DIR Return Create A Forum - Home
---------------------------------------------------------
Mahayana Bodhicitta Vajra
HTML https://bodhicitta.createaforum.com
---------------------------------------------------------
*****************************************************
DIR Return to: Arya Mahayana
*****************************************************
#Post#: 297--------------------------------------------------
Amitabha Suttram
By: ajita Date: June 5, 2017, 8:24 am
---------------------------------------------------------
[center]Namo Bhagavate Dharmakaya Lokesvararaja Buddhaya
Namo Bhagavate Dharmakaya Amitabha Buddhaya
Namo Bhagavate Dharmakaya Maha Vairocana Buddhaya
Namo Bhagavate Dharmakaya Amoghasiddhi Buddhaya
Namo Bhagavate Dharmakaya Aksobhya Buddhaya
Namo Bhagavate Dharmakaya Ratna Sambhava Buddhaya
Namo Bhagavate Dasa Bhumaya Mega Dharma Mahastamaprapta
Bodhisattvaya Mahasattvaya
Namo Bhagavate Dasa Bhumaya Mega Dharma Avalokitesvara
Bodhisattvaya Mahasattvaya
Terpujilah para Buddha dan Bodhisattva dalam persamuan agung
kolam terata[3x]
[/center]
Sabda Sang Buddha tentang AMITABHA SUTTA. Demikianlah telah
kudengar : Pada suatu ketika Sang Buddha berdiam di Sravasti
pertapaan Jeta Taman Anthapindaka bersama serombongan Bhiksu
yang berjumlah 1.250 semuanya Arahat yang namanya telah dikenal
semua orang seperti : Arahato Sariputra, Arahato
Mahamaudgalyayana, Arahato Mahakasyapa, Arahato Mahakatyayana,
Arahato Mahakausthila, Arahato Revata, ArahatoSuddhipanthaka,
Arahato Nanda, Arahato Ananda, Arahato Rahula, Arahato
Gavampati, Arahato Pindolabharadvaja, Arahato Kalodayin, Arahato
Mahakaphina, Arahato Vakula, Arahato Aniruddha dan beserta
Siswa-siswa terkemuka lainnya ; dan para
Bodhisattva Mahasattva, Sang Pangeran Dharma Manjusri
Bodhisattva Mahasattva, Ajita Bodhisattva Mahasattva, Gandhastin
Bodhisattva Mahasattva, Nityodyukta Bodhisattva
Mahasattva,dengan para Bodhisattva Mahasattva lainnya ; dan
hadir pula Sakra Devanam Indra atau raja para dewata yang tak
terhingga jumlahnya. Pada saat itu,Sang Buddha bersabda kepada
sesepuh Sariputra. Sebelah Barat dari sini melewati ratusan ribu
koti negeri Buddha, terdapat sebuah alam yang bernama Sukhavati.
Ada seorang Tathagata yang bernama Amitabha. Kini beliau sedang
mengajarkan Dharma. Sariputra,apakah sebabnya alam itu disebut
Sukhavati? Dan lagi,oh,Sariputra! Di surga Sukhavati terdapat
tujuh tingkat Veranda dengan tujuh tirai rajutan, tujuh baris
jajaran pohon semua terbentuk dari empat macam mustika,
karenanya negeri itu disebut kebahagiaan sempurna. Lagi pula
Sariputra,di alam Sukhavati terdapat tujuh kolam permata berisi
air yang memiliki delapan sifat kebaikan, dasar kolam penuh
dengan hamparan pasir emas, keempat sisinya terdapat tangga yang
terbuat dari : emas, perak, batu lazuardi dan batu kristal,
diatas terdapat pagoda-pagoda yang terhias emas, perak, beryl,
kristal, Musaragarbha batu-batu akik ,indung mutiara.
Dikolam-kolam terdapat bunga teratai sebesar roda pedati,
berwarna hijau dengan kemilau hijaunya, berwarna kuning dengan
kemilau kuningnya, berwarna merah dengan kemilau merahnya dan
berwarna putih dengan kemilau putihnya, lembut, menakjubkan,
indah dan murni.
O Sariputra, demikianlah negeri Buddha itu dihiasi dengan pahala
dan kebajikan yang indah, megah dan agung, lagi pula
Sariputra,di negeri Buddha ini senantiasa terdengar musik surga
dan tanahnya kuning emas. Dalam enam periode sehari semalam,
turun hujan bunga-bunga Mandarawa. Tiap mahluk di negeri ini
sepanjang pagi yang cerah dengan jubahnya mengumpulkan bunga dan
mempersembahkannya kepada beratus ribu koti Buddha dari penjuru
lain.
Pada waktu makan, mereka kembali ke negerinya masing-masing dan
selesai makan, mereka istirahat. O Sariputra,di negeri
kebahagiaan sempurna dengan pahala dan kebajikan terhias
indah,megah dan agung. Lagi pula Sariputra, di negeri ini selalu
ada burung-burung beraneka warna nan indah dan langka. Burung
seriap putih, merak, kakatua, bangau putih kecil, kalavinka dan
burung berkepala dua. Kumpulan burung ini bernyanyi dalam enam
periode sehari semalam dengan suara merdu dan harmonis. Suara
mereka yang jernih dan riang membabarkan lima akar kebajikan,
tujuh bagian Bodhi, delapan jalan suci dan Dharma-Dharma lain.
Bila mahluk di negeri itu mendengar suara-suara ini,mereka
bersama-sama ingat akan Buddha, ingat akan Dharma dan ingat akan
Sangha.
O Sariputra, jangan mengira bahwa burung-burung ini lahir akibat
pelanggaran karma mereka, karena alasan apakah? Di negeri ini
tidak ada tiga jenis kelahiran sesat. O Sariputra, di negeri
Buddha ini bahkan nama-nama tiga jenis kelahiran sesat tidak
ada. Bagaimana sebenarnya? Kumpulan burung ini semuanya
diciptakan melalui penjelmaan oleh Amitabha Buddha agar suara
Dharma tersiar luas. O Sariputra,di negeri Buddha itu, ketika
semilir angin berhembus,barisan pohon-pohon permata dan
tirai-tirai permata menimbulkan suara-suara lembut dan indah
laksana seratus ribu jenis musik dialunkan pada saat yang sama.
Mereka yang mendengar suara ini dengan sendirinya ingat akan
Buddha, ingat akan Dharma,ingat akan Sangha. O Sariputra, negeri
Buddha itu dihiasi dengan pahala dan kebajikan terhias indah,
megah dan agung. O Sariputra,apa yang kau pikirkan? Mengapa
Buddha ini disebut Amitabha? O Sariputra, kemilau cahaya Buddha
ini tak terhingga menerangi sepuluh penjuru dunia,tanpa
halangan. Oleh karenanya disebut Amitabha. Lagipula O Sariputra,
kehidupan Buddha ini dan rakyatnya mencapai kalpa Asankhyeya
tiada terbatas tiada terhingga. Oleh karenanya disebut Amitabha.
O Sariputra, sejak Amitabha mencapai tingkat kebuddhaan, sepuluh
kalpa telah berlalu. Lagipula Sariputra, di negeri kebahagiaan
sempurna mahluk hidup yang lahir semuanya Avaivartika. Diantara
mereka banyak yang dalam kehidupan ini mencapai tingkat
kebuddhaan. Jumlah mereka sangat banyak, tidak dapat dihitung
dan hanya dapat disebut dalam kalpa Asankhyeya yang tiada
terbatas, tiada terhingga. O Sariputra, mahluk hidup yang
mendengar ini seyogyanya berikrar agar dilahirkan di negeri itu,
mengapa demikian? Agar mereka yang berhasil adalah orang suci
dan baik semua berkumpul bersama-sama di satu tempat. O
Sariputra,seorang tidak boleh kurang dalam perbuatan-perbuatan
baik, berkah, kebajikan dan hubungan penyebab untuk mencapai
kelahiran di negeri itu. Sariputra, kalau ada seorang lelaki
berbudi dan wanita berbudi mendengar nama Amita Buddha dan
memanjatkan nama itu baik selama satu hari, dua hari, tiga hari,
empat hari, lima hari, enam hari, tujuh hari, dengan sepenuh
hati dan tanpa ganguan,bila orang itu mendekati akhir
hayatnya,Amita Buddha beserta para orang suci akan muncul
dihadapannya. Ketika akhir hayatnya tiba,hatinya tidak goyah. Ia
akan terlahir di negeri kebahagiaan sempurna Amitabha
Buddha.Sariputra, karena aku melihat manfaatnya, maka Ku-ucapkan
kata-kata ini. Jika mahluk hidup mendengar ucapan ini,mereka
seharusnya berikrar untuk lahir di negeri itu.
O Sariputra, sebagaimana aku sekarang memuji manfaat yang tak
terkira dari jasa dan kebajikan Amita Buddha, demikian juga di
Timur ada Aksobhya Buddha, Merudhvaja Buddha, Mahameru Buddha,
Meruprabhasa Buddha, Sughosa Buddha dan Buddha-Buddha lainnya
yang tak terhingga seperti butiran pasir di sungai Gangga di
negeriNya masing-masing mengemukakan penampilan lidah Maha luas
dan panjang menutupi Trisuhasra Mahasahasra loka datu. Dengan
kata-kata tulus dan nyata,semua mahluk hidup patut
percaya,memuji dan mengingat dengan teguh akan jasa dan
kebajikan tak terkira dari sutta yang dikaruniai dan dilindungi
oleh semua Buddha ini.
O Sariputra, di dunia sebelah Selatan ada Candrasuryapradipa
Buddha, Yasahprabha Buddha, Maharciskamdha Buddha, Merupradipa
Buddha, Arantavirya Buddha dan Buddha-Buddha lainnya yang tak
terhingga seperti butiran pasir di sungai Gangga di negerinya
masing-masing mengemukakan penampilan lidah Maha luas dan
panjang menutupi Trisuhasra Mahasahasra loka datu. Dengan
kata-kata tulus dan nyata,semua mahluk hidup patut
percaya,memuji dan mengingat dengan teguh akan jasa dan
kebajikan tak terkira dari sutta yang dikaruniai dan dilindungi
oleh semua Buddha ini. O Sariputra,di dunia sebelah Barat ada
Amitayus Buddha, Amitaskamdha Buddha, Amitadhavaja Buddha,
Mahaprabha Buddha, Maharasmiprabha Buddha, Maharatnaketu Buddha,
Suddharasmi Buddha dan Buddha-Buddha lainnya yang tak terhingga
seperti butiran pasir di sungai Gangga di negerinya
masing-masing mengemukakan penampilan lidah Maha luas dan
panjang menutupi Trisuhasra Mahasahasra loka datu. Dengan
kata-kata tulus dan nyata,semua mahluk hidup patut
percaya,memuji dan mengingat dengan teguh akan jasa dan
kebajikan tak terkira dari sutta yang dikaruniai dan dilindungi
oleh semua Buddha ini. O Sariputra,di dunia sebelah Utara ada
Maharciskamdha Buddha, Dumdubhisvaranirghosa Buddha,
Duspradharsa Buddha, Adityasambhava Buddha, Jalemiprabha Buddha
dan Buddha-Buddha lainnya yang tak terhingga seperti butiran
pasir di sungai Gangga di negerinya masing-masing mengemukakan
penampilan lidah Maha luas dan panjang menutupi Trisuhasra
Mahasahasra loka datu.
Dengan kata-kata tulus dan nyata, semua mahluk hidup patut
percaya, memuji dan mengingat dengan teguh akan jasa dan
kebajikan yang tak terkira dari sutta yang dikaruniai dan
dilindungi oleh semua Buddha ini. Sariputra,di dunia sebelah
Bawah ada Simha Buddha, Yasas Buddha, Yasahprabha Buddha, Dharma
Buddha, Dharmadhvaja Buddha, Dharmadhara Buddha dan
Buddha-Buddha lainnya yang tak terhingga seperti butiran pasir
di sungai Gangga di negerinya masing-masing mengemukakan
penampilan lidah Maha luas dan panjang menutupi Trisuhasra
Mahasahasra loka datu.
Dengan kata-kata tulus dan nyata, semua mahluk hidup patut
percaya, memuji dan mengingat dengan teguh akan jasa dan
kebajikan yang tak terkira dari sutta yang dikaruniai dan
dilindungi oleh semua Buddha ini.
O Sariputra, di dunia sebelah Atas ada Brahmaghosa Buddha,
Naksatraraja Buddha, Gamdhottama Buddha, Gamdhaprabhasa Buddha,
Maharciskamdha Buddha, Ratnakusumasampuspitagatra Buddha,
Salendraraja Buddha, Ratnotpalasri Buddha, Sarvarthadarsa
Buddha, Sumerukalpa Buddha dan Buddha-Buddha lainnya Yang tak
terhingga seperti butiran pasir di sungai Gangga di negerinya
masing-masing mengemukakan penampilan lidah Maha luas dan
panjang menutupi Trisuhasra Mahasahasra loka datu. Dengan
kata-kata tulus dan nyata, semua mahluk hidup patut percaya,
memuji dan mengingat dengan teguh akan jasa dan kebajikan yang
tak terkira dari sutta yang dikaruniai dan dilindungi oleh semua
Buddha ini. O Sariputra, apa yang kau pikirkan? Mengapa sutta
ini disebut sutta yang dikaruniai dan dilindungi oleh semua
Buddha?
O Sariputra, kalau seorang lelaki berbudi dan wanita berbudi
mendengar sutta ini dan mengucapkan nama-nama semua Buddha ini,
lelaki berbudi atau wanita berbudi ini akan menjadi orang yang
ingat akan Buddha dan dilindungi oleh semua Buddha dan tidak
akan gagal mencapai Anuttara Samyak Sambodhi. Sebab itu
Sariputra, kalian semua patut percaya dan menerima kata-kataKu
dan ucapan semua Buddha.Sariputra, kalau ada orang yang telah
berikrar yang sedang berikrar atau yang akan berikrar, ”aku
berhasrat lahir di negeri Amitabha.” Orang-orang ini semua tidak
akan gagal mencapai Anuttara Samyak Sambodhi apakah dia lahir
pada masa lampau, sekarang atau pada masa mendatang. Sebab itu
Sariputra, semua laki-laki berbudi dan wanita berbudi jika
mereka orang-orang yang memiliki keyakinan, seyogyanya berikrar
untuk lahir di negeri ini.
O Sariputra, sebagaimana sekarang Aku memuji jasa dan kebajikan
semua Buddha,semua Buddha juga memuji jasa dan kebajikanKu yang
tak terkirakan, dengan mengucapkan kata-kata : “Sakyamuni Buddha
dapat melaksanakan secara luar biasa perbuatan-perbuatan yang
sulit di dunia Saha, dikurun kejahatan dari lima kekeruhan,
diantara kekeruhan kalpa, kekeruhan pandangan,kekeruhan
penderitaan, kekeruhan mahluk hidup dan kekeruhan kehidupan. ”Ia
dapat mencapai Anuttara Samyak Sambodhi demi mahluk hidup,
membabarkan Dharma ini yang diseluruh dunia sulit dipercaya.”
Sariputra,kamu seharusnya mengerti bahwa Aku,dikurun kejahatan
dari lima kekeruhan, mempraktekkan perbuatan yang sulit ini.
Mencapai Anuttara Samyak Sambodhi.Demi semua mahluk Ku-ucapkan
Dharma yang sulit dipercaya ini, benar-benar sulit dipercaya.
Setelah Sang Buddha mengucapkan sutta ini, Sariputra dan semua
Bhiksu, semua dewa dan manusia dan para asura dan yang lain-lain
dari dunia, mendengar apa yang telah Sang Buddha
sabdakan,menyambut dengan suka cita, menyembah dengan sujud dan
mohon diri.
Sabda Sang Buddha tentang Amitabha Sutta. Dharani untuk
menghapus semua karma buruk penghalang-penghalang untuk lahir di
tanah suci Surga Sukhavati.
[center]
NAMO SUKHAVATI VYUHA DHARANI
NAMO RATNA TRAYAYA, NAMAH ARYA AMITABHAYA TATHAGATAYA ARHATE
SAMYAKSAMBUDDHAYA! TADYATHA : OM AMRTA AMRTOD BHAVE, AMRTA
SAMBHAVE, AMRTA GARBHE, AMRTA SIDDHE, AMRTA TEJE , AMRTA
VIKRANTE , AMRTA VIKRANTA GAMINI , AMRTA GAGANA KIRTI KARE ,
AMRTA DUNDUBHI SVARE, SARVATHA SADHANE. SARVA KARMA KLESA KSAYAM
KARE SVAHA !
(Mantra Hrdaya /Mantra Hati Amitabha Tathagata)
om amrta teje hara hum
TERPUJILAH DHARANI PENGHIASAN TANAH KEBAHAGIAAN TERBAIK
TERPUJILAH SANG TIGA PERMATA, TERPUJILAH SANG CAHAYA TANPA
BATAS, YANG TELAH DATANG, SANG ARAHAT, YANG TELAH MENCAPAI
PENERANGAN SEMPURNA, YAKNI :O! NEKTAR, TERCIPTALAH NEKTAR,
MENINGKATLAH NEKTAR, TERSIMPANLAH NEKTAR DIDALAM KANDUNGAN,
TERSEMPURNALAH DENGAN NEKTAR, SANG NEKTAR YANG CEMERLANG, SANG
NEKTAR YANG AJAIB, YANG MELAKUKAN KEAJAIBAN DENGAN NEKTAR, YANG
MEMBUAT NEKTAR BERJAYA DI LANGIT, SANG RAJA NEKTAR YANG SANGAT
BAGUS, DIDALAM MENDAPATKAN KEUNTUNGAN UNTUK SEMUA, YANG
MELAKUKAN PEMUSNAHAN SEMUA KARMA DAN PENDERITAAN, SERUKANLAH!
PA I CHIEH YEH CHANG KEN PEN TE SHEN CING TU TO LO NI
NA MO A MI TO PO YEH, TO THA CHIEH TO YEH, TO TI YEH THA, A MI
LI TU PO PI, A MI LI TO, SI TAN PO PI,
A MI LI TO, PI CIA LAN TI, A MI LI TO, PI CIA LAN TO, CHIEH MI
NI, CHIEH CHIEH NA, CHIH TO CIA LI, SA PO HO.
namo amitabhaya tathagataya tad-yatha om amitod bhave amrta
siddham bhave amrta vikrante amrta vikranta-gamini gagana
kirti-kare svaha
Namo AmitoFo
Namo Ta Pei Kwan Shi Yin Pusa Mohosa
Namo Tapei Ta She Che Siek Khai Yi Pusa Mohosa[/center]
*****************************************************