At-Thabarani Al-Kabir.
Suatu kali, ketika beliau masih kanak-kanak pernah ada seorang
ulama besar dari Halab (suatu kota lain di Syria sekarang, pen.)
yang sengaja datang ke Damasyiq, khusus untuk melihat si bocah
bernama Ibnu Taimiyah yang kecerdasannya menjadi buah bibir.
Setelah bertemu, ia memberikan tes dengan cara menyampaikan
belasan matan hadits sekaligus. Ternyata Ibnu Taimiyah mampu
menghafalkannya secara cepat dan tepat. Begitu pula ketika
disampaikan kepadanya beberapa sanad, beliaupun dengan tepat
pula mampu mengucapkan ulang dan menghafalnya. Hingga ulama
tersebut berkata: “Jika anak ini hidup, niscaya ia kelak
mempunyai kedudukan besar, sebab belum pernah ada seorang bocah
seperti dia.
Sejak kecil beliau hidup dan dibesarkan di tengah-tengah para
‘ulama, mempunyai kesempatan untuk mereguk sepuas-puasnya taman
bacaan berupa kitab-kitab yang bermanfaat. Beliau infakkan
seluruh waktunya untuk belajar dan belajar, menggali ilmu
terutama kitabullah dan sunah Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam.
Lebih dari semua itu, beliau adalah orang yang keras
pendiriannya dan teguh berpijak pada garis-garis yang telah
ditentukan Allah, mengikuti segala perintah-Nya dan menjauhi
segala larangan-Nya. Beliau pernah berkata: ”Jika dibenakku
sedang berfikir suatu masalah, sedangkan hal itu merupakan
masalah yang muskil bagiku, maka aku akan beristighfar seribu
kali atau lebih atau kurang. Sampai dadaku menjadi lapang dan
masalah itu terpecahkan. Hal itu aku lakukan baik di pasar, di
masjid atau di madrasah. Semuanya tidak menghalangiku untuk
berdzikir dan beristighfar hingga terpenuhi cita-citaku.”
Begitulah seterusnya Ibnu Taimiyah, selalu sungguh-sungguh dan
tiada putus-putusnya mencari ilmu, sekalipun beliau sudah
menjadi tokoh fuqaha’ dan ilmu serta dinnya telah mencapai
tataran tertinggi.
✻ Pujian 'Ulama
Al-Allamah As-Syaikh Al-Karamy Al-Hambali dalam Kitabnya
Al-Kawakib AD-Darary yang disusun kasus mengenai manaqib (pujian
terhadap jasa-jasa) Ibnu Taimiyah, berkata: “Banyak sekali
imam-imam Islam yang memberikan pujian kepada (Ibnu Taimiyah)
ini. Diantaranya: Al-Hafizh Al-Mizzy, Ibnu Daqiq Al-Ied, Abu
Hayyan An-Nahwy, Al-Hafizh Ibnu Sayyid An-Nas, Al-Hafizh
Az-Zamlakany, Al-Hafidh Adz-Dzahabi dan para imam ulama lain.
Al-Hafizh Al-Mizzy mengatakan: “Aku belum pernah melihat orang
seperti Ibnu Taimiyah… dan belum pernah kulihat ada orang yang
lebih berilmu terhadap kitabullah dan sunnah Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam serta lebih ittiba’ dibandingkan
beliau.”
Al-Qadhi Abu Al-Fath ibn Daqiq Al-Ied mengatakan: “Setelah aku
berkumpul dengannya, kulihat beliau adalah seseorang yang semua
ilmu ada di depan matanya, kapan saja beliau menginginkannya,
beliau tinggal mengambilnya, terserah beliau. Dan aku pernah
berkata kepadanya: “Aku tidak pernah menyangka akan tercipta
manasia seperti anda.”
Al-Qadli Ibnu Al-Hariry mengatakan: “Kalau Ibnu Taimiyah bukah
Syaikhul Islam, lalu siapa dia ini?” Syaikh Ahli nahwu, Abu
Hayyan An-Nahwi, setelah beliau berkumpul dengan Ibnu Taimiyah
berkata: “Belum pernah sepasang mataku melihat orang seperti
dia…” Kemudian melalui bait-bait syairnya, beliau banyak
memberikan pujian kepadanya.
Penguasaan Ibnu Taimiyah dalam beberapa ilmu sangat sempurna,
yakni dalam tafsir, aqidah, hadits, fiqh, bahasa arab dan
berbagai cabang ilmu pengetahuan Islam lainnya, hingga beliau
melampaui kemampuan para ulama zamannya. Al-‘Allamah Kamaluddin
ibn Az-Zamlakany (W. 727 H) pernah berkata: “Apakah ia ditanya
tentang suatu bidang ilmu, maka siapa pun yang mendengar atau
melihat (jawabannya) akan menyangka bahwa dia seolah-olah hanya
membidangi ilmu itu, orang pun akan yakin bahwa tidak ada
seorangpun yang bisa menandinginya.” Para Fuqaha dari berbagai
kalangan, jika duduk bersamanya pasti mereka akan mengambil
pelajaran bermanfaat bagi kelengkapan madzhab-madzhab mereka
yang sebelumnya belum pernah diketahui. Belum pernah terjadi, ia
bisa dipatahkan hujahnya. Beliau tidak pernah berkata tentang
suatu cabang ilmu, baik ilmu syariat atau ilmu lain, melainkan
dari masing-masing ahli ilmu itu pasti terhenyak. Beliau
mempunyai goresan tinta indah, ungkapan-ungkapan, susunan,
pembagian kata dan penjelasannya sangat bagus dalam penyusunan
buku-buku.”
Imam Adz-Dzahabi rahimahullah (W. 748 H) juga berkata: “Dia
adalah lambang kecerdasan dan kecepatan memahami, paling hebat
pemahamannya terhadap Al-Kitab was-Sunnah serta perbedaan
pendapat, dan lautan dalil naqli. Pada zamannya, beliau adalah
satu-satunya baik dalam hal ilmu, zuhud, keberanian, kemurahan,
amar ma’ruf, nahi mungkar, dan banyaknya buku-buku yang disusun
dan amat menguasai hadits dan fiqh.”
Pada umurnya yang ke tujuh belas beliau sudah siap mengajar dan
berfatwa, amat menonjol dalam bidang tafsir, ilmu ushul dan
semua ilmu-ilmu lain, baik pokok-pokoknya maupun
cabang-cabangnya, detailnya dan ketelitiannya. Pada sisi lain
Adz-Dzahabi mengatakan: “Dia mempunyai pengetahuan yang sempurna
mengenai rijal (mata rantai sanad), Al-Jarhu wat Ta’dil,
Thabaqah-Thabaqah sanad, pengetahuan ilmu-ilmu hadits antara
shahih dan dhaif, hafal matan-matan hadits yang menyendiri
padanya... Maka tidak seorangpun pada waktu itu yang bisa
menyamai atau mendekati tingkatannya...., Adz-Dzahabi berkata
lagi, bahwa: “Setiap hadits yang tidak diketahui oleh Ibnu
Taimiyah, maka itu bukanlah hadist.”
Demikian antara lain beberapa pujian ulama terhadap beliau.
Sejarah telah mencatat bahwa bukan saja Ibnu Taimiyah sebagai
da’i yang tabah, liat, wara’, zuhud dan ahli ibadah, tetapi
beliau juga seorang pemberani yang ahli berkuda. Beliau adalah
pembela tiap jengkal tanah umat Islam dari kedzaliman musuh
dengan pedannya, seperti halnya beliau adalah pembela aqidah
umat dengan lidah dan penanya.
Dengan berani Ibnu Taimiyah berteriak memberikan komando kepada
umat Islam untuk bangkit melawan serbuan tentara Tartar ketika
menyerang Syam dan sekitarnya. Beliau sendiri bergabung dengan
mereka dalam kancah pertempuran. Sampai ada salah seorang amir
yang mempunyai diin yang baik dan benar, memberikan
kesaksiannya: “…… tiba-tiba (di tengah kancah pertempuran)
terlihat dia bersama saudaranya berteriak keras memberikan
komando untuk menyerbu dan memberikan peringatan keras supaya
tidak lari …” Akhirnya dengan izin Allah Ta’ala, pasukan Tartar
berhasil dihancurkan, maka selamatlah negeri Syam, Palestina,
Mesir dan Hijaz.
Tetapi karena ketegaran, keberanian dan kelantangan beliau dalam
mengajak kepada al-haq, akhirnya justru membakar kedengkian
serta kebencian para penguasa, para ulama dan orang-orang yang
tidak senang kepada beliau. Kaum munafiqun dan kaum lacut
kemudian meniupkan racun-racun fitnah hingga karenanya beliau
harus mengalami berbagai tekanan di pejara, dibuang, diasingkan
dan disiksa.
✻ Kehidupan Penjara
Hembusan-hembusan fitnah yang ditiupkan kaum munafiqin serta
antek-anteknya yang mengakibatkan beliau mengalami tekanan berat
dalam berbagai penjara, justru dihadapi dengan tabah, tenang dan
gembira. Terakhir beliau harus masuk ke penjara Qal’ah di
Dimasyq. Dan beliau berkata: “Sesungguhnya aku menunggu saat
seperti ini, karena di dalamnya terdapat kebaikan besar.”
Dalam syairnya yang terkenal beliau juga berkata: “Apakah yang
diperbuat musuh padaku !!!! Aku, taman dan dikebunku ada dalam
dadaku Kemanapun ku pergi, ia selalu bersamaku dan tiada pernah
tinggalkan aku. Aku, terpenjaraku adalah khalwat Kematianku
adalah mati syahid. Terusirku dari negeriku adalah rekreasi.”
Beliau pernah berkata dalam penjara: “Orang dipenjara ialah
orang yang terpenjara hatinya dari Rabb-nya, orang yang tertawan
ialah orang yang ditawan orang oleh hawa nafsunya.”
Ternyata penjara baginya tidak menghalangi kejernihan fitrah
islahiyah-nya, tidak menghalanginya untuk berdakwah dan menulis
buku-buku tentang Aqidah, Tafsir dan kitab-kitab bantahan
terhadap ahli-ahli bid’ah.
Pengagum-pengagum beliau diluar penjara semakin banyak.
Sementara di dalam penjara, banyak penghuninya yang menjadi
murid beliau, diajarkannya oleh beliau agar mereka iltizam
kepada syari’at Allah, selalu beristighfar, tasbih, berdoa dan
melakukan amalan-amalan shahih. Sehingga suasana penjara menjadi
ramai dengan suasana beribadah kepada Allah. Bahkan dikisahkan
banyak penghuni penjara yang sudah mendapat hak bebas, ingin
tetap tinggal di penjara bersamanya. Akhirnya penjara menjadi
penuh dengan orang-orang yang mengaji.
Tetapi kenyataan ini menjadikan musuh-musuh beliau dari kalangan
munafiqin serta ahlul bid’ah semakin dengki dan marah. Maka
mereka terus berupaya agar penguasa memindahkan beliau dari satu
penjara ke penjara yang lain. Tetapi inipun menjadikan beliau
semakin terkenal. Pada akhirnya mereka menuntut kepada
pemerintah agar beliau dibunuh, tetapi pemerintah tidak
mendengar tuntutan mereka. Pemerintah hanya mengeluarkan surat
keputusan untuk merampas semua peralatan tulis, tinta dan
kertas-kertas dari tangan Ibnu Taimiyah.
Namun beliau tetap berusaha menulis di tempat-tempat yang
memungkinkan dengan arang. Beliau tulis surat-surat dan
buku-buku dengan arang kepada sahabat dan murid-muridnya. Semua
itu menunjukkan betapa hebatnya tantangan yang dihadapi, sampai
kebebasan berfikir dan menulis pun dibatasi. Ini sekaligus
menunjukkan betapa sabar dan tabahnya beliau. Semoga Allah
merahmati, meridhai dan memasukkan Ibnu Taimiyah dan kita
sekalian ke dalam surganya.
✻ Wafatnya
Beliau wafatnya di dalam penjara Qal’ah Dimasyq disaksikan oleh
salah seorang muridnya yang menonjol, Al-‘Allamah Ibnul Qayyim
rahimahullah.
Beliau berada di penjara ini selama dua tahun tiga bulan dan
beberapa hari, mengalami sakit dua puluh hari lebih. Selama
dalam penjara beliau selalu beribadah, berdzikir, tahajjud dan
membaca Al-Qur’an. Dikisahkan, dalam tiah harinya ia baca tiga
juz. Selama itu pula beliau sempat menghatamkan Al-Qur’an
delapan puluh atau delapan puluh satu kali.
Perlu dicatat bahwa selama beliau dalam penjara, tidak pernah
mau menerima pemberian apapun dari penguasa.
Jenazah beliau dishalatkan di masjid Jami’Bani Umayah sesudah
shalat Zhuhur. Semua penduduk Dimasyq (yang mampu) hadir untuk
menshalatkan jenazahnya, termasuk para Umara’, Ulama, tentara
dan sebagainya, hingga kota Dimasyq menjadi libur total hari
itu. Bahkan semua penduduk Dimasyq (Damaskus) tua, muda, laki,
perempuan, anak-anak keluar untuk menghormati kepergian beliau.
Seorang saksi mata pernah berkata: “Menurut yang aku ketahui
tidak ada seorang pun yang ketinggalan, kecuali tiga orang musuh
utamanya. Ketiga orang ini pergi menyembunyikan diri karena
takut dikeroyok masa.“ Bahkan menurut ahli sejarah, belum pernah
terjadi jenazah yang dishalatkan serta dihormati oleh orang
sebanyak itu melainkan Ibnu Taimiyah dan Imam Ahmad ibn Hambal.
Beliau wafat pada tanggal 20 Dzul Hijjah th. 728 H, dan
dikuburkan pada waktu Ashar di samping kuburan saudaranya Syaikh
Jamal Al-Islam Syarafuddin. Semoga Allah merahmati Ibnu
Taimiyah, tokoh Salaf, da’i, mujahidd, pembasmi bid’ah dan
pemusnah musuh. Wallahu a’lam. Ꞁ1
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
/>Ꞁ2(boards┐II)
HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
ᴊᴀᴢᴀᴋᴜᴍᴜʟʟᴀʜᴜ
ᴋʜᴀɪʀᴀɴ
ʙᴀᴀʀᴀᴋᴀʟʟᴀʜᴜ
ꜰɪɪᴋᴜᴍ
[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
/>[IMG]
HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
---------------------------------------------------------
[size=9pt]
(Dikutip: Ibnu Taimiyah, Bathal Al-Islah Ad-Diny. Mahmud Mahdi
Al-Istambuli. Maktabah Dar-Al-Ma’rifah–Dimasyq)
---------------------------------------------------------
[size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
wajah-Nya.
Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
washahbihi ajma’in.
Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
____________
ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ
ᴍᴇɴɢᴄᴏᴘʏ-ᴘᴀsᴛᴇ
ᴀɢᴀʀ
ᴅɪsᴇʀᴛᴀᴋᴀɴ
ᴜʀʟ-ɴʏᴀ
ᴅɪʟᴀʀᴀɴɢ
ᴜɴᴛᴜᴋ
ᴅɪᴋᴏᴍᴇʀsɪʟᴋᴀɴ
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------
[right][URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
/>[URL=
HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
*****************************************************
Page 1 of 1