DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
C↑iscm
HTML https://iscm.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: CDX-001┐ Al-Qur'an (Juz 30/Juz 'Amma) » €...
*****************************************************
#Post#: 1301--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
DIR By: Host
Date: July 9, 2026, 12:41 pm
---------------------------------------------------------
QS. Az-Zalzalah
"Guncangan"
Nomor Surah : 99
Nama Arab : الزلزلة
Nama Lain : Az-Zalzalah (diambil dari ayat pertama)
Jumlah Ayat : 8 ayat
Golongan : Madaniyah
Urutan Turun : Ke-93
Tema Utama :
Gambaran dahsyatnya guncangan bumi pada Hari Kiamat, keluarnya
seluruh beban yang tersimpan di dalam bumi, kesaksian bumi atas
seluruh amal manusia, serta penegasan bahwa setiap amal, sekecil
apa pun, akan diperlihatkan dan mendapat balasan dari Allah.
Ayat 18
1.
إِذَا
زُلْزِلَتِ
ٱلْأَرْضُ
زِلْزَالَهَا
۝١
Latin:
Iżā zulzilatil-arḍu zilzālahā.
Artinya:
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya (yang dahsyat),
2.
وَأَخْرَجَتِ
ٱلْأَرْضُ
أَثْقَالَهَا
۝٢
Latin:
Wa akhrajatil-arḍu aṡqālahā.
Artinya:
dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang
dikandung)nya,
3.
وَقَالَ
ٱلْإِنسَٰنُ
مَا لَهَا
۝٣
Latin:
Wa qālal-insānu mā lahā.
Artinya:
dan manusia bertanya, "Apa yang terjadi pada bumi ini?"
4.
يَوْمَئِذٍ
تُحَدِّثُ
أَخْبَارَهَا
۝٤
Latin:
Yauma'iżin tuḥaddiṡu akhbārahā.
Artinya:
Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya,
5.
بِأَنَّ
رَبَّكَ
أَوْحَىٰ
لَهَا ۝٥
Latin:
Bi'anna rabbaka auḥā lahā.
Artinya:
karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian)
kepadanya.
6.
يَوْمَئِذٍ
يَصْدُرُ
ٱلنَّاسُ
أَشْتَاتًا
لِّيُرَوْا۟
أَعْمَٰلَهُمْ
۝٦
Latin:
Yauma'iżiy yaṣdurun-nāsu asytātal liyurau
a'mālahum.
Artinya:
Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan
berkelompok-kelompok agar diperlihatkan kepada mereka (balasan)
semua amal perbuatannya.
7.
فَمَن
يَعْمَلْ
مِثْقَالَ
ذَرَّةٍ
خَيْرًا
يَرَهُۥ ۝٧
Latin:
Fa may ya'mal miṡqāla żarratin khairay yarah.
Artinya:
Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarah, niscaya
dia akan melihat (balasan)nya,
8.
وَمَن
يَعْمَلْ
مِثْقَالَ
ذَرَّةٍ
شَرًّا
يَرَهُۥ ۝٨
Latin:
Wa may ya'mal miṡqāla żarratin syarray yarah.
Artinya:
dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarah, niscaya
dia akan melihat (balasan)nya.
---------------------------------------------------------
Sekilas Ayat 18
Pokok Bahasan:
Surah ini menggambarkan salah satu peristiwa besar pada Hari
Kiamat ketika bumi diguncangkan dengan guncangan yang belum
pernah terjadi sebelumnya. Atas perintah Allah, bumi
mengeluarkan seluruh isi dan menjadi saksi atas segala amal yang
pernah dilakukan manusia di atasnya. Setelah dibangkitkan,
seluruh manusia diperlihatkan catatan amal mereka. Tidak ada
satu pun amal yang luput dari perhitungan Allah, bahkan kebaikan
maupun keburukan yang hanya seberat zarah sekalipun akan
memperoleh balasannya.
Pelajaran:
Seorang mukmin hendaknya tidak meremehkan amal sekecil apa pun,
baik berupa kebaikan maupun keburukan. Amal yang tampak ringan
di mata manusia tetap tercatat di sisi Allah. Kesadaran bahwa
setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan akan mendorong
seorang mukmin untuk memperbanyak amal saleh, menjauhi dosa,
serta senantiasa bermuhasabah sebelum datang Hari Pembalasan.
Kata Kunci:
Hari Kiamat Guncangan Bumi Hisab Amal Zarah Kesaksian
Bumi Hari Pembalasan
#Post#: 1302--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
DIR By: Host
Date: July 9, 2026, 12:42 pm
---------------------------------------------------------
QS. Al-'Ādiyāt
"Kuda Perang yang Berlari Kencang"
Nomor Surah : 100
Nama Arab :
العاديات
Nama Lain : Al-'Ādiyāt (diambil dari ayat pertama)
Jumlah Ayat : 11 ayat
Golongan : Makkiyah
Urutan Turun : Ke-14
Tema Utama :
Allah bersumpah dengan kuda-kuda perang yang berlari kencang
sebagai gambaran semangat dan pengorbanan, kemudian mencela
tabiat manusia yang kufur terhadap nikmat Tuhannya, sangat
mencintai harta, serta mengingatkan bahwa seluruh rahasia hati
akan diungkap pada Hari Kebangkitan ketika Allah memberikan
balasan yang sempurna.
Ayat 111
1.
وَٱلْعَٰدِيَٰتِ
ضَبْحًا ۝١
Latin:
Wal-'ādiyāti ḍabḥā.
Artinya:
Demi (kuda perang) yang berlari kencang dengan terengah-engah,
2.
فَٱلْمُورِيَٰتِ
قَدْحًا ۝٢
Latin:
Fal-mūriyāti qadḥā.
Artinya:
dan yang memercikkan bunga api (dengan pukulan kuku-kakinya),
3.
فَٱلْمُغِيرَٰتِ
صُبْحًا ۝٣
Latin:
Fal-mughīrāti ṣubḥā.
Artinya:
dan yang menyerang (musuh) pada waktu subuh,
4.
فَأَثَرْنَ
بِهِۦ
نَقْعًا ۝٤
Latin:
Fa aṡarna bihī naq'ā.
Artinya:
sehingga menerbangkan debu,
5.
فَوَسَطْنَ
بِهِۦ
جَمْعًا ۝٥
Latin:
Fawasaṭna bihī jam'ā.
Artinya:
lalu menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,
6.
إِنَّ
ٱلْإِنسَٰنَ
لِرَبِّهِۦ
لَكَنُودٌ
۝٦
Latin:
Innal-insāna lirabbihī lakanūd.
Artinya:
Sungguh, manusia itu sangat ingkar kepada Tuhannya,
7.
وَإِنَّهُۥ
عَلَىٰ
ذَٰلِكَ
لَشَهِيدٌ
۝٧
Latin:
Wa innahū 'alā żālika lasyahīd.
Artinya:
dan sesungguhnya dia (manusia) menyaksikan (mengakui)
keingkarannya itu,
8.
وَإِنَّهُۥ
لِحُبِّ
ٱلْخَيْرِ
لَشَدِيدٌ
۝٨
Latin:
Wa innahū liḥubbil-khairi lasyadīd.
Artinya:
dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan.
9.
۞ أَفَلَا
يَعْلَمُ
إِذَا
بُعْثِرَ
مَا فِى
ٱلْقُبُورِ
۝٩
Latin:
Afalā ya'lamu iżā bu'ṡira mā
fil-qubūr.
Artinya:
Maka tidakkah dia mengetahui apabila apa yang di dalam kubur
dikeluarkan,
10.
وَحُصِّلَ
مَا فِى
ٱلصُّدُورِ
۝١٠
Latin:
Wa ḥuṣṣila mā fiṣ-ṣudūr.
Artinya:
dan apa yang tersimpan di dalam dada dilahirkan,
11.
إِنَّ
رَبَّهُم
بِهِمْ
يَوْمَئِذٍ
لَّخَبِيرٌ
۝١١
Latin:
Inna rabbahum bihim yauma'iżil lakhabīr.
Artinya:
sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Mahateliti terhadap
keadaan mereka.
---------------------------------------------------------
Sekilas Ayat 111
Pokok Bahasan:
Allah membuka surah ini dengan bersumpah atas kuda-kuda perang
yang berlari penuh semangat, menggambarkan keberanian,
kesetiaan, dan pengorbanan dalam menjalankan tugas. Setelah itu
Allah mengontraskan keadaan tersebut dengan tabiat manusia yang
sering kufur terhadap nikmat-Nya dan sangat mencintai harta
benda. Surah ini diakhiri dengan peringatan tentang Hari
Kebangkitan, ketika seluruh isi kubur dibangkitkan dan segala
rahasia yang tersembunyi di dalam hati diungkap. Pada hari itu
tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan Allah.
Pelajaran:
Seorang mukmin hendaknya memiliki semangat berjuang dan ketaatan
sebagaimana gambaran kuda-kuda perang yang tunduk kepada
penunggangnya. Kecintaan terhadap harta tidak boleh mengalahkan
kecintaan kepada Allah dan akhirat. Mengingat bahwa seluruh amal
lahir maupun niat dalam hati akan dihisab akan mendorong seorang
mukmin untuk senantiasa ikhlas, bersyukur, dan memperbaiki
amalnya.
Kata Kunci:
Kuda Perang Syukur Harta Hari Kebangkitan Hisab
Rahasia Hati Keikhlasan
#Post#: 1303--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
DIR By: Host
Date: July 9, 2026, 12:44 pm
---------------------------------------------------------
QS. Al-Qāri'ah
"Hari Kiamat yang Menggetarkan"
Nomor Surah : 101
Nama Arab : القارعة
Nama Lain : Al-Qāri'ah (diambil dari ayat pertama)
Jumlah Ayat : 11 ayat
Golongan : Makkiyah
Urutan Turun : Ke-30
Tema Utama :
Gambaran dahsyatnya Hari Kiamat yang mengguncangkan seluruh
makhluk. Manusia digambarkan seperti laron yang beterbangan dan
gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Pada hari
itu seluruh amal ditimbang; orang yang berat timbangan
kebaikannya memperoleh kehidupan yang menyenangkan, sedangkan
yang ringan timbangan amalnya kembali ke Hawiyah, yaitu neraka
yang sangat panas.
Ayat 111
1.
ٱلْقَارِعَةُ
۝١
Latin:
Al-qāri'ah.
Artinya:
Hari Kiamat,
2.
مَا
ٱلْقَارِعَةُ
۝٢
Latin:
Mal-qāri'ah.
Artinya:
Apakah Hari Kiamat itu?
3.
وَمَآ
أَدْرَىٰكَ
مَا
ٱلْقَارِعَةُ
۝٣
Latin:
Wa mā adrāka mal-qāri'ah.
Artinya:
Dan tahukah engkau apakah Hari Kiamat itu?
4.
يَوْمَ
يَكُونُ
ٱلنَّاسُ
كَٱلْفَرَاشِ
ٱلْمَبْثُوثِ
۝٤
Latin:
Yauma yakūnun-nāsu
kal-farāsyil-mabṡūṡ.
Artinya:
Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan,
5.
وَتَكُونُ
ٱلْجِبَالُ
كَٱلْعِهْنِ
ٱلْمَنفُوشِ
۝٥
Latin:
Wa takūnul-jibālu kal-'ihnil-manfūsy.
Artinya:
dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.
6.
فَأَمَّا
مَن
ثَقُلَتْ
مَوَٰزِينُهُۥ
۝٦
Latin:
Fa ammā man ṡaqulat mawāzīnuh.
Artinya:
Maka adapun orang yang berat timbangan (kebaikan)nya,
7.
فَهُوَ فِى
عِيشَةٍ
رَّاضِيَةٍ
۝٧
Latin:
Fa huwa fī 'īsyatir rāḍiyah.
Artinya:
maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (diridai),
8.
وَأَمَّا
مَنْ
خَفَّتْ
مَوَٰزِينُهُۥ
۝٨
Latin:
Wa ammā man khaffat mawāzīnuh.
Artinya:
dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,
9.
فَأُمُّهُۥ
هَاوِيَةٌ
۝٩
Latin:
Fa ummuhū hāwiyah.
Artinya:
maka tempat kembalinya adalah (Neraka) Hawiyah.
10.
وَمَآ
أَدْرَىٰكَ
مَا هِيَهْ
۝١٠
Latin:
Wa mā adrāka mā hiyah.
Artinya:
Dan tahukah engkau apakah (Hawiyah) itu?
11.
نَارٌ
حَامِيَةٌ
۝١١
Latin:
Nārun ḥāmiyah.
Artinya:
(Yaitu) api yang sangat panas.
---------------------------------------------------------
Sekilas Ayat 111
Pokok Bahasan:
Allah menggambarkan kedahsyatan Hari Kiamat yang mengguncangkan
seluruh alam. Manusia berhamburan dalam kebingungan seperti
laron yang beterbangan, sementara gunung-gunung yang selama ini
tampak kokoh menjadi seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Pada
hari itu setiap amal ditimbang dengan sangat adil. Orang yang
berat timbangan kebaikannya memperoleh kehidupan yang penuh
kenikmatan, sedangkan orang yang ringan timbangan amalnya akan
dilemparkan ke Neraka Hawiyah yang sangat panas.
Pelajaran:
Keberhasilan pada Hari Kiamat tidak ditentukan oleh kedudukan,
harta, atau keturunan, tetapi oleh beratnya timbangan amal saleh
yang dibangun di atas iman yang benar. Surah ini mengingatkan
agar setiap mukmin memperbanyak amal saleh, menjaga keikhlasan,
dan mempersiapkan bekal sebelum datang hari ketika seluruh amal
ditimbang dengan keadilan Allah.
Kata Kunci:
Hari Kiamat Mīzān (Timbangan Amal) Hawiyah Surga
Neraka Amal Saleh Hisab
#Post#: 1305--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
DIR By: Host
Date: July 9, 2026, 12:51 pm
---------------------------------------------------------
QS. At-Takāṡur
"Bermegah-megahan"
Nomor Surah : 102
Nama Arab : التكاثر
Nama Lain : At-Takāṡur (diambil dari ayat pertama)
Jumlah Ayat : 8 ayat
Golongan : Makkiyah
Urutan Turun : Ke-16
Tema Utama :
Peringatan terhadap manusia yang dilalaikan oleh sikap
bermegah-megahan dalam harta, keturunan, dan kemuliaan dunia
hingga datang kematian. Surah ini menegaskan kepastian Hari
Akhir, diperlihatkannya Neraka Jahim, serta bahwa setiap nikmat
yang Allah berikan akan dimintai pertanggungjawaban.
Ayat 18
1.
أَلْهَىٰكُمُ
ٱلتَّكَاثُرُ
۝١
Latin:
Alhākumut-takāṡur.
Artinya:
Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,
2.
حَتَّىٰ
زُرْتُمُ
ٱلْمَقَابِرَ
۝٢
Latin:
Ḥattā zurtumul-maqābir.
Artinya:
sampai kamu masuk ke dalam kubur.
3.
كَلَّا
سَوْفَ
تَعْلَمُونَ
۝٣
Latin:
Kallā saufa ta'lamūn.
Artinya:
Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat
perbuatanmu itu),
4.
ثُمَّ
كَلَّا
سَوْفَ
تَعْلَمُونَ
۝٤
Latin:
Ṡumma kallā saufa ta'lamūn.
Artinya:
kemudian sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui.
5.
كَلَّا
لَوْ
تَعْلَمُونَ
عِلْمَ
ٱلْيَقِينِ
۝٥
Latin:
Kallā lau ta'lamūna 'ilmal-yaqīn.
Artinya:
Sekali-kali tidak! Sekiranya kamu mengetahui dengan pengetahuan
yang yakin,
6.
لَتَرَوُنَّ
ٱلْجَحِيمَ
۝٦
Latin:
Latarawunnal-jaḥīm.
Artinya:
niscaya kamu benar-benar akan melihat Neraka Jahim,
7.
ثُمَّ
لَتَرَوُنَّهَا
عَيْنَ
ٱلْيَقِينِ
۝٧
Latin:
Ṡumma latarawunnahā 'ainal-yaqīn.
Artinya:
kemudian kamu benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala
sendiri.
8.
ثُمَّ
لَتُسْـَٔلُنَّ
يَوْمَئِذٍ
عَنِ
ٱلنَّعِيمِ
۝٨
Latin:
Ṡumma latus'alunna yauma'iżin 'anin-na'īm.
Artinya:
Kemudian pada hari itu kamu benar-benar akan ditanya tentang
semua kenikmatan.
---------------------------------------------------------
Sekilas Ayat 18
Pokok Bahasan:
Allah memperingatkan bahwa manusia sering terlena oleh
perlombaan mengumpulkan harta, kedudukan, pengaruh, dan berbagai
kebanggaan dunia hingga melupakan tujuan hidup yang sebenarnya.
Kelalaian itu terus berlangsung sampai kematian menjemput. Pada
Hari Kiamat manusia akan menyaksikan Neraka Jahim dengan penuh
keyakinan, dan setiap nikmat yang pernah Allah berikanbaik
harta, kesehatan, waktu, ilmu, maupun keamananakan dimintai
pertanggungjawaban.
Pelajaran:
Dunia adalah sarana, bukan tujuan. Seorang mukmin hendaknya
memanfaatkan setiap nikmat untuk ketaatan kepada Allah, bukan
untuk berbangga-bangga atau berlomba dalam kemewahan. Muhasabah
terhadap nikmat Allah akan melahirkan rasa syukur, sedangkan
mengingat kematian dan Hari Hisab akan menjaga hati dari
kelalaian.
Kata Kunci:
Takāṡur Kelalaian Dunia Hari Hisab Neraka
Jahim Nikmat Allah Syukur
#Post#: 1306--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
DIR By: Host
Date: July 9, 2026, 12:54 pm
---------------------------------------------------------
QS. Al-'Aṣr
"Masa"
Nomor Surah : 103
Nama Arab : العصر
Nama Lain : Al-'Aṣr (diambil dari ayat pertama)
Jumlah Ayat : 3 ayat
Golongan : Makkiyah
Urutan Turun : Ke-13
Tema Utama :
Allah bersumpah demi masa untuk menegaskan bahwa seluruh manusia
berada dalam kerugian, kecuali mereka yang memiliki empat sifat
utama: beriman, beramal saleh, saling menasihati dalam
kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran. Surah ini
merangkum prinsip keselamatan hidup seorang mukmin di dunia dan
akhirat.
Ayat 13
1.
وَٱلْعَصْرِ
۝١
Latin:
Wal-'aṣr.
Artinya:
Demi masa,
2.
إِنَّ
ٱلْإِنسَٰنَ
لَفِى
خُسْرٍ ۝٢
Latin:
Innal-insāna lafī khusr.
Artinya:
Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian,
3.
إِلَّا
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
وَعَمِلُوا۟
ٱلصَّٰلِحَٰتِ
وَتَوَاصَوْا۟
بِٱلْحَقِّ
وَتَوَاصَوْا۟
بِٱلصَّبْرِ
۝٣
Latin:
Illallażīna āmanū wa
'amiluṣ-ṣāliḥāti wa
tawāṣau bil-ḥaqqi wa tawāṣau
biṣ-ṣabr.
Artinya:
kecuali orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, saling
menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk
kesabaran.
---------------------------------------------------------
Sekilas Ayat 13
Pokok Bahasan:
Allah bersumpah demi masa yang terus berjalan sebagai peringatan
bahwa umur manusia terus berkurang dan tidak akan kembali. Pada
asalnya setiap manusia berada dalam kerugian karena waktu yang
berlalu tidak dapat diganti. Hanya ada empat sebab keselamatan:
memiliki iman yang benar, membuktikannya dengan amal saleh,
mengajak kepada kebenaran berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah,
serta saling menguatkan dalam kesabaran ketika menjalankan
ketaatan, meninggalkan maksiat, dan menghadapi ujian.
Pelajaran:
Surah yang sangat singkat ini merangkum seluruh jalan
keselamatan seorang mukmin. Ilmu tanpa amal tidak mencukupi,
amal tanpa keikhlasan tidak diterima, sedangkan iman yang benar
akan mendorong dakwah dan kesabaran. Setiap detik kehidupan
adalah amanah yang kelak dipertanggungjawabkan di hadapan Allah,
sehingga waktu merupakan nikmat yang harus dimanfaatkan untuk
mencari rida-Nya.
Kata Kunci:
Masa Iman Amal Saleh Kebenaran Kesabaran Dakwah
Keselamatan
#Post#: 1307--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
DIR By: Host
Date: July 9, 2026, 12:55 pm
---------------------------------------------------------
QS. Al-Humazah
"Pengumpat"
Nomor Surah : 104
Nama Arab : الهمزة
Nama Lain : Al-Humazah (diambil dari ayat pertama)
Jumlah Ayat : 9 ayat
Golongan : Makkiyah
Urutan Turun : Ke-32
Tema Utama :
Ancaman keras bagi orang yang gemar mencela, mengumpat, menimbun
harta, dan merasa hartanya dapat mengekalkannya. Allah
menegaskan bahwa mereka akan dilemparkan ke dalam Neraka
Huṭamah yang menghancurkan hingga menembus hati, sebagai
balasan atas kesombongan dan keburukan mereka.
Ayat 19
1.
وَيْلٌ
لِّكُلِّ
هُمَزَةٍ
لُّمَزَةٍ
۝١
Latin:
Wailul likulli humazatil lumazah.
Artinya:
Celakalah setiap pengumpat lagi pencela,
2.
ٱلَّذِى
جَمَعَ
مَالًا
وَعَدَّدَهُۥ
۝٢
Latin:
Allażī jama'a mālaw wa 'addadah.
Artinya:
yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya,
3.
يَحْسَبُ
أَنَّ
مَالَهُۥٓ
أَخْلَدَهُۥ
۝٣
Latin:
Yaḥsabu anna mālahū akhladah.
Artinya:
dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya.
4.
كَلَّا ۖ
لَيُنۢبَذَنَّ
فِى
ٱلْحُطَمَةِ
۝٤
Latin:
Kallā layumbażanna fil-ḥuṭamah.
Artinya:
Sekali-kali tidak! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (Neraka)
Huṭamah.
5.
وَمَآ
أَدْرَىٰكَ
مَا
ٱلْحُطَمَةُ
۝٥
Latin:
Wa mā adrāka mal-ḥuṭamah.
Artinya:
Dan tahukah engkau apakah (Neraka) Huṭamah itu?
6.
نَارُ
ٱللَّهِ
ٱلْمُوقَدَةُ
۝٦
Latin:
Nārullāhil-mūqadah.
Artinya:
(Yaitu) api (azab) Allah yang dinyalakan,
7.
ٱلَّتِى
تَطَّلِعُ
عَلَى
ٱلْأَفْـِٔدَةِ
۝٧
Latin:
Allatī taṭṭali'u 'alal-af'idah.
Artinya:
yang (membakar) sampai ke hati.
8.
إِنَّهَا
عَلَيْهِم
مُّؤْصَدَةٌ
۝٨
Latin:
Innahā 'alaihim mu'ṣadah.
Artinya:
Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka,
9.
فِى عَمَدٍ
مُّمَدَّدَةٍ
۝٩
Latin:
Fī 'amadim mumaddadah.
Artinya:
(sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.
---------------------------------------------------------
Sekilas Ayat 19
Pokok Bahasan:
Allah mengecam keras orang yang gemar mengumpat, mencela,
merendahkan kehormatan orang lain, serta menimbun harta dengan
keyakinan bahwa kekayaan dapat memberikan keamanan dan
keabadian. Kesombongan semacam ini melahirkan kezaliman terhadap
sesama dan melupakan kehidupan akhirat. Allah menegaskan bahwa
balasan mereka adalah Neraka Huṭamah, api Allah yang
menyala-nyala hingga menembus hati, lalu menutup rapat para
penghuninya tanpa jalan keluar.
Pelajaran:
Seorang mukmin wajib menjaga lisan dan kehormatan saudaranya,
menjauhi ghibah, fitnah, celaan, maupun ejekan. Harta adalah
amanah, bukan sumber keselamatan. Keselamatan hanya diperoleh
melalui iman, amal saleh, serta akhlak yang mulia. Mengingat
dahsyatnya ancaman dalam surah ini mendorong seorang mukmin
untuk membersihkan hati dari kesombongan dan cinta dunia yang
berlebihan.
Kata Kunci:
Ghibah Celaan Kesombongan Harta Huṭamah Akhlak
Hari Akhir
#Post#: 1309--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
DIR By: Host
Date: July 9, 2026, 12:58 pm
---------------------------------------------------------
QS. Al-Fīl
"Gajah"
Nomor Surah : 105
Nama Arab : الفيل
Nama Lain : Al-Fīl (diambil dari ayat pertama)
Jumlah Ayat : 5 ayat
Golongan : Makkiyah
Urutan Turun : Ke-19
Tema Utama :
Allah mengingatkan peristiwa dihancurkannya pasukan bergajah
yang dipimpin Abrahah ketika hendak menghancurkan Ka'bah.
Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa Allah menjaga Baitullah
dan menolong agama-Nya dengan cara yang tidak disangka-sangka.
Ayat 15
1.
أَلَمْ
تَرَ
كَيْفَ
فَعَلَ
رَبُّكَ
بِأَصْحَٰبِ
ٱلْفِيلِ
۝١
Latin:
Alam tara kaifa fa'ala rabbuka
bi'aṣḥābil-fīl.
Artinya:
Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah
bertindak terhadap pasukan bergajah?
2.
أَلَمْ
يَجْعَلْ
كَيْدَهُمْ
فِى
تَضْلِيلٍ
۝٢
Latin:
Alam yaj'al kaidahum fī taḍlīl.
Artinya:
Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia?
3.
وَأَرْسَلَ
عَلَيْهِمْ
طَيْرًا
أَبَابِيلَ
۝٣
Latin:
Wa arsala 'alaihim ṭairan abābīl.
Artinya:
Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang
berbondong-bondong,
4.
تَرْمِيهِم
بِحِجَارَةٍ
مِّن
سِجِّيلٍ
۝٤
Latin:
Tarmīhim biḥijāratim min sijjīl.
Artinya:
yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang terbakar,
5.
فَجَعَلَهُمْ
كَعَصْفٍ
مَّأْكُولٍ
۝٥
Latin:
Faja'alahum ka'aṣfim ma'kūl.
Artinya:
lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan
(ulat).
---------------------------------------------------------
Sekilas Ayat 15
Pokok Bahasan:
Surah ini mengingatkan kaum Quraisy akan peristiwa besar yang
terjadi beberapa puluh tahun sebelum diutusnya Nabi Muhammad
ﷺ, yaitu ketika Abrahah, penguasa Yaman, datang bersama
pasukan bergajah untuk menghancurkan Ka'bah. Allah menggagalkan
seluruh rencana mereka tanpa bantuan pasukan manusia. Allah
mengirim burung-burung abābīl yang melempari mereka
dengan batu dari tanah yang terbakar hingga seluruh pasukan itu
binasa. Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa Allah sendiri
menjaga Baitullah sesuai kehendak-Nya.
Pelajaran:
Pertolongan Allah tidak bergantung pada besar kecilnya kekuatan
manusia. Ketika Allah berkehendak menolong agama dan rumah-Nya,
tidak ada satu pun kekuatan yang mampu menghalangi-Nya. Seorang
mukmin hendaknya bertawakal kepada Allah, meyakini
kekuasaan-Nya, serta mengambil pelajaran dari kehancuran
orang-orang yang menyombongkan kekuatan dan kekuasaannya di
hadapan Allah.
Kata Kunci:
Abrahah Pasukan Bergajah Ka'bah Burung Abābīl
Sijjīl Pertolongan Allah Tawakal
#Post#: 1310--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
DIR By: Host
Date: July 9, 2026, 1:00 pm
---------------------------------------------------------
QS. Quraisy
"Suku Quraisy"
Nomor Surah : 106
Nama Arab : قريش
Nama Lain : Quraisy (diambil dari ayat pertama)
Jumlah Ayat : 4 ayat
Golongan : Makkiyah
Urutan Turun : Ke-29
Tema Utama :
Allah mengingatkan nikmat yang diberikan kepada suku Quraisy
berupa keamanan, persatuan, dan kelancaran perjalanan dagang
mereka. Sebagai balasannya, mereka diperintahkan untuk menyembah
Allah, Tuhan Pemilik Ka'bah, yang telah memberi rezeki dan rasa
aman kepada mereka.
Ayat 14
1.
لِإِيلَٰفِ
قُرَيْشٍ
۝١
Latin:
Li'īlāfi quraisy.
Artinya:
Karena kebiasaan orang-orang Quraisy,
2.
إِيلَٰفِهِمْ
رِحْلَةَ
ٱلشِّتَآءِ
وَٱلصَّيْفِ
۝٢
Latin:
Īlāfihim riḥlatasy-syitā'i
waṣ-ṣaif.
Artinya:
(yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim
panas,
3.
فَلْيَعْبُدُوا۟
رَبَّ
هَٰذَا
ٱلْبَيْتِ
۝٣
Latin:
Falya'budū rabba hāżal-bait.
Artinya:
maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (Pemilik) rumah ini
(Ka'bah),
4.
ٱلَّذِىٓ
أَطْعَمَهُم
مِّن جُوعٍ
وَءَامَنَهُم
مِّنْ
خَوْفٍ ۝٤
Latin:
Allażī aṭ'amahum min jū'iw wa āmanahum
min khauf.
Artinya:
yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan
mengamankan mereka dari rasa takut.
---------------------------------------------------------
Sekilas Ayat 14
Pokok Bahasan:
Surah ini merupakan kelanjutan makna dari Surah Al-Fīl.
Setelah Allah menghancurkan pasukan bergajah dan menjaga Ka'bah,
suku Quraisy memperoleh kedudukan terhormat di Jazirah Arab.
Mereka dapat melakukan perjalanan dagang ke Yaman pada musim
dingin dan ke Syam pada musim panas dengan aman. Seluruh nikmat
tersebut berasal dari Allah, bukan dari kekuatan atau kehebatan
Quraisy sendiri. Oleh karena itu, Allah memerintahkan mereka
agar hanya menyembah Tuhan Pemilik Ka'bah yang telah memberi
rezeki dan keamanan kepada mereka.
Pelajaran:
Nikmat keamanan dan kecukupan rezeki merupakan karunia besar
yang sering terlupakan. Seorang mukmin hendaknya mensyukuri
kedua nikmat tersebut dengan memperkuat tauhid, memperbanyak
ibadah, serta menggunakan rezeki yang Allah berikan di jalan
yang diridai-Nya. Surah ini juga mengajarkan bahwa syukur yang
sejati diwujudkan dengan menyembah Allah semata.
Kata Kunci:
Quraisy Ka'bah Rezeki Keamanan Syukur Tauhid
Perjalanan Dagang
#Post#: 1311--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
DIR By: Host
Date: July 9, 2026, 1:02 pm
---------------------------------------------------------
QS. Al-Mā'ūn
"Barang-Barang yang Berguna"
Nomor Surah : 107
Nama Arab : الماعون
Nama Lain : Al-Mā'ūn (diambil dari ayat terakhir)
Jumlah Ayat : 7 ayat
Golongan : Makkiyah
Urutan Turun : Ke-17
Tema Utama :
Kecaman terhadap orang yang mendustakan agama, yaitu mereka yang
mengabaikan hak anak yatim dan orang miskin, lalai dalam salat,
beribadah karena riya, serta enggan memberikan bantuan kecil
kepada sesama. Surah ini menegaskan bahwa keimanan sejati harus
tercermin dalam ibadah yang ikhlas dan kepedulian sosial.
Ayat 17
1.
أَرَءَيْتَ
ٱلَّذِى
يُكَذِّبُ
بِٱلدِّينِ
۝١
Latin:
Ara'aitallażī yukażżibu bid-dīn.
Artinya:
Tahukah engkau (orang) yang mendustakan agama?
2.
فَذَٰلِكَ
ٱلَّذِى
يَدُعُّ
ٱلْيَتِيمَ
۝٢
Latin:
Fa żālikallażī yadu''ul-yatīm.
Artinya:
Itulah orang yang menghardik anak yatim,
3.
وَلَا
يَحُضُّ
عَلَىٰ
طَعَامِ
ٱلْمِسْكِينِ
۝٣
Latin:
Wa lā yaḥuḍḍu 'alā
ṭa'āmil-miskīn.
Artinya:
dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.
4.
فَوَيْلٌ
لِّلْمُصَلِّينَ
۝٤
Latin:
Fa wailul lil-muṣallīn.
Artinya:
Maka celakalah orang-orang yang salat,
5.
ٱلَّذِينَ
هُمْ عَن
صَلَاتِهِمْ
سَاهُونَ
۝٥
Latin:
Allażīna hum 'an ṣalātihim sāhūn.
Artinya:
(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya,
6.
ٱلَّذِينَ
هُمْ
يُرَآءُونَ
۝٦
Latin:
Allażīna hum yurā'ūn.
Artinya:
yang berbuat riya,
7.
وَيَمْنَعُونَ
ٱلْمَاعُونَ
۝٧
Latin:
Wa yamna'ūnal-mā'ūn.
Artinya:
dan enggan (memberikan) bantuan yang berguna.
---------------------------------------------------------
Sekilas Ayat 17
Pokok Bahasan:
Allah menjelaskan bahwa pendusta agama bukan hanya orang yang
mengingkari Hari Pembalasan, tetapi juga mereka yang tidak
memiliki kepedulian terhadap anak yatim dan orang miskin. Surah
ini juga mengecam orang yang mengerjakan salat tanpa
kesungguhan, melalaikan hak-haknya, beribadah demi dilihat
manusia, serta enggan memberikan bantuan sederhana yang
bermanfaat bagi sesama. Dengan demikian, surah ini menghubungkan
keimanan kepada Allah dengan akhlak sosial dan keikhlasan dalam
beribadah.
Pelajaran:
Ibadah yang benar harus melahirkan akhlak yang mulia. Salat
bukan sekadar gerakan, tetapi harus membentuk kepedulian,
keikhlasan, dan kasih sayang kepada sesama. Seorang mukmin
hendaknya menjauhi riya, menjaga salatnya, memperhatikan hak
anak yatim dan fakir miskin, serta tidak pelit dalam memberikan
bantuan sekecil apa pun yang bermanfaat bagi orang lain.
Kata Kunci:
Anak Yatim Orang Miskin Salat Riya Ikhlas Kepedulian
Sosial Al-Mā'ūn
#Post#: 1312--------------------------------------------------
Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
DIR By: Host
Date: July 9, 2026, 1:04 pm
---------------------------------------------------------
QS. Al-Kauṡar
"Nikmat yang Berlimpah"
Nomor Surah : 108
Nama Arab : الكوثر
Nama Lain : Al-Kauṡar (diambil dari ayat pertama)
Jumlah Ayat : 3 ayat
Golongan : Makkiyah
Urutan Turun : Ke-15
Tema Utama :
Allah menghibur Nabi Muhammad ﷺ dengan kabar gembira
tentang nikmat Al-Kauṡar yang sangat besar, memerintahkan
beliau untuk ikhlas dalam salat dan berkurban hanya karena
Allah, serta menegaskan bahwa orang-orang yang membenci beliau
justru akan terputus dari segala kebaikan.
Ayat 13
1.
إِنَّآ
أَعْطَيْنَٰكَ
ٱلْكَوْثَرَ
۝١
Latin:
Innā a'ṭainākal-kauṡar.
Artinya:
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.
2.
فَصَلِّ
لِرَبِّكَ
وَٱنْحَرْ
۝٢
Latin:
Fa ṣalli lirabbika wanḥar.
Artinya:
Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah
(sebagai ibadah kepada-Nya).
3.
إِنَّ
شَانِئَكَ
هُوَ
ٱلْأَبْتَرُ
۝٣
Latin:
Inna syāni'aka huwal-abtar.
Artinya:
Sungguh, orang-orang yang membencimu, dialah yang terputus (dari
rahmat Allah dan segala kebaikan).
---------------------------------------------------------
Sekilas Ayat 13
Pokok Bahasan:
Surah ini diturunkan sebagai hiburan dan penguat hati bagi Nabi
Muhammad ﷺ ketika beliau dicela oleh orang-orang musyrik
Makkah yang menyebut beliau abtar (terputus keturunan
laki-laki). Allah justru mengabarkan bahwa Rasulullah ﷺ
telah dianugerahi Al-Kauṡar, yaitu nikmat yang sangat
melimpah, yang menurut hadis sahih mencakup sebuah sungai di
surga, di samping berbagai karunia besar lainnya seperti
kenabian, Al-Qur'an, syafaat, dan kemuliaan umat beliau. Sebagai
bentuk syukur, Allah memerintahkan beliau agar memurnikan salat
dan ibadah kurban hanya untuk-Nya. Sebaliknya, orang yang
membenci Rasulullah ﷺ itulah yang sesungguhnya terputus
dari segala kebaikan.
Pelajaran:
Nikmat Allah harus dibalas dengan ibadah yang ikhlas semata-mata
karena-Nya. Seorang mukmin tidak boleh merasa lemah ketika
dicela dalam menegakkan kebenaran, karena kemuliaan berada di
tangan Allah. Kecintaan kepada Rasulullah ﷺ merupakan
bagian dari iman, sedangkan memusuhi beliau hanya akan membawa
kerugian di dunia dan akhirat.
Kata Kunci:
Al-Kauṡar Sungai di Surga Salat Kurban Ikhlas
Rasulullah ﷺ Syukur
*****************************************************
Page 7 of 8
DIR Previous Page
DIR Next Page