URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       CINEMANIAK
  HTML https://cinemaniak.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: Drama
       *****************************************************
       #Post#: 23--------------------------------------------------
       THE WHITE BALLOON
   DIR By: cinemaniak
       Date: August 13, 2019, 9:35 pm
       ---------------------------------------------------------
       [attach=1]
       The White Balloon
       Film ini adalah film tentang Bahasa. Bahwa jika engkau tidak
       memiliki kekayaan, perempuan, kekuasaan, maka bagaimanapun,
       minimal engkau memiliki bahasa. Kisah film ini sangat sederhana,
       bahkan cenderung remeh-temeh. sekadar anak kecil yang merengek
       meminta ikan mas koki sebagai hadiah tahun barunya. Keberadaan
       anak-anak ini sebenarnya juga tidak menambah banyak nilai apik
       film. Karena tidak ada emosi yang meletup-letup keluar, paling
       hanya sesenggukkan tangis razieh yang juga tidak dalam-dalam
       amat. Jeniusnya film ini ini justru terletak pada dialognya,
       kuat betul bahasa dalam film ini menopang, dan menggambarkan
       bagaimana kehidupan Iran.
       Film ini saya tonton di youtube.com karena beberapa waktu
       sebelumnya saya coba untuk donwload tapi sulit, dan saat google
       mengarahkan ke youtube, sontak saja, langsung saya lihat. Modal
       melihat film ini hanya terjemahan bahasa indonesia saja, tanpa
       kemampuan Bahasa Arab apalagi Iran (parsi). Tapi justru
       keterbatasan itulah yang membuat saya bisa melihat kecantikan
       bahasa. Bahasa Jafar, seolah dieksploitasi untuk menunjukkan
       budaya peradabannya. Lihatlah bagaimana Razieh mengeksploitasi
       Mamanya dengan rengekan bahasanya, lihatlah Ayah Razieh yang
       mengeksplotasi Iran dengan kebutuhan akan goods (benda
       keseharian), sabun dan sampo, lihatlah bagaimana Ali harus
       tunduk pada bahasa perintah Mamanya, lihatlah bagaimana seotrang
       tentara Iran meronta pada pemerintah tentang kesejahteraannya,
       dan bagaimana majikan mengeksplotasi pegawainya. Dan yang
       terakhir, bagaimana etnis minor dijebak dengan bahasa mayoritas.
       Jafar bisa menunjukkan itu melalui bahasa.
       Sekali lagi, modal saya lihat film ini hanya dengan teks
       terjemahan. Jadi saya menilai kekuatan bahasa dalam film pada
       idiom yang diciptakannya. Karena idiom menunjukkan tidak hanya
       struktur lingustik, tapi juga filologinya. Contohnya adalah
       kelihaian teman Darwis dalam mengubah kepemilikan uang Razieh.
       Dia berkilah, lagi dan lagi, berganti-ganti, bersilat lidah
       hingga akhirnya diserahkan ke Darwis. Durasi adegan itu cukup
       lama, (sekali lagi) andalan saya melihat film ini adalah
       terjemahannya, yang berarti bahwa versi asli alam pikiran Bahasa
       Persi pasti lebih kompleks. Contoh lain adalah saat majikan
       jahir menceritakan kemarahan atas pelanggan kepada
       teman-temannya. Jafar seolah tidak hanya ingiin menunjukkan itu
       sebagai kemarahan, tapi adalah bahwa seorang-olah semua orang
       Iran juga harus berbagi kemarahan. Feel ini juga bisa didapet
       dari keadaan lusuh si tentara yang tidak bisa pulang.
       Sekali lagi, The White Balloon adalah film tentang bagaimana
       bahasa bisa dieksploitasi hingga ke relung-relung umur, budaya
       dan kegembiraan.
       #RATING09
       Resensi dari iPram
       *****************************************************
       Page 1 of 1