URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ [8] GENERASI BERIKUTNYA: &#94...
       *****************************************************
       #Post#: 137--------------------------------------------------
       ۩۞۩ Generasi Berikutnya: Orang-Orang Generasi
       Berikutnya Yang Berjalan Di Jalan Mereka: Ibnu Qudamah Al
       Maqdisi
   DIR By: GoldenLeaves
       Date: December 25, 2023, 9:06 pm
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
       [center]BIOGRAFI &#9701;&#8593;&#10043;AHLULHADITS, PARA
       SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
       &#65018;[/center]
       [center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
       sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar ibn Abdul Aziz) &#9654; Mari kita kembali kepada Al Qur'an
       dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.&#10043;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       &#10043; Ibnu Qudamah Al Maqdisi
       (Wafat 620 H) Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
       [size=9pt]&#9701;&#8593;
       &#665;&#671;&#7439;&#610;&#42801;-&#7452;&#640;&#671;-&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=45
       Beliau adalah seorang imam, ahli fiqih dan zuhud, Asy Syaikh
       Muwaffaquddin Abu Muhammad Abdullah [i]ibn Ahmad ibn Muhammad
       Ibnu Qudamah al-Hanbali al-Almaqdisi. Beliau berhijrah ke lereng
       bukit Ash-Shaliya, Damaskus, dan dibubuhkanlah namanya
       ad-Damsyiqi ash-Shalihi, nisbah kepada kedua daerah itu.
       Dilahirkan pada bulan Sya’ban 541 H di desa Jamma’il, salah satu
       daerah bawahan Nabulsi, dekat Baitil Maqdis, Tanah Suci di
       Palestina.[/i]
       Saat itu tentara salib menguasai Baitul Maqdis dan daerah
       sekitarnya. Karenanya, ayahnya, Abul Abbas Ahmad ibn Muahammad
       Ibnu Qudamah, tulang punggung keluarga dari pohon nasab yang
       baik ini hijrah bersama keluarganya ke Damaskus dengan kedua
       anaknya, Abu Umar dan Muwaffaquddin, juga saudara sepupu mereka,
       Abdul Ghani al-Maqdisi, sekitar tahun 551 H (Al-Hafidz
       Dhiya’uddin mempunyai sebuah kitab tentang sebab hijrahnya
       pendududk Baitul Maqdis ke Damaskus). Di Damaskus mereka singgah
       di Masjid Abu Salih, di luar gerbang timur. Setelah dua tahun di
       sana, mereka pindah ke kaki gunung Qaisun di Shalihia, Damaskus.
       Di masa-masa itu Muwaffaquddin menghafal Al Qur'an dan menimba
       ilmu-ilmu dasar kepada ayahnya, Abul ’Abbas, seorang ulama yang
       memiliki kedudukan mulia serta seorang yang zuhud. Kemudian ia
       berguru kepada para ulama Damaskus lainnya. Ia hafal Mukhtasar
       Al Khiraqi (fiqih madzab Imam Ahmad ibn Hambal) dan kitab-kitab
       lainnnya.
       Ia memiliki kemajuan pesat dalam menkaji ilmu. Menginjak umur 20
       tahun, ia pergi ke Bghdad ditemani saudara sepupunya, Abdul
       Ghani al-Maqdisi (anak saudara laki-laki ibunya) dan keduanya
       umurnya sama.
       Muwaffaquddin semula menetap sebentar di kediaman Syekh Abdul
       Qadir Al-Jailani,di Baghdad. Saat itu Shaikh berumur 90 tahun.
       Ia mengaji kepada beliau Mukhtasar Al-Khiraqi denagan penuh
       ketelitian dan pemahaman yang dalam, karena ia talah hafal kitab
       itu sejak di Damaskus. Kemudian wafatlah Syaikh Abdul Qadir
       Al-Jailani rahimahullah.
       Selanjutnya ia tidak pisah dengan Syaikh Nashih al-Islam Abul
       Fath ibn Manni untuk mengaji kepada belia madzab Ahmad dan
       perbandingan madzab. Ia menetap di Baghdad selama 4 tahun. Di
       kota itu juga ia mengaji hadis dengan sanadnya secara langsung
       mendengar dari Imam Hibatullah ibn Ad-Daqqaq dan lainnya.
       Setelah itu ia pulang ke Damaskus dan menetap sebentar di
       keluarganya. Lalu kembali ke Baghdad tahun 576 H.
       Di Baghdad dalam kunjungannya yang kedua, ia lanjutkan
       mengajihadis selama satu tahun, mendengar langsung dengan
       sanadnya dari Abdul Fath ibn Al-Manni. Setelah itu ia kembali ke
       Damaskus.
       Pada tahun 574 H ia menunaikan ibadah haji,seusai ia pulang ke
       Damaskus. Di sana ia mulai menyusun kitabnya Al-Mughni Syarh
       Mukhtasar Al-Khiraqi (fiqih madzab Imam Ahmad ibn Hambal). Kitab
       ini tergolong kitab kajian terbesar dalam masalah fiqih secarar
       umum, dan khususnya di madzab Imam Ahmad ibn Hanbal.
       Sampai-sampai Imam ‘Izzudin ibn Abdus Salam As-Syafi’i, yang
       digelari Sulthanul ‘Ulama mengatakan tentang kitab ini: “Saya
       merasa kurang puas dalam berfatwa sebelum saya menyanding kitab
       al-Mughni.”
       Banyak para santri yang menimba ilmu hadis kepada beliau, fiqih,
       dan ilmu-ilmu lainnya. Dan banyak pula yang menjadi ulama fiqih
       setelah mengaji kepada beliau. Diantaranya, kpeonakannya
       sendiri, seorang qadhi terkemuka, Syaikh Syamsuddin Abdur Rahman
       ibn Abu Umar dan ulama-ulama lainnya seangkatannya.
       Di samping itu beliau masih terus menulis karya-karya ilmiah di
       berbagai disiplin ilmu, lebih-lebih di bidang fiqih yang
       dikuasainya denagn matang. Beliau banyak menulis kitab di bidang
       fiqih ini,ynag kitab-kitab karyanya membuktikan kamapanannya
       yang sempurna di bidang itu. Sampai-sampai ia menjadi buah bibir
       orang banyak dari segala penjuru yang membicarakan keutamaan
       keilmuan dan munaqib (sisi-sisi keagungannya).
       Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: ”Setelah Al-Auza’i, tidak
       ada orang yang masuk ke negri Syam yang lebih mapan di bidang
       fiqih melebihi Al-Muwaffaq.”
       Ibnu Ash-Shalah berkata: ”Saya tidak pernah melihat orang alim
       seperti Al-Muwaffaq.”
       Cucu ibn Al-Jauzi barkata: ”Orang yang melihat Al-Muwaffaq
       seakan-akan ia melihat salah seorang sahabat nabi. Seakan-akan
       cahaya memancar dari wajahnya.”
       Imam Al-Muwaffaqiq adalah seorang imam di berbagai disiplin ilmu
       syar’i. Di zaman beliau, setelah saudaranya (Abu Umar), tiada
       orang yang lebih zuhud, lebih wara’ dan lebih mapan ilmunya
       melebihi beliau.
       Beliau mengikuti jejak As-Salaf dalam masalah aqidah, kezuhudan,
       dan kewara’an. Beliau sangat pemalu, sangat menjauh dari
       gemerlapnya dunia dan dari pengejarnya. Beliau sosok yang
       pemaaf, tidak kaku dan sangat rendah hati, cinta kepada orang
       yang kesusahan, mulia akhlaknya, banyak berkorban untuk orang
       lain, tekun beribadah, kaya keutamaan, berotak cerdas, sangat
       jeli dalam ilmunya, sangat tenang, sedikit bicara, dan banyak
       kerja. Orang merasa tentram dan damai dengan sekedar memandang
       wajahnya walau sebelum beliau berbicara. Kebaikan dan kemuliaan
       sifat beliau tidak terhitung. Al-Hafidzh Dhiya’uddin al-Maqdisi,
       demikian juga al-Hafidzh Adz-Dzahabi, menulis sebuah kitab
       tentang biografi Imam Ibnu Qudamah ini.
       Kemasyhuran Imam Ibnu Qudamah tidak terbatas pada masalah
       keilmuan dan ketaqwaan, akan tetapi beliau juga seorang mujahod
       yang terjun di medan jihad fisabilillah bersama pahlawan besar
       Shalahuddin al-Ayyubi yang berhasil menyatukan kekuatan militer
       umat Islam pada tahun 583 H untuk menumpas tentara salib dan
       membersihkan tanah suci Quds dari najis mereka. Para penulis
       biografi Imam Ibnu Qudamah menyebutkan bahwa belia dan saudara
       kandungnya, Abu Umar, beserta murid-murid beliau dan beberapa
       orang keluarganya turut berjihad di bawah panji-panij para
       mujahidin yang dimenangkan oleh Alloh ini. Beliau berdua dan
       murid-muridnya mempunyai satu kemah yang senantiasa
       berpindah-pindah kemanapun para mujahidin berpindah dan
       mengambil posisi.
       Imam Ibnu Qudamah wafat pada hari Sabtu,tepat di hari Idul
       Fithri tahun 629 H. Beliau dimakamkan di kaki gunung Qasiun di
       Shalihiya, di sebuah lereng di atas Jami’ Al-Hanabilah (masjid
       besar para pengikut madzab Imam Ahmad ibn Hanbal). &#42880;1
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
       />&#42880;2(boards&#9488;II)
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       &#7434;&#7424;&#7458;&#7424;&#7435;&#7452;&#7437;&#7452;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#7435;&#668;&#7424;&#618;&#640;&#7424;&#628;
       &#665;&#7424;&#7424;&#640;&#7424;&#7435;&#7424;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#42800;&#618;&#618;&#7435;&#7452;&#7437;
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       *****************************************************
       Page 1 of 1