URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       ↑iscm
  HTML https://iscm.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: ۩۞۩ [7] KEMUDIAN MURID-MURIDNYA
       *****************************************************
       #Post#: 132--------------------------------------------------
       ۩۞۩ Kemudian Murid-Muridnya Seperti: Imam
       At-Tirmidzi
   DIR By: BrandedLvo
       Date: December 25, 2023, 3:11 am
       ---------------------------------------------------------
       [URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/31TP7JfQfa/s25/1919f5305c0/bitly_AhlulHadits90frame[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com/][IMG]https://www.4shared.com/img/fRNFtcdqku/s25/1919f5547e0/AHLULHADITS-frame[/img][/URL]
       [move][shadow=grey,left]PARA 'ULAMA AHLUL HADITS[/shadow][/move]
       [center]BIOGRAFI &#9701;&#8593;&#10043;AHLULHADITS, PARA
       SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN BESERTA KELUARGA RASULULLAH
       &#65018;[/center]
       [center]Biografi para ulama ahlul hadits mulai dari zaman
       sahabat hingga zaman sekarang yang masyhur:[/center]
       ---------------------------------------------------------
       [center]&#1576;&#1587;&#1605; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1605;&#1606;
       &#1575;&#1604;&#1585;&#1581;&#1610;&#1605;
       [/center]
       KALAMULLAH "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
       hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa
       lagi Maha Pengampun." (Fathir: 28) &#9679; SABDA RASULULLAH
       &#65018; “Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh
       para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka
       hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan
       tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At
       Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani) &#9679; NASEHAT SALAF
       "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak
       mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa
       menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika
       kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
       (Umar ibn Abdul Aziz) &#9654; Mari kita kembali kepada Al Qur'an
       dan As Sunnah dengan pemahaman salaf.&#10043;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       &#10043; Imam At-Tirmidzi
       (209-279 H) Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad &#42880;
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/
       [size=9pt]&#9701;&#8593;
       &#665;&#671;&#7439;&#610;&#42801;-&#7452;&#640;&#671;-&#7457;&#7457;&#7457;
  HTML https://ahlulhadist.wordpress.com//?p=69
       Nama lengkapnya adalah Imam al-Hafidz Abu ‘Isa Muhammad [i]ibn
       ‘Isa ibn Saurah ibn Musa ibn ad-Dahhak As-Sulami at-Tirmidzi,
       salah seorang ahli hadits kenamaan, dan pengarang berbagai kitab
       yang masyur lahir pada 279 H di kota Tirmiz.[/i]
       &#10043; Perkembangan dan Perjalanannya
       Kakek Abu ‘Isa at-Tirmidzi berkebangsaan Mirwaz, kemudian pindah
       ke Tirmiz dan menetap di sana. Di kota inilah cucunya bernama
       Abu ‘Isa dilahirkan. Semenjak kecilnya Abu ‘Isa sudah gemar
       mempelajari ilmu dan mencari hadits. Untuk keperluan inilah ia
       mengembara ke berbagai negeri: Hijaz, Irak, Khurasan dan
       lain-lain. Dalam perlawatannya itu ia banyak mengunjungi
       ulama-ulama besar dan guru-guru hadits untuk mendengar hadits
       yang kem dihafal dan dicatatnya dengan baik di perjalanan atau
       ketika tiba di suatu tempat. Ia tidak pernah menyia-nyiakan
       kesempatan tanpa menggunakannya dengan seorang guru di
       perjalanan menuju Makkah. Kisah ini akan diuraikan lebih lanjut.
       Setelah menjalani perjalanan panjang untuk belajar, mencatat,
       berdiskusi dan tukar pikiran serta mengarang, ia pada akhir
       kehidupannya mendapat musibah kebutaan, dan beberapa tahun
       lamanya ia hidup sebagai tuna netra, dalam keadaan seperti
       inilah akhirnya at-Tirmidzi meninggal dunia. Ia wafat di Tirmiz
       pada malam Senin 13 Rajab tahun 279 H dalam usia 70 tahun.
       &#10043; Guru-Gurunya
       Ia belajar dan meriwayatkan hadits dari ulama-ulama kenamaan. Di
       antaranya adalah Imam Bukhari, kepadanya ia mempelajari hadits
       dan fiqh. Juga ia belajar kepada Imam Muslim dan Abu Dawud.
       Bahkan Tirmidzi belajar pula hadits dari sebagian guru mereka.
       Guru lainnya ialah Qutaibah ibn Saudi Arabia’id, Ishaq ibn Musa,
       Mahmud ibn Gailan. Said ibn ‘Abdur Rahman, Muhammad ibn
       Basysyar, ‘Ali ibn Hajar, Ahmad ibn Muni’, Muhammad ibn
       al-Musanna dan lain-lain.
       &#10043; Murid-muridnya
       Hadits-hadits dan ilmu-ilmunya dipelajari dan diriwayatkan oleh
       banyak ulama. Di antaranya ialah Makhul ibnul-Fadl, Muhammad ibn
       Mahmud ‘Anbar, Hammad ibn Syakir, ‘Ai-bd ibn Muhammad
       an-Nasfiyyun, al-Haisam ibn Kulaib asy-Syasyi, Ahmad ibn Yusuf
       an-Nasafi, Abul-‘Abbas Muhammad ibn Mahbud al-Mahbubi, yang
       meriwayatkan kitab Al-Jami’ daripadanya, dan lain-lain.
       &#10043; Kekuatan Hafalannya
       Abu ‘Isa aat-Tirmidzi diakui oleh para ulama keahliannya dalam
       hadits, kesalehan dan ketakwaannya. Ia terkenal pula sebagai
       seorang yang dapat dipercaya, amanah dan sangat teliti. Salah
       satu bukti kekuatan dan cepat hafalannya ialah kisah berikut
       yang dikemukakan oleh al-Hafiz Ibnu Hajar dalam Tahzib
       at-Tahzib-nya, dari Ahmad ibn ‘Abdullah ibn Abu Dawud, yang
       berkata:
       “Saya mendengar Abu ‘Isa at-Tirmidzi berkata: Pada suatu waktu
       dalam perjalanan menuju Makkah, dan ketika itu saya telah
       menuslis dua jilid berisi hadits-hadits yang berasal dari
       seorang guru. Guru tersebut berpapasan dengan kami. Lalu saya
       bertanya-tanya mengenai dia, mereka menjawab bahwa dialah orang
       yang kumaksudkan itu. Kemudian saya menemuinya. Saya mengira
       bahwa “dua jilid kitab” itu ada padaku. Ternyata yang kubawa
       bukanlah dua jilid tersebut, melainkan dua jilid lain yang mirip
       dengannya. Ketika saya telah bertemu dengan dia, saya memohon
       kepadanya untuk mendengar hadits, dan ia mengabulkan permohonan
       itu. Kemudian ia membacakan hadits yang dihafalnya. Di sela-sela
       pembacaan itu ia mencuri pandang dan melihat bahwa kertas yang
       kupegang masih putih bersih tanpa ada tulisan sesuatu apa pun.
       Demi melihat kenyataan ini, ia berkata: ‘Tidakkah engkau malu
       kepadaku?’ lalu aku bercerita dan menjelaskan kepadanya bahwa
       apa yang ia bacakan itu telah kuhafal semuanya. ‘Coba bacakan!’
       suruhnya. Lalu aku pun membacakan seluruhnya secara beruntun. Ia
       bertanya lagi: ‘Apakah telah engkau hafalkan sebelum datang
       kepadaku?’ ‘Tidak,’ jawabku. Kemudian saya meminta lagi agar dia
       meriwayatkan hadits yang lain. Ia pun kemudian membacakan empat
       puluh buah hadits yang tergolong hadits-hadits yang sulit atau
       garib, lalu berkata: ‘Coba ulangi apa yang kubacakan tadi,’ Lalu
       aku membacakannya dari pertama sampai selesai; dan ia
       berkomentar: ‘Aku belum pernah melihat orang seperti engkau.”
       &#10043; Pandangan Para Kritikus Hadits Terhadapnya
       Para ulama besar telah memuji dan menyanjungnya, dan mengakui
       akan kemuliaan dan keilmuannya. Al-Hafiz Abu Hatim Muhammad ibn
       Hibban, kritikus hadits, menggolangkan Tirmidzi ke dalam
       kelompok “Siqat” atau orang-orang yang dapat dipercayai dan
       kokoh hafalannya, dan berkata: “Tirmidzi adalah salah seorang
       ulama yang mengumpulkan hadits, menyusun kitab, menghafal hadits
       dan bermuzakarah (berdiskusi) dengan para ulama.” Abu Ya’la
       al-Khalili dalam kitabnya ‘Ulumul Hadits menerangkan; Muhammad
       ibn ‘Isa at-Tirmidzi adalah seorang penghafal dan ahli hadits
       yang baik yang telah diakui oleh para ulama. Ia memiliki kitab
       Sunan dan kitab Al-Jarh wat-Ta’dil. Hadits-haditsnya
       diriwayatkan oleh Abu Mahbub dan banyak ulama lain. Ia terkenal
       sebagai seorang yang dapat dipercaya, seorang ulama dan imam
       yang menjadi ikutan dan yang berilmu luas. Kitabnya Al-Jami’us
       Sahih sebagai bukti atas keagungan derajatnya, keluasan
       hafalannya, banyak bacaannya dan pengetahuannya tentang hadits
       yang sangat mendalam.
       &#10043; Fiqh Tirmidzi dan Ijtihadnya
       Imam Tirmidzi, di samping dikenal sebagai ahli dan penghafal
       hadits yang mengetahui kelemahan-kelemahan dan perawi-perawinya,
       ia juga dikenal sebagai ahli fiqh yang mewakili wawasan dan
       pandangan luas. Barang siapa mempelajari kitab Jami’nya ia akan
       mendapatkan ketinggian ilmu dan kedalaman penguasaannya terhadap
       berbagai mazhab fikih. Kajian-kajiannya mengenai persoalan fiqh
       mencerminkan dirinya sebagai ulama yang sangat berpengalaman dan
       mengerti betul duduk permasalahan yang sebenarnya. Salah satu
       contoh ialah penjelasannya terhadap sebuah hadits mengenai
       penangguhan membayar piutang yang dilakukan si berutang yang
       sudah mampu, sebagai berikut: “Muhammad ibn Basysyar ibn Mahdi
       menceritakan kepada kami Sufyan menceritakan kepada kami, dari
       Abi az-Zunad, dari al-A’rai dari Abu Hurairah, dari Nabi
       shallallahu ‘alaihi wasallam, bersabda: ‘Penangguhan membayar
       utang yang dilakukan oleh si berutang) yang mampu adalah suatu
       kezaliman. Apabila seseorang di antara kamu dipindahkan utangnya
       kepada orang lain yang mampu membayar, hendaklah pemindahan
       utang itu diterimanya.” Imam Tirmidzi memberikan penjelasan
       sebagai berikut: Sebagian ahli ilmu berkata: ”Apabila seseorang
       dipindahkan piutangnya kepada orang lain yang mampu membayar dan
       ia menerima pemindahan itu, maka bebaslah orang yang memindahkan
       (muhil) itu, dan bagi orang yang dipindahkan piutangnya (muhtal)
       tidak dibolehkan menuntut kepada muhil.” Diktum ini adalah
       pendapat Syafi’i, Ahmad dan Ishaq. Sebagian ahli ilmu yang lain
       berkata: “Apabila harta seseorang (muhtal) menjadi rugi
       disebabkan kepailitan muhal ‘alaih, maka baginya dibolehkan
       menuntut bayar kepada orang pertama (muhil).” Mereka memakai
       alas an dengan perkataan Usma dan lainnya, yang menegaskan:
       “Tidak ada kerugian atas harta benda seorang Muslim.” Menurut
       Ishak, maka perkataan “Tidak ada kerugian atas harta benda
       seorang Muslim” ini adalah “Apabila seseorang dipindahkan
       piutangnya kepada orang lain yang dikiranya mampu, namun
       ternyata orang lain itu tidak mampu, maka tidak ada kerugian
       atas harta benda orang Muslim (yang dipindahkan utangnya) itu.”
       Itulah salah satu contoh yang menunjukkan kepada kita, bahwa
       betapa cemerlangnya pemikiran fiqh Tirmidzi dalam memahami
       nas-nas hadits, serta betapa luas dan orisinal pandangannya itu.
       &#10043; Karya-Karyanya
       Imam Tirmidzi banyak menulis kitab-kitab. Di antaranya:
       - Kitab Al-Jami’, terkenal dengan sebutan Sunan at-Tirmidzi.
       - [size=10pt]Kitab Al-‘Ilal.
       - [size=10pt]Kitab At-Tarikh.
       - [size=10pt]Kitab Asy-Syama’il an-Nabawiyyah.
       - [size=10pt]Kitab Az-Zuhd.
       - [size=10pt]Kitab Al-Asma’ wal-kuna. Di antara kitab-kitab
       tersebut yang paling besar dan terkenal serta beredar luas
       adalah Al-Jami’.
       [size=12pt]&#10043; Sekilas tentang Al-Jami’
       Kitab ini adalah salah satu kitab karya Imam Tirmidzi terbesar
       dan paling banyak manfaatnya. Ia tergolonga salah satu “Kutubus
       Sittah” (Enam Kitab Pokok Bidang Hadits) dan ensiklopedia hadits
       terkenal. Al-Jami’ ini terkenal dengan nama Jami’ Tirmidzi,
       dinisbatkan kepada penulisnya, yang juga terkenal dengan nama
       Sunan Tirmidzi. Namun nama pertamalah yang popular.
       Sebagian ulama tidak berkeberatan menyandangkan gelar as-Sahih
       kepadanya, sehingga mereka menamakannya dengan Sahih Tirmidzi.
       Sebenarnya pemberian nama ini tidak tepat dan terlalu gegabah.
       Setelah selesai menyususn kitab ini, Tirmidzi memperlihatkan
       kitabnya kepada para ulama dan mereka senang dan menerimanya
       dengan baik. Ia menerangkan: “Setelah selesai menyusun kitab
       ini, aku perlihatkan kitab tersebut kepada ulama-ulama Hijaz,
       Irak dan Khurasan, dan mereka semuanya meridhainya, seolah-olah
       di rumah tersebut ada Nabi yang selalu berbicara.”
       Imam Tirmidzi di dalam Al-Jami’-nya tidak hanya meriwayatkan
       hadits shahih semata, tetapi juga meriwayatkan hadits-hadits
       hasan, da’if, garib dan mu’allal dengan menerangkan
       kelemahannya.
       Dalam pada itu, ia tidak meriwayatkan dalam kitabnya itu,
       kecuali hadits-hadits yang diamalkan atau dijadikan pegangan
       oleh ahli fiqh. Metode demikian ini merupakan cara atau syarat
       yang longgar. Oleh karenanya, ia meriwayatkan semua hadits yang
       memiliki nilai demikian, baik jalan periwayatannya itu sahih
       ataupun tidak sahih. Hanya saja ia selalu memberikan penjelasan
       yang sesuai dengan keadaan setiap hadits.
       Diriwayatkan, bahwa ia pernah berkata: “Semua hadits yang
       terdapat dalam kitab ini adalah dapat diamalkan.” Oleh karena
       itu, sebagian besar ahli ilmu menggunakannya (sebagai pegangan),
       kecuali dua buah hadits, yaitu: Pertama, yang artinya:
       “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam menjamak
       shalat Zuhur dengan Asar, dan Maghrib dengan Isya, tanpa adanya
       sebab “takut” dan “dalam perjalanan.”
       “Jika ia peminum khamar, minum lagi pada yang keempat kalinya,
       maka bunuhlah dia.” Hadits ini adalah mansukh dan ijma ulama
       menunjukan demikian. Sedangkan mengenai shalat jamak dalam
       hadits di atas, para ulama berbeda pendapat atau tidak sepakat
       untuk meninggalkannya. Sebagian besar ulama berpendapat boleh
       (jawaz) hukumnya melakukan salat jamak di rumah selama tidak
       dijadikan kebiasaan. Pendapat ini adalah pendapat Ibnu Sirin dan
       Asyab serta sebagian besar ahli fiqh dan ahli hadits juga Ibnu
       Munzir.
       Hadits-hadits da’if dan munkar yang terdapat dalam kitab ini,
       pada umumnya hanya menyangkut fada’il al-a’mal (anjuran
       melakukan perbuatan-perbuatan kebajikan). Hal itu dapat
       dimengerti karena persyaratan-persyaratan bagi (meriwayatkan dan
       mengamalkan) hadits semacam ini lebih longgar dibandingkan
       dengan persyaratan bagi hadits-hadits tentang halal dan haram.
       &#42880;[size=8pt]1
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-daftar-isi-terbaru-9654ahlulhadits-9488(semua-artikel)/msg1073/#msg1073<br
       />&#42880;2(boards&#9488;II)
  HTML http://iscm.createaforum.com/coming-soon/10043-muslim-reading-forum-(boards9488ii)/msg1100/#msg1100
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/nrCGW3GXjq/s25/18c85862be0/printer[/img]
       &#7434;&#7424;&#7458;&#7424;&#7435;&#7452;&#7437;&#7452;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#7435;&#668;&#7424;&#618;&#640;&#7424;&#628;
       &#665;&#7424;&#7424;&#640;&#7424;&#7435;&#7424;&#671;&#671;&#7424;&#668;&#7452;
       &#42800;&#618;&#618;&#7435;&#7452;&#7437;
       [IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wJYa76tKku/s25/18c977b04d8/warning2[/img]<br
       />[IMG]
  HTML https://www.4shared.com/img/wLHyL--Ege/s25/18c853519f8/colored-pencils-colorful-color[/img]
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]
       Disalin dari Biografi Tirmidzi dalam Kutubus Sittah;Abu Syuhbah
       No. 83
       ---------------------------------------------------------
       [size=9pt]Ketentuan Penyalinan: Seluruh materi dalam blog ini
       boleh diperbanyak dalam bentuk apapun asalkan dengan tujuan
       dakwah dan non komersil, dengan mencantumkan URL blog www.
       ahlulhadist.wordpress.com. Ketentuan ini dikecualikan dari
       materi yang kami nukil dari situs/blog lainnya, maka ketentuan
       penyalinan materi dikembalikan kepada situs yang berkaitan.
       Akhirul kalam, semoga kaum muslimin, terutama di Indonesia dan
       negara jiran bisa mengambil manfaat dari blog ahlulhadist. Dan
       semoga ALLAH Rabb yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
       menjadikan blog/artikel ini sebagai amalan yang ikhlas mencari
       wajah-Nya.
       Wasshalatu wasalamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi
       washahbihi ajma’in.
       Disalin kembali oleh: Abdillah Ahmad, Bandung, Indonesia.
       ____________
       &#665;&#7424;&#610;&#618; &#655;&#7424;&#628;&#610;
       &#7437;&#7431;&#628;&#610;&#7428;&#7439;&#7448;&#655;-&#7448;&#7424;s&#7451;&#7431;
       &#7424;&#610;&#7424;&#640;
       &#7429;&#618;s&#7431;&#640;&#7451;&#7424;&#7435;&#7424;&#628;
       &#7452;&#640;&#671;-&#628;&#655;&#7424;
       &#7429;&#618;&#671;&#7424;&#640;&#7424;&#628;&#610;
       &#7452;&#628;&#7451;&#7452;&#7435;
       &#7429;&#618;&#7435;&#7439;&#7437;&#7431;&#640;s&#618;&#671;&#7435;&#7424;&#628;
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       ---------------------------------------------------------
       [right][URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/][IMG]https://www.4shared.com/img/O2yJlmFTfa/s25/1920326c348/ds2[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/resources/176917581769-biografi-ahlul-hadits-para-sahabat-tabiin-dan-tabiut-tabiin-beserta/][IMG]https://www.4shared.com/img/9PFMbaWQjq/s25/192029cafa0/table_of_content__TOC60_[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/306/para-'ulama-ahlul-hadits/msg1036/#msg1036][IMG]https://www.4shared.com/img/7_Dx_mC6jq/s25/192033503b8/forum1a[/img][/URL]<br
       />[URL=
  HTML http://iscm.createaforum.com/para-ulama-ahlul-hadits-16/][IMG]https://www.4shared.com/img/ckcBYfnhge/s25/192033c4718/forum3a[/img][/URL][/right]
       *****************************************************
       Page 1 of 1