URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ [9] MURID-MURID MEREKA:
       *****************************************************
       #Post#: 154--------------------------------------------------
       ۩۞۩ Murid-Murid Mereka (Generasi Berikutnya):
       Al-Imam Adz-Dzahabi
   DIR By: DefaAnanda
       Date: December 26, 2023, 2:49 am
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
       [center]BIOGRAFI &#9701;&#8593;&#10043;AHLULHADITS, PARA
       SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
       &#65018;[/center]
       [center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
       sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar ibn Abdul Aziz) &#9654; Mari kita kembali kepada Al Qur'an
       dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.&#10043;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       &#10043; Al-Imam Adz-Dzahabi
       (673-748 H) Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
       [size=9pt]&#9701;&#8593;
       &#665;&#671;&#7439;&#610;&#42801;-&#7452;&#640;&#671;-&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=321
       Nama dan Nasabnya: Nama lengkapnya Abu Abdillah Muhammad [i]ibn
       Ahmad ibn Utsman ibn Qaimaz ibn Abdullah adz-Dzahabi al-Fariqi.
       Beliau berasal dari negara Turkumanistan, dan Maula Bani
       Tamim.[/i]
       &#10043; Kelahirannya
       Beliau dilahirkan pada tahun 673 H di Mayyafariqin Diyar Bakr.
       Ia dikenal dengan kekuatan hafalan, kecerdasan, kewara’an,
       kezuhudan, kelurusan aqidah dan kefasihan lisannya.
       &#10043; Guru-Gurunya
       Beliau menuntut ilmu sejak usia dini dan ketika berusia 18 tahun
       menekankan perhatian pada dua bidang ilmu: Ilmu-ilmu al-Qur’an
       dan Hadits Nabawi. Beliau menempuh perjalanan yang jauh dalam
       mencari ilmu ke Syam, Mesir, dan Hijaz (Makkah dan Madinah).
       Beliau mengambil ilmu dari para ulama di negeri-negeri tersebut.
       Diantara para ulama yang menjadi guru-guru beliau adalah:
       - Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Yang beliau letakkan namannya
       paling awal di deretan guru-guru yang memberikan ijazah pada
       beliau dalam kitabnya, Mu’jam asy-Syuyukh. Beliau begitu
       mengagumi Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dengan mengatakan, “Dia
       lebih agung jika aku yang menyifatinya. Seandainya aku bersumpah
       di antara rukun dan maqam maka sungguh aku akan bersumpah bahwa
       mataku belum pernah melihat yang semisalnya. Tidak… -Demi Allah-
       bahkan dia sendiri belum pernah melihat yang semisalnya dalam
       hal keilmuan.” (Raddul Wafir, hal. 35)
       - [size=10pt]Al-Hafizh Jamaluddin Yusuf ibn Abdurman al-Mizzi.
       Yang dikatakan oleh beliau, “Dia adalah sandaran kami jika kami
       menemui masalah-masalah yang musykil.” (ad-Durar al-Kaminah, V:
       235)
       - [size=10pt]Al-Hafizh Alamuddin Abdul Qasim ibn Muhammad
       al-Birzali. Yang menyemangati beliau dalam belajar ilmu hadits,
       beliau mengatakan tentangnya: “Dialah yang menjadikanku
       mencintai ilmu hadits.” (ad-Durar al-Kaminah, III:323)
       [size=11pt]Ketiga 'Ulama diatas adalah yang banyak memberikan
       pengaruh terhadap kepribadian beliau. Adapun guru-guru beliau
       yang lainnya adalah Umar ibn Qawwas, Ahmad ibn Hibatullah ibn
       Asakir, Yusuf ibn Ahmad al-Ghasuli, Abdul Khaliq ibn Ulwan,
       Zainab bintu Umar ibn Kindi, al-Abuqi, Isa ibn Abdul Mun’im ibn
       Syihab, Ibnu Daqiqil ‘Id, Abu Muhammad ad-Dimyathi, Abul abbas
       azh-Zhahiri, Ali ibn Ahmad al-Gharrafi, Yahya ibn Ahmad
       ash-Shawwaf, at-Tauzari, masih banyak lagi yang lainnya.
       Al-Imam adz-Dzahabi memiliki Mu’jam asy-Syuyukh (Daftar
       Guru-Guru) beliau yang jumlahnya mencapai 3000-an orang
       (adz-Dzahabi wa Manhajuhu fi Kitabihi, Tarikhil Islam)
       [size=12pt]&#10043; Murid-Muridnya
       Di antara murid beliau adalah: Tajuddin as-Subki, Muhammad ibn
       Ali al-Husaini, al-Hafizh Ibnu Katsir, al-Hafizh Ibnu Rajab, dan
       masih banyak lagi selain mereka.
       &#10043; Pujian para Ulama kepada Beliau
       Al-Imam Ibnu Nashruddin ad-Dimasyqi berkata, “Beliau adalah Ayat
       (tanda kebesaran Allah-red) dalam ilmu rijal, sandaran dalam
       jarh wa ta’dil (ilmu kritik hadits-red) lantaran mengetahui
       cabang dan pokoknya, imam dalam qira'at, faqih dalam pemikiran,
       sangat paham dengan madzhab-madzhab para imam dan para pemilik
       pemikiran, penyebar sunnah dan madzhab salaf di kalangan
       generasi yang datang belakangan.” (Raddul Wafir, hal. 13) Ibnu
       Katsir berkata, “Beliau adalah Syaikh al-Hafizh al-kabir, Pakar
       Tarikh Islam, Syaikhul muhadditsin…… beliau adalah penutup
       syuyukh hadits dan huffazhnya.” (Al-Bidayah wa An-Nihayah, XIV:
       225)
       Tajuddin as-Subki berkata, “Beliau adalah syaikh Jarh wa Ta’dil,
       pakar Rijal, seakan-akan umat ini dikumpulkan di satu tempat
       kemudian beliau melihat dan mengungkapkan seja mereka.”
       (Thabaqah Syafi’iyyah Kubra, IX: 101)
       An-Nabilisi berkata, “Beliau pakar zamannya dalam hal perawi dan
       keadaaan-keadaan mereka, tajam pemahamannya, cerdas, dan
       ketenarannya sudah mencukupi dari pada menyebutkan
       sifat-sifatnya.” (ad-Durar al-Kaminah, III: 427)
       Ash-Shafadi berkata, “Beliau seorang hafizh yang tidak
       tertandingi, penceramah yang tidak tersaingi, mumpuni dalam
       hadits dan rijalnya, memiliki pengetahuan yang sempurna tentang
       ‘illah dan keadaan-keadaannya, memiliki pengetahuan yang
       sempurna tentang biografi manusia. Menghilangkan ketidakjelasan
       dan kekaburan dalam seja manusia. Beliau memiliki akal yang
       cerdas, benarlah nisbahnya kepada dzahab (emas). Beliau
       mengumpulkan banyak bidang ilmu, memberi manfaat yang banyak
       kepada manusia, banyak memiliki karya ilmiah, lebih mengutamakan
       hal yang ringkas dalam tulisannya dan tidak berpanjang lebar.
       Aku telah bertemu dan berguru kepadanya, dan membaca banyak dari
       tulisan-tulisannya di bawah bimbingannya. Aku tidak menjumpai
       padanya kejumudan, bahkan dia adalah faqih dalam pandangannya,
       memiliki banyak pengetahuan tentang perkataan-perkataan ulama,
       madzhab-madzahab para imam salaf dan para pemilik pemikiran.”
       (al-Wafi bil Wafayat, II: 163)
       &#10043; Di antara Perkataan-Perkataan Beliau
       Al-Imam adz-Dzahabi berkata, “Tidak sedikit orang yang
       memusatkan perhatiannya pada ilmu kalam melainkan ijtihadnya
       akan membawanya kepada perkataan yang menyelisihi Sunnah. Karena
       itulah ulama salaf mencela setiap yang belajar ilmu-ilmu para
       umat sebelum Islam. Ilmu kalam turunan dari ilmu para filosof
       atheis. Barangsiapa yang sengaja ingin menggabungkan ilmu para
       nabi dengan ilmu para ahli filsafat dengan mengandalkan
       kecerdasannya maka pasti dia akan menyelisihi para nabi dan para
       ahli filsafat. Dan barangsiapa yang berjalan di belakang apa
       yang dibawa oleh para rasul …..maka sungguh dia telah menempuh
       jalan salaf dan menyelamatkan agama dan keyakinannya.” (Mizanul
       I’tidal, III: 144)
       Beliau menukil perkataan ma’mar, “Dahulu dikatakan bahwa
       seseorang menuntut ilmu untuk selain Allah maka ilmu itu enggan
       hingga semata-mata untuk Allah.” Kemudian beliau mengomentari
       perkataan ma’mar tersebut dengan mengatakan, “Ya, dia awalnya
       menuntut ilmu atas dorongan kecintaan kepada ilmu, agar
       menghilangkan kejahilannya, agar mendapat pekerjaan, dan yang
       semacamnya. Dia belum tahu tentang wajibnya ikhlas dalam
       menuntutnya dan kebenaran niat di dalamnya. Maka jika sudah
       mengetahuinya, dia hisab dirinya dan takut terhadap akibat buruk
       dari niatnya yang keliru, maka datanglah kepada niat yang shahih
       semuanya atau sebagiannya. Kadang dia bertaubat dari niatnya
       yang keliru dan menyesal. Tanda atas hal itu ialah bahwasanya
       dia mengurangi dari klaim-klaim, perdebatan, dan perasaan
       memiliki ilmu yang banyak, dan dia hinakan dirinya. Adapun jika
       dia merasa banyak ilmunya atau mengatakan “saya lebih berilmu
       dari pada Fulan; maka sungguh celakalah dia.” (Siyar A’lamin
       Nubala’, VII: 17)
       Beliau berkata, “Yang dibutuhkan oleh seorang hafizh adalah
       hendaknya bertakwa, cerdas, mahir Nahwu, mahir ilmu bahasa,
       memiliki rasa malu dan bermanhaj salaf.” (Siyar, XIII: 380)
       Beliau berkata, “Ahli hadits sekarang hendaknya memperhatikan
       kutubs sittah, musnad Ahamd dan Sunan Baihaqi. Dan hendaknya
       teliti terhadap matan-matan dan sanad-sanadnya, kemudian tidak
       mengambil manfa’at dari hal itu hingga dia bertakwa kepada
       Rabbnya dan menjadikan hadits sebagai dasar agama. Kemudian ilmu
       bukanlah dengan banyak riwayat, tetapi dia adalah cahaya yang
       Allah pancarkan ke dalam hati dan syaratnya adalah ittiba’
       (mengikuti nabi Shallallahu alaihi wassalam-red) dan menjauhkan
       diri dari hawa nafsu dan kebid’ahan.” (Siyar, XIII: 323)
       Beliau berkata, “Kebanyakan ulama pada zaman ini terpaku dengan
       taqlid dalam hal furu’, tidak mau mengembangkan ijtihad,
       tenggelam dalam logika-logika umat terdahulu dan pemikiran ahli
       filsafat. Dengan demikian, bencana pun meluas, hawa nafsu
       menjadi hukum dan tanda-tanda tercabutnya ilmu semakin nampak.
       Semoga Allah memati seseorang yang mau memperhatikan kondisi
       dirinya, menjaga ucapannya, selalu membaca al-Qur’an, menangis
       atas kejadian zaman, memperhatikan kitab ash-Shahihain dan
       beribadah kepada Allah sebelum ajal datang secara tiba-tiba.”
       (Tadzki al-Huffazh, II: 530)
       &#10043; Karya-Karyanya
       Beliau memiliki sekitar 100 karya tulis, di antara karya-karya
       tulis itu adalah:
       - Al-‘Uluww lil ‘Aliyyil Ghaffar
       - [size=10pt]Taariikhul Islam
       - [size=10pt]Siyar A’laamin Nubalaa’
       - [size=10pt]Mukhtashar Tahdziibil Kamaal
       - [size=10pt]Miizaanul I’tidaal Fii Naqdir Rijaal
       - [size=10pt]Thabaqatul Huffazh
       - [size=10pt]Al-Kaasyif Fii Man Lahu Riwaayah Fil Kutubis Sittah
       - [size=10pt]Mukhtashar Sunan al-Baihaqi
       - [size=10pt]Halaqatul Badr Fii ‘Adadi Ahli Badr
       - [size=10pt]Thabaqatul Qurra’
       - [size=10pt]Naba’u Dajjal
       - [size=10pt]Tahdziibut Tahdziib
       - [size=10pt]Tanqiih Ahaadiitsit Ta’liiq
       - [size=10pt]Muqtana Fii al-Kuna
       - [size=10pt]Al-Mughni Fii adh-Dhu’afaa’
       - [size=10pt]Al-‘Ibar Fii Khabari Man Ghabar
       - [size=10pt]Talkhiishul Mustadrak
       - [size=10pt]Ikhtishar Taarikhil Kathib
       - [size=10pt]Al-Kabaair
       - [size=10pt]Tahriimul Adbar
       - [size=10pt]Tauqif Ahli Taufiq Fi Manaaqibi ash-Shiddiq
       - [size=10pt]Ni’mas Smar Fi Manaaqib ‘Umar
       - [size=10pt]At-Tibyaan Fi Manaaqib ‘Utsman
       - [size=10pt]Fathul Mathalib Fii Akhbaar Ali ibn Abi Thalib
       - [size=10pt]Ma Ba’dal Maut
       - [size=10pt]Ikhtishar Kitaabil Qadar Lil Baihaqi
       - [size=10pt]Nafdhul Ja’bah Fi Akhbaari Syu’bah
       - [size=10pt]Ikhtishar Kitab al-Jihad, ‘Asakir
       - [size=10pt]Mukhtashar athraafil Mizzi
       - [size=10pt]At-Tajriid Fii Asmaa’ ish Shahaabah
       - [size=10pt]Mukhtashar Tariikh Naisabuur, al-Hakim
       - [size=10pt]Mukthashar al-Muhalla dan Tartiil Maudhuu’at, ibn
       al-Jauzi
       [size=12pt]&#10043; Wafatnya
       Ia wafat pada malam Senin, 3 Dzulqa’dah 748 H, di Damaskus,
       Syiria dan dimakamkan di pekuburan Bab ash-Shaghir.
       &#42880;[size=8pt]1
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
       />&#42880;2(boards&#9488;II)
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       &#7434;&#7424;&#7458;&#7424;&#7435;&#7452;&#7437;&#7452;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#7435;&#668;&#7424;&#618;&#640;&#7424;&#628;
       &#665;&#7424;&#7424;&#640;&#7424;&#7435;&#7424;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#42800;&#618;&#618;&#7435;&#7452;&#7437;
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]
       SUMBER: Thabaqah asy-Syafi’iyyah al-Kubra, Tajuddin as-Subki
       (IX: 100-116), Raddul Wafiir, ibn Nashiruddin ad-Dimasqi, hal.
       31-32 , Abjadul ‘Ulum, Shiddiq Hasan Khan (III: 99-100) ,Dzail
       Tadzkiratil Huffazh (I: 34-37)
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       *****************************************************
       Page 1 of 1