URI:
   DIR Return Create A Forum - Home
       ---------------------------------------------------------
       Mahayana Bodhicitta Vajra
  HTML https://bodhicitta.createaforum.com
       ---------------------------------------------------------
       *****************************************************
   DIR Return to: Guhya Mahayana
       *****************************************************
       #Post#: 196--------------------------------------------------
       Mahayana Arya Amoghapasa Hrdaya Sutram
       By: ajita Date: June 3, 2017, 8:51 am
       ---------------------------------------------------------
       [center]Mahayana Arya Amoghapasa Hrdaya Sutram
       Mantra Puncak Teratai Dari Hyang Arya Amoghapasa
       Om Padmo Ushnisha Vimale Hum Phat
       [/center]
       Demikianlah yang telah kudengar. Suatu kali Sang Buddha sedang
       berdiam di puncak Gunung Potalaka yang dihiasi dengan
       pohon-pohon permata, di istana Arya Avalokiteshvara bersama-sama
       dengan 1.800 Bhikshu Sangha.Hadir juga lebih dari 1 biliun
       Bodhisattva dan para dewa dari tempat kediaman murni. Ia
       membabarkan Dharma bagi Mereka Semua.
       Kemudian Bodhisattva Avalokiteshvara bangkit dari tempat
       duduk-Nya dan berjalan menuju Sang Buddha. Berlutut di atas
       tanah dengan bahu kanan-Nya terbuka, lalu merangkapkan tangan,
       berkatalah Ia, "O Yang Dijunjungi Dunia! Aku memiliki sebuah
       Dharani yang disebut dengan Amoghapasa Hrdaya yang Aku terima
       dari Tathagata Lokendraraja pada masa 91 kalpa yang lalu di
       Dunia Loka-avalokana.
       Kegunaan khusus dari Dharani ini adalah untuk memurnikan karma
       buruk yang timbul sebagai akibat menganiaya para Bhikshu Sangha
       Yang Agung, Pratyeka Buddha, Bodhisattva, dan Buddha, dimana
       perbuatan
       ini akan menyebabkan seseorang terjatuh ke Neraka Avici.
       Pemurnian itu akan menjadi manjur bila seseorang setelah
       mengakui kesalahan-kesalahannya mengikuti Uposadha Vrata dari
       Amoghapasa dan menjalankan kedelapan Sila serta melafalkan
       dharani ini berkali-
       kali. Mereka yang membaca dharani ini tujuh kali dengan benar
       pada tanggal 8 penanggalan candrasengkala akan dianugerahi oleh
       dua puluh kualitas bajik berikut ini:
       1. Ia akan terbebas dari segala jenis penyakit.
       2. Bahkan meskipun penyakit itu disebabkan oleh karma, maka ia
       akan lenyap dengan segera.
       3. Ia akan menjadi terkenal dan disukai semua orang.
       4. Tubuhnya akan menjadi rahasiah.
       5. Ia akan memperoleh banyak harta kekayaan.
       6. Harta kekayaannya tidak akan diambil oleh pencuri.
       7. Tidak dapat dirusak oleh api.
       8. Tidak dapat dirusak oleh air.
       9. Tidak dapat disita oleh raja atau pemerintah.
       10. Segenap tindak tanduknya akan menjadi sempurna.
       11. Bebas dari lima ketakutan pada air dengan teriakan
       terus-menerus diri sendiri.
       12. Melenyapkan segenap gangguan.
       13. Kepribadiannya tak akan tercela.
       14. Terbebas dari ketakutan terhadap dakini.
       15. Kesusahan tak akan bertambah.
       16. Tidak mati oleh karena senjata, api, atau air.
       17. Para dewa akan melindunginya.
       18. Ia akan memiliki cinta kasih dan belas kasih.
       19. Kegembiraan.
       20. Ketenagan hati dimanapun dia akan dilahirkan.
       Disamping itu, dia juga akan menerima delapan kualitas berikut
       ini:
       1. Saat meninggal akan diterima oleh Yang Arya Avalokiteshvara
       dalam wujud seorang bhikshu.
       2. Akan meninggalkan dengan tenang.
       3. Tangan dan kakinya tidak akan gemetaran, ia tak akan memiliki
       pandangan salah.
       4. Tubuhnya tak akan menghasilkan kekotoran dan air kencing.
       5. Tiada gangguan dari udara.
       6. Ia akan diberkahi dengan kesadaran dan kewaspadaan.
       7. Ingatannya tak akan melemah.
       8. Tak akan meninggal dengan wajah menghadap ke bawah.
       9. Tidak akan meninggal karena kemalangan berat.
       10. Akan terlahir di manapun ia ingin untuk dilahirkan dan,
       11. Akan selalu berhubungan dengan para kalyana mitra.
       Seseorang hendaknya melafalkan tiga kali dan menghindarkan diri
       dari makanan-makanan yang tidak baik seperti daging, minuman
       keras, bawang merah serta bawang putih. Seseorang hendaknya
       melakukan yang terbaik untuk menyebar luaskan Dharani ini seluas
       mungkin. Seseorang hendaknya membebaskan diri dari kekikiran dan
       iri hati. Ia akan menjadi seorang Bodhisattva apabila
       melimpahkan jasa pahala dari pelafalan Dharani ini demi semua
       makhluk.
       O, Bhagava! Izinkanlah Aku mewariskan DharaniNya di hadapan Sang
       Tathagata serta kumpulan Sangha yang terdiri dari Bhikshu,
       Bhikshuni, Upasaka, Upasika, demi kebaikan semua makhluk. Lalu
       Sang
       Buddha berkata demikian, "Wahai, Makhluk Suci! Inilah waktumu
       untuk menyebarkan Amoghapasa Dharani. Aku sangat menghargai
       tindakan ini. Silakan lafalkan. Ini akan menyenangkan semua
       Bodhisattva dari
       ketiga kurun waktu.
       Lalu Bodhisattva Avalokiteshvara mengembangkan belas kasih-Nya
       bagi semua makhluk dan melafalkan Amoghapasa Hrdaya Dharani
       sebagai berikut:
       [center]
       Om amogha-padma-pasa krodhakarsaya praveshaya
       maha-pashupati-yama- varuna kuvera brahma-vesa-dhara
       padma-kula-samayan hum hum.
       Mantra Agung yang hanya dengan melihat saja langsung menghapus
       seratus ribu kalpa dari karma buruk, maka ucapkanlah
       Om Hanu Phasa Bhara Heye Svaha[/center]
       *****************************************************