URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       C↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: CDX-001┐ Al-Qur'an (Juz 30/Juz 'Amma) » &#128...
       *****************************************************
       #Post#: 1271--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:23 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Al-Muṭaffifīn
       "Orang-Orang yang Curang"
       Ayat 29–36
       29.
       إِنَّ
       ٱلَّذِينَ
       أَجْرَمُوا۟
       كَانُوا۟
       مِنَ
       ٱلَّذِينَ
       ءَامَنُوا۟
       يَضْحَكُونَ
       ۝٢٩
       Latin:
       Innal-lażīna ajramū kānū
       minal-lażīna āmanū
       yaḍḥakūn.
       Artinya:
       Sesungguhnya orang-orang yang berdosa dahulu menertawakan
       orang-orang yang beriman,
       30.
       وَإِذَا
       مَرُّوا۟
       بِهِمْ
       يَتَغَامَزُونَ
       ۝٣٠
       Latin:
       Wa iżā marrū bihim yataghāmazūn.
       Artinya:
       dan apabila mereka melewati orang-orang mukmin, mereka saling
       mengedipkan mata (untuk mengejek),
       31.
       وَإِذَا
       ٱنقَلَبُوٓا۟
       إِلَىٰٓ
       أَهْلِهِمُ
       ٱنقَلَبُوا۟
       فَكِهِينَ
       ۝٣١
       Latin:
       Wa iżanqalabū ilā ahlihimunqalabū
       fakihīn.
       Artinya:
       dan apabila kembali kepada keluarganya, mereka kembali dengan
       gembira,
       32.
       وَإِذَا
       رَأَوْهُمْ
       قَالُوٓا۟
       إِنَّ
       هَٰٓؤُلَآءِ
       لَضَآلُّونَ
       ۝٣٢
       Latin:
       Wa iżā ra'awhum qālū inna hā'ulā'i
       laḍāllūn.
       Artinya:
       dan apabila melihat mereka, mereka berkata, "Sesungguhnya mereka
       benar-benar orang-orang yang sesat,"
       33.
       وَمَآ
       أُرْسِلُوا۟
       عَلَيْهِمْ
       حَٰفِظِينَ
       ۝٣٣
       Latin:
       Wa mā ursilū 'alaihim ḥāfiẓīn.
       Artinya:
       padahal mereka tidak diutus sebagai penjaga atas orang-orang
       mukmin.
       34.
       فَٱلْيَوْمَ
       ٱلَّذِينَ
       ءَامَنُوا۟
       مِنَ
       ٱلْكُفَّارِ
       يَضْحَكُونَ
       ۝٣٤
       Latin:
       Fal-yaumal-lażīna āmanū minal-kuffāri
       yaḍḥakūn.
       Artinya:
       Maka pada hari ini orang-orang yang beriman menertawakan
       orang-orang kafir,
       35.
       عَلَى
       ٱلْأَرَآئِكِ
       يَنظُرُونَ
       ۝٣٥
       Latin:
       'Alal-arā'iki yanẓurūn.
       Artinya:
       mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.
       36.
       هَلْ
       ثُوِّبَ
       ٱلْكُفَّارُ
       مَا
       كَانُوا۟
       يَفْعَلُونَ
       ۝٣٦
       Latin:
       Hal ṡuwwibal-kuffāru mā kānū
       yaf'alūn.
       Artinya:
       Bukankah orang-orang kafir telah diberi balasan terhadap apa
       yang dahulu mereka kerjakan?
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 29–36
       • Pokok Bahasan:
       Allah menggambarkan bagaimana dahulu orang-orang berdosa
       menghina, mengejek, dan menganggap sesat kaum mukmin. Namun pada
       Hari Pembalasan keadaan berbalik. Orang-orang beriman memperoleh
       kemuliaan di surga, sedangkan orang-orang kafir menerima balasan
       yang setimpal atas semua perbuatan mereka. Keadilan Allah
       ditegakkan secara sempurna.
       • Pelajaran:
       Ejekan terhadap orang yang istiqamah bukanlah tanda kebenaran.
       Seorang mukmin hendaknya tetap sabar dan teguh di atas iman,
       karena penilaian manusia bersifat sementara, sedangkan keputusan
       Allah pada Hari Akhir adalah keputusan yang adil dan kekal.
       • Kata Kunci:
       Istiqamah • Ejekan Orang Kafir • Hari Pembalasan • Keadilan
       Allah • Surga
       #Post#: 1272--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:24 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Al-Insyiqāq
       "Terbelah"
       Nomor Surah : 84
       Nama Arab :
       الانشقاق
       Nama Lain : Al-Insyiqāq (diambil dari ayat pertama)
       Jumlah Ayat : 25 ayat
       Golongan : Makkiyah
       Urutan Turun : Ke-83
       Tema Utama :
       Gambaran Hari Kiamat ketika langit terbelah dan bumi
       mengeluarkan seluruh isinya, kepastian setiap manusia akan
       menghadap Allah untuk mempertanggungjawabkan amalnya, perbedaan
       nasib antara orang yang menerima catatan amal dengan tangan
       kanan dan dari belakang punggungnya, serta penegasan tentang
       kekuasaan Allah dan balasan bagi orang-orang beriman maupun
       orang-orang kafir.
       Ayat 1–8
       1.
       إِذَا
       ٱلسَّمَآءُ
       ٱنشَقَّتْ
       ۝١
       Latin:
       Iżas-samā'un syaqqat.
       Artinya:
       Apabila langit terbelah,
       2.
       وَأَذِنَتْ
       لِرَبِّهَا
       وَحُقَّتْ
       ۝٢
       Latin:
       Wa ażinat lirabbihā wa ḥuqqat.
       Artinya:
       dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya ia patuh,
       3.
       وَإِذَا
       ٱلْأَرْضُ
       مُدَّتْ ۝٣
       Latin:
       Wa iżal-arḍu muddat.
       Artinya:
       dan apabila bumi diratakan,
       4.
       وَأَلْقَتْ
       مَا فِيهَا
       وَتَخَلَّتْ
       ۝٤
       Latin:
       Wa alqat mā fīhā wa takhallat.
       Artinya:
       dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya serta menjadi kosong,
       5.
       وَأَذِنَتْ
       لِرَبِّهَا
       وَحُقَّتْ
       ۝٥
       Latin:
       Wa ażinat lirabbihā wa ḥuqqat.
       Artinya:
       dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya ia patuh.
       6.
       يَٰٓأَيُّهَا
       ٱلْإِنسَٰنُ
       إِنَّكَ
       كَادِحٌ
       إِلَىٰ
       رَبِّكَ
       كَدْحًا
       فَمُلَٰقِيهِ
       ۝٦
       Latin:
       Yā ayyuhal-insānu innaka kādiḥun ilā
       rabbika kadḥan fa mulāqīh.
       Artinya:
       Wahai manusia! Sesungguhnya engkau telah bekerja keras menuju
       Tuhanmu, maka pasti engkau akan menemui-Nya.
       7.
       فَأَمَّا
       مَنْ
       أُوتِىَ
       كِتَٰبَهُۥ
       بِيَمِينِهِۦ
       ۝٧
       Latin:
       Fa ammā man ūtiya kitābahū biyamīnih.
       Artinya:
       Adapun orang yang diberikan kitab (catatan amal) dari sebelah
       kanannya,
       8.
       فَسَوْفَ
       يُحَاسَبُ
       حِسَابًا
       يَسِيرًا
       ۝٨
       Latin:
       Fasaufa yuḥāsabu ḥisābay yasīrā.
       Artinya:
       maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah,
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 1–8
       • Pokok Bahasan:
       Allah menggambarkan permulaan Hari Kiamat ketika langit terbelah
       dan bumi mengeluarkan seluruh isinya sebagai bentuk kepatuhan
       kepada perintah Allah. Manusia diingatkan bahwa seluruh
       perjalanan hidupnya bermuara kepada perjumpaan dengan Rabb-nya.
       Orang yang menerima catatan amal dengan tangan kanannya akan
       memperoleh hisab yang mudah sebagai tanda keselamatan dan rahmat
       Allah.
       • Pelajaran:
       Setiap manusia sedang menempuh perjalanan menuju Allah dan tidak
       ada seorang pun yang dapat menghindari perjumpaan dengan-Nya.
       Kesadaran ini hendaknya mendorong setiap mukmin untuk
       memperbaiki amal, memperbanyak taubat, dan berharap agar
       termasuk golongan yang menerima kitab amal dengan tangan kanan.
       • Kata Kunci:
       Hari Kiamat • Hisab • Catatan Amal • Tangan Kanan • Pertemuan
       dengan Allah
       #Post#: 1273--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:26 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Al-Insyiqāq
       "Terbelah"
       Ayat 9–15
       9.
       وَيَنقَلِبُ
       إِلَىٰٓ
       أَهْلِهِۦ
       مَسْرُورًا
       ۝٩
       Latin:
       Wa yanqalibu ilā ahlihī masrūrā.
       Artinya:
       dan dia akan kembali kepada keluarganya (yang sama-sama beriman)
       dengan gembira.
       10.
       وَأَمَّا
       مَنْ
       أُوتِىَ
       كِتَٰبَهُۥ
       وَرَآءَ
       ظَهْرِهِۦ
       ۝١٠
       Latin:
       Wa ammā man ūtiya kitābahū warā'a
       ẓahrih.
       Artinya:
       Adapun orang yang diberikan kitab (catatan amal) dari belakang
       punggungnya,
       11.
       فَسَوْفَ
       يَدْعُوا۟
       ثُبُورًا
       ۝١١
       Latin:
       Fasaufa yad'ū ṡubūrā.
       Artinya:
       maka dia akan berteriak, "Celakalah aku!"
       12.
       وَيَصْلَىٰ
       سَعِيرًا
       ۝١٢
       Latin:
       Wa yaṣlā sa'īrā.
       Artinya:
       Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).
       13.
       إِنَّهُۥ
       كَانَ فِىٓ
       أَهْلِهِۦ
       مَسْرُورًا
       ۝١٣
       Latin:
       Innahū kāna fī ahlihī masrūrā.
       Artinya:
       Sesungguhnya dahulu dia bergembira di tengah keluarganya (dengan
       kesombongan),
       14.
       إِنَّهُۥ
       ظَنَّ أَن
       لَّن
       يَحُورَ
       ۝١٤
       Latin:
       Innahū ẓanna al-lan yaḥūr.
       Artinya:
       Sesungguhnya dia menyangka bahwa dia tidak akan kembali (kepada
       Allah).
       15.
       بَلَىٰٓ ۛ
       إِنَّ
       رَبَّهُۥ
       كَانَ
       بِهِۦ
       بَصِيرًا
       ۝١٥
       Latin:
       Balā inna rabbahū kāna bihī
       baṣīrā.
       Artinya:
       Tidak demikian. Sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 9–15
       • Pokok Bahasan:
       Allah menjelaskan perbedaan nasib manusia pada Hari Pembalasan.
       Orang yang menerima catatan amal dengan tangan kanan kembali
       kepada keluarganya di surga dengan penuh kegembiraan.
       Sebaliknya, orang yang menerima kitab amal dari belakang
       punggungnya akan dipenuhi penyesalan, berharap binasa, dan
       dimasukkan ke dalam neraka. Dahulu di dunia ia hidup dalam
       kelalaian, merasa aman, dan mengira tidak akan pernah kembali
       menghadap Allah, padahal Allah senantiasa mengawasi seluruh
       amalnya.
       • Pelajaran:
       Kebahagiaan dunia tidak menjamin keselamatan di akhirat. Yang
       menentukan adalah iman dan amal saleh. Seorang mukmin hendaknya
       selalu mengingat bahwa setiap amal berada dalam pengawasan Allah
       dan kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya.
       • Kata Kunci:
       Hisab • Catatan Amal • Surga • Neraka • Pengawasan Allah • Hari
       Pembalasan
       #Post#: 1274--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:27 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Al-Insyiqāq
       "Terbelah"
       Ayat 16–25
       16.
       فَلَآ
       أُقْسِمُ
       بِٱلشَّفَقِ
       ۝١٦
       Latin:
       Falā uqsimu bisy-syafaq.
       Artinya:
       Maka Aku bersumpah demi cahaya merah di waktu senja,
       17.
       وَٱلَّيْلِ
       وَمَا
       وَسَقَ ۝١٧
       Latin:
       Wal-laili wa mā wasaq.
       Artinya:
       dan demi malam serta apa yang diselubunginya,
       18.
       وَٱلْقَمَرِ
       إِذَا
       ٱتَّسَقَ
       ۝١٨
       Latin:
       Wal-qamari iżattasaq.
       Artinya:
       dan demi bulan apabila menjadi purnama,
       19.
       لَتَرْكَبُنَّ
       طَبَقًا
       عَن طَبَقٍ
       ۝١٩
       Latin:
       Latarkabunna ṭabaqan 'an ṭabaq.
       Artinya:
       Sungguh, kamu benar-benar akan mengalami keadaan demi keadaan
       (dalam kehidupan).
       20.
       فَمَا
       لَهُمْ لَا
       يُؤْمِنُونَ
       ۝٢٠
       Latin:
       Famā lahum lā yu'minūn.
       Artinya:
       Maka mengapa mereka tidak mau beriman?
       21.
       وَإِذَا
       قُرِئَ
       عَلَيْهِمُ
       ٱلْقُرْءَانُ
       لَا
       يَسْجُدُونَ
       ۝٢١
       Latin:
       Wa iżā quri'a 'alaihimul-qur'ānu lā
       yasjudūn.
       Artinya:
       Dan apabila Al-Qur'an dibacakan kepada mereka, mereka tidak
       bersujud (kepada Allah).
       22.
       بَلِ
       ٱلَّذِينَ
       كَفَرُوا۟
       يُكَذِّبُونَ
       ۝٢٢
       Latin:
       Balillażīna kafarū yukażżibūn.
       Artinya:
       Bahkan orang-orang kafir itu mendustakan (kebenaran).
       23.
       وَٱللَّهُ
       أَعْلَمُ
       بِمَا
       يُوعُونَ
       ۝٢٣
       Latin:
       Wallāhu a'lamu bimā yū'ūn.
       Artinya:
       Padahal Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan
       (dalam hati mereka).
       24.
       فَبَشِّرْهُم
       بِعَذَابٍ
       أَلِيمٍ
       ۝٢٤
       Latin:
       Fabasyyirhum bi'ażābin alīm.
       Artinya:
       Maka sampaikanlah kepada mereka kabar tentang azab yang pedih,
       25.
       إِلَّا
       ٱلَّذِينَ
       ءَامَنُوا۟
       وَعَمِلُوا۟
       ٱلصَّٰلِحَٰتِ
       لَهُمْ
       أَجْرٌ
       غَيْرُ
       مَمْنُونٍ
       ۝٢٥
       Latin:
       Illallażīna āmanū wa
       'amiluṣ-ṣāliḥāti lahum ajrun ghairu
       mamnūn.
       Artinya:
       Tetapi orang-orang yang beriman dan beramal saleh memperoleh
       pahala yang tidak ada putus-putusnya.
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 16–25
       • Pokok Bahasan:
       Allah bersumpah dengan tanda-tanda kebesaran-Nya di alam
       semesta—cahaya senja, malam, dan bulan purnama—sebagai penegasan
       bahwa manusia akan melalui berbagai fase kehidupan hingga
       akhirnya kembali kepada Allah. Meskipun bukti-bukti kebenaran
       begitu jelas, banyak orang tetap mendustakan Al-Qur'an dan
       enggan tunduk kepada-Nya. Namun bagi orang-orang yang beriman
       dan beramal saleh, Allah menjanjikan pahala yang kekal tanpa
       terputus.
       • Pelajaran:
       Kehidupan manusia selalu berubah dari satu keadaan ke keadaan
       lainnya sebagai bagian dari ketetapan Allah. Sikap terbaik
       adalah menerima petunjuk Al-Qur'an dengan iman, tunduk kepada
       Allah, dan memperbanyak amal saleh, karena hanya itulah bekal
       yang akan mendatangkan kebahagiaan yang abadi.
       • Kata Kunci:
       Sumpah Allah • Al-Qur'an • Iman • Amal Saleh • Pahala Kekal •
       Hari Akhir
       #Post#: 1275--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:29 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Al-Burūj
       "Gugusan Bintang"
       Nomor Surah : 85
       Nama Arab : البروج
       Nama Lain : Al-Burūj (diambil dari ayat pertama)
       Jumlah Ayat : 22 ayat
       Golongan : Makkiyah
       Urutan Turun : Ke-27
       Tema Utama :
       Sumpah Allah atas langit yang mempunyai gugusan bintang, kisah
       Ashḥābul Ukhdūd sebagai teladan keteguhan iman
       di tengah penganiayaan, ancaman bagi orang-orang yang menindas
       kaum mukmin, janji pahala bagi orang-orang yang beriman, serta
       penegasan bahwa Al-Qur'an adalah wahyu yang mulia dan
       terpelihara.
       Ayat 1–8
       1.
       وَٱلسَّمَآءِ
       ذَاتِ
       ٱلْبُرُوجِ
       ۝١
       Latin:
       Was-samā'i żātil-burūj.
       Artinya:
       Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,
       2.
       وَٱلْيَوْمِ
       ٱلْمَوْعُودِ
       ۝٢
       Latin:
       Wal-yaumil-mau'ūd.
       Artinya:
       dan demi hari yang dijanjikan,
       3.
       وَشَاهِدٍ
       وَمَشْهُودٍ
       ۝٣
       Latin:
       Wa syāhidin wa masyhūd.
       Artinya:
       dan demi yang menyaksikan dan yang disaksikan,
       4.
       قُتِلَ
       أَصْحَٰبُ
       ٱلْأُخْدُودِ
       ۝٤
       Latin:
       Qutila aṣḥābul-ukhdūd.
       Artinya:
       Binasalah orang-orang yang membuat parit,
       5.
       ٱلنَّارِ
       ذَاتِ
       ٱلْوَقُودِ
       ۝٥
       Latin:
       An-nāri żātil-waqūd.
       Artinya:
       (yaitu) api yang mempunyai bahan bakar,
       6.
       إِذْ هُمْ
       عَلَيْهَا
       قُعُودٌ ۝٦
       Latin:
       Iż hum 'alaihā qu'ūd.
       Artinya:
       ketika mereka duduk di sekitarnya,
       7.
       وَهُمْ
       عَلَىٰ مَا
       يَفْعَلُونَ
       بِٱلْمُؤْمِنِينَ
       شُهُودٌ ۝٧
       Latin:
       Wa hum 'alā mā yaf'alūna bil-mu'minīna
       syuhūd.
       Artinya:
       sedangkan mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap
       orang-orang mukmin.
       8.
       وَمَا
       نَقَمُوا۟
       مِنْهُمْ
       إِلَّآ
       أَن
       يُؤْمِنُوا۟
       بِٱللَّهِ
       ٱلْعَزِيزِ
       ٱلْحَمِيدِ
       ۝٨
       Latin:
       Wa mā naqamū minhum illā ay yu'minū
       billāhil-'azīzil-ḥamīd.
       Artinya:
       Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan
       karena orang-orang mukmin tersebut beriman kepada Allah Yang
       Mahaperkasa lagi Maha Terpuji.
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 1–8
       • Pokok Bahasan:
       Allah membuka surah ini dengan sumpah atas langit, Hari yang
       Dijanjikan, serta para saksi sebagai penegasan akan kepastian
       Hari Pembalasan. Kemudian Allah mengisahkan Ashḥābul
       Ukhdūd, yaitu kaum mukmin yang dibakar hidup-hidup di dalam
       parit berapi hanya karena mempertahankan keimanan mereka kepada
       Allah. Kisah ini menjadi bukti bahwa ujian keimanan telah
       dialami oleh umat-umat terdahulu.
       • Pelajaran:
       Keimanan kepada Allah terkadang menuntut pengorbanan yang besar.
       Seorang mukmin hendaknya tetap teguh di atas tauhid meskipun
       menghadapi tekanan atau penganiayaan, karena Allah mengetahui
       setiap kezaliman dan pasti memberikan balasan yang
       seadil-adilnya.
       • Kata Kunci:
       Al-Burūj • Ashḥābul Ukhdūd • Keteguhan Iman
       • Tauhid • Hari Pembalasan
       #Post#: 1276--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:31 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Al-Burūj
       "Gugusan Bintang"
       Ayat 9–16
       9.
       ٱلَّذِى
       لَهُۥ
       مُلْكُ
       ٱلسَّمَٰوَٰتِ
       وَٱلْأَرْضِ
       ۚ
       وَٱللَّهُ
       عَلَىٰ
       كُلِّ
       شَىْءٍ
       شَهِيدٌ ۝٩
       Latin:
       Allażī lahū mulkus-samāwāti
       wal-arḍ, wallāhu 'alā kulli syai'in syahīd.
       Artinya:
       (Allah) yang memiliki kerajaan langit dan bumi. Dan Allah Maha
       Menyaksikan segala sesuatu.
       10.
       إِنَّ
       ٱلَّذِينَ
       فَتَنُوا۟
       ٱلْمُؤْمِنِينَ
       وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ
       ثُمَّ لَمْ
       يَتُوبُوا۟
       فَلَهُمْ
       عَذَابُ
       جَهَنَّمَ
       وَلَهُمْ
       عَذَابُ
       ٱلْحَرِيقِ
       ۝١٠
       Latin:
       Innal-lażīna fatanul-mu'minīna wal-mu'mināti
       ṡumma lam yatūbū falahum 'ażābu
       jahannama wa lahum 'ażābul-ḥarīq.
       Artinya:
       Sesungguhnya orang-orang yang menyiksa orang-orang mukmin
       laki-laki dan perempuan, kemudian mereka tidak bertobat, maka
       bagi mereka azab Jahanam dan azab (neraka) yang membakar.
       11.
       إِنَّ
       ٱلَّذِينَ
       ءَامَنُوا۟
       وَعَمِلُوا۟
       ٱلصَّٰلِحَٰتِ
       لَهُمْ
       جَنَّٰتٌ
       تَجْرِى
       مِن
       تَحْتِهَا
       ٱلْأَنْهَٰرُ
       ۚ ذَٰلِكَ
       ٱلْفَوْزُ
       ٱلْكَبِيرُ
       ۝١١
       Latin:
       Innal-lażīna āmanū wa
       'amiluṣ-ṣāliḥāti lahum jannātun
       tajrī min taḥtihal-anhār,
       żālikal-fauzul-kabīr.
       Artinya:
       Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh
       memperoleh surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.
       Itulah kemenangan yang besar.
       12.
       إِنَّ
       بَطْشَ
       رَبِّكَ
       لَشَدِيدٌ
       ۝١٢
       Latin:
       Inna baṭsya rabbika lasyadīd.
       Artinya:
       Sesungguhnya azab Tuhanmu sangat keras.
       13.
       إِنَّهُۥ
       هُوَ
       يُبْدِئُ
       وَيُعِيدُ
       ۝١٣
       Latin:
       Innahū huwa yubdi'u wa yu'īd.
       Artinya:
       Sesungguhnya Dialah yang memulai (penciptaan) dan mengulanginya
       (membangkitkan kembali).
       14.
       وَهُوَ
       ٱلْغَفُورُ
       ٱلْوَدُودُ
       ۝١٤
       Latin:
       Wa huwal-ghafūrul-wadūd.
       Artinya:
       Dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih,
       15.
       ذُو
       ٱلْعَرْشِ
       ٱلْمَجِيدُ
       ۝١٥
       Latin:
       Żul-'arsyil-majīd.
       Artinya:
       Pemilik 'Arsy, Yang Mahamulia,
       16.
       فَعَّالٌ
       لِّمَا
       يُرِيدُ
       ۝١٦
       Latin:
       Fa''ālul limā yurīd.
       Artinya:
       Maha Kuasa berbuat apa yang Dia kehendaki.
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 9–16
       • Pokok Bahasan:
       Allah menegaskan bahwa Dia adalah Penguasa langit dan bumi serta
       menyaksikan seluruh perbuatan manusia. Orang-orang yang menyiksa
       kaum mukmin dan tidak bertobat diancam dengan azab yang pedih,
       sedangkan orang-orang beriman dijanjikan surga yang penuh
       kenikmatan. Ayat-ayat ini juga memperkenalkan beberapa nama dan
       sifat Allah: Maha Perkasa dalam menghukum, memulai dan
       menghidupkan kembali makhluk, Maha Pengampun, Maha Mencintai
       hamba-Nya yang bertobat, Pemilik 'Arsy yang Mahamulia, dan
       Mahakuasa melakukan segala yang Dia kehendaki.
       • Pelajaran:
       Kezaliman tidak akan pernah luput dari pengawasan Allah.
       Sebaliknya, keimanan dan amal saleh akan memperoleh balasan
       terbaik. Mengenal nama-nama dan sifat-sifat Allah menumbuhkan
       rasa takut kepada azab-Nya sekaligus harapan akan ampunan dan
       kasih sayang-Nya.
       • Kata Kunci:
       Kerajaan Allah • Surga • Jahannam • Al-Ghafūr •
       Al-Wadūd • 'Arsy • Kekuasaan Allah
       #Post#: 1277--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:35 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Al-Burūj
       "Gugusan Bintang"
       Ayat 17–22
       17.
       هَلْ
       أَتَىٰكَ
       حَدِيثُ
       ٱلْجُنُودِ
       ۝١٧
       Latin:
       Hal atāka ḥadīṡul-junūd.
       Artinya:
       Sudahkah sampai kepadamu kisah bala tentara,
       18.
       فِرْعَوْنَ
       وَثَمُودَ
       ۝١٨
       Latin:
       Fir'auna wa Ṡamūd.
       Artinya:
       (yaitu bala tentara) Fir'aun dan (kaum) Ṡamūd?
       19.
       بَلِ
       ٱلَّذِينَ
       كَفَرُوا۟
       فِى
       تَكْذِيبٍ
       ۝١٩
       Latin:
       Balillażīna kafarū fī takżīb.
       Artinya:
       Namun orang-orang kafir itu terus-menerus mendustakan
       (kebenaran).
       20.
       وَٱللَّهُ
       مِن
       وَرَآئِهِم
       مُّحِيطٌ
       ۝٢٠
       Latin:
       Wallāhu min warā'ihim muḥīṭ.
       Artinya:
       Padahal Allah meliputi mereka dari belakang mereka.
       21.
       بَلْ هُوَ
       قُرْءَانٌ
       مَّجِيدٌ
       ۝٢١
       Latin:
       Bal huwa Qur'ānum majīd.
       Artinya:
       Bahkan (yang didustakan itu) ialah Al-Qur'an yang mulia,
       22.
       فِى لَوْحٍ
       مَّحْفُوظٍ
       ۝٢٢
       Latin:
       Fī lauhin maḥfūẓ.
       Artinya:
       yang (tersimpan) dalam Lauḥ Maḥfūẓ.
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 17–22
       • Pokok Bahasan:
       Allah mengingatkan kaum musyrikin kepada kehancuran umat-umat
       terdahulu seperti Fir'aun dan kaum Ṡamūd yang
       memiliki kekuatan besar tetapi tetap binasa karena mendustakan
       para rasul. Orang-orang kafir pada masa Nabi ﷺ pun tetap
       berada dalam pendustaan, padahal mereka sepenuhnya berada dalam
       kekuasaan Allah. Surah ini ditutup dengan penegasan bahwa
       Al-Qur'an adalah wahyu yang mulia dan terpelihara di dalam
       Lauḥ Maḥfūẓ, sehingga kebenarannya tidak
       mungkin berubah atau dipalsukan.
       • Pelajaran:
       Kekuatan, kekuasaan, dan kemajuan suatu kaum tidak dapat
       melindungi mereka dari azab Allah apabila mereka tetap
       mendustakan kebenaran. Seorang mukmin hendaknya meyakini bahwa
       Al-Qur'an adalah wahyu yang sempurna dan terjaga, sehingga
       menjadi pedoman hidup yang paling dapat dipercaya sepanjang
       zaman.
       • Kata Kunci:
       Fir'aun • Ṡamūd • Al-Qur'an • Lauḥ
       Maḥfūẓ • Wahyu • Kekuasaan Allah
       #Post#: 1278--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:37 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Aṭ-Ṭāriq
       "Yang Datang pada Malam Hari"
       Nomor Surah : 86
       Nama Arab : الطارق
       Nama Lain : Aṭ-Ṭāriq (diambil dari ayat
       pertama)
       Jumlah Ayat : 17 ayat
       Golongan : Makkiyah
       Urutan Turun : Ke-36
       Tema Utama :
       Sumpah Allah dengan langit dan bintang
       Aṭ-Ṭāriq, penegasan bahwa setiap manusia berada
       dalam pengawasan Allah, bukti kekuasaan Allah menciptakan dan
       membangkitkan manusia, kemuliaan Al-Qur'an sebagai pemisah
       antara yang hak dan batil, serta ancaman bagi orang-orang yang
       mendustakan kebenaran.
       Ayat 1–8
       1.
       وَٱلسَّمَآءِ
       وَٱلطَّارِقِ
       ۝١
       Latin:
       Was-samā'i waṭ-ṭāriq.
       Artinya:
       Demi langit dan yang datang pada malam hari,
       2.
       وَمَآ
       أَدْرَىٰكَ
       مَا
       ٱلطَّارِقُ
       ۝٢
       Latin:
       Wa mā adrāka maṭ-ṭāriq.
       Artinya:
       Tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?
       3.
       ٱلنَّجْمُ
       ٱلثَّاقِبُ
       ۝٣
       Latin:
       An-najmuṡ-ṡāqib.
       Artinya:
       (Yaitu) bintang yang cahayanya menembus.
       4.
       إِن كُلُّ
       نَفْسٍ
       لَّمَّا
       عَلَيْهَا
       حَافِظٌ ۝٤
       Latin:
       In kullu nafsil lammā 'alaihā ḥāfiẓ.
       Artinya:
       Setiap orang pasti ada penjaganya.
       5.
       فَلْيَنظُرِ
       ٱلْإِنسَٰنُ
       مِمَّ
       خُلِقَ ۝٥
       Latin:
       Fal-yanẓuril-insānu mimma khuliq.
       Artinya:
       Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan.
       6.
       خُلِقَ مِن
       مَّآءٍ
       دَافِقٍ ۝٦
       Latin:
       Khuliqa mim mā'in dāfiq.
       Artinya:
       Dia diciptakan dari air yang terpancar,
       7.
       يَخْرُجُ
       مِنۢ
       بَيْنِ
       ٱلصُّلْبِ
       وَٱلتَّرَآئِبِ
       ۝٧
       Latin:
       Yakhruju mim bainiṣ-ṣulbi wat-tarā'ib.
       Artinya:
       yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada.
       8.
       إِنَّهُۥ
       عَلَىٰ
       رَجْعِهِۦ
       لَقَادِرٌ
       ۝٨
       Latin:
       Innahū 'alā raj'ihī laqādir.
       Artinya:
       Sesungguhnya Dia benar-benar Mahakuasa untuk mengembalikannya
       (menghidupkannya kembali).
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 1–8
       • Pokok Bahasan:
       Allah bersumpah dengan langit dan bintang
       Aṭ-Ṭāriq yang bersinar terang sebagai penegasan
       bahwa setiap manusia selalu berada dalam pengawasan-Nya. Manusia
       diperintahkan merenungkan asal penciptaannya yang berasal dari
       setetes air, sehingga tidak pantas menyombongkan diri.
       Sebagaimana Allah mampu menciptakan manusia dari sesuatu yang
       sangat lemah, Dia juga Mahakuasa membangkitkannya kembali pada
       Hari Kiamat.
       • Pelajaran:
       Merenungkan asal-usul penciptaan akan menumbuhkan sikap tawadhu'
       dan menghilangkan kesombongan. Keyakinan bahwa Allah mampu
       membangkitkan manusia kembali menjadi landasan keimanan kepada
       Hari Akhir dan mendorong setiap mukmin untuk mempersiapkan amal
       terbaik.
       • Kata Kunci:
       Aṭ-Ṭāriq • Penciptaan Manusia • Kebangkitan •
       Hari Akhir • Pengawasan Allah
       #Post#: 1279--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:40 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Aṭ-Ṭāriq
       "Yang Datang pada Malam Hari"
       Ayat 9–17
       9.
       يَوْمَ
       تُبْلَى
       ٱلسَّرَآئِرُ
       ۝٩
       Latin:
       Yauma tublas-sarā'ir.
       Artinya:
       Pada hari ditampakkan segala rahasia,
       10.
       فَمَا
       لَهُۥ مِن
       قُوَّةٍ
       وَلَا
       نَاصِرٍ
       ۝١٠
       Latin:
       Famā lahū min quwwatiw wa lā nāṣir.
       Artinya:
       maka tidak ada lagi baginya suatu kekuatan maupun seorang
       penolong.
       11.
       وَٱلسَّمَآءِ
       ذَاتِ
       ٱلرَّجْعِ
       ۝١١
       Latin:
       Was-samā'i żātir-raj'.
       Artinya:
       Demi langit yang mengandung hujan,
       12.
       وَٱلْأَرْضِ
       ذَاتِ
       ٱلصَّدْعِ
       ۝١٢
       Latin:
       Wal-arḍi żātiṣ-ṣad'.
       Artinya:
       dan demi bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,
       13.
       إِنَّهُۥ
       لَقَوْلٌ
       فَصْلٌ ۝١٣
       Latin:
       Innahū laqaulun faṣl.
       Artinya:
       Sesungguhnya (Al-Qur'an) itu benar-benar firman yang menentukan,
       14.
       وَمَا هُوَ
       بِٱلْهَزْلِ
       ۝١٤
       Latin:
       Wa mā huwa bil-hazl.
       Artinya:
       dan bukanlah senda gurau.
       15.
       إِنَّهُمْ
       يَكِيدُونَ
       كَيْدًا
       ۝١٥
       Latin:
       Innahum yakīdūna kaidā.
       Artinya:
       Sesungguhnya mereka sedang merencanakan tipu daya,
       16.
       وَأَكِيدُ
       كَيْدًا
       ۝١٦
       Latin:
       Wa akīdu kaidā.
       Artinya:
       dan Aku pun membuat rencana (untuk membalas mereka).
       17.
       فَمَهِّلِ
       ٱلْكَٰفِرِينَ
       أَمْهِلْهُمْ
       رُوَيْدًۢا
       ۝١٧
       Latin:
       Famahhilil-kāfirīna amhilhum ruwaidā.
       Artinya:
       Karena itu berilah penangguhan kepada orang-orang kafir. Berilah
       mereka kesempatan sebentar.
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 9–17
       • Pokok Bahasan:
       Allah menggambarkan Hari Kiamat sebagai hari ketika seluruh
       rahasia manusia disingkap dan tidak ada lagi kekuatan maupun
       penolong yang dapat menyelamatkan seseorang selain rahmat Allah.
       Allah kembali bersumpah dengan langit yang menurunkan hujan dan
       bumi yang membelah untuk menumbuhkan tanaman sebagai bukti
       kekuasaan-Nya. Al-Qur'an ditegaskan sebagai firman yang benar,
       tegas membedakan antara hak dan batil, bukan perkataan
       main-main. Walaupun orang-orang kafir merencanakan berbagai tipu
       daya untuk menghalangi dakwah, Allah memiliki rencana yang jauh
       lebih sempurna, sehingga Nabi ﷺ diperintahkan bersabar
       dan memberi mereka penangguhan hingga datang keputusan Allah.
       • Pelajaran:
       Tidak ada satu pun amal atau rahasia yang tersembunyi dari
       Allah. Al-Qur'an adalah pedoman hidup yang pasti benar dan wajib
       dijadikan standar dalam membedakan kebenaran dari kebatilan.
       Seorang mukmin hendaknya bersabar menghadapi makar orang-orang
       yang memusuhi agama, karena pertolongan dan keputusan Allah
       pasti datang pada waktu yang telah Dia tetapkan.
       • Kata Kunci:
       Hari Kiamat • Rahasia Amal • Al-Qur'an • Kesabaran • Makar Orang
       Kafir • Kekuasaan Allah
       #Post#: 1280--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:44 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Al-A‘lā
       "Yang Mahatinggi"
       Nomor Surah : 87
       Nama Arab : الأعلى
       Nama Lain : Al-A‘lā (diambil dari ayat pertama)
       Jumlah Ayat : 19 ayat
       Golongan : Makkiyah
       Urutan Turun : Ke-8
       Tema Utama :
       Perintah untuk menyucikan nama Allah Yang Mahatinggi,
       tanda-tanda kekuasaan-Nya dalam penciptaan dan pengaturan alam
       semesta, jaminan Allah kepada Nabi ﷺ dalam menyampaikan
       wahyu, peringatan bahwa hanya orang yang takut kepada Allah yang
       akan mengambil pelajaran, serta penegasan bahwa keberuntungan
       diperoleh melalui penyucian jiwa, zikir kepada Allah, dan
       mengutamakan akhirat.
       Ayat 1–8
       1.
       سَبِّحِ
       ٱسْمَ
       رَبِّكَ
       ٱلْأَعْلَى
       ۝١
       Latin:
       Sabbiḥisma rabbikal-a'lā.
       Artinya:
       Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi,
       2.
       ٱلَّذِى
       خَلَقَ
       فَسَوَّىٰ
       ۝٢
       Latin:
       Allażī khalaqa fasawwā.
       Artinya:
       yang menciptakan, lalu menyempurnakan (ciptaan-Nya),
       3.
       وَٱلَّذِى
       قَدَّرَ
       فَهَدَىٰ
       ۝٣
       Latin:
       Wallażī qaddara fahadā.
       Artinya:
       yang menentukan kadar (masing-masing) lalu memberi petunjuk,
       4.
       وَٱلَّذِىٓ
       أَخْرَجَ
       ٱلْمَرْعَىٰ
       ۝٤
       Latin:
       Wallażī akhrajal-mar'ā.
       Artinya:
       dan yang menumbuhkan rerumputan,
       5.
       فَجَعَلَهُۥ
       غُثَآءً
       أَحْوَىٰ
       ۝٥
       Latin:
       Faja'alahū guṡā'an aḥwā.
       Artinya:
       lalu dijadikan-Nya rerumputan itu kering kehitam-hitaman.
       6.
       سَنُقْرِئُكَ
       فَلَا
       تَنسَىٰٓ
       ۝٦
       Latin:
       Sanuqri'uka falā tansā.
       Artinya:
       Kami akan membacakan (Al-Qur'an) kepadamu, maka engkau tidak
       akan lupa,
       7.
       إِلَّا مَا
       شَآءَ
       ٱللَّهُ ۚ
       إِنَّهُۥ
       يَعْلَمُ
       ٱلْجَهْرَ
       وَمَا
       يَخْفَىٰ
       ۝٧
       Latin:
       Illā mā syā'allāh, innahū
       ya'lamul-jahra wa mā yakhfā.
       Artinya:
       kecuali jika Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang
       terang dan yang tersembunyi.
       8.
       وَنُيَسِّرُكَ
       لِلْيُسْرَىٰ
       ۝٨
       Latin:
       Wa nuyassiruka lil-yusrā.
       Artinya:
       Dan Kami akan memudahkan bagimu ke jalan yang mudah.
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 1–8
       • Pokok Bahasan:
       Allah memerintahkan Nabi Muhammad ﷺ untuk menyucikan
       nama-Nya dengan mengakui kesempurnaan sifat-sifat-Nya. Allah
       menunjukkan tanda-tanda rububiyyah-Nya melalui penciptaan
       makhluk, penetapan takdir, pemberian petunjuk, serta pergantian
       kehidupan tumbuhan. Kemudian Allah menjamin bahwa Nabi ﷺ
       akan mampu menghafal dan menyampaikan wahyu dengan baik, serta
       memudahkan beliau dalam menjalankan risalah.
       • Pelajaran:
       Mengenal kesempurnaan ciptaan Allah akan menumbuhkan rasa syukur
       dan pengagungan kepada-Nya. Seorang mukmin juga hendaknya yakin
       bahwa Allah akan memberikan pertolongan dan kemudahan kepada
       hamba yang menempuh jalan ketaatan dan menjalankan amanah sesuai
       syariat-Nya.
       • Kata Kunci:
       Tasbih • Al-A‘lā • Wahyu • Takdir • Rububiyyah • Kemudahan
       dari Allah
       *****************************************************
       Page 4 of 8
   DIR Previous Page
   DIR Next Page