URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       CINEMANIAK
  HTML https://cinemaniak.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: Thriller
       *****************************************************
       #Post#: 48--------------------------------------------------
       THE WHITE RIBBON (2009)
       By: Babadook Date: August 26, 2019, 12:01 am
       ---------------------------------------------------------
       [attachimg=1]
       THE WHITE RIBBON
       JUDUL ASLI : DAS WEISSE BAND
       Directed by Michael Haneke
       Produced by Stefan Arndt, Veit Heiduschka, Michael Katz,
       Margaret Ménégoz, Andrea Occhipinti
       Written by Michael Haneke
       Starring
       Christian Friedel
       Ulrich Tukur
       Josef Bierbichler
       PERINGATAN : FILM KHUSUS DEWASA, MENGANDUNG KETELANJANGAN,
       KEKERASAN SEKS, ADEGAN VULGAR
       Film yang memenangkan Palme d'Or di Cannes tahun 2009 di negeri
       asalnya malah mendapat banyak cercaan karena dikira terlalu
       menyudutkan bangsa Jerman dan mengorek luka lama, pedih bung!
       Akan tetapi harusnya publik Jerman tidak perlu buru-buru emosi
       menyikapi film ini. Sebab jika ditarik mundur jauh, memang akar
       kejahatan adalah kondisi keluarga.
       Jika saja orang-orang mau mengulik penelitian Baumrind yang
       mengutarakan 4 model parenting, tentu akan mengerti thesis
       Michael.
       Dalam wawancaranya di Austrian Film
       (
  HTML http://www.austrianfilms.com/news/en/bodymichael_haneke_the_white_ribbon__interviewbody)<br
       />Michael menjabarkan panjang lebar model pendekatan untuk
       memaparkan teorinya.
       Keluarga yang tidak berfungsi sebagaimana seharusnya, otoriter
       mutlak, narsisistik akan melahirkan generas-generasi kaku, aneh
       dan cenderung fasis. Juga akan cenderung melakukan kekerasan
       berkepanjangan. Apalagi kalau di dalam keluarga terjadi
       kekerasan verbal dan fisik, klop, seperti menyiapkan jalan tol
       untuk generasi brutal berikutnya.
       Tetapi saya bisa mengerti kemarahan publik Jerman, karena
       penyampaian Michael yang terasa sangat sinis, kurang empati dan
       cenderung anonim. Seakan-akan itu adalah sikap dunia luar
       terhadap kondisi di Jerman, yang belum tentu terjadi saat ini.
       Nah, justru karena pertentangan hebat inilah, The White Ribbon
       adalah film yang sangat layak ditonton. Ditunjang format hitam
       putih, tinggi noise, filmnya membelah dunia manusia di sebuah
       dusun (dan warganya) menjadi hitam dan putih. Benar dan salah,
       tidak ada abu-abu. Kaku sekaligus kejam.  Gaya visual ini
       belakangan memang banyak dipakai untuk film-film mystery,
       thriller, horror. Tak ketinggalan Christopher Nolan pun sempat
       menggarap salah satu filmnya (Following) dengan cara yang sama.
       Atau Dennis Villenevue saat menggarap Polytechnique. Juga The
       VVitch, filmnya Robert Eggers.
       Di sisi lain, jika ingin memahami The White Ribbon dalam
       kacamata psikologi kejahatan, bisa saja menggunakan teori Broken
       Window dan Collective Efficacy. Tambahan lainnya adalah model
       yang ditelurkan Stephan Karpman dalam Karpman drama Triangle
       sekaligus transactional analysis dari Eric Berne yang berbeda
       dari Freud, yang memecah manusia menjadi Parent - Adult - Child
       (PAC). Film tentang Karpman drama triangle sudah dibahas di
       review lain berjudul VALLEY OF THE DOOLS di tautan ini:
  HTML https://cinemaniak.createaforum.com/drama/valley-of-the-doll-(1967)/
       Sebagai referensi lanjutan saya ajukan film Dogtooth garapan
       Yorgos Lanthimos yang menggarap tema serupa tetapi dibatasi
       dalam lingkup yang sangat kecil. Jika Anda mau menonton, maka
       Anda akan mendapatkan perspektif yang lebih luas. Syukur jika
       Anda juga mau membaca referensi tulisan yang saya cantumkan di
       bawah ini.
       #RATING8.5
       SKOR 8.5/10
       REFERENSI:
       [list type=decimal]
       [li]
  HTML https://en.wikipedia.org/wiki/Collective_efficacy[/li]
       [li]
  HTML https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4824951/[/li]
       [li]
  HTML https://www.npr.org/2016/11/01/500104506/broken-windows-policing-and-the-origins-of-stop-and-frisk-and-how-it-went-wrong[/li]
       [li]
  HTML https://pdfs.semanticscholar.org/271f/beee7d1600d2d0ceed3cf739864c49d7ae69.pdf[/li]
       [li]
  HTML https://www.verywellmind.com/what-is-authoritarian-parenting-2794955[/li]
       [li]
  HTML https://en.wikipedia.org/wiki/Dysfunctional_family[/li]
       [li]
  HTML https://www.onecountry.org/story/perspective-family-and-development[/li]
       [li]
  HTML https://www.scientificamerican.com/article/harsh-nazi-parenting-guidelines-may-still-affect-german-children-of-today1/[/li]
       [li]
  HTML http://www.austrianfilms.com/news/en/bodymichael_haneke_the_white_ribbon__interviewbody[/li]
       [/list]
       *****************************************************