URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       C↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: CDX-001┐ Al-Qur'an (Juz 30/Juz 'Amma) » &#128...
       *****************************************************
       #Post#: 1261--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 10:57 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. 'Abasa
       "Ia Bermuka Masam"
       Ayat 33–42
       33.
       فَإِذَا
       جَآءَتِ
       ٱلصَّآخَّةُ
       ۝٣٣
       Latin:
       Fa iżā jā'atiṣ-ṣākhkhah.
       Artinya:
       Maka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala),
       34.
       يَوْمَ
       يَفِرُّ
       ٱلْمَرْءُ
       مِنْ
       أَخِيهِ
       ۝٣٤
       Latin:
       Yauma yafirrul-mar'u min akhīh.
       Artinya:
       Pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,
       35.
       وَأُمِّهِۦ
       وَأَبِيهِ
       ۝٣٥
       Latin:
       Wa ummihī wa abīh.
       Artinya:
       Dari ibu dan bapaknya,
       36.
       وَصَٰحِبَتِهِۦ
       وَبَنِيهِ
       ۝٣٦
       Latin:
       Wa ṣāḥibatihī wa banīh.
       Artinya:
       Dari istri dan anak-anaknya.
       37.
       لِكُلِّ
       ٱمْرِئٍ
       مِّنْهُمْ
       يَوْمَئِذٍ
       شَأْنٌ
       يُغْنِيهِ
       ۝٣٧
       Latin:
       Likullimri'im minhum yauma'iżin sya'nuy yughnīh.
       Artinya:
       Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang
       cukup menyibukkannya.
       38.
       وُجُوهٌ
       يَوْمَئِذٍ
       مُّسْفِرَةٌ
       ۝٣٨
       Latin:
       Wujūhuy yauma'iżim musfirah.
       Artinya:
       Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri,
       39.
       ضَاحِكَةٌ
       مُّسْتَبْشِرَةٌ
       ۝٣٩
       Latin:
       Ḍāḥikatum mustabsyirah.
       Artinya:
       Tertawa dan bergembira ria.
       40.
       وَوُجُوهٌ
       يَوْمَئِذٍ
       عَلَيْهَا
       غَبَرَةٌ
       ۝٤٠
       Latin:
       Wa wujūhuy yauma'iżin 'alaihā ghabarah.
       Artinya:
       Dan pada hari itu ada (pula) wajah-wajah yang tertutup debu,
       41.
       تَرْهَقُهَا
       قَتَرَةٌ
       ۝٤١
       Latin:
       Tarhaquhā qatarah.
       Artinya:
       Yang ditutupi kegelapan (dan kehinaan).
       42.
       أُو۟لَٰٓئِكَ
       هُمُ
       ٱلْكَفَرَةُ
       ٱلْفَجَرَةُ
       ۝٤٢
       Latin:
       Ulā'ika humul-kafaratul-fajarah.
       Artinya:
       Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka.
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 33–42
       • Pokok Bahasan:
       Allah menggambarkan kedahsyatan Hari Kiamat ketika tiupan
       sangkakala mengguncang seluruh makhluk. Pada saat itu, setiap
       manusia begitu sibuk memikirkan nasib dirinya hingga tidak lagi
       mampu memperhatikan orang-orang terdekatnya. Setelah hisab,
       manusia terbagi menjadi dua golongan: wajah-wajah yang berseri
       karena memperoleh rahmat Allah dan wajah-wajah yang dipenuhi
       debu serta kegelapan karena kekafiran dan kedurhakaan mereka.
       • Pelajaran:
       Hubungan keluarga dan kedudukan dunia tidak akan dapat
       menyelamatkan seseorang pada Hari Kiamat. Yang menentukan
       keselamatan hanyalah iman, ketakwaan, dan amal saleh. Karena
       itu, setiap muslim hendaknya mempersiapkan bekal untuk hari yang
       pasti datang tersebut.
       • Kata Kunci:
       Hari Kiamat • Tiupan Sangkakala • Hisab • Wajah Orang Beriman •
       Wajah Orang Kafir
       #Post#: 1262--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 10:59 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. At-Takwīr
       "Menggulung (Matahari)"
       Nomor Surah : 81
       Nama Arab : التكوير
       Nama Lain : At-Takwīr (diambil dari ayat pertama)
       Jumlah Ayat : 29 ayat
       Golongan : Makkiyah
       Urutan Turun : Ke-7
       Tema Utama :
       Gambaran dahsyat berbagai peristiwa menjelang Hari Kiamat,
       pertanggungjawaban setiap manusia atas amalnya, penegasan bahwa
       Al-Qur'an adalah wahyu Allah yang dibawa oleh Malaikat Jibril
       kepada Nabi Muhammad ﷺ, serta bahwa hidayah hanya
       diperoleh dengan kehendak Allah.
       Ayat 1–7
       1.
       إِذَا
       ٱلشَّمْسُ
       كُوِّرَتْ
       ۝١
       Latin:
       Iżasy-syamsu kuwwirat.
       Artinya:
       Apabila matahari digulung,
       2.
       وَإِذَا
       ٱلنُّجُومُ
       ٱنكَدَرَتْ
       ۝٢
       Latin:
       Wa iżan-nujūmun kadarat.
       Artinya:
       Dan apabila bintang-bintang berjatuhan,
       3.
       وَإِذَا
       ٱلْجِبَالُ
       سُيِّرَتْ
       ۝٣
       Latin:
       Wa iżal-jibālu suyyirat.
       Artinya:
       Dan apabila gunung-gunung dihancurkan,
       4.
       وَإِذَا
       ٱلْعِشَارُ
       عُطِّلَتْ
       ۝٤
       Latin:
       Wa iżal-'isyāru 'uṭṭilat.
       Artinya:
       Dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak
       dipedulikan),
       5.
       وَإِذَا
       ٱلْوُحُوشُ
       حُشِرَتْ
       ۝٥
       Latin:
       Wa iżal-wuḥūsyu ḥusyirat.
       Artinya:
       Dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,
       6.
       وَإِذَا
       ٱلْبِحَارُ
       سُجِّرَتْ
       ۝٦
       Latin:
       Wa iżal-biḥāru sujjirat.
       Artinya:
       Dan apabila lautan dipanaskan (atau meluap),
       7.
       وَإِذَا
       ٱلنُّفُوسُ
       زُوِّجَتْ
       ۝٧
       Latin:
       Wa iżan-nufūsu zuwwijat.
       Artinya:
       Dan apabila roh-roh dipertemukan (dengan tubuhnya atau dengan
       golongannya masing-masing),
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 1–7
       • Pokok Bahasan:
       Allah membuka Surah At-Takwīr dengan rangkaian gambaran
       dahsyat yang akan terjadi menjelang Hari Kiamat. Matahari
       kehilangan cahayanya, bintang-bintang berjatuhan, gunung-gunung
       dihancurkan, harta paling berharga ditinggalkan,
       binatang-binatang dikumpulkan, lautan meluap, dan seluruh
       manusia dipertemukan kembali untuk menghadapi hari pembalasan.
       Semua itu menunjukkan berakhirnya kehidupan dunia dan dimulainya
       kehidupan akhirat.
       • Pelajaran:
       Dunia yang tampak kokoh suatu saat akan berakhir sesuai
       ketetapan Allah. Kesadaran akan Hari Kiamat seharusnya mendorong
       manusia untuk memperbaiki iman, memperbanyak amal saleh, dan
       tidak tertipu oleh gemerlap kehidupan dunia yang sementara.
       • Kata Kunci:
       Hari Kiamat • Tanda-Tanda Kiamat • Kekuasaan Allah • Kebangkitan
       • Akhirat
       #Post#: 1263--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:02 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. At-Takwīr
       "Menggulung (Matahari)"
       Ayat 8–14
       8.
       وَإِذَا
       ٱلْمَوْءُۥدَةُ
       سُئِلَتْ
       ۝٨
       Latin:
       Wa iżal-mau'ūdatu su'ilat.
       Artinya:
       Dan apabila bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,
       9.
       بِأَىِّ
       ذَنبٍ
       قُتِلَتْ
       ۝٩
       Latin:
       Bi ayyi żambin qutilat.
       Artinya:
       karena dosa apakah dia dibunuh?
       10.
       وَإِذَا
       ٱلصُّحُفُ
       نُشِرَتْ
       ۝١٠
       Latin:
       Wa iżaṣ-ṣuḥufu nusyirat.
       Artinya:
       Dan apabila lembaran-lembaran (catatan amal) dibuka,
       11.
       وَإِذَا
       ٱلسَّمَآءُ
       كُشِطَتْ
       ۝١١
       Latin:
       Wa iżas-samā'u kusyiṭat.
       Artinya:
       dan apabila langit disingkapkan,
       12.
       وَإِذَا
       ٱلْجَحِيمُ
       سُعِّرَتْ
       ۝١٢
       Latin:
       Wa iżal-jaḥīmu su''irat.
       Artinya:
       dan apabila neraka dinyalakan,
       13.
       وَإِذَا
       ٱلْجَنَّةُ
       أُزْلِفَتْ
       ۝١٣
       Latin:
       Wa iżal-jannatu uzlifat.
       Artinya:
       dan apabila surga didekatkan,
       14.
       عَلِمَتْ
       نَفْسٌ
       مَّآ
       أَحْضَرَتْ
       ۝١٤
       Latin:
       'Alimat nafsum mā aḥḍarat.
       Artinya:
       maka setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 8–14
       • Pokok Bahasan:
       Allah menggambarkan rangkaian peristiwa Hari Kiamat yang
       menyingkap seluruh kezaliman dan seluruh amal manusia. Bayi
       perempuan yang dahulu dikubur hidup-hidup akan menjadi saksi
       atas kejahatan pelakunya. Catatan amal dibuka, langit disingkap,
       neraka dinyalakan, surga didekatkan, dan setiap manusia
       menyaksikan sendiri seluruh amal yang telah dipersiapkannya.
       • Pelajaran:
       Tidak ada satu pun amal yang tersembunyi dari Allah.
       Keadilan-Nya akan ditegakkan dengan sempurna pada Hari Kiamat.
       Karena itu setiap mukmin hendaknya menjaga amal, menjauhi
       kezaliman, dan mempersiapkan bekal terbaik untuk bertemu Allah.
       • Kata Kunci:
       Hari Kiamat • Catatan Amal • Keadilan Allah • Surga • Neraka •
       Pertanggungjawaban
       #Post#: 1264--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:07 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. At-Takwīr
       "Menggulung (Matahari)"
       Ayat 15–21
       15.
       فَلَآ
       أُقْسِمُ
       بِٱلْخُنَّسِ
       ۝١٥
       Latin:
       Falā uqsimu bil-khunnas.
       Artinya:
       Maka Aku bersumpah demi bintang-bintang,
       16.
       ٱلْجَوَارِ
       ٱلْكُنَّسِ
       ۝١٦
       Latin:
       Al-jawāril-kunnas.
       Artinya:
       yang beredar dan terbenam,
       17.
       وَٱلَّيْلِ
       إِذَا
       عَسْعَسَ
       ۝١٧
       Latin:
       Wal-laili iżā 'as'asa.
       Artinya:
       demi malam apabila telah datang meninggalkan gelapnya,
       18.
       وَٱلصُّبْحِ
       إِذَا
       تَنَفَّسَ
       ۝١٨
       Latin:
       Waṣ-ṣubḥi iżā tanaffasa.
       Artinya:
       dan demi subuh apabila mulai terang,
       19.
       إِنَّهُۥ
       لَقَوْلُ
       رَسُولٍ
       كَرِيمٍ
       ۝١٩
       Latin:
       Innahū laqaulu rasūlin karīm.
       Artinya:
       Sesungguhnya (Al-Qur'an) itu benar-benar firman (Allah yang
       dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril),
       20.
       ذِى
       قُوَّةٍ
       عِندَ ذِى
       ٱلْعَرْشِ
       مَكِينٍ
       ۝٢٠
       Latin:
       Żī quwwatin 'inda żil-'arsyi makīn.
       Artinya:
       yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi
       (Allah) Pemilik 'Arsy,
       21.
       مُّطَاعٍ
       ثَمَّ
       أَمِينٍ
       ۝٢١
       Latin:
       Muṭā'in ṡamma amīn.
       Artinya:
       yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya.
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 15–21
       • Pokok Bahasan:
       Allah bersumpah dengan tanda-tanda kebesaran-Nya di alam semesta
       untuk menegaskan bahwa Al-Qur'an benar-benar merupakan wahyu
       Allah yang dibawa oleh Malaikat Jibril. Jibril digambarkan
       sebagai malaikat yang mulia, kuat, memiliki kedudukan tinggi di
       sisi Allah, ditaati oleh para malaikat, dan sangat terpercaya
       dalam menyampaikan wahyu kepada Nabi Muhammad ﷺ.
       • Pelajaran:
       Keaslian Al-Qur'an terjamin karena disampaikan melalui perantara
       yang paling terpercaya. Hal ini menguatkan keyakinan bahwa
       setiap ayat Al-Qur'an berasal dari Allah tanpa perubahan sedikit
       pun.
       • Kata Kunci:
       Al-Qur'an • Jibril • Wahyu • Amanah • Malaikat • Kebenaran
       #Post#: 1265--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:10 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. At-Takwīr
       "Menggulung (Matahari)"
       Ayat 22–29
       22.
       وَمَا
       صَاحِبُكُم
       بِمَجْنُونٍ
       ۝٢٢
       Latin:
       Wa mā ṣāḥibukum bimajnūn.
       Artinya:
       Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah orang yang gila.
       23.
       وَلَقَدْ
       رَءَاهُ
       بِٱلْأُفُقِ
       ٱلْمُبِينِ
       ۝٢٣
       Latin:
       Wa laqad ra'āhu bil-ufuqil-mubīn.
       Artinya:
       Dan sungguh, dia (Muhammad) telah melihatnya (Jibril) di ufuk
       yang terang.
       24.
       وَمَا هُوَ
       عَلَى
       ٱلْغَيْبِ
       بِضَنِينٍ
       ۝٢٤
       Latin:
       Wa mā huwa 'alal-gaybi biḍanīn.
       Artinya:
       Dan dia (Muhammad) bukanlah orang yang kikir untuk menerangkan
       yang gaib.
       25.
       وَمَا هُوَ
       بِقَوْلِ
       شَيْطَٰنٍ
       رَّجِيمٍ
       ۝٢٥
       Latin:
       Wa mā huwa biqauli syaiṭānir-rajīm.
       Artinya:
       Dan (Al-Qur'an) itu bukanlah perkataan setan yang terkutuk.
       26.
       فَأَيْنَ
       تَذْهَبُونَ
       ۝٢٦
       Latin:
       Fa ayna tażhabūn.
       Artinya:
       Maka ke manakah kamu akan pergi?
       27.
       إِنْ هُوَ
       إِلَّا
       ذِكْرٌ
       لِّلْعَٰلَمِينَ
       ۝٢٧
       Latin:
       In huwa illā żikrun lil-'ālamīn.
       Artinya:
       (Al-Qur'an) itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh
       alam,
       28.
       لِمَن
       شَآءَ
       مِنكُمْ
       أَن
       يَسْتَقِيمَ
       ۝٢٨
       Latin:
       Liman syā'a minkum ay-yastaqīm.
       Artinya:
       (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang ingin menempuh jalan yang
       lurus.
       29.
       وَمَا
       تَشَآءُونَ
       إِلَّآ
       أَن
       يَشَآءَ
       ٱللَّهُ
       رَبُّ
       ٱلْعَٰلَمِينَ
       ۝٢٩
       Latin:
       Wa mā tasyā'ūna illā ay
       yasyā'allāhu rabbul-'ālamīn.
       Artinya:
       Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu), kecuali
       apabila dikehendaki Allah, Tuhan seluruh alam.
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 22–29
       • Pokok Bahasan:
       Allah menegaskan bahwa Nabi Muhammad ﷺ bukanlah orang
       gila, melainkan benar-benar menerima wahyu melalui Malaikat
       Jibril yang pernah beliau lihat secara nyata. Al-Qur'an bukan
       berasal dari setan, tetapi merupakan peringatan bagi seluruh
       manusia. Meski manusia diberi pilihan untuk menempuh jalan yang
       lurus, semua itu tetap berada di bawah kehendak dan kekuasaan
       Allah Rabb semesta alam.
       • Pelajaran:
       Keimanan kepada Al-Qur'an menuntut keyakinan bahwa wahyu ini
       berasal dari Allah. Hidayah perlu diusahakan oleh manusia, namun
       keberhasilannya tetap bergantung kepada kehendak Allah. Karena
       itu, seorang mukmin senantiasa memohon petunjuk-Nya sambil
       berusaha istiqamah di jalan yang benar.
       • Kata Kunci:
       Muhammad ﷺ • Jibril • Al-Qur'an • Hidayah • Istiqamah •
       Kehendak Allah
       #Post#: 1266--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:12 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Al-Infiṭār
       "Terbelah"
       Nomor Surah : 82
       Nama Arab :
       الانفطار
       Nama Lain : Al-Infiṭār (diambil dari ayat pertama)
       Jumlah Ayat : 19 ayat
       Golongan : Makkiyah
       Urutan Turun : Ke-82
       Tema Utama :
       Gambaran dahsyat Hari Kiamat ketika langit terbelah dan alam
       semesta berubah, penegasan bahwa manusia tidak boleh tertipu
       oleh kenikmatan dunia sehingga melupakan Rabb-nya, pencatatan
       seluruh amal oleh malaikat, balasan bagi orang-orang yang
       berbakti dan durhaka, serta kekuasaan Allah yang mutlak pada
       Hari Pembalasan.
       Ayat 1–7
       1.
       إِذَا
       ٱلسَّمَآءُ
       ٱنفَطَرَتْ
       ۝١
       Latin:
       Iżas-samā'unfaṭarat.
       Artinya:
       Apabila langit terbelah,
       2.
       وَإِذَا
       ٱلْكَوَاكِبُ
       ٱنتَثَرَتْ
       ۝٢
       Latin:
       Wa iżal-kawākibuntaṡarat.
       Artinya:
       dan apabila bintang-bintang berserakan,
       3.
       وَإِذَا
       ٱلْبِحَارُ
       فُجِّرَتْ
       ۝٣
       Latin:
       Wa iżal-biḥāru fujjirat.
       Artinya:
       dan apabila lautan dijadikan meluap,
       4.
       وَإِذَا
       ٱلْقُبُورُ
       بُعْثِرَتْ
       ۝٤
       Latin:
       Wa iżal-qubūru bu'ṡirat.
       Artinya:
       dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,
       5.
       عَلِمَتْ
       نَفْسٌ
       مَّا
       قَدَّمَتْ
       وَأَخَّرَتْ
       ۝٥
       Latin:
       'Alimat nafsum mā qaddamat wa akhkharat.
       Artinya:
       maka setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan
       yang dilalaikannya.
       6.
       يَٰٓأَيُّهَا
       ٱلْإِنسَٰنُ
       مَا
       غَرَّكَ
       بِرَبِّكَ
       ٱلْكَرِيمِ
       ۝٦
       Latin:
       Yā ayyuhal-insānu mā gharraka
       birabbikal-karīm.
       Artinya:
       Wahai manusia! Apakah yang telah memperdayakanmu terhadap
       Tuhanmu Yang Mahamulia,
       7.
       ٱلَّذِى
       خَلَقَكَ
       فَسَوَّىٰكَ
       فَعَدَلَكَ
       ۝٧
       Latin:
       Allażī khalaqaka fasawwāka fa'adalak.
       Artinya:
       yang telah menciptakanmu lalu menyempurnakan kejadianmu dan
       menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang?
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 1–7
       • Pokok Bahasan:
       Allah menggambarkan berbagai peristiwa besar yang akan terjadi
       pada Hari Kiamat: langit terbelah, bintang-bintang berserakan,
       lautan meluap, dan kuburan dibongkar. Setelah itu setiap manusia
       mengetahui seluruh amalnya. Allah kemudian menegur manusia yang
       lalai dan tertipu oleh kehidupan dunia, padahal Dia-lah yang
       telah menciptakan dan menyempurnakan manusia dengan
       sebaik-baiknya.
       • Pelajaran:
       Hari Pembalasan pasti datang dan tidak ada satu pun amal yang
       tersembunyi. Manusia tidak pantas tertipu oleh kenikmatan dunia
       hingga melupakan Rabb Yang Maha Pemurah, karena seluruh nikmat
       berasal dari-Nya dan akan dimintai pertanggungjawaban.
       • Kata Kunci:
       Hari Kiamat • Langit Terbelah • Amal • Muhasabah • Karunia Allah
       #Post#: 1267--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:14 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Al-Infiṭār
       "Terbelah"
       Ayat 8–19
       8.
       فِيٓ أَيِّ
       صُورَةٍ
       مَّا
       شَآءَ
       رَكَّبَكَ
       ۝٨
       Latin:
       Fī ayyi ṣūratim mā syā'a rakkabak.
       Artinya:
       Dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.
       9.
       كَلَّا
       بَلْ
       تُكَذِّبُونَ
       بِٱلدِّينِ
       ۝٩
       Latin:
       Kallā bal tukażżibūna bid-dīn.
       Artinya:
       Sekali-kali tidak! Bahkan kamu mendustakan Hari Pembalasan.
       10.
       وَإِنَّ
       عَلَيْكُمْ
       لَحَٰفِظِينَ
       ۝١٠
       Latin:
       Wa inna 'alaikum laḥāfiẓīn.
       Artinya:
       Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang
       mengawasi (pekerjaanmu),
       11.
       كِرَامًا
       كَٰتِبِينَ
       ۝١١
       Latin:
       Kirāman kātibīn.
       Artinya:
       yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (amal-amalmu),
       12.
       يَعْلَمُونَ
       مَا
       تَفْعَلُونَ
       ۝١٢
       Latin:
       Ya'lamūna mā taf'alūn.
       Artinya:
       mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
       13.
       إِنَّ
       ٱلْأَبْرَارَ
       لَفِى
       نَعِيمٍ
       ۝١٣
       Latin:
       Innal-abrāra lafī na'īm.
       Artinya:
       Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam
       kenikmatan,
       14.
       وَإِنَّ
       ٱلْفُجَّارَ
       لَفِى
       جَحِيمٍ
       ۝١٤
       Latin:
       Wa innal-fujjāra lafī jaḥīm.
       Artinya:
       dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada
       dalam neraka.
       15.
       يَصْلَوْنَهَا
       يَوْمَ
       ٱلدِّينِ
       ۝١٥
       Latin:
       Yaṣlaunahā yaumad-dīn.
       Artinya:
       Mereka memasukinya pada Hari Pembalasan.
       16.
       وَمَا هُمْ
       عَنْهَا
       بِغَآئِبِينَ
       ۝١٦
       Latin:
       Wa mā hum 'anhā bighā'ibīn.
       Artinya:
       Dan mereka sekali-kali tidak akan dapat keluar darinya.
       17.
       وَمَآ
       أَدْرَىٰكَ
       مَا يَوْمُ
       ٱلدِّينِ
       ۝١٧
       Latin:
       Wa mā adrāka mā yaumud-dīn.
       Artinya:
       Tahukah kamu apakah Hari Pembalasan itu?
       18.
       ثُمَّ مَآ
       أَدْرَىٰكَ
       مَا يَوْمُ
       ٱلدِّينِ
       ۝١٨
       Latin:
       Ṡumma mā adrāka mā yaumud-dīn.
       Artinya:
       Sekali lagi, tahukah kamu apakah Hari Pembalasan itu?
       19.
       يَوْمَ لَا
       تَمْلِكُ
       نَفْسٌ
       لِّنَفْسٍ
       شَيْـًٔا ۖ
       وَٱلْأَمْرُ
       يَوْمَئِذٍ
       لِّلَّهِ
       ۝١٩
       Latin:
       Yauma lā tamliku nafsul linafsin syai'ā, wal-amru
       yauma'iżil lillāh.
       Artinya:
       (Yaitu) pada hari ketika seseorang tidak berdaya sedikit pun
       untuk menolong orang lain. Segala urusan pada hari itu dalam
       kekuasaan Allah.
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 8–19
       • Pokok Bahasan:
       Allah mengingatkan manusia agar tidak tertipu oleh kenikmatan
       dunia sehingga melupakan Rabb yang telah menciptakannya dengan
       sempurna. Setiap amal dicatat oleh malaikat yang mulia. Pada
       akhirnya manusia terbagi menjadi dua golongan: orang-orang yang
       berbakti memperoleh kenikmatan, sedangkan orang-orang yang
       durhaka menerima azab. Hari Pembalasan adalah hari ketika tidak
       ada seorang pun mampu menolong orang lain dan seluruh urusan
       berada di bawah kekuasaan Allah semata.
       • Pelajaran:
       Nikmat Allah hendaknya melahirkan rasa syukur, bukan kelalaian.
       Kesadaran bahwa setiap amal dicatat mendorong seorang mukmin
       untuk menjaga perkataan dan perbuatannya. Hari Pembalasan adalah
       kepastian yang menuntut setiap manusia mempersiapkan diri dengan
       amal saleh.
       • Kata Kunci:
       Nikmat Allah • Malaikat Pencatat • Hari Pembalasan • Surga •
       Neraka • Kekuasaan Allah
       #Post#: 1268--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:15 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Al-Muṭaffifīn
       "Orang-Orang yang Curang"
       Nomor Surah : 83
       Nama Arab :
       المطففين
       Nama Lain : Al-Muṭaffifīn (diambil dari ayat pertama)
       Jumlah Ayat : 36 ayat
       Golongan : Makkiyah
       Urutan Turun : Ke-86
       Tema Utama :
       Peringatan keras terhadap orang-orang yang berbuat curang dalam
       takaran dan timbangan, kepastian adanya Hari Pembalasan,
       pencatatan amal manusia dalam Sijjīn dan ‘Illiyyīn,
       balasan bagi orang-orang durhaka dan orang-orang beriman, serta
       kemenangan kaum mukmin pada Hari Akhir.
       Ayat 1–9
       1.
       وَيْلٌ
       لِّلْمُطَفِّفِينَ
       ۝١
       Latin:
       Wailul lil-muṭaffifīn.
       Artinya:
       Celakalah orang-orang yang curang (dalam takaran dan timbangan),
       2.
       ٱلَّذِينَ
       إِذَا
       ٱكْتَالُوا۟
       عَلَى
       ٱلنَّاسِ
       يَسْتَوْفُونَ
       ۝٢
       Latin:
       Allażīna iżak-tālū 'alan-nāsi
       yastaufūn.
       Artinya:
       (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang
       lain, mereka minta dipenuhi,
       3.
       وَإِذَا
       كَالُوهُمْ
       أَو
       وَّزَنُوهُمْ
       يُخْسِرُونَ
       ۝٣
       Latin:
       Wa iżā kālūhum au wazanūhum
       yukhsirūn.
       Artinya:
       tetapi apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain,
       mereka mengurangi.
       4.
       أَلَا
       يَظُنُّ
       أُو۟لَٰٓئِكَ
       أَنَّهُم
       مَّبْعُوثُونَ
       ۝٤
       Latin:
       Alā yaẓunnu ulā'ika annahum
       mab'ūṡūn.
       Artinya:
       Tidakkah mereka mengira bahwa mereka akan dibangkitkan,
       5.
       لِيَوْمٍ
       عَظِيمٍ ۝٥
       Latin:
       Liyaumin 'aẓīm.
       Artinya:
       pada suatu hari yang besar,
       6.
       يَوْمَ
       يَقُومُ
       ٱلنَّاسُ
       لِرَبِّ
       ٱلْعَٰلَمِينَ
       ۝٦
       Latin:
       Yauma yaqūmun-nāsu lirabbil-'ālamīn.
       Artinya:
       (yaitu) hari ketika manusia berdiri menghadap Tuhan seluruh
       alam.
       7.
       كَلَّآ
       إِنَّ
       كِتَٰبَ
       ٱلْفُجَّارِ
       لَفِى
       سِجِّينٍ
       ۝٧
       Latin:
       Kallā inna kitābal-fujjāri lafī sijjīn.
       Artinya:
       Sekali-kali jangan begitu! Sesungguhnya catatan orang-orang
       durhaka benar-benar tersimpan dalam Sijjīn.
       8.
       وَمَآ
       أَدْرَىٰكَ
       مَا
       سِجِّينٌ
       ۝٨
       Latin:
       Wa mā adrāka mā sijjīn.
       Artinya:
       Tahukah kamu apakah Sijjīn itu?
       9.
       كِتَٰبٌ
       مَّرْقُومٌ
       ۝٩
       Latin:
       Kitābum marqūm.
       Artinya:
       (Yaitu) kitab yang tertulis (dengan jelas).
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 1–9
       • Pokok Bahasan:
       Surah Al-Muṭaffifīn dibuka dengan ancaman keras
       kepada orang-orang yang curang dalam takaran dan timbangan.
       Mereka menuntut haknya dipenuhi, tetapi mengurangi hak orang
       lain. Allah mengingatkan bahwa semua manusia akan dibangkitkan
       pada Hari yang Agung untuk mempertanggungjawabkan amalnya.
       Catatan amal orang-orang durhaka tersimpan dalam Sijjīn
       sebagai bukti atas seluruh perbuatan mereka.
       • Pelajaran:
       Islam menuntut kejujuran dalam seluruh bentuk muamalah.
       Kecurangan sekecil apa pun tidak luput dari pengawasan Allah dan
       akan dipertanggungjawabkan pada Hari Pembalasan. Seorang mukmin
       hendaknya berlaku adil, amanah, dan menjaga hak orang lain.
       • Kata Kunci:
       Kejujuran • Timbangan • Muamalah • Hari Pembalasan • Sijjīn
       #Post#: 1269--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:17 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Al-Muṭaffifīn
       "Orang-Orang yang Curang"
       Ayat 10–17
       10.
       وَيْلٌ
       يَوْمَئِذٍ
       لِّلْمُكَذِّبِينَ
       ۝١٠
       Latin:
       Wailuy yauma'iżil lil-mukażżibīn.
       Artinya:
       Celakalah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan,
       11.
       ٱلَّذِينَ
       يُكَذِّبُونَ
       بِيَوْمِ
       ٱلدِّينِ
       ۝١١
       Latin:
       Allażīna yukażżibūna biyaumid-dīn.
       Artinya:
       (yaitu) orang-orang yang mendustakan Hari Pembalasan.
       12.
       وَمَا
       يُكَذِّبُ
       بِهِۦٓ
       إِلَّا
       كُلُّ
       مُعْتَدٍ
       أَثِيمٍ
       ۝١٢
       Latin:
       Wa mā yukażżibu bihī illā kullu
       mu'tadin aṡīm.
       Artinya:
       Dan tidak ada yang mendustakannya selain setiap orang yang
       melampaui batas lagi bergelimang dosa,
       13.
       إِذَا
       تُتْلَىٰ
       عَلَيْهِ
       ءَايَٰتُنَا
       قَالَ
       أَسَٰطِيرُ
       ٱلْأَوَّلِينَ
       ۝١٣
       Latin:
       Iżā tutlā 'alaihi āyātunā
       qāla asāṭīrul-awwalīn.
       Artinya:
       yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berkata,
       "Itu adalah dongeng orang-orang terdahulu."
       14.
       كَلَّا ۖ
       بَلْ ۜ
       رَانَ
       عَلَىٰ
       قُلُوبِهِم
       مَّا
       كَانُوا۟
       يَكْسِبُونَ
       ۝١٤
       Latin:
       Kallā bal rāna 'alā qulūbihim mā
       kānū yaksibūn.
       Artinya:
       Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang selalu mereka kerjakan itu
       telah menutupi hati mereka.
       15.
       كَلَّآ
       إِنَّهُمْ
       عَن
       رَّبِّهِمْ
       يَوْمَئِذٍ
       لَّمَحْجُوبُونَ
       ۝١٥
       Latin:
       Kallā innahum 'ar rabbihim yauma'iżil
       lamaḥjūbūn.
       Artinya:
       Sekali-kali tidak! Sesungguhnya pada hari itu mereka benar-benar
       terhalang dari (melihat) Tuhan mereka.
       16.
       ثُمَّ
       إِنَّهُمْ
       لَصَالُوا۟
       ٱلْجَحِيمِ
       ۝١٦
       Latin:
       Ṡumma innahum laṣālul-jaḥīm.
       Artinya:
       Kemudian sesungguhnya mereka benar-benar akan masuk ke dalam
       neraka.
       17.
       ثُمَّ
       يُقَالُ
       هَٰذَا
       ٱلَّذِى
       كُنتُم
       بِهِۦ
       تُكَذِّبُونَ
       ۝١٧
       Latin:
       Ṡumma yuqālu hāżallażī kuntum
       bihī tukażżibūn.
       Artinya:
       Kemudian dikatakan (kepada mereka), "Inilah (azab) yang dahulu
       selalu kamu dustakan."
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 10–17
       • Pokok Bahasan:
       Allah menjelaskan sifat orang-orang yang mendustakan Hari
       Pembalasan. Mereka adalah orang-orang yang melampaui batas,
       tenggelam dalam dosa, serta menganggap ayat-ayat Allah hanyalah
       dongeng. Akibat dosa yang terus-menerus, hati mereka menjadi
       tertutup dari kebenaran. Pada Hari Kiamat mereka dihalangi dari
       rahmat Allah, dimasukkan ke dalam neraka, lalu dihadapkan kepada
       azab yang dahulu mereka ingkari.
       • Pelajaran:
       Dosa yang terus dilakukan tanpa taubat dapat mengeraskan hati
       hingga sulit menerima petunjuk. Sikap meremehkan wahyu merupakan
       jalan menuju kebinasaan. Karena itu seorang mukmin hendaknya
       menjaga hati dengan iman, istighfar, dan ketaatan agar tetap
       peka terhadap kebenaran.
       • Kata Kunci:
       Hari Pembalasan • Dosa • Hati yang Tertutup • Neraka • Wahyu
       #Post#: 1270--------------------------------------------------
       Re: ۩۞۩ Al-Qur'an (Juz 'Amma)
   DIR By: Host
       Date: July 9, 2026, 11:21 am
       ---------------------------------------------------------
       QS. Al-Muṭaffifīn
       "Orang-Orang yang Curang"
       Ayat 18–28
       18.
       كَلَّآ
       إِنَّ
       كِتَٰبَ
       ٱلْأَبْرَارِ
       لَفِى
       عِلِّيِّينَ
       ۝١٨
       Latin:
       Kallā inna kitābal-abrāri lafī
       'illiyyīn.
       Artinya:
       Sekali-kali tidak! Sesungguhnya catatan orang-orang yang
       berbakti benar-benar tersimpan dalam 'Illiyyīn.
       19.
       وَمَآ
       أَدْرَىٰكَ
       مَا
       عِلِّيُّونَ
       ۝١٩
       Latin:
       Wa mā adrāka mā 'illiyyūn.
       Artinya:
       Tahukah kamu apakah 'Illiyyīn itu?
       20.
       كِتَٰبٌ
       مَّرْقُومٌ
       ۝٢٠
       Latin:
       Kitābum marqūm.
       Artinya:
       (Yaitu) kitab yang tertulis (dengan jelas),
       21.
       يَشْهَدُهُ
       ٱلْمُقَرَّبُونَ
       ۝٢١
       Latin:
       Yasyhaduhul-muqarrabūn.
       Artinya:
       yang disaksikan oleh (malaikat-malaikat) yang didekatkan (kepada
       Allah).
       22.
       إِنَّ
       ٱلْأَبْرَارَ
       لَفِى
       نَعِيمٍ
       ۝٢٢
       Latin:
       Innal-abrāra lafī na'īm.
       Artinya:
       Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam
       kenikmatan,
       23.
       عَلَى
       ٱلْأَرَآئِكِ
       يَنظُرُونَ
       ۝٢٣
       Latin:
       'Alal-arā'iki yanẓurūn.
       Artinya:
       mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang,
       24.
       تَعْرِفُ
       فِى
       وُجُوهِهِمْ
       نَضْرَةَ
       ٱلنَّعِيمِ
       ۝٢٤
       Latin:
       Ta'rifu fī wujūhihim naḍratan-na'īm.
       Artinya:
       engkau dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup yang
       penuh kenikmatan.
       25.
       يُسْقَوْنَ
       مِن
       رَّحِيقٍ
       مَّخْتُومٍ
       ۝٢٥
       Latin:
       Yusqauna mir raḥīqim makhtūm.
       Artinya:
       Mereka diberi minum dari khamar murni yang disegel,
       26.
       خِتَٰمُهُۥ
       مِسْكٌ ۚ
       وَفِى
       ذَٰلِكَ
       فَلْيَتَنَافَسِ
       ٱلْمُتَنَٰفِسُونَ
       ۝٢٦
       Latin:
       Khitāmuhū misk, wa fī żālika
       falyatanāfasil-mutanāfisūn.
       Artinya:
       penutupnya beraroma kasturi. Dan untuk yang demikian itu
       hendaknya orang berlomba-lomba.
       27.
       وَمِزَاجُهُۥ
       مِن
       تَسْنِيمٍ
       ۝٢٧
       Latin:
       Wa mizājuhū min tasnīm.
       Artinya:
       Dan campurannya berasal dari Tasnīm,
       28.
       عَيْنًا
       يَشْرَبُ
       بِهَا
       ٱلْمُقَرَّبُونَ
       ۝٢٨
       Latin:
       'Ainay yasyrabu bihal-muqarrabūn.
       Artinya:
       (yaitu) mata air yang diminum oleh orang-orang yang didekatkan
       (kepada Allah).
       ---------------------------------------------------------
       Sekilas Ayat 18–28
       • Pokok Bahasan:
       Berbeda dengan nasib orang-orang durhaka, catatan amal
       orang-orang yang berbakti tersimpan di dalam 'Illiyyīn,
       tempat yang mulia. Mereka memperoleh berbagai kenikmatan surga,
       duduk di atas dipan-dipan, wajah mereka memancarkan kebahagiaan,
       dan menikmati minuman terbaik dari mata air Tasnīm yang
       disediakan bagi hamba-hamba Allah yang paling dekat dengan-Nya.
       • Pelajaran:
       Allah telah menyiapkan balasan yang sangat mulia bagi
       orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Kenikmatan surga
       menjadi motivasi agar manusia berlomba-lomba dalam kebaikan,
       bukan dalam urusan dunia semata.
       • Kata Kunci:
       'Illiyyīn • Surga • Tasnīm • Kenikmatan • Berlomba
       dalam Kebaikan
       *****************************************************
       Page 3 of 8
   DIR Previous Page
   DIR Next Page