URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       CINEMANIAK
  HTML https://cinemaniak.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: Kitchen Sink Realism
       *****************************************************
       #Post#: 41--------------------------------------------------
       A TASTE OF HONEY
       By: Babadook Date: August 14, 2019, 6:29 am
       ---------------------------------------------------------
       [attachimg=1]
       A TASTE OF HONEY (1961)
       Genre : Drama, Gritty, Kitchen Sink Realism
       Sutradara : Tony Richardson
       Berdasarkan novel A Taste of Honey karangan Shelagh Delaney
       Naskah : Shelagh Delaney, Tony Richardson
       Pemain :  Dora Bryan, Robert Stephens, Murray Melvin, Paul
       Danquah, Rita Tushingham
       Jo dan ibunya, Helen, hidup di kawasan Salford, Manchester -
       Inggris pada kurun waktu 1960-an. Salford dan Manchester masih
       belum sepenuhnya pulih dari derita perang dunia ke-2. Salford
       yang terekam di film ini adalah daerah penting di Inggris.
       Terlihat dari banyaknya daerah yang di bom oleh Jerman.
       Puing-puing di sekitaran daerah industri di Salford berbicara
       begitu banyak akan masa lalunya. Daerah yang sebenarnya dulu
       menjanjikan, kini menjadi daerah kumuh.
       Jo masih duduk di sekolah menengah atas (senior high school),
       berusia 17 tahun. Sementara ibunya, berusia 40 tahun. Ayah Jo
       entah kemana, tidak selesai dikisahkan, meninggalkan luka batin
       yang dalam pada Helen.
       Helen tertatih-tatih membesarkan Jo, berpindah dari satu
       kontrakan ke kontrakan lain, yang sebetulnya tidak lebih dari
       satu ruangan besar bukan sebuah rumah. Ruangan yang sangat
       jorok, hampir gelap dan pastinya lembab. Bisa dibayangkan
       seperti apa hidup mereka sehari-hari.
       Lalu kisah mereka berdua bergulir dalam narasi yang apik. Dengan
       format hitam putih dan kontras yang tinggi film ini menampakkan
       kelasnya. Rita Tushingham yang berperan sebagai Jo lantas
       diganjar piala BAFTA sebagai pendatang baru terbaik. Lalu menang
       lagi di Cannes dan terakhir di Golden Globe pada tahun 1963.
       Sang sutradara, penulis naskah tak ketinggalan menyabet
       penghargaan bergengsi. Bahkan Tony Richardson masuk dalam
       Produced Guild of America padahal ia sendiri berkebangsaan
       Inggris.
       Lalu apa yang membuat sekian penghargaan hinggap atas film ini?
       Tak lain karena akting Rita yang jempolan. Dalam balutan film
       hitam putih dan bingkai gelap terang yang tegas, Rita menjelma
       menjadi sosok gadis yang manja, keras kepala, tidak tahu aturan,
       kekanak-kanakan dsb. Pendek kata, Rita membuat penonton jengkel
       dengan aktingnya.
       Kemudian bertandem dengan Murray Melvin, cowok yang dandy,
       parlente dan sok borjuis tapi berbakat seni tinggi, mereka
       menjadi pasangan paling aneh. Murray berakting sangat natural.
       Sekilas melihat penonton akan tahu bahwa Murray menjadi seorang
       gay di film ini, hanya lewat 5 menit pertama penampilannya di
       film ini.
       Pun juga dengan konsep gritty, kitchen sink realism yang diusung
       Tony, membuat orang bergidik akan potret nyata Salford kala itu.
       Gambar-gambarnya mampu menyiksa batin siapa saja. Jika Anda
       berkenan, silahkan bandingkan film ini dengan foto-foto Salford
       tahun 1960-an. Film ini sangat jujur. Lokasi syuting pun tidak
       direnovasi atau ditata agar mendukung cerita, tapi benar-benar
       nyata. Tony menggunakan apa saja yang ada di lingkungan itu.
       Itulah kenapa film ini masuk kategori gritty dan kitchen sink
       realism. Hanya 21 film sejauh ini yang layak masuk kategori itu.
       Salah satunya adalah film terbaru, Hell or High Water.
       Jika Anda kolektor film, film ini layak menghiasi rak film Anda.
       Jika Anda mengaku maniak film, Anda belum layak menjadi maniak
       jika belum melihat film ini.
       #RATING09
       SKOR : 9 / 10
       *****************************************************